Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

17 hasil
Subjek: Economic Order Quantity
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (Coffea sp.) Bius Coffee DI TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (COFFEA SP.) BIUS COFFEE DI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku biji kopi serta menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) dan Economic Order Quantity (EOQ) dalam manajemen persediaan bahan baku biji kopi pada Bius Coffee di Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumen perusahaan berupa data pembelian dan persediaan bahan baku. Analisis dilakukan menggunakan metode EOQ, JIT, Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan bahan baku biji kopi Bius Coffee sebesar 4.800 kg per tahun dengan rata-rata 400 kg per bulan. Pemesanan aktual dilakukan sebanyak 24 kali per tahun dengan jumlah rata-rata 200 kg setiap pemesanan. Berdasarkan metode EOQ, jumlah pemesanan optimal sebesar 4.633,36 kg dengan frekuensi sekitar 1 kali per tahun. Sementara itu, metode JIT menghasilkan jumlah pemesanan sebesar 969,64 kg per siklus, dengan 6 kali pengiriman masing-masing sekitar 161,61 kg dan frekuensi pemesanan 5 kali per tahun. Hasil perhitungan menunjukkan total biaya persediaan metode JIT sebesar Rp247.514,31 per tahun, sedangkan metode EOQ sebesar Rp41.406.316 per tahun. Penerapan JIT pada Bius Coffee dapat menjadi alternatif pengendalian persediaan, namun perlu didukung ketepatan waktu pengiriman dan koordinasi yang baik dengan pemasok

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

evaluasi efektivitas pengendalian persediaan bahan baku pisang sale berbasis shelf life pada umkm sarifa food di desa panca agung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian persediaan bahan baku pisang pada UMKM Sarifa Food di Desa Panca Agung melalui pendekatan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), dan EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, serta menentukan metode pengendalian persediaan yang paling sesuai berdasarkan karakteristik bahan baku yang mudah rusak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis ABC mengidentifikasi bahan baku pisang ambon sebagai kategori prioritas dalam pengendalian persediaan. Metode EOQ dan POQ memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan metode yang diterapkan UMKM, namun metode POQ kurang sesuai diterapkan karena menghasilkan jumlah pemesanan yang relatif besar sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahan baku yang memiliki masa simpan terbatas. Sementara itu, EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life merupakan metode yang paling sesuai karena mempertimbangkan umur simpan bahan baku pada UMKM Sarifa Food.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Ayam Menggunakan Metode EOQ Pada UMKM Ayam Geprek Nona Fried Chicken di Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan persediaan bahan baku ayam pada UMKM Ayam Geprek Nona Fried Chicken di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data permintaan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan periode 2023-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ menghasilkan kuantitas pemesanan optimal sebesar 225 kg pada tahun 2023 dan 232 kg pada tahun 2024 dengan frekuensi 13 kali pemesanan per tahun. Penerapan Safety Stock dan ROP mampu mengantisipasi fluktuasi permintaan serta mencegah kekurangan bahan baku. Selain itu, metode EOQ menghasilkan Total Inventory Cost terendah, yaitu Rp747.975 pada tahun 2023 dan Rp747.989 pada tahun 2024, sehingga lebih efisien dibandingkan metode POQ maupun kebijakan konvensional perusahaan. Dengan demikian, EOQ direkomendasikan sebagai strategi pengendalian persediaan yang efektif dan efisien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Bahan Baku Minuman Kopi Pada Usaha Kopi Sepeda Keliling Pahlawan Di Kota Terakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Persediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi dan efisiensi biaya operasional suatu usaha. Kelebihan persediaan dapat meningkatkan biaya penyimpanan dan risiko kerusakan bahan baku, sedangkan kekurangan persediaan dapat menghambat proses produksi dan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengendalian persediaan bahan baku minuman kopi menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) serta mengetahui strategi keberlanjutan usaha Kopi Sepeda Keliling Pahlawan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Sampel penelitian ditentukan dengan metode sensus yang melibatkan 11 responden. Analisis data menggunakan metode EOQ, Safety Stock, Reorder Point (ROP), Maximum Inventory, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku kopi, susu kental manis, gula aren, dan kayu manis sehingga biaya persediaan lebih efisien dibandingkan kondisi aktual. Total biaya persediaan menggunakan metode EOQ sebesar Rp 2.391.970 per tahun, sedangkan kondisi aktual mencapai Rp 2.225.000 per tahun, sehingga diperoleh penghematan sebesar Rp 166.970 per tahun. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa usaha berada pada Kuadran II, sehingga strategi yang tepat adalah strategi diversifikasi untuk memanfaatkan kekuatan internal dalam menghadapi ancaman eksternal. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode EOQ mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan bahan baku dan mendukung penyusunan strategi keberlanjutan usaha yang tepat bagi Kopi Sepeda Keliling Pahlawan di Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM PROSES PRODUKSI LEMARI (STUDI CV. SULTAN KHINARA JAYA DI KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA KABUPATEN BULUNGAN)

2026•

Ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan, yang pada akhirnya berdampak pada penundaan proses produksi, terjadinya kekurangan persediaan, serta hilangnya peluang bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku dalam proses produksi lemari dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada CV Sultan Khinara Jaya yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur kepada pihak terkait di CV Sultan Khinara Jaya. Tahapan analisis data meliputi analisis ABC, perhitungan EOQ, penentuan safety stock, serta perhitungan reorder point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis ABC, papan dan balok kayu jati termasuk dalam kategori A karena menyerap nilai persediaan terbesar sehingga memerlukan pengendalian yang ketat, papan kayu mahoni berada pada kategori B, dan balok kayu mahoni termasuk kategori C dengan nilai persediaan relatif kecil. Perhitungan EOQ menghasilkan jumlah dan frekuensi pemesanan optimal yang berbeda untuk setiap jenis bahan baku, di mana kayu jati memerlukan frekuensi pemesanan yang lebih tinggi dibandingkan kayu mahoni serta membutuhkan safety stock dan reorder point yang lebih besar akibat tingginya tingkat kebutuhan dan waktu tunggu pengadaan. Selain itu, perbandingan total biaya persediaan menunjukkan bahwa metode EOQ mampu menghasilkan biaya persediaan yang lebih rendah dibandingkan metode konvensional pada seluruh jenis bahan baku, sehingga layak diterapkan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan pengendalian persediaan bahan baku di CV Sultan Khinara Jaya. The imbalance between demand and supply, which ultimately affects production delays, inventory shortages, and lost business opportunities. This study aimed to analyze the raw material inventory control in the cabinet production process using the Economic Order Quantity (EOQ) method at CV Sultan Khinara Jaya, located in Tanjung palas Utara District, Bulungan Regency. This study employed a quantitative descriptive design with data collection techniques in the form of structured interviews with relevant parties at CV Sultan Khinara Jaym The data analysis stages include ABC analysis, EOQ calculation, determination of safety stock, and calculation of the reorder point. The study results indicated that based on the ABC analysis, teak boards and beams fall into category A as they absorb the largest inventory value, thus requiring strict control; Mahogany boards are in category B, and Mahogany beams are in category C with relatively small inventory value. The EOQ calculation produces different optimal order quantities and frequencies for each type of raw material, where teak requires a higher Ordering frequency compared to mahogany, as well as a larger safety stock and reorder point due to the high demand level and procurement lead time. Furthermore, the comparison Of total inventory costs indicated that the EOQ method can generate lower inventory costs compared to the conventional method across all types of raw materials, making it suitable as a basis for formulating raw material inventory control policies at CV Sultan Khinara Jaya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Optimalisasi Persediaan Bahan Baku Pada Usaha Pembuatan Roti Brilliant Bakery Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Agar bisnis yang dijalankan tetap berjalan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan dan tetap mampu bersaing dengan perusahaan lain diperlukan pengendalian bahan baku yang tepat. Penelitian ini dilakukan pada usaha pembuatan roti Brilliant Bakery Tarakan yang mana perusahaan ini tidak memiliki metode khusus dalam mengelola persediaan bahan baku. Beberapa metode yang dilakukan untuk pengendalian bahan baku dua di antaranya adalah Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). Penelitian ini bertujuan supaya perusahaan dapat mengetahui pengendalian bahan baku yang optimal sehingga tidak menyebabkan kerugian dari segi materi dan juga kehabisan barang pada saat ingin melakukan produksi. Dari hasil penelitian didapatkan membuat jumlah bahan baku yang dipesan lebih banyak dengan frekuensi yang lebih sedikit dibandingkan metode konvensional, selain itu metode EOQ juga menyediakan data tambahan seperti Safety Stock dan juga Reorder Point yang tidak dimiliki oleh perusahaan sehingga bahan baku yang dibutuhkan akan selalu tersedia untuk produksi namun tidak akan terjadi pemborosan ataupun kekurangan bahan. Metode JIT membuat jumlah bahan baku yang dipesan lebih sedikit dengan frekuensi yang lebih banyak dibandingkan metode konvensional hal ini menyebabkan tidak akan terjadinya kekurangan ataupun bahan baku yang dibuang percuma ataupun boros dengan memberikan data yang lebih akurat.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBANDINGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN JUST IN TIME (JIT) DALAM MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN PERSEDIAAN (STUDI KASUS PADA BIUS COFFEE)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan pengelolaan persediaan bahan baku pada Bius Coffee yang masih dilakukan secara manual tanpa perhitungan biaya persediaan yang sistematis, sehingga menimbulkan keterlambatan pasokan, penumpukan stock dan penurunan kualitas. Berdasarkan kajian pustaka, metode Economic Order Quantity (EOQu) dan Just In Time (JIT) merupakan pendekatan manajemen persediaan yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), dengan data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta data kuantitatif berupa perhitungan kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan. Analisis dilakukan dengan membandingkan metode aktual perusahaan, EOQ, dan JIT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ merupakan pendekatan paling efisien, dengan total biaya persediaan sebesar Rp1.358.500 per tahun, sehingga menghasilkan penghematan Rp9.057.500 dibandingkan sistem aktual, serta Rp1.268.264 dibandingkan JIT. Penerapan EOQ juga mempertimbangkan safety stock 5 kg dan reorder point 42 kg untuk menjaga kelancaran produksi. Metode JIT terbukti menekan biaya hingga Rp2.626.764 per tahun, namun tidak sepenuhnya efektif untuk bahan baku utama karena keterbatasan pasokan luar daerah. Dengan demikian, EOQ direkomendasikan sebagai sistem pengendalian utama, sementara JIT dapat dipertimbangkan untuk bahan baku penolong.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Biji Kopi Dengan Metode EOQ Pada Kedai Kopi Repeat

2025•

this study aimed to analyse the control of coffee bean raw material inventory using the Economic Order Quantity (EOQ) method at Repeat Coffee Shop in Tarakan City. The research method used was quantitative. The quantitative method is a research approach conducted based on weighted calculations as the basis for analysis, where data is processed using manual calculations, Microsoft excel, and POM QM. The study results indicated that the EOQ method is more efficient than conventional calculation method and the POQ. this result is supported by the total cost of Rp 6,096,743, the frequency of order at 5 times, and the order quantity of 37.459 kg of coffee bean raw materials during the month of November 2024. the owner of Repeat Coffee Shop can apply the EOQ method to help manage raw material inventory efficiently.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Untuk Mengoptimalkan Manajemen Persediaan (Studi Kasus Pada Coffee Shop Bekawan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan bahan baku green bean robusta di Coffee Shop Bekawan serta mengevaluasi efektivitas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam meningkatkan efisiensi pengadaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi internal perusahaan selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan persediaan aktual belum sepenuhnya efisien karena dilakukan tanpa dasar perhitungan optimal dan masih bersifat manual. Melalui perhitungan EOQ, ditetapkan jumlah pemesanan optimal sebesar 515.771 gram per transaksi dengan frekuensi pemesanan 10 kali per tahun. Total biaya persediaan berdasarkan metode EOQ sebesar Rp 2.038.451 per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan sistem aktual sebesar Rp 22.000.000. Selain itu, ditetapkan pula reorder point sebesar 195.337 gram dan safety stock sebesar 20.944 gram. Untuk mempermudah implementasi di lapangan, peneliti menyusun model Excel EOQ sederhana yang mampu menghitung sisa stok secara otomatis, memberikan peringatan pemesanan ulang, serta menyesuaikan dengan kondisi operasional harian. Model ini diuji melalui simulasi selama bulan Januari 2024 dan terbukti efektif dalam membantu perencanaan. pengadaan dan menghindari kekosongan stok. Dengan demikian, metode EOQ dan model Excel yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi biaya, akurasi pemesanan, dan kestabilan operasional di Coffee Shop Bekawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Manajemen Pengendalian Persediaan Pupuk di FAP Agri. Tbk PT. Bhumi Simanggaris Indah

2025•

Kegiatan operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit sangat bergantung pada ketersediaan pupuk yang memadai dan tepat waktu. Namun, manajemen persediaan pupuk sering menghadapi tantangan seperti fluktuasi permintaan, keterlambatan pasokan, serta potensi kelebihan stok yang dapat menyebabkan pemborosan biaya penyimpanan. Penelitian ini dilakukan di FAP Agri Tbk. PT. Bhumi Simanggaris Indah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang hingga saat ini belum menerapkan metode pengendalian persediaan berbasis perhitungan kuantitatif seperti Economic Order Quantity (EOQ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem manajemen persediaan pupuk serta mengevaluasi efektivitas pengendalian persediaan menggunakan pendekatan metode EOQ. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif dan analisis kuantitatif EOQ dengan data primer dan sekunder, yang diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persediaan pupuk selama tahun 2024 tergolong aman dan mencukupi untuk mendukung operasional kebun. Namun, terdapat ketidakefisienan, seperti overstock pada jenis pupuk tertentu (misalnya NPK dan CuSO₄), yang menyebabkan biaya penyimpanan tinggi serta pemanfaatan stok yang rendah. Perhitungan EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimum yang lebih efisien dibanding sistem aktual perusahaan, disertai dengan estimasi frekuensi pemesanan, safety stock, dan reorder point yang dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan stok. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan metode EOQ secara berkala dapat membantu perusahaan dalam mengendalikan persediaan secara lebih efisien, menekan biaya penyimpanan, dan mengurangi risiko terjadinya overstock maupun kekurangan stok (stock-out). Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan mempertimbangkan penggunaan EOQ sebagai bagian dari sistem manajemen persediaan pupuk secara menyeluruh. The operational activities of palm oil plantation companies heavily rely on the adequate and timely availability of fertilizers However, fertilizer inventory management often faces challenges such as demand fluctuations, supply delays, and the potential for excess stock which can lead to wasteful storage costs. This research was conducted at FAP Agri Tbk PT Bhumi Simanggaris Indah, Nunukan Regency, North Kalimantan, which until now has not implemented the Inventory control methods based on quantitative calculations such as Economic Order Quantity (EOQ) The aim of this research was to analyse the fertilizer inventory management system and evaluate the effectiveness of inventory control using the EOQ method approach. The methods used include descriptive approaches and quantitative analysis of EDQ with primary and secondary data, obtained through direct observation, interviews, questionnaires, and documentation The results of the study indicated that the fertilizer inventory during the year 2024 is considered safe and sufficient to support the operational needs of the farm However, there are inefficiencies, such as overstocking of certain types of fertilizers (eg, NPK and CuSO4), which cause to high storage costs and low utilization of stock. The EOQ calculation yields an optimal ordering amount that is more efficient compared to the company's actual system, accompanied by estimates of ordering frequency, safety stock, and reorder points that can serve as a reference in stock management From these results, it can be concluded that the periodic application of FOQ methods can assist the company in managing inventory more efficiently, reduce storage costs, and minimize the risk of overstocking and stock outs Therefore it is recommended that companies need to consider the use of FOQ as part of a comprehensive fertilizer inventory management system Keywords Inventory Management, Fertilizers, Economic Order Quantity (EOQ), Inventory Control PT Bhumi Simanggaris Indah

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Tambak Udang (Studi Pada Tambak Udang Pak Sulaeman Di Pulau Baru Bulungan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku guna meningkatkan efisiensi operasional tambak udang Pak Sulaeman yang berada di Pulau Baru, Bulungan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data diolah menggunakan alat analisis POM QM for Windows V4. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan metode EOQ, safety stock dan ROP dalam pengendalian persediaan bahan baku, Pak Sulaeman selaku pemilik tambak dapat mengetahui jumlah pemesanan optimal, frekuensi pemesanan, total inventory cost, persediaan pengaman, dan waktu pemesanan ulang bahan baku. Pada metode peramalan, exponential smoothing merupakan metode yang memiliki pengukuran kesalahan peramalan paling rendah. Hasil peramalan persediaan periode berikutnya menggunakan metode exponential smoothing adalah benur 198.480 ekor, pakan 78 kg, dan pupuk 65 kg. Kata Kunci: Pengendalian Persediaan, Economic Order Quantity, Safety Stock, Reorder Point, Exponential Smooothing, Tambak Udang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada UKM Batik D'erte Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA UKM BATIK D’ERTE KOTA TARAKAN Persediaan merupakan suatu hal yang penting dalam perusahaan yang harus diperhatikan oleh para pengusaha. Kelebihan persediaan akan mampu menyebabkan perusahaan menanggung risiko kerusakan dan biaya penyimpanan yang tinggi. namun, sebaliknya jika terjadi kekurangan persediaan akan mengganggu kelancaran proses penjualan. Objek penelitian ini dilakukan pada UKM Batik D’erte Kota Tarakan yang beralamat Jl. P. Nias, Kp, Satu Skip, Kec. Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. UKM memproduksi kain batik cap dan menghasilkan baju batik siap pakai. Bahan baku yang diteliti adalah bahan baku persediaan kain. Tujuan dari penelitian ini adalah agar UKM Batik D’erte mampu menentukan pengendalian persediaan bahan baku kain antara perhitungan perusahaan aktual dengan perhitungan metode Economic Order Quantity (EOQ). Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian ini menunjukan pengendalian persediaan bahan baku kain menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) memiliki safety stock sebesar 3.906 yard, kuantitas pemesanan sebesar 3.018 Yard, dengan ROP sebesar 4.168,92 yard, serta biaya total persediaan sebesar Rp 2.905.967 yang efektif dan efisien dalam menentukan persediaan bahan baku untuk biaya yang dikeluarkan. Pemilik UKM Batik D’erte Kota Tarakan sebaiknya menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam persediaan bahan baku sehingga UKM tersebut dapat lebih meminimumkan biaya persediaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DALAM MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN PERSEDIAAN (STUDI KASUS PADA UMKM MIE KUMPAU)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam mengelola persediaan bahan baku dapat mengoptimalkan manajemen persediaan pada UMKM Mie Kumpau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data yang diolah adalah data persediaan bahan baku tahun 2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah EOQ, TIC, SS dan ROP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam mengelola persediaan bahan baku dapat mengoptimalkan manajemen persediaan dengan pemesanan bahan baku yang optimal adalah 3.000 pcs mie kering, 30 bungkus bumbu kering, dan 92 botol minyak bawang dengan frekuensi pemesanan 4 kali. Dengan safety stock sebanyak 3.210 pcs mie kering, 43 bungkus bumbu kering dan 241 botol minyak bawang. Reorder point dilakukan saat persediaan berada pada 340 pcs mie kering, 5 bungkus bumbu kering dan 26 botol minyak bawang. Dengan menggunakan economic order quantity Mie Kumpau dapat meminimalkan biaya total persediaan sedangkan menurut Mie Kumpau frekuensi pemesanan dilakukan sebanyak 4 kali dengan rata-rata kuantitas pemesanan sebesar 3.500 pcs mie kering, 140 bungkus bumbu kering dan 105 botol minyak bawang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Biji Kopi Dalam Memperlancar Produksi Pada Kedai Kopi Terrace Social Space

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Persediaan merupakan hal yang penting dalam perusahaan atau dunia usaha yang harus diperhatikan oleh para pengusaha. Kelebihan persediaan akan menyebabkan perusahaan menanggung risiko kerusakan dan biaya pemyimpanan yang tinnggi. Namun sebaliknya jika terjadi kekurangan persediaan akan mengganggu kelancaran proses penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan metode Economic Order Quantity (EOQ) pengendalian persediaan bahan baku dapat diterapkan dengan efektif dan efisien di kedai kopi Terrace Social Space untuk menjamin kelancaran produksi biji kopi. Jenis penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) sangat efektif dan efisien dalam menentukan persediaan bahan baku serta biaya yang dikeluarkan. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan 3 (tiga) teknik yaitu metode actual perusahaan, Economic Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ), kemudian dapat membandingkan mana yang menghasilkan biaya persediaan yang paling rendah. Pemilik kedai kopi Terrace Social Space sebaiknya menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam hal persediaan bahan baku sehinggu kedai kopi tersebut dapat lebih meminimumkan biaya persediaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Bakar Minyak Jenis Pertalite Pada SPBB PT. Sebatik Sidenreng

2023•

Persediaan merupakan aspek penting dalam perusahaan yang harus diperhatikan oleh para pengusaha. Kelebihan persediaan akan menyebabkan perusahaan menanggung risiko kerusakan dan biaya penyimpanan yang tinggi, namun jika terjadi kekurangan persediaan akan mengganggu kelancaran proses penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah agar perusahaan dapat menentukan pengendalian persediaan BBM dengan metode Economic Order Quantity, Period Order Quantity, dan Min-Max Stock dengan efektif dan efisien. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pengendalian persediaan BBM jenis pertalite menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) memiliki kuantitas pemesanan sebesar 233.884 liter dengan biaya total persediaan sebesar Rp. 66.002.007. selanjutnya menggunakan metode Period Order Quantity (POQ) menghasilkan kuantitas pemesanan sebesar 89.334 liter, dengan biaya total persediaan sebesar Rp. 99.004.993,3. Sedangkan menggunakan metode Minimum-Maximum menghasilkan kuantitas pemesanan sebesar 178.666,666 liter dengan biaya total persediaan sebesar Rp. 68.409.885,5. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan penulis bahwa metode POQ adalah metode yang paling efisien digunakan pada perusahaan, karena total penyimpanan BBM pada PT. Sebatik Sidenreng memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 100.000 liter.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM di Kota Tarakan (Studi pada Organik Cafe)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA UMKM DI KOTA TARAKAN ( STUDI KASUS PADA ORGANIK CAFE) Sarina Nurul Hidayat, SE.,M.Sc.,Ph.D ABSTRAK Pengendalian persediaan adalah hal yang sangat penting, karena jumlah persediaan akan mempengaruhi kelancaran proses produksi pada suatu perusahaan. Pengendalian persediaan menggunakan beberapa metode, salah satunya adalah metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Analysis Based Costing (ABC), yang memiliki tingkat ketepatan yang lebih tingi dibanding dengan metode tradisional/konvensional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sedangkan alat analisis yang digunakan dalam penelitian menggunakan aplikasi POM (Production Operation Management) dengan tujuan untuk mengkaji lebih dalam mengenai metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Analisys Based Costing (ABC) dalam mengatur persediaan bahan baku di Organik Cafe. Hasil penelitian menggunakan metode EOQ untuk persediaan bahan baku mie adalah 6.982 bungkus dengan frekuensi pembelian sebanyak 7 kali. Total Inventory Cost sebesar Rp. 9.699.455. sedangkan ROP dilakukan apabila persediaan sisa 533 bungkus. Adapun dengan menggunakan metode ABC persentase penyerapan dana tertinggi termasuk dalam kategori A dengan persentase 62,16%, kategori B sebesar 23,68% dan kategori C sebesar 14,15%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING WINTER’S DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA BAROKAH BAKERY DI KOTA TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENERAPAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING WINTER’S DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA BAROKAH BAKERY DI KOTA TARAKAN Secondly Yon Pabisa Ahmad Juliana, S.E., M.M., Ph.D Persediaan merupakan kunci dalam sebuah produksi, karena sangat mempengaruhi kelancaran proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian bahan baku pada industry rumahan seperti Barokah Bakery. Dalam penelitian ini,digunakan dua metode analisis yaitu, Exponential Smoothing Winter’s dan Economic Order Quantity (EOQ). Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode Exponential Smoothing Winter’s dan Economic Order Quantity (EOQ) menunjukkan bahwa, kedua metode ini dapat menghemat pemakaian persediaan bahan baku, dibandingkan metode sebelumnya. Exponential Smoothing Winter’s memiliki tingkat kesalahan lebih kecil dalam peramalan dibandingkan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail