Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Reorder Point
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Ayam Menggunakan Metode EOQ Pada UMKM Ayam Geprek Nona Fried Chicken di Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan persediaan bahan baku ayam pada UMKM Ayam Geprek Nona Fried Chicken di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data permintaan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan periode 2023-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ menghasilkan kuantitas pemesanan optimal sebesar 225 kg pada tahun 2023 dan 232 kg pada tahun 2024 dengan frekuensi 13 kali pemesanan per tahun. Penerapan Safety Stock dan ROP mampu mengantisipasi fluktuasi permintaan serta mencegah kekurangan bahan baku. Selain itu, metode EOQ menghasilkan Total Inventory Cost terendah, yaitu Rp747.975 pada tahun 2023 dan Rp747.989 pada tahun 2024, sehingga lebih efisien dibandingkan metode POQ maupun kebijakan konvensional perusahaan. Dengan demikian, EOQ direkomendasikan sebagai strategi pengendalian persediaan yang efektif dan efisien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM PROSES PRODUKSI LEMARI (STUDI CV. SULTAN KHINARA JAYA DI KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA KABUPATEN BULUNGAN)

2026•

Ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan, yang pada akhirnya berdampak pada penundaan proses produksi, terjadinya kekurangan persediaan, serta hilangnya peluang bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku dalam proses produksi lemari dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada CV Sultan Khinara Jaya yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur kepada pihak terkait di CV Sultan Khinara Jaya. Tahapan analisis data meliputi analisis ABC, perhitungan EOQ, penentuan safety stock, serta perhitungan reorder point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis ABC, papan dan balok kayu jati termasuk dalam kategori A karena menyerap nilai persediaan terbesar sehingga memerlukan pengendalian yang ketat, papan kayu mahoni berada pada kategori B, dan balok kayu mahoni termasuk kategori C dengan nilai persediaan relatif kecil. Perhitungan EOQ menghasilkan jumlah dan frekuensi pemesanan optimal yang berbeda untuk setiap jenis bahan baku, di mana kayu jati memerlukan frekuensi pemesanan yang lebih tinggi dibandingkan kayu mahoni serta membutuhkan safety stock dan reorder point yang lebih besar akibat tingginya tingkat kebutuhan dan waktu tunggu pengadaan. Selain itu, perbandingan total biaya persediaan menunjukkan bahwa metode EOQ mampu menghasilkan biaya persediaan yang lebih rendah dibandingkan metode konvensional pada seluruh jenis bahan baku, sehingga layak diterapkan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan pengendalian persediaan bahan baku di CV Sultan Khinara Jaya. The imbalance between demand and supply, which ultimately affects production delays, inventory shortages, and lost business opportunities. This study aimed to analyze the raw material inventory control in the cabinet production process using the Economic Order Quantity (EOQ) method at CV Sultan Khinara Jaya, located in Tanjung palas Utara District, Bulungan Regency. This study employed a quantitative descriptive design with data collection techniques in the form of structured interviews with relevant parties at CV Sultan Khinara Jaym The data analysis stages include ABC analysis, EOQ calculation, determination of safety stock, and calculation of the reorder point. The study results indicated that based on the ABC analysis, teak boards and beams fall into category A as they absorb the largest inventory value, thus requiring strict control; Mahogany boards are in category B, and Mahogany beams are in category C with relatively small inventory value. The EOQ calculation produces different optimal order quantities and frequencies for each type of raw material, where teak requires a higher Ordering frequency compared to mahogany, as well as a larger safety stock and reorder point due to the high demand level and procurement lead time. Furthermore, the comparison Of total inventory costs indicated that the EOQ method can generate lower inventory costs compared to the conventional method across all types of raw materials, making it suitable as a basis for formulating raw material inventory control policies at CV Sultan Khinara Jaya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Untuk Mengoptimalkan Manajemen Persediaan (Studi Kasus Pada Coffee Shop Bekawan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan bahan baku green bean robusta di Coffee Shop Bekawan serta mengevaluasi efektivitas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam meningkatkan efisiensi pengadaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi internal perusahaan selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan persediaan aktual belum sepenuhnya efisien karena dilakukan tanpa dasar perhitungan optimal dan masih bersifat manual. Melalui perhitungan EOQ, ditetapkan jumlah pemesanan optimal sebesar 515.771 gram per transaksi dengan frekuensi pemesanan 10 kali per tahun. Total biaya persediaan berdasarkan metode EOQ sebesar Rp 2.038.451 per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan sistem aktual sebesar Rp 22.000.000. Selain itu, ditetapkan pula reorder point sebesar 195.337 gram dan safety stock sebesar 20.944 gram. Untuk mempermudah implementasi di lapangan, peneliti menyusun model Excel EOQ sederhana yang mampu menghitung sisa stok secara otomatis, memberikan peringatan pemesanan ulang, serta menyesuaikan dengan kondisi operasional harian. Model ini diuji melalui simulasi selama bulan Januari 2024 dan terbukti efektif dalam membantu perencanaan. pengadaan dan menghindari kekosongan stok. Dengan demikian, metode EOQ dan model Excel yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi biaya, akurasi pemesanan, dan kestabilan operasional di Coffee Shop Bekawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Tambak Udang (Studi Pada Tambak Udang Pak Sulaeman Di Pulau Baru Bulungan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku guna meningkatkan efisiensi operasional tambak udang Pak Sulaeman yang berada di Pulau Baru, Bulungan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data diolah menggunakan alat analisis POM QM for Windows V4. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan metode EOQ, safety stock dan ROP dalam pengendalian persediaan bahan baku, Pak Sulaeman selaku pemilik tambak dapat mengetahui jumlah pemesanan optimal, frekuensi pemesanan, total inventory cost, persediaan pengaman, dan waktu pemesanan ulang bahan baku. Pada metode peramalan, exponential smoothing merupakan metode yang memiliki pengukuran kesalahan peramalan paling rendah. Hasil peramalan persediaan periode berikutnya menggunakan metode exponential smoothing adalah benur 198.480 ekor, pakan 78 kg, dan pupuk 65 kg. Kata Kunci: Pengendalian Persediaan, Economic Order Quantity, Safety Stock, Reorder Point, Exponential Smooothing, Tambak Udang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail