Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: manajemen persediaan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBANDINGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN JUST IN TIME (JIT) DALAM MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN PERSEDIAAN (STUDI KASUS PADA BIUS COFFEE)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan pengelolaan persediaan bahan baku pada Bius Coffee yang masih dilakukan secara manual tanpa perhitungan biaya persediaan yang sistematis, sehingga menimbulkan keterlambatan pasokan, penumpukan stock dan penurunan kualitas. Berdasarkan kajian pustaka, metode Economic Order Quantity (EOQu) dan Just In Time (JIT) merupakan pendekatan manajemen persediaan yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), dengan data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta data kuantitatif berupa perhitungan kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan. Analisis dilakukan dengan membandingkan metode aktual perusahaan, EOQ, dan JIT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ merupakan pendekatan paling efisien, dengan total biaya persediaan sebesar Rp1.358.500 per tahun, sehingga menghasilkan penghematan Rp9.057.500 dibandingkan sistem aktual, serta Rp1.268.264 dibandingkan JIT. Penerapan EOQ juga mempertimbangkan safety stock 5 kg dan reorder point 42 kg untuk menjaga kelancaran produksi. Metode JIT terbukti menekan biaya hingga Rp2.626.764 per tahun, namun tidak sepenuhnya efektif untuk bahan baku utama karena keterbatasan pasokan luar daerah. Dengan demikian, EOQ direkomendasikan sebagai sistem pengendalian utama, sementara JIT dapat dipertimbangkan untuk bahan baku penolong.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Bahan Baku Dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Untuk Mengoptimalkan Manajemen Persediaan (Studi Kasus Pada Coffee Shop Bekawan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan bahan baku green bean robusta di Coffee Shop Bekawan serta mengevaluasi efektivitas penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam meningkatkan efisiensi pengadaan bahan baku. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi internal perusahaan selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan persediaan aktual belum sepenuhnya efisien karena dilakukan tanpa dasar perhitungan optimal dan masih bersifat manual. Melalui perhitungan EOQ, ditetapkan jumlah pemesanan optimal sebesar 515.771 gram per transaksi dengan frekuensi pemesanan 10 kali per tahun. Total biaya persediaan berdasarkan metode EOQ sebesar Rp 2.038.451 per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan sistem aktual sebesar Rp 22.000.000. Selain itu, ditetapkan pula reorder point sebesar 195.337 gram dan safety stock sebesar 20.944 gram. Untuk mempermudah implementasi di lapangan, peneliti menyusun model Excel EOQ sederhana yang mampu menghitung sisa stok secara otomatis, memberikan peringatan pemesanan ulang, serta menyesuaikan dengan kondisi operasional harian. Model ini diuji melalui simulasi selama bulan Januari 2024 dan terbukti efektif dalam membantu perencanaan. pengadaan dan menghindari kekosongan stok. Dengan demikian, metode EOQ dan model Excel yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi biaya, akurasi pemesanan, dan kestabilan operasional di Coffee Shop Bekawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Manajemen Pengendalian Persediaan Pupuk di FAP Agri. Tbk PT. Bhumi Simanggaris Indah

2025•

Kegiatan operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit sangat bergantung pada ketersediaan pupuk yang memadai dan tepat waktu. Namun, manajemen persediaan pupuk sering menghadapi tantangan seperti fluktuasi permintaan, keterlambatan pasokan, serta potensi kelebihan stok yang dapat menyebabkan pemborosan biaya penyimpanan. Penelitian ini dilakukan di FAP Agri Tbk. PT. Bhumi Simanggaris Indah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, yang hingga saat ini belum menerapkan metode pengendalian persediaan berbasis perhitungan kuantitatif seperti Economic Order Quantity (EOQ). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem manajemen persediaan pupuk serta mengevaluasi efektivitas pengendalian persediaan menggunakan pendekatan metode EOQ. Metode yang digunakan meliputi pendekatan deskriptif dan analisis kuantitatif EOQ dengan data primer dan sekunder, yang diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persediaan pupuk selama tahun 2024 tergolong aman dan mencukupi untuk mendukung operasional kebun. Namun, terdapat ketidakefisienan, seperti overstock pada jenis pupuk tertentu (misalnya NPK dan CuSO₄), yang menyebabkan biaya penyimpanan tinggi serta pemanfaatan stok yang rendah. Perhitungan EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimum yang lebih efisien dibanding sistem aktual perusahaan, disertai dengan estimasi frekuensi pemesanan, safety stock, dan reorder point yang dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan stok. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan metode EOQ secara berkala dapat membantu perusahaan dalam mengendalikan persediaan secara lebih efisien, menekan biaya penyimpanan, dan mengurangi risiko terjadinya overstock maupun kekurangan stok (stock-out). Oleh karena itu, disarankan agar perusahaan mempertimbangkan penggunaan EOQ sebagai bagian dari sistem manajemen persediaan pupuk secara menyeluruh. The operational activities of palm oil plantation companies heavily rely on the adequate and timely availability of fertilizers However, fertilizer inventory management often faces challenges such as demand fluctuations, supply delays, and the potential for excess stock which can lead to wasteful storage costs. This research was conducted at FAP Agri Tbk PT Bhumi Simanggaris Indah, Nunukan Regency, North Kalimantan, which until now has not implemented the Inventory control methods based on quantitative calculations such as Economic Order Quantity (EOQ) The aim of this research was to analyse the fertilizer inventory management system and evaluate the effectiveness of inventory control using the EOQ method approach. The methods used include descriptive approaches and quantitative analysis of EDQ with primary and secondary data, obtained through direct observation, interviews, questionnaires, and documentation The results of the study indicated that the fertilizer inventory during the year 2024 is considered safe and sufficient to support the operational needs of the farm However, there are inefficiencies, such as overstocking of certain types of fertilizers (eg, NPK and CuSO4), which cause to high storage costs and low utilization of stock. The EOQ calculation yields an optimal ordering amount that is more efficient compared to the company's actual system, accompanied by estimates of ordering frequency, safety stock, and reorder points that can serve as a reference in stock management From these results, it can be concluded that the periodic application of FOQ methods can assist the company in managing inventory more efficiently, reduce storage costs, and minimize the risk of overstocking and stock outs Therefore it is recommended that companies need to consider the use of FOQ as part of a comprehensive fertilizer inventory management system Keywords Inventory Management, Fertilizers, Economic Order Quantity (EOQ), Inventory Control PT Bhumi Simanggaris Indah

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Teknologi Informasi, Keterampilan dan Pengetahuan, Serta Sumber Daya Keuangan Terhadap Praktik Manajemen Persediaan

2022•

Praktik manajemen persediaan yang optimal pada sektor usaha ritel sangat diperlukan hal ini dikarenakan persediaan yang mereka lakukan sangat beragam dan permintaan akan kebutuhan konsumen tidak menentu. Praktik manajemen persediaan yang optimal tentunya diketahuinya jumlah barang dan biaya yang dibutuhkan secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah faktor-faktor seperti penggunaan teknologi informasi, keterampilan dan pengetahuan, serta sumber daya keuangan dapat mempengaruhi praktik manajemen persediaan pada usaha ritel pakaian di Kota Tarakan. Data penelitian menggunakan kuesioner dengan metode skala Likert dengan jumlah 27 pernyataan dan kemudian kuesioner disebarkan kepada 85 usaha ritel pakaian di Kota Tarakan dengan metode purposive sampling. Data yang telah terkumpul kemudian akan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan bantuan program komputer SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel penggunaan teknologi informasi, keterampilan dan pengetahuan, serta sumber daya keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap praktik manajemen persediaan. Temuan dari penelitian dapat dijadikan sebagai rekomendasi dan bahan evaluasi saat melakukan praktik manajemen persediaan guna mempercepat kegiatan operasional usaha dan dapat memenuhi permintaan pelanggan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail