ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat harga cabai rawit serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi harga cabai rawit di Pasar Gusher Kota Tarakan. Faktor yang dianalisis meliputi permintaan, pasokan, cuaca, biaya distribusi, dan kebijakan pemerintah. Penelitian dilaksanakan di Pasar Gusher Kota Tarakan pada bulan Desember 2025 sampai Mei 2026. Metode penentuan sampel menggunakan metode sensus dengan jumlah responden sebanyak 50 pedagang cabai rawit. Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dari berbagai instansi terkait. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa harga rata-rata cabai rawit di Pasar Gusher Kota Tarakan sebesar Rp65,09/kg, dengan harga terendah Rp36,19/kg dan harga tertinggi Rp115,79/kg. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel permintaan, pasokan, cuaca, biaya distribusi, dan kebijakan pemerintah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga cabai rawit dengan nilai signifikansi 0,000 (0,05). Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel pasokan (Sig. 0,015), cuaca (Sig. 0,001), dan kebijakan pemerintah (Sig. 0,005) berpengaruh signifikan terhadap harga cabai rawit, sedangkan variabel permintaan (Sig. 0,179) dan biaya distribusi (Sig. 0,147) tidak berpengaruh secara signifikan. Variabel cuaca merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi harga cabai rawit. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,387 menunjukkan bahwa sebesar 38,7% variasi harga cabai rawit dapat dijelaskan oleh variabel yang diteliti, sedangkan 61,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ekosistem mangrove memiliki berbagai manfaat sehingga perlu menghitung nilai jasa ekosistem mangrove untuk meminimalisir kerusakan. Tujuan penelitian ini adalah menghitung nilai jasa ekosistem mangrove yang berada di Kabupaten Tana Tidung dengan menggunakan metode Effect on Production. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret - Desember 2020. Pengambilan sampel nelayan menggunakan metode purposive sampling dan melakukan wawancara nelayan Trammel net dan Gill net senangin untuk mendapatkan data perikanan tangkap. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai manfaat langsung perikanan tangkap. Hasil penelitian didapatkan nilai ekonomi perikanan tangkap Trammel net adalah Rp208.086,92/ha/tahun dan Gill net senangin adalah Rp677.900,57/ha/tahun. Nilai total jasa ekosistem mangrove dari indikator perikanan tangkap Trammel net dan Gill net senangin sebesar Rp885.987,49/ha/tahun. Setelah dikalkulasikan oleh luas mangrove sebesar 18.875,91 ha, nilai total manfaat ekosistem mangrove adalah Rp16.723.820.126,20/tahun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani mulai dari subsistem hulu yaitu pengadaan input, subsistem usahatani/on farm yaitu kegiatan pengolahan lahan, penanaman dan perawatan tanaman, subsistem hilir yaitu kegiatan panen dan pengangkutan hasil panen, subsistem pemasaran yaitu kegiatan pemasaran hasil ke pabrik PKS, dan subsistem penunjang yaitu lembaga-lembaga yang mendukung kegiatan perkebunan dari subsistem hulu hingga subsistem pemasaran. Terdapat keterkaitan kebelakang (backward linkage) dan keterkaitan kedepan (forward linkage) pada sistem agribisnis perkebunan kelapa sawit rakyat Koperasi Anugrah Tani. Rancang model kelembagaan perkebunan Koperasi Anugrah Tani mengacu pada sistem agribisinis yaitu : kelembagaan hulu, kelembagaan usahatani/on farm, kelembagan hilir, kelembagaan pemasaran dan kelembagaan penunjang. Rancang model dibuat mengacu pada penelitian Kusnandar (2013), yaitu berdasarkan empat dimensi antara lain : kondisi lingkungan eksternal, motivasi kelembagaan, kapasitas kelembagaan, dan kinerja kelembagaan. Rancangan kelembagaan yang diarahkan dapat memenuhi keempat dimensi tersebut sehingga efektifitas dan keberlanjutan kelembagaan dapat terjamin.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERMASALAHAN YANG CUKUP PENTING BAGI INDUSTRI RUMAH TANGGA ADALAH PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU. DALAM HAL INI INDUSTRI RUMAH TANGGA LIZY BISA SAJA MENGALAMI KEKURANGAN BAHAN BAKU KHUSUSNYA UNTUK BAHAN BAKU UTAMA YAITU CABAI. SEHINGGA DIBUTUHKAN MANAJEMEN PERSEDIAAN YANG OPTIMAL UNTUK MEMINIMALISIR RESIKO TERHAMBATNYA KEGIATAN PRODUKSI. OLEH KARENA ITU RESIKO-RESIKO DALAM USAHA PERLU DITANGANI/DICEGAH SEDINI MUNGKIN. TUJUAN PENELITIAN: (1) MENGETAHUI KARAKTERISTIK USAHA DI INDUSTRI RUMAH TANGGA LIZY; (2) MENGETAHUI PENGENDALIAN PERSEDIAAN CABAI SEBAGAI BAHAN BAKU SAMBAL BANJAR DI INDUSTRI RUMAH TANGGA LIZY; (3) MENGANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN CABAI SEBAGAI BAHAN BAKU SAMBAL BANJAR MENGGUNAKAN ANALISIS ECONOMIC ORDER QUANTITY, SAFETY STOCK, REORDER POINT, DAN PERSEDIAAN MAKSIMUM. PENELITIAN INI MERUPAKAN PENELITIAN DESKRIPTIF DENGAN PENDEKATAN KUANTITATIF MENGGUNAKAN METODE PURPOSIVE SAMPLING DENGAN INFORMAN KUNCI, METODE ANALISIS MENGGUNAKAN ANALISIS ECONOMIC ORDER QUANTITY, SAFETY STOCK, REORDER POINT DAN PERSEDIAAN MAKSIMUM. HASIL PENELITIAN: (1) INDUSTRI RUMAH TANGGA LIZY ADALAH USAHA RUMAHAN YANG MEMPRODUKSI SERTA MEMASARKAN ANEKA PRODUK MAKANAN, SALAH SATUNYA ADALAH SAMBAL BANJAR. INDUSTRI RUMAH TANGGA LIZY BELUM MENERAPKAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KARENA CABAI RAWIT YANG DIBELI LANGSUNG DIOLAH HABIS DALAM SEKALI PRODUKSI; (2) PENGENDALIAN PERSEDIAAN DI INDUSTRI RUMAH TANGGA LIZY MEMBUTUHKAN CABAI RAWIT SEBANYAK 448 KG SELAMA SETAHUN DENGAN KUANTITAS SEKALI PESAN SEBANYAK 4 KG, DAN BIAYA PEMESANAN SELAMA SETAHUN SEBESAR RP 1.378.048, BIAYA PENYIMPANAN SELAMA SETAHUN SEBESAR RP 350.000 SEHINGGA TOTAL BIAYA PERSEDIAAN SEBESAR RP 1.728.048 DALAM SETAHUN, DENGAN LEAD TIME SELAMA 3 HARI; (3) ANALISIS ECONOMIC ORDER QUANTITY DIDAPATKAN PEMESANAN YANG OPTIMUM SEBESAR 7,9 KG, SAFETY STOCK SEBESAR 1,4 KG, REORDER POINT SEBESAR 5,162 KG DAN PERSEDIAAN MAKSIMUM SEBESAR 9,4 KG. INDUSTRI RUMAH TANGGA LIZY SEBAIKNYA MENGGUNAKAN SAFETY STOCK, REORDER POINT DAN PERSEDIAAN MAKSIMUM UNTUK MENCEGAH TERJADINYA KEKURANGAN BAHAN BAKU CABAI RAWIT SEHINGGA PROSES PRODUKSI TETAP BERJALAN LANCAR.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BERDASARKAN HASIL REGRESI YANG DILAKUKAN VARIABEL PENGAMBILAN RESIKO, BERSIKAP MANDIRI, PERCAYA DIRI, TEKUN BERUSAHA DAN DISIPLIN SECARA BERSAMA-SAMA BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP VARIABEL PENDAPATAN DAN VARIABEL INOVATIF, TANGGAP TERHADAP PELUANG DAN BEKERJA KERAS TIDAK BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP VARIABEL PENDAPATAN. PENGARUH SECARA SIMULTAN DAPAT DILIHAT DARI HASIL UJI F, DIMANA DIPEROLEH NILAI F HITUNG > F TABEL (24,202> 2,180), ARTINYA BERSIKAP MANDIRI, PENGAMBILAN RESIKO, TEKUN BERUSAHA, BEKERJA KERAS, DISIPLIN, INOVATIF, TANGGAP TERHADAP PELUANG DAN PERCAYA DIRI BERPENGARUH SECARA SIMULTAN TEHADAP VARIABEL PENDAPATAN. ADAPUN MODEL PERSAMAAN REGRESI TERSEBUT SEBAGAI BERIKUT: Y=13,049+0,76X_1+0,140X_2+0,120X_3+0,353X_4+0,211X_5+0,325X_6+0,104X_7+0,457X_8
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemeliharaan bangunan dilakukan untuk menjaga, kenyamanan dan keandalan bangunan gedung sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemeliharaan bangunan kantor Kelurahan Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), untuk menentukan bobot komponen bangunan. Langkah yang digunakan yaitu membandingkan data masing-masing penilaian komponen, yang diolah dengan menggunakan software expert choice v.11, dan hasil pembobotan tiap-tiap responden dikombinasikan. Dari hasil penelitian diperoleh penilaian bahwa kondisi kerusakan yang terjadi pada bangunan dengan skala kerusakan 11,5 masih dinyatakan baik. Biaya pemeliharaan untuk perbaikan bangunan gedung Kantor Kelurahan Karang Rejo diperlukan biaya sebesar Rp. 12.416.177,00. (Dua Belas Juta Empat Ratus Enam Belas Ribu Seratus Tujuh Puluh Tujuh Rupiah).Dan dari hasil perhitungan prioritas dalam pemeliharan bangunan diperoleh urutan prioritas yakni elemen cat dinding menjadi prioritas yang utama dengan nilai bobot 21,2%, kemudian Plafon Gypsum menjadi prioritas ke-2 dengan nilai bobot 19,7%, Plafon Tripleks menjadi prioritas ke-3 dengan nilai bobot 15,4%, daun pintu menjadi prioritas ke-4 dengan nilai bobot 15,4%, kemudian pintu kaca, listplafon, kunci tanam, handle pintu, dan lampu menjadi prioritas ke-5, ke-6, ke-7, ke-8, ke-9, dengan masing-masing bobot 12,9%, 6%, 3,4%, 3%, dan 3%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pendidik siswa dalam menulis permulaan di kelas 1C SDN 024 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan bahwa Sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis seperti menulis huruf konsonan, huruf vokal, ukuran huruf yang tidak konsisten, penulisan huruf hingga menjadi satu kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan utama yakni guru kelas dan tiga siswa kelas 1C. Fokus penelitian diarahkan pada peran guru sebagai pendidik dalam proses pembelajaran menulis permulaan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik dalam kegiatan menulis permulaan melalui pemberian contoh, arahan, pendampingan, umpan balik, dan evaluasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang terhadap karya fesyen yang dipamerkan dalam peragaan busana di Indonesia dan untuk mengetahui kepastian hukum perlindungan Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang terhadap karya fesyen yang dipamerkan dalam peragaan busana di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan (library research) dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan karya fesyen dapat memperoleh perlindungan melalui Hak Cipta, Desain Industri, dan Merek Dagang sesuai dengan objek perlindungannya. Hak Cipta melindungi unsur kreativitas dan ekspresi seni, Desain Industri melindungi tampilan estetis produk yang memenuhi persyaratan kebaruan, sedangkan Merek Dagang melindungi tanda pembeda suatu produk atau jasa. Dengan demikian bahwa kepastian hukum telah didukung oleh peraturan perundang-undangan yang mengatur objek perlindungan, pemegang hak, serta upaya hukum terhadap pelanggaran, perlindungan karya fesyen memerlukan penerapan rezim HKI yang tepat sesuai karakteristik objek yang dilindungi serta memperhatikan waktu pengungkapan karya. Oleh karena itu, pelaku industri fesyen perlu meningkatkan kesadaran hukum dan melakukan pencatatan atau pendaftaran HKI untuk memberikan perlindungan terhadap karya yang dihasikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan hukum pembinaan dan pengawasan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tarakan dalam menanggulangi risiko bermain layang-layang, serta menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana atas kegiatan bermain layang-layang yang menimbulkan tindak pidana di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer yang didukung oleh bahan hukum sekunder. Analisis bahan hukum dilakukan secara kualitatif dengan mengkaji ketentuan hukum yang berkaitan dengan kewenangan Satpol PP, ketertiban umum, keselamatan penerbangan, serta pertanggungjawaban pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembinaan dan pengawasan oleh Satpol PP sebagai sarana nonpenal belum memadai karena bertumpu pada surat edaran yang tidak memuat sanksi, sehingga penindakan berhenti pada teguran tanpa efek jera. Selain itu, pertanggungjawaban pidana bersifat berjenjang sesuai akibat yang ditimbulkan. Perbuatan di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan dikenakan Pasal 421 ayat (2) jo. Pasal 210 UU Penerbangan. Perbuatan yang karena kealpaan menimbulkan korban luka atau meninggal dunia dikenakan Pasal 474 KUHP Nasional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita “Jejak Keberanian” sebagai media pendukung layanan Bimbingan dan Konseling dalam membantu pengembangan kepercayaan diri siswa SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan melihat potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk dan revisi produk. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sedangkan uji coba produk dilakukan kepada dua guru Bimbingan dan Konseling serta tujuh peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita “Jejak Keberanian” memperoleh hasil validasi ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 85%, dan ahli bahasa sebesar 85%, sehingga produk dinilai layak untuk digunakan setelah dilakukan perbaikan sesuai saran validator. Hasil uji coba kepada guru Bimbingan dan Konseling memperoleh rata-rata sebesar 93,33%, sedangkan uji coba kepada tujuh peserta didik memperoleh total skor 348 dari 420 dengan persentase sebesar 82,86%. Berdasarkan hasil tersebut, buku cerita “Jejak Keberanian” dinilai layak dan memperoleh respons positif sebagai media pendukung layanan Bimbingan dan Konseling. Produk ini dapat menjadi alternatif media untuk membantu siswa memahami dan mengembangkan keberanian serta kepercayaan diri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN NEARPOD PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DI SMA Abstrak Pembelajaran Biologi di SMA, khususnya pada materi sistem pencernaan manusia masih menggunakan media yang terbatas dan bersifat konvensional, sehingga kurang optimal dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran nearpod pada materi sistem pencernaan manusia di SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) menggunakan Borg & Gall (1970) yang dibatasi hanya sampai pada tahap kelima yaitu uji terbatas. Praktisi penilaian pada penelitian dan pengembangan ini terdiri dari praktisi media, praktisi materi, dan praktisi bahasa. Hasil validasi pada praktisi media menunjukkan persentase sebesar 88,00% dengan kriteria sangat layak, pada praktisi materi memperoleh persentase sebesar 90,00% dengan kriteria sangat layak dan pada praktisi bahasa memperoleh persentase sebesar 93,33% dengan kriteria sangat layak. Selanjutnya, hasil respon siswa terhadap media pembelajaran nearpod melalui uji coba memperoleh persentase sebesar 92,61% dengan kriteria sangat menarik. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka media pembelajaran nearpod pada materi sistem pencernaan manusia telah memenuhi kriteria sangat layak dan dapat digunakan pada proses pembelajaran dikelas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kekerasan dalam rumah tangga merupakan tindak pidana yang tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran hukum, tetapi juga mencerminkan adanya relasi kuasa, ketidaksetaraan gender, dan kerentanan korban dalam hubungan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga serta pertimbangan hukum majelis hakim dalam menilai posisi korban dan pelaku berdasarkan perspektif kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan pendapat para ahli. Analisis bahan hukum dilakukan secara kualitatif yuridis dengan menghubungkan ketentuan hukum, fakta persidangan, dan pertimbangan hakim dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum telah menerapkan prinsip kesetaraan gender secara formal melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tanpa membedakan jenis kelamin pelaku maupun korban. Majelis hakim juga mempertimbangkan perdamaian, pemaafan korban, dan kepentingan anak sebagai faktor yang meringankan pidana. Namun, pertimbangan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan keadilan substantif karena belum menguraikan secara mendalam relasi kuasa, konteks psikososial, dan pola kekerasan timbal balik yang melatarbelakangi perkara. Perbedaan pidana dalam putusan menunjukkan pentingnya penggunaan parameter pemidanaan yang konsisten, objektif, dan bebas dari stereotip gender. Penerapan keadilan restoratif dalam perkara kekerasan dalam rumah tangga harus dilakukan secara selektif dengan tetap mengutamakan perlindungan korban, pencegahan keberulangan kekerasan, serta pemulihan bagi seluruh pihak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan informasi menggunakan media pohon karir berpengaruh terhadap perencanaan karir siswa kelas VIII di MTs Negeri Tarakan. Perencanaan karir siswa yang belum optimal ditandai dengan ketidakpahaman mengenai bakat, minat, dan potensi diri, sehingga banyak siswa memilih sekolah lanjutan bukan berdasarkan keinginan dan kemampuan sendiri, melainkan karena dorongan orang tua maupun teman sebaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan layanan informasi melalui bimbingan konseling menggunakan media pohon karir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini berjumlah 90 siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan dengan menggunakan teknik simple random sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala Likert perencanaan karir. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan software SPSS versi 21. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori tinggi (55%) dan sangat tinggi (42%) dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 121,39, sedangkan setelah pemberian posttest hampir seluruh siswa (94%) berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata (mean) meningkat menjadi 149,84. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Z sebesar -4,861 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya layanan informasi menggunakan media pohon karir terbukti berpengaruh terhadap peningkatan perencanaan karir siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa kelas II-B SDN 013 Tarakan yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, seperti belum mampu mengenal huruf dengan baik, membaca secara terbata-bata, mengalami kesulitan menggabungkan suku kata menjadi kata, serta kurang memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II-B SDN 013 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru kelas II-B dan siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes membaca permulaan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi belajar, rendahnya minat belajar, dan kurangnya konsentrasi. Siswa dengan motivasi dan minat belajar yang rendah cenderung kurang bersemangat, mudah bosan, jarang berlatih membaca, serta membutuhkan dorongan dan bimbingan guru. Kurangnya konsentrasi juga menyebabkan siswa mudah terdistraksi dan mengalami kesalahan dalam membaca. Faktor eksternal meliputi kurangnya dukungan orang tua dan rendahnya pembiasaan belajar di rumah. Beberapa siswa kurang mendapatkan pendampingan orang tua karena kesibukan bekerja dan belum memiliki kebiasaan membaca secara rutin di rumah. Faktor yang paling berpengaruh berdasarkan hasil penelitian adalah kurangnya dukungan orang tua dan rendahnya kebiasaan membaca di rumah. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara guru, orang tua, dan siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara ketersediaan tenaga kerja lokal yang terampil dengan tingginya permintaan tenaga kerja pada industri konstruksi di Kota Tarakan. Meskipun pembangunan infrastruktur terus meningkat, jumlah tenaga kerja lokal yang kompeten masih terbatas. Kondisi ini diperparah oleh persaingan yang ketat, karena kontraktor cenderung mendatangkan pekerja dari luar daerah yang dianggap lebih berpengalaman, sementara tenaga kerja lokal memperoleh kesempatan yang lebih sedikit. SMK Negeri 2 Tarakan sebagai lembaga pendidikan kejuruan bidang konstruksi memiliki peran penting dalam menyiapkan calon tenaga kerja terampil. Namun, ketersediaan lulusan SMK berkompetensi teknis tidak menjamin para lulusan akan memilih bekerja sebagai tenaga kerja terampil di bidang konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan calon tenaga kerja untuk tidak menjadi tenaga kerja konstruksi yang terampil dan menentukan faktor dominan, serta memodelkan pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap ketersediaan tenaga kerja. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 85 siswa kelas XII dari tiga jurusan di SMK Negeri 2 Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat variabel yang diuji, terdapat tiga dari empat faktor yang berpengaruh positif yaitu pada faktor pengalaman kerja (X2), koneksi dalam industri (X3) dan minat (X1). Sedangkan faktor kesesuaian kurikulum (X4) berpengaruh negatif. Terdapat dua faktor dominan, yaitu kesesuaian kurikulum (X4) dengan nilai koefisien sebesar -3,713 dengan sig. 0,602 > 0,05, dan minat (X1) memiliki nilai koefisien sebesar 9,433 dengan nilai sig. 0,001 0,05 sehingga pengaruhnya dapat diandalkan. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 56%. Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = -114,128 + 9,433LNX1 + 19,965LNX2 + 16,253LNX3 - 3,713LNX4. Penelitian ini merekomendasikan agar SMK Negeri 2 Tarakan mengintegrasikan program pengembangan karier sejak dini, serta Dinas PUPR dan Dinas Tenaga Kerja menerapkan kebijakan prioritas penggunaan tenaga kerja lokal pada proyek-proyek APBD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KESEJAHTERAAN DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMA L KECAMATAN TARAKAN TIMUR KOTA TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga petani rumput laut serta mengidentifikasi kontribusi pendapatan usaha budidaya rumput laut terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2026. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 petani rumput laut yang ditentukan dari populasi sebanyak 687 petani. Analisis data tingkat kesejahteraan dilakukan menggunakan metode skoring berdasarkan enam indikator, yaitu kependudukan, kesehatan dan gizi, pendidikan, ketenagakerjaan, taraf dan pola konsumsi, serta kondisi tempat tinggal. Sementara itu, kontribusi pendapatan dianalisis dengan membandingkan pendapatan usaha budidaya rumput laut terhadap total pendapatan rumah tangga dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan rumah tangga petani rumput laut secara umum berada pada kategori sedang, dengan 57 responden atau 81,43% berada pada kategori sedang, 8 responden atau 11, 43% berada pada kategori tinggi, 5 responden atau 7, 14% berada pada kategori rendah. Adapun kontribusi pendapatan usaha budidaya rumput laut terhadap total pendapatan rumah tangga tergolong tinggi. Sebanyak 68 responden atau 97% memiliki kontribusi pendapatan lebih dari 50%, sedangkan 2 responden atau 3% berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa usaha budidaya rumput laut merupakan sumber pendapatan utama dan memiliki peran penting dalam menunjang perekonomian rumah tangga petani di Kelurahan Pantai Amal. Kata kunci: Kesejahteraan, kontribusi pendapatan, rumah tangga, petani rumput laut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (COFFEA SP.) BIUS COFFEE DI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku biji kopi serta menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) dan Economic Order Quantity (EOQ) dalam manajemen persediaan bahan baku biji kopi pada Bius Coffee di Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumen perusahaan berupa data pembelian dan persediaan bahan baku. Analisis dilakukan menggunakan metode EOQ, JIT, Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan bahan baku biji kopi Bius Coffee sebesar 4.800 kg per tahun dengan rata-rata 400 kg per bulan. Pemesanan aktual dilakukan sebanyak 24 kali per tahun dengan jumlah rata-rata 200 kg setiap pemesanan. Berdasarkan metode EOQ, jumlah pemesanan optimal sebesar 4.633,36 kg dengan frekuensi sekitar 1 kali per tahun. Sementara itu, metode JIT menghasilkan jumlah pemesanan sebesar 969,64 kg per siklus, dengan 6 kali pengiriman masing-masing sekitar 161,61 kg dan frekuensi pemesanan 5 kali per tahun. Hasil perhitungan menunjukkan total biaya persediaan metode JIT sebesar Rp247.514,31 per tahun, sedangkan metode EOQ sebesar Rp41.406.316 per tahun. Penerapan JIT pada Bius Coffee dapat menjadi alternatif pengendalian persediaan, namun perlu didukung ketepatan waktu pengiriman dan koordinasi yang baik dengan pemasok
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi anggaran lingkungan dalam pengelolaan keuangan Desa Taras, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Urusan Keuangan/Bendahara Desa Dan Masyarakat Desa. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi lingkungan di Desa Taras telah mencakup tahapan identifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. Terdapat Unsur Akuntasi Lingkungan Dalam Pengelolaan Keuangan Desa Namun Masih Terintegritas Dalam Sistem Keuangan Desa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study was motivated by the need for enganing and interactive media to support guidance and counseling services in the career domain, particularly in helping students identify their personal potential and plan their future careers. This study aims to determine the feasibility of the Career Planning Snakes and Ladders Game (PELATARIR) as a supporting medium for group guidance services in the career domain. The study employs a Research and Development (R&D) method using the Borg and Gall devolpment model, modified into five stages: potential and problems, information gathering, product design, design validation, and design revision. Product validation was conducted a validation questionnaire with a four-point Likert scale and analyzed using quantitative and qualitative descriptive methods to determine the feasibility level of the product. The findings indicate that the subject matter expert, categorized a feasibility percentage of 79.69% from the subject matter expert, categorized as feasible; 90.63% from the media expert, categorized as very feasible; and 80% from the language expert, categorized as feasible. The PELATARIR media incorporates content covering the identification of interests and talents, options for further education, various types of professions, and career planning steps. The media is also equipped with challenge cards, reward cards, and a user guide for guidance and counseling teachers. Based on these validation results, the Career Planning Snakes and Ladders Game (PELATARIR) is declared feasible for use as a supporting medium in group guidance services in the career domain.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon guru terhadap modul ajar berbasis discovery learning pada materi daerahku dan kekayaan alamnya untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model Borg and Gall yang terdiri dari Research and information collecting, Planning, Develop preliminary form of product, Preliminary field testing, Main product revision, Main field testing, Operational product revision. Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi dan angket respon guru. Penelitian ini digunakan pada siswa kelas IV SD Nurul Islam Tarakan. Hasil validasi dari ahli materi memperoleh persentase sebesar 95% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 80% dengan kategori layak. Selanjutnya validasi ahli praktisi memperoleh persentase sebesar 96% dengan kategori sangat layak. Hasil angket respon guru pada uji coba lapangan awal memperoleh persentase 87,5%, sedangkan pada uji coba lapangan utama meningkat menjadi 97,5% dengan respon sangat baik. Berdasarkan hasil validasi ahli dan respon guru, modul ajar berbasis discovery learning pada materi daerahku dan kekayaan alamnya dinyatakan layak digunakan dan memperoleh respon yang sangat baik dalam mendukung proses pembelajaran siswa kelas IV sekolah dasar.