ANALISIS MINAT MEMBACA MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya minat membaca sebagai penunjang keberhasilan akademik mahasiswa, khususnya pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Namun, berdasarkan observasi awal, minat membaca mahasiswa belum optimal dan belum menjadi kebiasaan yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat membaca mahasiswa PGSD serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan tahun akademik 2025/2026, dengan sampel sebanyak 104 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta didukung oleh observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca mahasiswa berada pada kategori tinggi (69,23%), cukup (26,92%), dan rendah (3,85%). Indikator motivasi membaca memiliki nilai tertinggi, sedangkan kebiasaan membaca terendah meskipun masih dalam kategori tinggi. Faktor yang memengaruhi minat membaca meliputi faktor internal (motivasi, kebiasaan, persepsi) dan faktor eksternal (lingkungan, fasilitas, dukungan dosen) yang keduanya berada pada kategori tinggi. Meskipun demikian, frekuensi membaca mahasiswa masih rendah dan belum dilakukan secara rutin. Dengan demikian, minat membaca mahasiswa PGSD tergolong tinggi, namun belum mencapai kategori sangat tinggi secara merata. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kebiasaan membaca melalui dukungan internal dan eksternal secara berkelanjutan.