Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: faktor eksternal
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KESULITAN MEMBACA PERMULAAN KELAS II-B DI SDN 013 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa kelas II-B SDN 013 Tarakan yang mengalami kesulitan dalam membaca permulaan, seperti belum mampu mengenal huruf dengan baik, membaca secara terbata-bata, mengalami kesulitan menggabungkan suku kata menjadi kata, serta kurang memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II-B SDN 013 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru kelas II-B dan siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes membaca permulaan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi belajar, rendahnya minat belajar, dan kurangnya konsentrasi. Siswa dengan motivasi dan minat belajar yang rendah cenderung kurang bersemangat, mudah bosan, jarang berlatih membaca, serta membutuhkan dorongan dan bimbingan guru. Kurangnya konsentrasi juga menyebabkan siswa mudah terdistraksi dan mengalami kesalahan dalam membaca. Faktor eksternal meliputi kurangnya dukungan orang tua dan rendahnya pembiasaan belajar di rumah. Beberapa siswa kurang mendapatkan pendampingan orang tua karena kesibukan bekerja dan belum memiliki kebiasaan membaca secara rutin di rumah. Faktor yang paling berpengaruh berdasarkan hasil penelitian adalah kurangnya dukungan orang tua dan rendahnya kebiasaan membaca di rumah. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara guru, orang tua, dan siswa untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru Dalam Mengatasi Konsentrasi Belajar Pra Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) Siswa Kelas V-A SD Negeri 048 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Konsentrasi belajar siswa merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Namun, menjelang pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG), konsentrasi belajar siswa kelas V-A SD Negeri 048 Tarakan mengalami gangguan yang ditunjukkan melalui perilaku berbicara dengan teman, melihat ke luar kelas, berpindah tempat, membicarakan menu makanan, dan menunggu kedatangan MBG. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor internal dan eksternal yang berkaitan dengan gangguan konsentrasi belajar serta peran guru dalam mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data terdiri atas guru dan siswa kelas V-A. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi rasa lapar, kurang tidur, mengantuk, dan kelelahan. Faktor eksternal meliputi interaksi teman sebaya, suasana kelas yang ramai, aktivitas siswa dari kelas lain, suara dari luar kelas, kedatangan MBG, rasa ingin tahu terhadap menu, dan kegiatan menunggu pembagian MBG. Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing melalui penggunaan metode dan media pembelajaran yang bervariasi, pemberian arahan, teguran, pendampingan, pengaturan tempat duduk, dan motivasi. Upaya tersebut membantu mengarahkan kembali perhatian siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KASUS FAKTOR PENYEBAB PERILAKU SEKS BEBAS SISWA SMP DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku seks bebas di kalangan remaja usia sekolah, khususnya siswa SMP, merupakan persoalan yang terus meningkat di Kota Tarakan. Data DP3AP2KB Kota Tarakan tahun 2021–2025 mencatat sekitar 45 anak yang telah mendapat penanganan terkait perilaku ini, di luar kasus yang belum tercatat secara resmi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor eksternal penyebab perilaku seks bebas pada siswa SMP Negeri di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan dokumentasi terhadap dua siswa SMP (satu laki-laki, satu perempuan) yang direkomendasikan oleh guru BK berdasarkan buku jurnal kasus sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan empat faktor eksternal utama yang saling berkaitan sebagai penyebab perilaku seks bebas, yaitu: (1) tekanan dan normalisasi dari lingkungan pertemanan membentuk pandangan bahwa perilaku seksual tertentu adalah hal yang wajar; (2) pacaran, yang berkembang dari kedekatan emosional menjadi kedekatan fisik akibat minimnya pemenuhan kasih sayang di rumah, intensitas pertemuan yang tidak terbatas, tekanan pasangan atas nama pembuktian cinta, serta kemudahan akses check-in hotel; (3) pornografi, yang diperkenalkan melalui lingkungan pertemanan sejak masa pubertas dan berkembang menjadi kecanduan yang mendorong keinginan mencoba perilaku seksual bersama pasangan; dan (4) pola asuh orang tua yang permisif, ditandai dengan sikap toleran, minimnya komunikasi emosional, dan kontrol yang hanya berfokus pada batasan waktu pulang. Keempat faktor tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan saling berinteraksi dan diperparah oleh lemahnya kontrol diri remaja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan edukasi seksual di sekolah, optimalisasi peran guru BK, penguatan literasi digital, serta transformasi pola asuh orang tua ke arah yang lebih otoritatif dan komunikatif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS MINAT MEMBACA MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya minat membaca sebagai penunjang keberhasilan akademik mahasiswa, khususnya pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Namun, berdasarkan observasi awal, minat membaca mahasiswa belum optimal dan belum menjadi kebiasaan yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat membaca mahasiswa PGSD serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan tahun akademik 2025/2026, dengan sampel sebanyak 104 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta didukung oleh observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca mahasiswa berada pada kategori tinggi (69,23%), cukup (26,92%), dan rendah (3,85%). Indikator motivasi membaca memiliki nilai tertinggi, sedangkan kebiasaan membaca terendah meskipun masih dalam kategori tinggi. Faktor yang memengaruhi minat membaca meliputi faktor internal (motivasi, kebiasaan, persepsi) dan faktor eksternal (lingkungan, fasilitas, dukungan dosen) yang keduanya berada pada kategori tinggi. Meskipun demikian, frekuensi membaca mahasiswa masih rendah dan belum dilakukan secara rutin. Dengan demikian, minat membaca mahasiswa PGSD tergolong tinggi, namun belum mencapai kategori sangat tinggi secara merata. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kebiasaan membaca melalui dukungan internal dan eksternal secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi petani padi sawah dalam kegiatan penyuluhan pertanian di desa limbu sedulun kecamatan sesayap kabupaten tana tidung

2026•

Partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan usahatani padi sawah. Namun, tingkat partisipasi petani di Desa Limbu Sedulun belum merata. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2025 - Januari 2026 menggunakan metode survei dengan jumlah responden sebanyak 40 petani. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan uji F dan uji t pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan faktor internal dan faktor eksternal berpengaruh signifikan terhadap partisipasi petani, dengan nilai F hitung sebesar 18,016 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Secara parsial, hasil uji t menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi petani karena memiliki nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Faktor eksternal merupakan variabel yang memiliki pengaruh lebih dominan terhadap tingkat partisipasi petani. Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, dengan faktor eksternal sebagai faktor yang paling dominan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI FAKTOR KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VC SDN 013 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VC SDN 013 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek 6 orang siswa kelas VC. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi sikap, minat, motivasi, dan kemampuan penginderaan. Pada kategori tinggi, siswa mampu fokus, bersemangat, antusias, dan aktif berpartisipasi. Pada kategori sedang, siswa cukup konsisten mengikuti pembelajaran tetapi masih pasif dan kurang percaya diri. Sedangkan pada kategori rendah, siswa sulit fokus, motivasi rendah, minat kurang, dan terhambat kemampuan penginderaan terutama penglihatan. Faktor eksternal mencakup strategi pembelajaran, peralatan belajar, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. Pada kategori tinggi, guru menggunakan metode bervariasi (diskusi, demonstrasi, media visual), siswa memanfaatkan peralatan belajar dengan baik, orang tua mendampingi secara aktif, serta siswa mampu menolak pengaruh negatif dari lingkungan. Pada kategori sedang, guru sesekali menggunakan media tambahan, siswa memanfaatkan buku paket namun dengan pemahaman terbatas, orang tua hanya mendampingi sesekali, dan siswa terkadang terpengaruh teman kelas. Sedangkan pada kategori rendah, pembelajaran guru monoton dengan dominasi ceramah, peralatan belajar kurang bervariasi, orang tua jarang mendampingi karena kesibukan, dan siswa mudah terpengaruh lingkungan negatif hingga menganggap perilaku tidak sopan sebagai hal biasa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kesulitan belajar adalah suatu keadaan dimana peserta didik tidak dapat belajar dengan baik, yang disebabkan oleh adanya ancaman, hambatan maupun gangguan dalam belajar. Dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 9 Tarakan, hal ini terlihat dari rendahnya hasil belajar, kesulitan memahami istilah ilmiah, serta anggapan bahwa IPA merupakan pelajaran yang sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab kesulitan tersebut. Metode yang digunakan adalah Mixed Method dengan pendekatan explanatory sequential mixed method, yaitu pengumpulan data kuantitatif terlebih dahulu melalui angket, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara untuk memperkuat hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar pada materi IPA yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi minat, motivasi, kesiapan, dan perhatian siswa yang memiliki proporsi sebesar 21,58%, dengan minat sebagai faktor yang paling dominan. Faktor eksternal mencakup lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat, dengan kontribusi sebesar 32,68%. Faktor eksternal yang paling dominan adalah lingkungan masyarakat dengan proporsi sebesar 11,80%. Data ini menunjukkan bahwa faktor eksternal memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan faktor internal dalam menimbulkan kesulitan belajar siswa. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh eksternal berupa lingkungan masyarakat memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap kesulitan belajar IPA. Kondisi lingkungan belajar yang kurang mendukung menjadi hambatan utama dalam pencapaian hasil belajar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN BERTANYA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bertanya merupakan salah satu keterampilan penting dalam proses pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman, keterlibatan aktif, serta kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi kemauan mahasiswa dalam bertanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Instrument penelitian yang digunakan berupa angket yang diberikan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi angkatan 2021, 2022, dan 2023 di Universitas Borneo Tarakan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase respon jawaban mahasiswa untuk mengidentifikasi faktor faktor yang mempengaruhi kemauan bertanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kemauan bertanya mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi yaitu faktor internal yang memiliki rata-rata sebesar 70,91% termasuk dalam kategori tinggi, aspek tertinggi yang mempengaruhi adalah penguasaan mahasiswa terhadap materi pelajaran yaitu sebesar 82,42% dan aspek terendah adalah kesehatan mahasiswa sebesar 65,49%. Faktor eksternal memiliki rata-rata sebesar 68,15% termasuk dalam kategori tinggi, aspek tertinggi yang mempengaruhi adalah suasana kelas yang mendukung pembelajaran sebesar 82,27% dan aspek terendah adalah hubungan mahasiswa dengan dosen sebesar 54,33%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VII SMP NEGERI 11 TARAKAN

2025•

Motivasi belajar dapat diartikan sebagai daya penggerak dalam diri yang mendorong siswa untuk melakukan aktivitas belajar, menjamin kelangsungan proses belajar, serta memberikan arah terhadap tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mengidentifikasi berbagai faktor yang berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan. Metodologi yang di gunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian terdapat dua faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, Faktor tersebut terdiri dari faktor internal di dapatkan nilai presentase sebesar 74% masuk dalam kategori Baik. pada faktor eksternal didapatkan nilai prsentase 71% masuk dalam kategori Baik. Jadi dapat di tarik kesimpulan bahwa motivasi yang ada pada siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan baik itu motivasi yang berasal dari luar maupun dari dalam diri siswa sudah dapat di katakan Baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitattif. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian siswa dari kelas VIII yang berjumlah 80 siswa, sampel ditentukan dengan cara purposive sampling. Instrumen penelitian yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa berasal dari faktor internal sebesar 73.15% dengan kriteria tidak berpengaruh dan faktor eksternal sebesar 58.60% dengan kriteria cukup berpengaruh. Adapun persentase dari sub indikator faktor-faktor penyebab rendahnya hasil belajar siswa tertingggi dari faktor internal yaitu lebih mudah berkonsentrasi dalam menyelesaikan tugas saat ujian dengan kondisi kelas yang tenang sebesar 88.43% dengan kriteria tidak berpengaruh. Sedangkan persentase dari sub indikator faktor eksternal tertinggi yaitu guru mata pelajaran Bahasa Indonesia menyampaikan materi dengan metode yang bervariasi, seperti; metode berdiskusi dan berkelompok sebesar 67.5% dengan kriteria tidak berpengaruh

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL DAN INTERNAL TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DPRD PROVINSI KALIMANTAN UTARA).

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sedang melakukan pembangunan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara sebagai upaya dalam membangun sarana dan prasarana penguatan sumber daya manusia serta politik di Provinsi Kalimantan Utara. Proses pembangunan konstruksi membutuhkan berbagai sumber daya untuk mendukung keberhasilan pembangunan proyek konstruksi. Pada proyek pembangunan gedung ditemukan masalah-masalah atau faktor-faktor yang berdampak pada kualitas dan waktu pelaksanaan proyek, baik faktor eksternal maupun faktor internal. Salah satu kendala yang dapat menghambat proses pelaksanaan proyek konstruksi adalah produktivitas tenaga kerja yang kurang baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan memodelkan pengaruh faktor eksternal dan internal terhadap produktivitas tenaga kerja proyek pembangunan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai alat untuk menghimpun data responden kemudian diuji validitas, reliabilitas dilanjutkan dengan regresi linear berganda menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences atau SPSS. Hasil analisis data diperoleh faktor-faktor yang secara signifikan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja pada proyek pembangunan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Utara adalah perubahan gambar, cuaca, serta kesehatan, tenaga dan fisik pekerja. Model regresi pengaruh faktor eksternal dan internal terhadap produktivitas tenaga kerja adalah Y=5,359+0,508Xa1+0,401〖Xa〗_(4 )+ 0,277Xa5 + 0,228Xb1 + 1,301Xb3

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 1 SEBATIK UTARA

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar siswa dan menganalisis faktor eksternal yang mempengaruhi pada pembelajaran IPA di kelas VII SMP Negeri 1 Sebatik Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah kombinasi (mixed methods). Penelitian kombinasi menggunakan jenis desain sequential explanatory designs. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sebatik Utara. Pengambilan sampel pada penelitian dengan menggunakan teknik Sampling Sekuensial. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan dua tahap yaitu teknik analisis data kuantitatid dan analisis data kualitatif, hasil diperoleh dari minat belajar siswa pada pelajaran IPA di kelas VII menunjukkan bahwa nilai keseluruhan dari 4 kategori yaitu 4 siswa yang sangat berminat, 107 siswa yang berminat, 69 siswa yang tidak berminat, dan 0 siswa yang sangat tidak berminat, dan faktor yang mempengaruhi dalam peminatan belajar siswa pada pembelajaran IPA adalah a) Hubungan guru dengan siswa, b) Disiplin sekolah, c) Keadaan gedung sekolah, dan d) Alat pembelajaran. Sementara, faktor yang mempengaruhi ketidak minatan belajar siswa pada pembelajaran IPA adalah a) Metode pembelajaran. Ke-5 faktor tersebut harus dioptimalkan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran IPA.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS V SDN 037 TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa kelas V SDN 037 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Variabel dalam penelitian ini yaitu kesulitan belajar siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 037 Tarakan dengan jumlah 40 siswa tahun ajaran 2022/2023. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi yaitu siswa kelas V SDN 037 Tarakan yang terdiri dari kelas V-A dan V-B yang berjumlah 40 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket kesulitan belajar siswa. Fokus pada penelitian ini adalah kesulitan belajar faktor internal dan faktor eksternal. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian pada siswa kelas V SDN 037 Tarakan tahun ajaran 2022/2023 kesulitan belajar faktor internal termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 70%, kesulitan belajar faktor eksternal termasuk dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 27,5%, dan kesulitan belajar faktor campuran termasuk dalam kategori rendah dengan persentase sebesar 2,5%. Hasil penelitian menunjukkan dari 40 siswa diperoleh hasil bahwa 28 siswa mengalami kesulitan belajar faktor internal, 11 siswa mengalami kesulitan belajar faktor eksternal, dan terdapat 1 siswa yang mengalami kesulitan belajar faktor campuran dari faktor internal dan faktor eksternal. Maka, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas V SDN 037 Tarakan mengalami kecenderungan kesulitan belajar pada faktor internal dikarenakan kesulitan belajar faktor internal berada dalam kategori tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail