Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Bius Coffee
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (Coffea sp.) Bius Coffee DI TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (COFFEA SP.) BIUS COFFEE DI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku biji kopi serta menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) dan Economic Order Quantity (EOQ) dalam manajemen persediaan bahan baku biji kopi pada Bius Coffee di Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumen perusahaan berupa data pembelian dan persediaan bahan baku. Analisis dilakukan menggunakan metode EOQ, JIT, Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan bahan baku biji kopi Bius Coffee sebesar 4.800 kg per tahun dengan rata-rata 400 kg per bulan. Pemesanan aktual dilakukan sebanyak 24 kali per tahun dengan jumlah rata-rata 200 kg setiap pemesanan. Berdasarkan metode EOQ, jumlah pemesanan optimal sebesar 4.633,36 kg dengan frekuensi sekitar 1 kali per tahun. Sementara itu, metode JIT menghasilkan jumlah pemesanan sebesar 969,64 kg per siklus, dengan 6 kali pengiriman masing-masing sekitar 161,61 kg dan frekuensi pemesanan 5 kali per tahun. Hasil perhitungan menunjukkan total biaya persediaan metode JIT sebesar Rp247.514,31 per tahun, sedangkan metode EOQ sebesar Rp41.406.316 per tahun. Penerapan JIT pada Bius Coffee dapat menjadi alternatif pengendalian persediaan, namun perlu didukung ketepatan waktu pengiriman dan koordinasi yang baik dengan pemasok

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBANDINGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN JUST IN TIME (JIT) DALAM MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN PERSEDIAAN (STUDI KASUS PADA BIUS COFFEE)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan pengelolaan persediaan bahan baku pada Bius Coffee yang masih dilakukan secara manual tanpa perhitungan biaya persediaan yang sistematis, sehingga menimbulkan keterlambatan pasokan, penumpukan stock dan penurunan kualitas. Berdasarkan kajian pustaka, metode Economic Order Quantity (EOQu) dan Just In Time (JIT) merupakan pendekatan manajemen persediaan yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), dengan data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta data kuantitatif berupa perhitungan kebutuhan bahan baku, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan. Analisis dilakukan dengan membandingkan metode aktual perusahaan, EOQ, dan JIT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ merupakan pendekatan paling efisien, dengan total biaya persediaan sebesar Rp1.358.500 per tahun, sehingga menghasilkan penghematan Rp9.057.500 dibandingkan sistem aktual, serta Rp1.268.264 dibandingkan JIT. Penerapan EOQ juga mempertimbangkan safety stock 5 kg dan reorder point 42 kg untuk menjaga kelancaran produksi. Metode JIT terbukti menekan biaya hingga Rp2.626.764 per tahun, namun tidak sepenuhnya efektif untuk bahan baku utama karena keterbatasan pasokan luar daerah. Dengan demikian, EOQ direkomendasikan sebagai sistem pengendalian utama, sementara JIT dapat dipertimbangkan untuk bahan baku penolong.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail