Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi pengendalian persediaan bahan baku udang dalam peningkatan efisiensi operasional pada CV. My Lega di Kota Tarakan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskritif kuantitatif. Data diolah menggunakan Microsoft Excel dan POM QM for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode analisis activity based costing (ABC), perusahaan dapat mengklasifikasikan jenis udang tertentu yang harus mendapat perhatian lebih intensif atau serius dibandingkan jenis udang yang lain berdasarkan nilai penggunaannya. Hasil pengelompokkan persediaan yaitu kelas A memiliki nilai volume tahunan rupiah sebesar 79,84% dari total persediaan produk, yang terdiri dari 5 item produk (65%). Kelas B memiliki nilai volume tahunan rupiah 12,08% dari total persediaan produk, yang terdiri dari 2 item produk (23%). Kelas C memiliki nilai volume tahunan rupiah 8,08% dari total persediaan produk yang terdiri dari 4 item produk (12%).