Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

25 hasil
Subjek: Bahan Baku
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH NILAI KURS RUPIAH DAN BIAYA BAHAN BAKU TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN KOSMETIK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2020-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana biaya bahan baku dan perubahan nilai tukar rupiah memengaruhi kinerja keuangan perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2020 hingga 2024. Kinerja keuangan diukur dengan menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menerapkan metodologi kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder serta teknik regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 6 perusahaan kosmetik dengan total 30 observasi yang dipilih melalui teknik sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, nilai kurs rupiah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara biaya bahan baku memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, nilai kurs rupiah dan biaya bahan baku memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan kosmetik. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan biaya bahan baku lebih berpengaruh dalam meningkatkan kinerja keuangan dibandingkan nilai kurs.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

evaluasi efektivitas pengendalian persediaan bahan baku pisang sale berbasis shelf life pada umkm sarifa food di desa panca agung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian persediaan bahan baku pisang pada UMKM Sarifa Food di Desa Panca Agung melalui pendekatan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), dan EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, serta menentukan metode pengendalian persediaan yang paling sesuai berdasarkan karakteristik bahan baku yang mudah rusak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis ABC mengidentifikasi bahan baku pisang ambon sebagai kategori prioritas dalam pengendalian persediaan. Metode EOQ dan POQ memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan metode yang diterapkan UMKM, namun metode POQ kurang sesuai diterapkan karena menghasilkan jumlah pemesanan yang relatif besar sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahan baku yang memiliki masa simpan terbatas. Sementara itu, EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life merupakan metode yang paling sesuai karena mempertimbangkan umur simpan bahan baku pada UMKM Sarifa Food.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Bahan Baku Minuman Kopi Pada Usaha Kopi Sepeda Keliling Pahlawan Di Kota Terakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Persediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi dan efisiensi biaya operasional suatu usaha. Kelebihan persediaan dapat meningkatkan biaya penyimpanan dan risiko kerusakan bahan baku, sedangkan kekurangan persediaan dapat menghambat proses produksi dan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengendalian persediaan bahan baku minuman kopi menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) serta mengetahui strategi keberlanjutan usaha Kopi Sepeda Keliling Pahlawan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Sampel penelitian ditentukan dengan metode sensus yang melibatkan 11 responden. Analisis data menggunakan metode EOQ, Safety Stock, Reorder Point (ROP), Maximum Inventory, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOQ mampu mengoptimalkan pengendalian persediaan bahan baku kopi, susu kental manis, gula aren, dan kayu manis sehingga biaya persediaan lebih efisien dibandingkan kondisi aktual. Total biaya persediaan menggunakan metode EOQ sebesar Rp 2.391.970 per tahun, sedangkan kondisi aktual mencapai Rp 2.225.000 per tahun, sehingga diperoleh penghematan sebesar Rp 166.970 per tahun. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa usaha berada pada Kuadran II, sehingga strategi yang tepat adalah strategi diversifikasi untuk memanfaatkan kekuatan internal dalam menghadapi ancaman eksternal. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode EOQ mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan bahan baku dan mendukung penyusunan strategi keberlanjutan usaha yang tepat bagi Kopi Sepeda Keliling Pahlawan di Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Margin Kontribusi Sebagai Dasar Perencanaan Penjualan Di Tengah Fluktuasi Harga Bahan Baku (Studi Kasus Pada UMKM Koprasi Produsen Unggas Indonesia Sejahtera)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis margin kontribusi sebagai dasar perencanaan penjualan pada UMKM Koperasi Produsen Unggas Indonesia Sejahtera di tengah fluktuasi harga bahan baku. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode Cost Volume Profit (CVP) yang meliputi perhitungan Contribution Margin (CM), Break Even Point (BEP), dan Margin of Safety (MOS). Data yang digunakan berupa laporan keuangan dan data penjualan periode April 2025 hingga Maret 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin kontribusi mengalami fluktuasi seiring perubahan harga bahan baku, di mana kenaikan biaya variabel menurunkan margin kontribusi dan laba usaha. Hasil analisis sensitivitas dengan simulasi ±10% menunjukkan bahwa kenaikan biaya variabel sebesar 10% menyebabkan usaha mengalami kerugian sebesar Rp920.759, sedangkan penurunan biaya sebesar 10% meningkatkan laba hingga Rp8.173.079. Nilai BEP dan MOS juga berfluktuasi, menunjukkan tingkat efisiensi dan keamanan usaha yang dipengaruhi oleh perubahan biaya bahan baku. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa analisis margin kontribusi dan CVP merupakan alat yang efektif dalam perencanaan penjualan, pengendalian biaya, serta pengambilan keputusan strategis bagi UMKM. Penerapan analisis ini secara berkelanjutan membantu pelaku usaha dalam menetapkan target penjualan yang realistis, mengendalikan biaya, serta menjaga profitabilitas di tengah ketidakstabilan harga bahan baku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Optimalisasi Persediaan Bahan Baku Pada Usaha Pembuatan Roti Brilliant Bakery Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Agar bisnis yang dijalankan tetap berjalan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan dan tetap mampu bersaing dengan perusahaan lain diperlukan pengendalian bahan baku yang tepat. Penelitian ini dilakukan pada usaha pembuatan roti Brilliant Bakery Tarakan yang mana perusahaan ini tidak memiliki metode khusus dalam mengelola persediaan bahan baku. Beberapa metode yang dilakukan untuk pengendalian bahan baku dua di antaranya adalah Economic Order Quantity (EOQ) dan Just In Time (JIT). Penelitian ini bertujuan supaya perusahaan dapat mengetahui pengendalian bahan baku yang optimal sehingga tidak menyebabkan kerugian dari segi materi dan juga kehabisan barang pada saat ingin melakukan produksi. Dari hasil penelitian didapatkan membuat jumlah bahan baku yang dipesan lebih banyak dengan frekuensi yang lebih sedikit dibandingkan metode konvensional, selain itu metode EOQ juga menyediakan data tambahan seperti Safety Stock dan juga Reorder Point yang tidak dimiliki oleh perusahaan sehingga bahan baku yang dibutuhkan akan selalu tersedia untuk produksi namun tidak akan terjadi pemborosan ataupun kekurangan bahan. Metode JIT membuat jumlah bahan baku yang dipesan lebih sedikit dengan frekuensi yang lebih banyak dibandingkan metode konvensional hal ini menyebabkan tidak akan terjadinya kekurangan ataupun bahan baku yang dibuang percuma ataupun boros dengan memberikan data yang lebih akurat.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Untuk Mengoptimalkan Manajemen Persediaan (Studi Kasus Pada Coffee Shop Bekawan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan bahan baku green bean robusta di Coffee Shop Bekawan serta mengevaluasi efektivitas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam meningkatkan efisiensi pengadaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi internal perusahaan selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan persediaan aktual belum sepenuhnya efisien karena dilakukan tanpa dasar perhitungan optimal dan masih bersifat manual. Melalui perhitungan EOQ, ditetapkan jumlah pemesanan optimal sebesar 515.771 gram per transaksi dengan frekuensi pemesanan 10 kali per tahun. Total biaya persediaan berdasarkan metode EOQ sebesar Rp 2.038.451 per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan sistem aktual sebesar Rp 22.000.000. Selain itu, ditetapkan pula reorder point sebesar 195.337 gram dan safety stock sebesar 20.944 gram. Untuk mempermudah implementasi di lapangan, peneliti menyusun model Excel EOQ sederhana yang mampu menghitung sisa stok secara otomatis, memberikan peringatan pemesanan ulang, serta menyesuaikan dengan kondisi operasional harian. Model ini diuji melalui simulasi selama bulan Januari 2024 dan terbukti efektif dalam membantu perencanaan. pengadaan dan menghindari kekosongan stok. Dengan demikian, metode EOQ dan model Excel yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi biaya, akurasi pemesanan, dan kestabilan operasional di Coffee Shop Bekawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM The Sambals Di Kota Tarakan

2025•

UMKM The Sambals adalah usaha mikro di Kelurahan Kampung Satu, Kecamatan Tarakan Tengah, yang memproduksi berbagai jenis sambal dengan bahan baku utama cabai rawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengendalian persediaan bahan baku menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Maximum Inventory, dan Reorder Point.Metode yang digunakan yaitu: (1) Analisis deskriptif untuk mendeskripsikan sistem pengendalian persediaan yang ada; (2) Perhitungan EOQ untuk menentukan jumlah pemesanan optimal dan frekuensi pembelian; (3) Perhitungan Safety Stock, Reorder Point, dan persediaan maksimum untuk menjamin kelancaran produksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan cabai rawit per tahun sebesar 480 kg, dengan kebiasaan pemesanan 5 kg per pesanan, biaya pesan Rp15.000, dan biaya simpan Rp52.000. Total biaya persediaan saat ini adalah Rp1.572.000 per tahun. Dengan metode EOQ, jumlah pemesanan optimal menjadi 17 kg dengan frekuensi pembelian 29 kali per tahun. Total biaya persediaan naik menjadi Rp1.875.982, terdiri dari biaya pesan Rp1.440.000 dan biaya simpan Rp 435.982. Namun, metode EOQ memungkinkan penghematan biaya sebesar Rp303.982 per tahun. Safety Stock yang disarankan adalah 10 kg, Reorder Point 20 kg, dan Maximum Inventory 27 kg. Kesimpulan (1) UMKM belum mengelola persediaan secara optimal karena tidak menggunakan metode Safety Stock dan Reorder Point, yang menyebabkan seringnya kekurangan bahan baku. (2) Metode EOQ terbukti membantu efisiensi biaya dan menjamin ketersediaan bahan baku. Saran UMKM disarankan menerapkan metode EOQ serta menetapkan Safety Stock dan Reorder Point. Peneliti selanjutnya dapat membandingkan metode EOQ dengan metode lain seperti MRP, SIC, atau JIT untuk pengendalian yang lebih optimal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Produktivitas dan Biaya Bahan Baku Terhadap Total Produksi Pada Industri Roti Di Kota Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produktivitas dan biaya bahan baku terhadap total produksi pada industri roti di Kota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah 177 unit usaha dengan penentuan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling, sampling kuota sehingga menghasilkan 30 sampel pada unit usaha industri roti di Kota Tarakan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diuji dengan beberapa tahapan pengujian yaitu, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan pengujian hipotesis serta koefisien determinasi (R2) dengan bantuan aplikasi Statistical Package For Social Sciences (SPSS) versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas berpengaruh positif terhadap total produksi pada industri roti di Kota Tarakan. Biaya bahan baku berpengaruh negatif terhadap total produksi pada industri roti di Kota Tarakan. Sementara itu, secara simultan produktivitas dan biaya bahan baku berpengaruh terhadap total produksi pada industri roti di Kota Tarakan. Hasil uji statistik t secara parsial dari kedua variabel menghasilkan produktivitas dan biaya bahan baku berpengaruh terhadap variabel total produksi sehingga Ha diterima. Hasil uji f menunjukkan bahwa variabel produktivitas dan biaya bahan baku secara simultan berpengaruh terhadap variabel total produksi sehingga Ha diterima. Produktivitas dan biaya bahan baku mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel total produksi sebesar 88,3%. Sementara 11,7% sisanya disebabkan faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN PISANG KEPOK (Musa paradisiaca linn) SEBAGAI BAHAN BAKU KERIPIK PISANG MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI UMKM KENKOKP

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengendalian persediaan merupakan salah satu aspek yang sangat penting bagi sebuah UMKM. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan baku guna mendukung proses produksi di masa mendatang. (1) Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sistem pengelolaan stok pisang sebagai bahan baku untuk keripik pisang di UMKM KenkoKP, (2) Menganalisis pengelolaan stok pisang sebagai bahan baku dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), yang mencakup analisis frekuensi pembelian, stok keamanan, titik pembelian kembali, dan persediaan maksimum. Metode penentuan sampel menggunakan key informan. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis pengendalian persediaan bahan baku. Sistem pengendalian persediaan bahan pisang di UMKM kenkoKP dengan kebutuhan bahan baku pisang sebanyak 14.784 kg selama setahun dengan total biaya persediaan sebesar Rp 7.969.286 dalam setahun. Pengendalian persediaan bahan baku pisang di UMKM kenkoKP belum optimal, hal ini dikarenakan tidak adanya safety stock, dan reorder point . Sehingga dalam proses produksi terkadang masih mengalami kekurangan bahan baku pisang, setelah malakukan analisis pengendalian persediaan bahan baku pisang di UMKM kenkoKP menggunakan metode (EOQ) dapat diketahui total biaya persediaan minimum sebesar Rp 2.981.083 dalam setahun. Sehingga memperoleh penghematan biaya persediaan sebesar Rp 4.988.203. Serta jarak siklus atau waktu antar pesanan selama 15 hari dengan frekuensi pembelian 19 kali dalam setahun, UMKM kenkoKP memiliki persediaan maksimum sebanyak 1.392 kg dan UMKM kenkoKP harus mengadakan safety stock sebanyak 320 kg. Pada saat persediaan bahan baku pisang tersisa 423 kg maka UMKM harus melakukan pemesanan dengan kuantitas pemesanan optimum sebanyak 793 kg dengan masa tunggu atau lead time selama 2 hari.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dalam Peningkatan Efisiensi Operasional Pada CV. My Lega Di Kota Tarakan

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi pengendalian persediaan bahan baku udang dalam peningkatan efisiensi operasional pada CV. My Lega di Kota Tarakan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskritif kuantitatif. Data diolah menggunakan Microsoft Excel dan POM QM for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode analisis activity based costing (ABC), perusahaan dapat mengklasifikasikan jenis udang tertentu yang harus mendapat perhatian lebih intensif atau serius dibandingkan jenis udang yang lain berdasarkan nilai penggunaannya. Hasil pengelompokkan persediaan yaitu kelas A memiliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 79,84% dari total persediaan produk, yang terdiri dari 5 item produk (65%). Kelas B memiliki nilai volume tahunan rupiah 12,08% dari total persediaan produk, yang terdiri dari 2 item produk (23%). Kelas C memiliki nilai volume tahunan rupiah 8,08% dari total persediaan produk yang terdiri dari 4 item produk (12%).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada UKM Batik D'erte Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA UKM BATIK D’ERTE KOTA TARAKAN Persediaan merupakan suatu hal yang penting dalam perusahaan yang harus diperhatikan oleh para pengusaha. Kelebihan persediaan akan mampu menyebabkan perusahaan menanggung risiko kerusakan dan biaya penyimpanan yang tinggi. namun, sebaliknya jika terjadi kekurangan persediaan akan mengganggu kelancaran proses penjualan. Objek penelitian ini dilakukan pada UKM Batik D’erte Kota Tarakan yang beralamat Jl. P. Nias, Kp, Satu Skip, Kec. Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. UKM memproduksi kain batik cap dan menghasilkan baju batik siap pakai. Bahan baku yang diteliti adalah bahan baku persediaan kain. Tujuan dari penelitian ini adalah agar UKM Batik D’erte mampu menentukan pengendalian persediaan bahan baku kain antara perhitungan perusahaan aktual dengan perhitungan metode Economic Order Quantity (EOQ). Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian ini menunjukan pengendalian persediaan bahan baku kain menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) memiliki safety stock sebesar 3.906 yard, kuantitas pemesanan sebesar 3.018 Yard, dengan ROP sebesar 4.168,92 yard, serta biaya total persediaan sebesar Rp 2.905.967 yang efektif dan efisien dalam menentukan persediaan bahan baku untuk biaya yang dikeluarkan. Pemilik UKM Batik D’erte Kota Tarakan sebaiknya menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam persediaan bahan baku sehingga UKM tersebut dapat lebih meminimumkan biaya persediaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DALAM MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN PERSEDIAAN (STUDI KASUS PADA UMKM MIE KUMPAU)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam mengelola persediaan bahan baku dapat mengoptimalkan manajemen persediaan pada UMKM Mie Kumpau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data yang diolah adalah data persediaan bahan baku tahun 2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah EOQ, TIC, SS dan ROP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam mengelola persediaan bahan baku dapat mengoptimalkan manajemen persediaan dengan pemesanan bahan baku yang optimal adalah 3.000 pcs mie kering, 30 bungkus bumbu kering, dan 92 botol minyak bawang dengan frekuensi pemesanan 4 kali. Dengan safety stock sebanyak 3.210 pcs mie kering, 43 bungkus bumbu kering dan 241 botol minyak bawang. Reorder point dilakukan saat persediaan berada pada 340 pcs mie kering, 5 bungkus bumbu kering dan 26 botol minyak bawang. Dengan menggunakan economic order quantity Mie Kumpau dapat meminimalkan biaya total persediaan sedangkan menurut Mie Kumpau frekuensi pemesanan dilakukan sebanyak 4 kali dengan rata-rata kuantitas pemesanan sebesar 3.500 pcs mie kering, 140 bungkus bumbu kering dan 105 botol minyak bawang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Biji Kopi Dalam Memperlancar Produksi Pada Kedai Kopi Terrace Social Space

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Persediaan merupakan hal yang penting dalam perusahaan atau dunia usaha yang harus diperhatikan oleh para pengusaha. Kelebihan persediaan akan menyebabkan perusahaan menanggung risiko kerusakan dan biaya pemyimpanan yang tinnggi. Namun sebaliknya jika terjadi kekurangan persediaan akan mengganggu kelancaran proses penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan metode Economic Order Quantity (EOQ) pengendalian persediaan bahan baku dapat diterapkan dengan efektif dan efisien di kedai kopi Terrace Social Space untuk menjamin kelancaran produksi biji kopi. Jenis penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) sangat efektif dan efisien dalam menentukan persediaan bahan baku serta biaya yang dikeluarkan. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan 3 (tiga) teknik yaitu metode actual perusahaan, Economic Order Quantity (EOQ) dan Period Order Quantity (POQ), kemudian dapat membandingkan mana yang menghasilkan biaya persediaan yang paling rendah. Pemilik kedai kopi Terrace Social Space sebaiknya menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam hal persediaan bahan baku sehinggu kedai kopi tersebut dapat lebih meminimumkan biaya persediaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU (Manihot Utilissima) MENJADI SAGU DI DESA DERALON KEC. LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu sub sektor pertanian yang cukup penting dalam pembangunan ekonomi nasional adalah sub sektor pangan, ubi kayu merupakan salah satu komoditi tanaman pangan yang penting dan sangat strategis karena pengolahan ubi kayu akan memperoleh hasil lanjutan berupa proses produksi. Ubi kayu memiliki nilai tambah jika diolah menjadi produk jadi maupun setengah jadi. Wilayah yang mengalami perkembangan dalam usaha pengolahan ubi kayu terdapat di Desa Deralon Kecamatan Lumbis kabupaten Nunukan. Adanya agroindustri yang mendukung nilai tambah produk pertanian sangat bermanfaat dalam peningkatan pendapatan masyarakat desa. Penelitian ini termasuk penelitian populasi atau metode sampel jenuh (sensus), Data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data yaitu kuisioner, observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif karena bertujuan untuk menganalisis nilai tambah ubi kayu menjadi sagu. Bahan baku dan peralatan yang digunakan dalam pembuatan sagu yaitu ubi kayu, peralatan produksi yang dibutuhkan adalah mesin penggiling ubi, baskom besar, dan saringan. Adapun proses produksi yaitu pengupasan, pencucian, penggilingan, pemerasan, pendiaman, dan pengemasan. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan pengolahan sagu ubi kayu memberikan pendapatan sebesar Rp.274.882 per produksi, nilai tambah yang dinikmati dari usaha ini sebesar Rp.13.611/kg bahan baku yang dimanfaatkan. Nilai tambah ini merupakan keuntungan yang didapatkan dari usaha sagu ubi kayu dalam 1 kilogram penggunaan bahan baku. Dengan adanya pengolahan ubi kayu menjadi sagu memberikan keuntungan tersendiri bagi masyarakat Desa Deralon dimana selain masyarakat dapat menjadikan sagu ubi kayu sebagai ladang usaha, masyarakat juga dapat terus melestarikan adat budaya yaitu makanan tradisional khas suku Dayak.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Proses Produksi Terhadap Kualitas Produk (Studi Pada PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan)

2023•

ABSTRAK PENGARUH KUALITAS BAHAN BAKU DAN PROSES PRODUKSI TERHADAP KUALITAS PRODUK (Studi Pada PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan). Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas Bahan Baku dan Proses Produksi terhadap Kualitas Produk pada PT. Idec Abadi Wood Industries Tarakan dengan total 190 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan software SPSS versi 29. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel Kualitas Bahan Baku berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Produk. Proses Produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Produk.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Metode Just In Time (JIT) Untuk Efesiensi Biaya Persediaan Bahan Baku Sebagai Upaya Mengoptimalkan Laba (Studi Pada UMKM Indri Kuliner Kripik Ikan Pepija)

2023•

Just In Time adalah pendekatan manajemen rantai pasokan yang bertujuan untuk mengurangi persediaan dan memproduksi barang hanya saat diperlukan. Dengan JIT, Perusahaan hanya membeli atau memproduksi bahan baku saat pesanan dari pelanggan telah diterima, sehingga mengurangi biaya persediaan yang tidak perlu. Penelitian ini menerapkan Meode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, obsevasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diterapkannya sistem Just In Time, UMKM Indri dapat menghemat biaya persediaan, termasuk pengurangan biaya pembelian sebesar Rp26.640.000,-. Pengurangan biaya penyimpanan sebesar Rp0,- dan pengurangan biaya sebesar Rp194.677,- dan total penghematan biaya persediaan bahan baku mencapai Rp44.834.677,- yang meningkatkan efesiensi perusahaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN SERBUK KAYU SEBAGAI BAHAN BAKU DALAM BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Studi Kasus UMKM Borneo Tiram di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat)

2023•

Bahan baku merupakan salah satu faktor penentu dalam kelancaran proses produksi, sehingga setiap perusahaan harus mempunyai persediaan bahan baku yang mencukupi serta memadai dalam menunjang kegiatan produksi. Apabila pasokan bahan baku tersendat maka kegiatan proses produksi akan terhambat. Terhambatnya proses produksi akan berpengaruh terhadap tingkat output yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus mendeskripsikan bagaimana kegiatan perencanaan pengendalian yang ada pada UMKM Borneo Tiram dan kemudian menganalisis jumlah pemesanan bahan baku yang optimal dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kuantitatif dimana perencanaan pengendalian persediaan dideskripsikan sesuai dengan apa yang UMKM Borneo Tiram lakukan kemudian menganalisis kuantitas pesanan ekonomis dengan metode EOQ (Economic Order Quantity), perhitungan persediaan pengaman (Safety Stock), dan penentuan kapan melakukan pemesanan bahan baku kembali ROP (Reorder Point). Hasil penelitian ini menunjukkan, UMKM Borneo Tiram selama ini melakukan pemesanan sebanyak 12 kali dengan total pemesanan sebanyak 7.800 kg, rata-rata pemesanan 650kg. Total biaya pemesanan yang dikeluarkan oleh pemilik UMKM Borneo Tiram dalam setahun sebesar Rp 660.000 dan total biaya persediannya sebesar Rp. 759.999,25 bila menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) dihasilkan total biaya pemesanan sebesar Rp 256.903,7, total biaya penyimpanan Rp 256.903,7 dan total biaya persediaan sebesar Rp 503.807, waktu pemesanan kembali ketika persediaan mencapai 514,11 kg dengan waktu tunggu 3 hari dan persediaan pengaman sebanyak 450 kg perhitungan EOQ (Economic Order Quantity), yang demikian dapat dijadikan alternatif bagi UMKM Borneo Tiram dalam mengendalikan persediaan bahan baku. Penggunaan metode EOQ (Economic Order Quantity) tersebut dapat menghemat biaya persediaan di UMKM Borneo Tiram sebesar Rp 256.191,85 selama setahun.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM Najwa Bakery Juata Permai Kecamatan Tarakan Utara

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Misnawati. 1940202023. 2023 “ Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM Najwa Bakery Juata Permai Kecamatan Tarakan Utara”. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Permasalahan pada UMKM Najwa Bakery adalah bahan baku yang dapat sewaktu-waktu kosong pada supplier sehingga menggunakan bahan baku pengganti yaitu mencari merk bahan baku yang berbeda tetapi memiliki kandungan yang sama ke supplier lain dan memiliki harga yang mahal. Tujuan penelitian: (1) Mengetahui pengendalian persediaan bahan baku (tepung terigu, gula pasir dan telur) yang optimal; (2) Mengetahui besar (safety stock), reorder point, dan biaya total persediaan bahan baku; (3) Mengetahui jumlah biaya persediaan dengan menggunakan metode konvensional dibandingakan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity. Metode penentuan responden dengan menggunakan purposive sampling dengan memilih informan kunci yaitu pemilik usaha dan informan lainnya yaitu keryawan, metode analisis menggunakan analisis Economic Order Quantity, Safety Stock, Reorder Point, dan persediaan maksimum Hasil penelitian : (1) Kuantitas pemesanan bahan baku UMKM Najwa Bakery yang optimum tepung terigu sebesar 7.189,97 Kg, gula pasir sebesar 1.824,27 Kg, dan telur sebesar 1.356,98; (2) Persediaan bahan baku pada UMKM Najwa Bakery membutuhakan safety stock tepung terigu sebesar 516 Kg, gula sebesar 216 Kg dan telur sebesar 38 Kg. Besar reorder point untuk tepung terigu sebesar 1.419,84 Kg, gula pasir sebesar 332,02 Kg dan telur sebesar 78 Kg. Total biaya persediaan tepung terigu sebesar Rp. 156.880, gula pasir sebesar Rp. 79.361 dan telur sebesar Rp. 73.521; (3) Besar biaya total persediaan bahan baku tepung terigu, gula pasir dan telur dengan menggunakan metode EOQ terdapat selisih perbedaan biaya yang cukup besar pada TIC artinya dengan menggunakan metode EOQ jauh lebih hemat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Media Tanam Jamur Tiram di UMKM Aqsha Kelurahan Gunung Lingkas Kecamatan Tarakan Timur

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UMKM Aqsha merupakan UMKM yang memproduksi jamur tiram di Kota Tarakan. Pada proses pelaksanaan persediaannya belum menggunakan metode perhitungan analisis EOQ. Dalam hal ini bisa saja mengalami kekurangan bahan baku media tanam. Tujuan penelitian: (1) Mendeskripsikan sistem pengendalian persediaan bahan baku media tanam jamur tiram berdasarkan kondisi aktual di UMKM Aqsha, (2) Menganalisis sistem pengendalian persediaan bahan baku media tanam jamur tiram menggunakan analisis Economic Order Quantity, Frekuensi Pembelian, Safety Stock, Reorder Point dan Persediaan Maksimum. Teknik pengambilan informan dilakukan dengan cara memilih informan kunci, yaitu pemilik usaha dan pekerja yang mengetahui informasi yang dibutuhkan didalam penelitian. Metode analisis menggunakan analisis Economic Order Quantity, Frekuensi Pembelian, Safety Stock, Reorder Point dan Persediaan Maksimum. Hasil penelitian: Pengendalian persediaan UMKM Aqsha membutuhkan ketiga bahan baku dengan jumlah sebesar 3345 kg dalam setahun, dengan kuantitas sekali pesan untuk ketiga bahan baku dengan jumlah sebesar 1115 kg. Pengendalian persediaan yang diterapkan oleh UMKM Aqsha belum optimal dan juga belum menerapkan reorder point. Sehingga belum dapat mencegah jika terjadi kekurangan dari ketiga bahan baku tersebut pada saat proses produksi. (3) analisis EOQ didapatkan pemesanan yang optimum untuk ketiga bahan baku dengan jumlah sebesar 1.655,9 kg, tidak perlu menggunakan safety stock untuk ketiga bahan baku, reorder point untuk ketiga bahan baku dengan jumlah sebesar 526,17 kg, dan untuk persediaan maksimum pada ketiga bahan baku dengan jumlah sebesar 1655,9 kg.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Determinan Produksi Industri Pengolahan Pentol Bakso Daging Di Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini Penelitian ini dikhususkan pada pengaruh tenaga kerja, jam kerja, jumlah bahan baku dan harga bahan baku terhadap produksi industry pengolahan pentol bakso daging yang ada di kota tarakan berdasarkan produksi 8 bulan terakhir pada tahun 2022. Industri pengolahan pentol bakso daging merupakan industri yang bergerak di bidang pengolahan makanan dengan berbahan dasar baku daging untuk dikonsumsi seluruh masyarakat tarakan maupun sekitarnya. Dengan menganalisi pengaruh-pengaruhnya diharapkan agar dapat dijadikan masukan bagi pemilik industri- industri pengolahan pentol bakso daging yang ada dikota tarakan dalam menjalankan proses produksi. Peralatan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi linear Berganda yang terdiri dari Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolinieritas, Uji Heteroskedasitas, Uji Autokeralasi) dan Analisis Regresi sebagai pengujian hipotesis ( Uji Korelasi, Uji Koefisien Determinasi, Uji-t dan juga Uji-f). Hasil penelitian menunjukan bahwa Variabel tenaga kerja, jumlah bahan baku dan harga bahan baku berpengaruh terhadap Variabel produksi dengan nilai T hitung masing-masing 3.418, 3.495, 4.619 dan pada Variabel jam kerja hasilnya tidak berpengaruh terhadap Variabel produksi berdasarkan dari nilai T hitungnya sebesar -0.786. namun variabel tenaga kerja, jam kerja, jumlah bahan baku dan harga bahan baku secara simultan berpengaruh terhadap variabel produksi dengan nilai F hitung sebesar 32.714.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail