Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Inventory Control
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DALAM PROSES PRODUKSI LEMARI (STUDI CV. SULTAN KHINARA JAYA DI KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA KABUPATEN BULUNGAN)

2026•

Ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan, yang pada akhirnya berdampak pada penundaan proses produksi, terjadinya kekurangan persediaan, serta hilangnya peluang bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku dalam proses produksi lemari dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada CV Sultan Khinara Jaya yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur kepada pihak terkait di CV Sultan Khinara Jaya. Tahapan analisis data meliputi analisis ABC, perhitungan EOQ, penentuan safety stock, serta perhitungan reorder point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis ABC, papan dan balok kayu jati termasuk dalam kategori A karena menyerap nilai persediaan terbesar sehingga memerlukan pengendalian yang ketat, papan kayu mahoni berada pada kategori B, dan balok kayu mahoni termasuk kategori C dengan nilai persediaan relatif kecil. Perhitungan EOQ menghasilkan jumlah dan frekuensi pemesanan optimal yang berbeda untuk setiap jenis bahan baku, di mana kayu jati memerlukan frekuensi pemesanan yang lebih tinggi dibandingkan kayu mahoni serta membutuhkan safety stock dan reorder point yang lebih besar akibat tingginya tingkat kebutuhan dan waktu tunggu pengadaan. Selain itu, perbandingan total biaya persediaan menunjukkan bahwa metode EOQ mampu menghasilkan biaya persediaan yang lebih rendah dibandingkan metode konvensional pada seluruh jenis bahan baku, sehingga layak diterapkan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan pengendalian persediaan bahan baku di CV Sultan Khinara Jaya. The imbalance between demand and supply, which ultimately affects production delays, inventory shortages, and lost business opportunities. This study aimed to analyze the raw material inventory control in the cabinet production process using the Economic Order Quantity (EOQ) method at CV Sultan Khinara Jaya, located in Tanjung palas Utara District, Bulungan Regency. This study employed a quantitative descriptive design with data collection techniques in the form of structured interviews with relevant parties at CV Sultan Khinara Jaym The data analysis stages include ABC analysis, EOQ calculation, determination of safety stock, and calculation of the reorder point. The study results indicated that based on the ABC analysis, teak boards and beams fall into category A as they absorb the largest inventory value, thus requiring strict control; Mahogany boards are in category B, and Mahogany beams are in category C with relatively small inventory value. The EOQ calculation produces different optimal order quantities and frequencies for each type of raw material, where teak requires a higher Ordering frequency compared to mahogany, as well as a larger safety stock and reorder point due to the high demand level and procurement lead time. Furthermore, the comparison Of total inventory costs indicated that the EOQ method can generate lower inventory costs compared to the conventional method across all types of raw materials, making it suitable as a basis for formulating raw material inventory control policies at CV Sultan Khinara Jaya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Manajemen Pengendalian Persediaan Pupuk di FAP Agri. Tbk PT. Bhumi Simanggaris Indah

2025•

Kegiatan operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit sangat bergantung pada ketersediaan pupuk yang memadai dan tepat waktu. Namun, manajemen persediaan pupuk sering menghadapi tantangan seperti fluktuasi permintaan, keterlambatan pasokan, serta potensi kelebihan stok yang dapat menyebabkan pemborosan biaya penyimpanan. Penelitian ini dilakukan di FAP Agri Tbk. PT. Bhumi Simanggaris Indah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang hingga saat ini belum menerapkan metode pengendalian persediaan berbasis perhitungan kuantitatif seperti Economic Order Quantity (EOQ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem manajemen persediaan pupuk serta mengevaluasi efektivitas pengendalian persediaan menggunakan pendekatan metode EOQ. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif dan analisis kuantitatif EOQ dengan data primer dan sekunder, yang diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persediaan pupuk selama tahun 2024 tergolong aman dan mencukupi untuk mendukung operasional kebun. Namun, terdapat ketidakefisienan, seperti overstock pada jenis pupuk tertentu (misalnya NPK dan CuSO₄), yang menyebabkan biaya penyimpanan tinggi serta pemanfaatan stok yang rendah. Perhitungan EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimum yang lebih efisien dibanding sistem aktual perusahaan, disertai dengan estimasi frekuensi pemesanan, safety stock, dan reorder point yang dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan stok. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan metode EOQ secara berkala dapat membantu perusahaan dalam mengendalikan persediaan secara lebih efisien, menekan biaya penyimpanan, dan mengurangi risiko terjadinya overstock maupun kekurangan stok (stock-out). Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan mempertimbangkan penggunaan EOQ sebagai bagian dari sistem manajemen persediaan pupuk secara menyeluruh. The operational activities of palm oil plantation companies heavily rely on the adequate and timely availability of fertilizers However, fertilizer inventory management often faces challenges such as demand fluctuations, supply delays, and the potential for excess stock which can lead to wasteful storage costs. This research was conducted at FAP Agri Tbk PT Bhumi Simanggaris Indah, Nunukan Regency, North Kalimantan, which until now has not implemented the Inventory control methods based on quantitative calculations such as Economic Order Quantity (EOQ) The aim of this research was to analyse the fertilizer inventory management system and evaluate the effectiveness of inventory control using the EOQ method approach. The methods used include descriptive approaches and quantitative analysis of EDQ with primary and secondary data, obtained through direct observation, interviews, questionnaires, and documentation The results of the study indicated that the fertilizer inventory during the year 2024 is considered safe and sufficient to support the operational needs of the farm However, there are inefficiencies, such as overstocking of certain types of fertilizers (eg, NPK and CuSO4), which cause to high storage costs and low utilization of stock. The EOQ calculation yields an optimal ordering amount that is more efficient compared to the company's actual system, accompanied by estimates of ordering frequency, safety stock, and reorder points that can serve as a reference in stock management From these results, it can be concluded that the periodic application of FOQ methods can assist the company in managing inventory more efficiently, reduce storage costs, and minimize the risk of overstocking and stock outs Therefore it is recommended that companies need to consider the use of FOQ as part of a comprehensive fertilizer inventory management system Keywords Inventory Management, Fertilizers, Economic Order Quantity (EOQ), Inventory Control PT Bhumi Simanggaris Indah

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail