Abstrak
Misnawati. 1940202023. 2023 “ Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UMKM Najwa Bakery Juata Permai Kecamatan Tarakan Utara”. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Permasalahan pada UMKM Najwa Bakery adalah bahan baku yang dapat sewaktu-waktu kosong pada supplier sehingga menggunakan bahan baku pengganti yaitu mencari merk bahan baku yang berbeda tetapi memiliki kandungan yang sama ke supplier lain dan memiliki harga yang mahal. Tujuan penelitian: (1) Mengetahui pengendalian persediaan bahan baku (tepung terigu, gula pasir dan telur) yang optimal; (2) Mengetahui besar (safety stock), reorder point, dan biaya total persediaan bahan baku; (3) Mengetahui jumlah biaya persediaan dengan menggunakan metode konvensional dibandingakan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity. Metode penentuan responden dengan menggunakan purposive sampling dengan memilih informan kunci yaitu pemilik usaha dan informan lainnya yaitu keryawan, metode analisis menggunakan analisis Economic Order Quantity, Safety Stock, Reorder Point, dan persediaan maksimum Hasil penelitian : (1) Kuantitas pemesanan bahan baku UMKM Najwa Bakery yang optimum tepung terigu sebesar 7.189,97 Kg, gula pasir sebesar 1.824,27 Kg, dan telur sebesar 1.356,98; (2) Persediaan bahan baku pada UMKM Najwa Bakery membutuhakan safety stock tepung terigu sebesar 516 Kg, gula sebesar 216 Kg dan telur sebesar 38 Kg. Besar reorder point untuk tepung terigu sebesar 1.419,84 Kg, gula pasir sebesar 332,02 Kg dan telur sebesar 78 Kg. Total biaya persediaan tepung terigu sebesar Rp. 156.880, gula pasir sebesar Rp. 79.361 dan telur sebesar Rp. 73.521; (3) Besar biaya total persediaan bahan baku tepung terigu, gula pasir dan telur dengan menggunakan metode EOQ terdapat selisih perbedaan biaya yang cukup besar pada TIC artinya dengan menggunakan metode EOQ jauh lebih hemat.