Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: persediaan bahan baku
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

evaluasi efektivitas pengendalian persediaan bahan baku pisang sale berbasis shelf life pada umkm sarifa food di desa panca agung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian persediaan bahan baku pisang pada UMKM Sarifa Food di Desa Panca Agung melalui pendekatan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), dan EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, serta menentukan metode pengendalian persediaan yang paling sesuai berdasarkan karakteristik bahan baku yang mudah rusak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis ABC mengidentifikasi bahan baku pisang ambon sebagai kategori prioritas dalam pengendalian persediaan. Metode EOQ dan POQ memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan metode yang diterapkan UMKM, namun metode POQ kurang sesuai diterapkan karena menghasilkan jumlah pemesanan yang relatif besar sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahan baku yang memiliki masa simpan terbatas. Sementara itu, EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life merupakan metode yang paling sesuai karena mempertimbangkan umur simpan bahan baku pada UMKM Sarifa Food.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Optimalisasi Persediaan Bahan Baku Pada Usaha Pembuatan Roti Brilliant Bakery Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Agar bisnis yang dijalankan tetap berjalan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan dan tetap mampu bersaing dengan perusahaan lain diperlukan pengendalian bahan baku yang tepat. Penelitian ini dilakukan pada usaha pembuatan roti Brilliant Bakery Tarakan yang mana perusahaan ini tidak memiliki metode khusus dalam mengelola persediaan bahan baku. Beberapa metode yang dilakukan untuk pengendalian bahan baku dua di antaranya adalah Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). Penelitian ini bertujuan supaya perusahaan dapat mengetahui pengendalian bahan baku yang optimal sehingga tidak menyebabkan kerugian dari segi materi dan juga kehabisan barang pada saat ingin melakukan produksi. Dari hasil penelitian didapatkan membuat jumlah bahan baku yang dipesan lebih banyak dengan frekuensi yang lebih sedikit dibandingkan metode konvensional, selain itu metode EOQ juga menyediakan data tambahan seperti Safety Stock dan juga Reorder Point yang tidak dimiliki oleh perusahaan sehingga bahan baku yang dibutuhkan akan selalu tersedia untuk produksi namun tidak akan terjadi pemborosan ataupun kekurangan bahan. Metode JIT membuat jumlah bahan baku yang dipesan lebih sedikit dengan frekuensi yang lebih banyak dibandingkan metode konvensional hal ini menyebabkan tidak akan terjadinya kekurangan ataupun bahan baku yang dibuang percuma ataupun boros dengan memberikan data yang lebih akurat.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Untuk Mengoptimalkan Manajemen Persediaan (Studi Kasus Pada Coffee Shop Bekawan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan bahan baku green bean robusta di Coffee Shop Bekawan serta mengevaluasi efektivitas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam meningkatkan efisiensi pengadaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi internal perusahaan selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan persediaan aktual belum sepenuhnya efisien karena dilakukan tanpa dasar perhitungan optimal dan masih bersifat manual. Melalui perhitungan EOQ, ditetapkan jumlah pemesanan optimal sebesar 515.771 gram per transaksi dengan frekuensi pemesanan 10 kali per tahun. Total biaya persediaan berdasarkan metode EOQ sebesar Rp 2.038.451 per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan sistem aktual sebesar Rp 22.000.000. Selain itu, ditetapkan pula reorder point sebesar 195.337 gram dan safety stock sebesar 20.944 gram. Untuk mempermudah implementasi di lapangan, peneliti menyusun model Excel EOQ sederhana yang mampu menghitung sisa stok secara otomatis, memberikan peringatan pemesanan ulang, serta menyesuaikan dengan kondisi operasional harian. Model ini diuji melalui simulasi selama bulan Januari 2024 dan terbukti efektif dalam membantu perencanaan. pengadaan dan menghindari kekosongan stok. Dengan demikian, metode EOQ dan model Excel yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi biaya, akurasi pemesanan, dan kestabilan operasional di Coffee Shop Bekawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM The Sambals Di Kota Tarakan

2025•

UMKM The Sambals adalah usaha mikro di Kelurahan Kampung Satu, Kecamatan Tarakan Tengah, yang memproduksi berbagai jenis sambal dengan bahan baku utama cabai rawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Maximum Inventory, dan Reorder Point.Metode yang digunakan yaitu: (1) Analisis deskriptif untuk mendeskripsikan sistem pengendalian persediaan yang ada; (2) Perhitungan EOQ untuk menentukan jumlah pemesanan optimal dan frekuensi pembelian; (3) Perhitungan Safety Stock, Reorder Point, dan persediaan maksimum untuk menjamin kelancaran produksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan cabai rawit per tahun sebesar 480 kg, dengan kebiasaan pemesanan 5 kg per pesanan, biaya pesan Rp15.000, dan biaya simpan Rp52.000. Total biaya persediaan saat ini adalah Rp1.572.000 per tahun. Dengan metode EOQ, jumlah pemesanan optimal menjadi 17 kg dengan frekuensi pembelian 29 kali per tahun. Total biaya persediaan naik menjadi Rp1.875.982, terdiri dari biaya pesan Rp1.440.000 dan biaya simpan Rp 435.982. Namun, metode EOQ memungkinkan penghematan biaya sebesar Rp303.982 per tahun. Safety Stock yang disarankan adalah 10 kg, Reorder Point 20 kg, dan Maximum Inventory 27 kg. Kesimpulan (1) UMKM belum mengelola persediaan secara optimal karena tidak menggunakan metode Safety Stock dan Reorder Point, yang menyebabkan seringnya kekurangan bahan baku. (2) Metode EOQ terbukti membantu efisiensi biaya dan menjamin ketersediaan bahan baku. Saran UMKM disarankan menerapkan metode EOQ serta menetapkan Safety Stock dan Reorder Point. Peneliti selanjutnya dapat membandingkan metode EOQ dengan metode lain seperti MRP, SIC, atau JIT untuk pengendalian yang lebih optimal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DALAM MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN PERSEDIAAN (STUDI KASUS PADA UMKM MIE KUMPAU)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam mengelola persediaan bahan baku dapat mengoptimalkan manajemen persediaan pada UMKM Mie Kumpau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data yang diolah adalah data persediaan bahan baku tahun 2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah EOQ, TIC, SS dan ROP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam mengelola persediaan bahan baku dapat mengoptimalkan manajemen persediaan dengan pemesanan bahan baku yang optimal adalah 3.000 pcs mie kering, 30 bungkus bumbu kering, dan 92 botol minyak bawang dengan frekuensi pemesanan 4 kali. Dengan safety stock sebanyak 3.210 pcs mie kering, 43 bungkus bumbu kering dan 241 botol minyak bawang. Reorder point dilakukan saat persediaan berada pada 340 pcs mie kering, 5 bungkus bumbu kering dan 26 botol minyak bawang. Dengan menggunakan economic order quantity Mie Kumpau dapat meminimalkan biaya total persediaan sedangkan menurut Mie Kumpau frekuensi pemesanan dilakukan sebanyak 4 kali dengan rata-rata kuantitas pemesanan sebesar 3.500 pcs mie kering, 140 bungkus bumbu kering dan 105 botol minyak bawang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Metode Just In Time (JIT) Untuk Efesiensi Biaya Persediaan Bahan Baku Sebagai Upaya Mengoptimalkan Laba (Studi Pada UMKM Indri Kuliner Kripik Ikan Pepija)

2023•

Just In Time adalah pendekatan manajemen rantai pasokan yang bertujuan untuk mengurangi persediaan dan memproduksi barang hanya saat diperlukan. Dengan JIT, Perusahaan hanya membeli atau memproduksi bahan baku saat pesanan dari pelanggan telah diterima, sehingga mengurangi biaya persediaan yang tidak perlu. Penelitian ini menerapkan Meode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diterapkannya sistem Just In Time, UMKM Indri dapat menghemat biaya persediaan, termasuk pengurangan biaya pembelian sebesar Rp26.640.000,-. Pengurangan biaya penyimpanan sebesar Rp0,- dan pengurangan biaya sebesar Rp194.677,- dan total penghematan biaya persediaan bahan baku mencapai Rp44.834.677,- yang meningkatkan efesiensi perusahaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING WINTER’S DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA BAROKAH BAKERY DI KOTA TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENERAPAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING WINTER’S DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA BAROKAH BAKERY DI KOTA TARAKAN Secondly Yon Pabisa Ahmad Juliana, S.E., M.M., Ph.D Persediaan merupakan kunci dalam sebuah produksi, karena sangat mempengaruhi kelancaran proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian bahan baku pada industry rumahan seperti Barokah Bakery. Dalam penelitian ini,digunakan dua metode analisis yaitu, Exponential Smoothing Winter’s dan Economic Order Quantity (EOQ). Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan metode Exponential Smoothing Winter’s dan Economic Order Quantity (EOQ) menunjukkan bahwa, kedua metode ini dapat menghemat pemakaian persediaan bahan baku, dibandingkan metode sebelumnya. Exponential Smoothing Winter’s memiliki tingkat kesalahan lebih kecil dalam peramalan dibandingkan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail