ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Pelabuhan Rakyat terhadap kesejahteraan masyarakat di Kota Tarakan melalui aspek Pendapatan, Kondisi Kerja, dan Jam Kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 68 responden dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan, Kondisi Kerja, dan Jam Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,041, 0,042, dan 0,038. Secara simultan, ketiga indikator tersebut juga berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 9,276 dan signifikansi 0,001. Nilai R Square sebesar 0,303 menunjukkan bahwa Pendapatan, Kondisi Kerja, dan Jam Kerja mampu menjelaskan 30,3% variasi Kesejahteraan Masyarakat, sedangkan 69,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, Pelabuhan Rakyat memiliki peranan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui aktivitas ekonomi di kawasan pelabuhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Implementasi bantuan sosial merupakan salah satu instrumen penting negara dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan bantuan sosial di Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, dengan menitikberatkan pada aspek pelaksanaan, efektivitas, serta hambatan yang dihadapi dalam praktik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis, yaitu mengkaji ketentuan peraturan perundang-undangan terkait bantuan sosial serta mengaitkannya dengan realitas pelaksanaan di lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan aparat pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan masyarakat penerima bantuan, serta didukung oleh studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bantuan sosial di Kecamatan Kayan Hulu pada dasarnya telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan normatif yang berlaku, baik dari sisi perencanaan, pendataan penerima, maupun penyaluran bantuan. Namun demikian, efektivitas pelaksanaan bantuan sosial masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan data penerima yang akurat dan mutakhir, kondisi geografis wilayah yang sulit dijangkau, serta keterbatasan sumber daya aparatur dalam proses pengawasan dan evaluasi. Faktor koordinasi antarinstansi dan partisipasi masyarakat juga berpengaruh terhadap keberhasilan program bantuan sosial.Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi bantuan sosial di Kecamatan Kayan Hulu telah berjalan, tetapi belum sepenuhnya optimal dalam mencapai tujuan keadilan dan pemerataan kesejahteraan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui penguatan basis data terpadu, peningkatan kapasitas aparatur, serta pengawasan yang lebih transparan dan partisipatif agar bantuan sosial dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Implementasi bantuan sosial merupakan salah satu instrumen penting negara dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan bantuan sosial di Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, dengan menitikberatkan pada aspek pelaksanaan, efektivitas, serta hambatan yang dihadapi dalam praktik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis, yaitu mengkaji ketentuan peraturan perundang-undangan terkait bantuan sosial serta mengaitkannya dengan realitas pelaksanaan di lapangan. Data diperoleh melalui wawancara dengan aparat pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan masyarakat penerima bantuan, serta didukung oleh studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bantuan sosial di Kecamatan Kayan Hulu pada dasarnya telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan normatif yang berlaku, baik dari sisi perencanaan, pendataan penerima, maupun penyaluran bantuan. Namun demikian, efektivitas pelaksanaan bantuan sosial masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan data penerima yang akurat dan mutakhir, kondisi geografis wilayah yang sulit dijangkau, serta keterbatasan sumber daya aparatur dalam proses pengawasan dan evaluasi. Faktor koordinasi antarinstansi dan partisipasi masyarakat juga berpengaruh terhadap keberhasilan program bantuan sosial.Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi bantuan sosial di Kecamatan Kayan Hulu telah berjalan, tetapi belum sepenuhnya optimal dalam mencapai tujuan keadilan dan pemerataan kesejahteraan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui penguatan basis data terpadu, peningkatan kapasitas aparatur, serta pengawasan yang lebih transparan dan partisipatif agar bantuan sosial dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Keuangan daerah berperan penting dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kinerja keuangan pemerintah daerah dapat dilihat dari rasio efektivitas, efisiensi, dan kemandirian, sedangkan kesejahteraan masyarakat diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efektivitas, efisiensi, dan kemandirian keuangan daerah terhadap IPM Kota Tarakan periode 2017–2024 dengan metode penelitian pendekatan kuantitatif menggunakan data APBD dan IPM. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda melaui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan efektivitas, efisiensi, dan kemandirian keuangan daerah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai Adjusted R² sebesar 94,9%. Secara parsial, variabel efektivitas memiliki nilai sig 0.004 0.05, dan kemandirian 0.001 0.05, yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, sedangkan variabel efisiensi tidak berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai sig 0.055>0.05. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi efektivitas penerimaan PAD dan semakin mandiri keuangan daerah, maka kesejahteraan masyarakat Kota Tarakan akan meningkat, meskipun tingkat efisiensi belanja belum memberikan kontribusi pada IPM. Pemerintah daerah perlu memperkuat pengelolaan PAD dan kemandirian keuangan guna mengurangi ketergantungan pada pemerintah pusat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MELALUI BANTUAN SOSIAL DI KOTA TARAKAN Delsa Novita Charitin Devi, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Sosial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan program bantuan sosial di Kota Tarakan. Program yang menjadi fokus penelitian meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, dan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 responden yang merupakan penerima manfaat bantuan sosial. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan menggunakan rumus persentase dan skala Likert untuk mengukur persepsi responden terhadap indikator kesejahteraan yang mencakup aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial, dan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Sosial Kota Tarakan dalam pelaksanaan program bantuan sosial berada pada kategori baik. Program PKH berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan, Program Sembako membantu pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga, sedangkan program ATENSI memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat rentan seperti penyandang disabilitas dan lanjut usia. Namun demikian, pelaksanaan program bantuan sosial masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, ketepatan sasaran penerima bantuan, serta kondisi geografis wilayah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sistem pendataan dan evaluasi program agar penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: Dinas Sosial, Bantuan Sosial, Kesejahteraan Masyarakat, PKH, Sembako, ATENSI
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh realisasi belanja modal terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat di kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara dengan Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah (TKKD) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Data yang dianalisis adalah data sekunder periode 2014-2024 yang didapatkan dari laman resmi seperti Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan. Data dianalisis menggunakan software EViews 12, dengan pemilihan model terpilih yaitu Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi belanja modal berpengaruh signifikan namun negatif terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Sementara, TKKD tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Namun, TKKD secara signifikan memoderasi hubungan antara realisasi belanja modal dan tingkat kesejahteraan masyarakat, di mana pemerintah daerah yang mandiri secara finansial untuk mengelola anggaran lebih efektif dalam meningkatkan layanan publik dan pembangunan daerah. Temuan ini menegaskan pentingnya memperkuat kapasitas fiskal lokal sebagai strategi utama untuk memaksimalkan manfaat belanja modal dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan evaluasi dalam pengelolaan Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan Pendapatan Asli Desa di Desa Sungai Nyamuk tahun anggaran 2023. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Data penelitian ini dimulai dari tahun 2019-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa dalam pengelolaan dana desa, alokasi dana desa dan pendapatan asli desa berpengaruh positif terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Transparansi Keuangan, Akuntabilitas Keuangan, dan Pemberdayaan Masyarakat terhadap Kesejahteraan Masyarakat, serta mengevaluasi peran moderasi Partisipasi Masyarakat dalam hubungan antar variabel tersebut di Desa Pulau Sapi, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dari 322 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Transparansi Keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat (koefisien 0,269, t-statistic 6,859, p-value 0,000). Akuntabilitas Keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat, meskipun dengan pengaruh yang lebih kecil (koefisien 0,121, tstatistic 2,624, p-value 0,009). Pemberdayaan Masyarakat memberikan pengaruh positif paling kuat terhadap Kesejahteraan Masyarakat (koefisien 0,435, t-statistic 8,535, p-value 0,000), menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan faktor utama dalam meningkatkan kesejahteraan. Dalam peran moderasi, Partisipasi Masyarakat menunjukkan pengaruh signifikan pada hubungan antara Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Masyarakat (koefisien 0,133, tstatistic 2,883, p-value 0,004). Namun, pada hubungan Transparansi Keuangan dengan Kesejahteraan Masyarakat (koefisien -0,003, t-statistic 0,098, p-value 0,922) dan Akuntabilitas Keuangan dengan Kesejahteraan Masyarakat (koefisien 0,028, t-statistic 0,680, p-value 0,497), partisipasi masyarakat tidak menunjukkan pengaruh moderasi yang signifikan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban dan evaluasi dalam pengelolaan Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan Pendapatan Asli Desa di Desa Sungai Pancang tahun anggaran 2023. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Data penelitian ini dimulai dari tahun 2021-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa dalam pengelolaan dana desa, alokasi dana desa dan pendapatan asli desa berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PERKOTAAN (Studi Kasus Kelurahan Karang Anyar Kota Tarakan) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Perkotaan (Studi Kasus Kelurahan Karang Anyar Kota Tarakan). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu turun langsung dengan cara mengambil data dari Kantor Dinas Kesehatan Kota Tarakan dan Ketua RT Kelurahan Karang Anyar Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling dengan kriteria pengambilan sampel 30 RT terdampak Covid-19 tertinggi 2 tahun terakhir dan pendapatan masyarakat menengah. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial Sembuh berpengaruh negatif signifikan terhadap kesejahteraan diproksikan dengan Pendapatan melihat nilai thitung (-3,745) ttabel (-2,002) dari nilai signifikan sebesar (0,000) (0,05), sedangkan Meninggal tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan diproksikan dengan Pendapatan melihat nilai thitung (-0,239) > ttabel (-2,002) dari nilai signifikan 0,812 > (0,05). Jika melihat secara simultan variabel Sembuh dan Meninggal berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan diproksikan dengan Pendapatan melihat nilai Fhitung = (9,567) > Ftabel (3,16). Kemudian hasil koefisien determinasi R2 dengan nilai 0,251 atau sebesar 25,1%. Pola kesejahteraan antar RT Kelurahan Karang Anyar Kota Tarakan untuk kasus terdampak: Sembuh dan Meninggal tahun 2020 – 2021 dengan Pendapatan masyarakat terdapat dalam klasifikasi Sejahtera tahun 2020 yaitu RT 5, RT 6, RT 26, RT 27 dan RT 66 sedangkan tahun 2021 yaitu RT 2, RT 26, RT 27, RT 65 dan RT 66.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan sampel 12 Desa di Kecamatan Malinau utara, teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana, bahwa realisasi dana desa dan kesejahteraan masyarakat memiliki hubungan yang positif. Hal ini dibuktikan dengan hasil koefisien regresi sebesar 1,366, yang artinya bahwa setiap kenaikan realisasi dana desa sebesar 1% akan diikuti oleh kenaikan kesejahteraan masyarakat sebesar 1,366 dengan asumsi variabel lain tetap (konstan). Karena hasilnya positif, maka dapat disimpulkan bahwa setiap kenaikan realisasi dana desa akan diikuti oleh kenaikan Kesejahteraan Masyarakat. Adapun pengaruh realisasi dana desa terhadap kesejahteraan masyarakat berdasarkan nilai koefisien determinasi sebesar 61,5%, adapun sisanya sebesar 38,5% dipengaruhi oleh faktor lain seperti kondisi ekonomi, sosial dan politik, infrastruktur, profesi masyarakat dan lain sebagainya. Kemudian hasil uji-t bahwa realisasi dana desa terhadap kesejahteraan masyarakat memiliki pengaruh yang signifikan t-hitung > t-tabel (4,913 > 1,693), dengan demikian keputusan yang diambil dengan tingkat signifikansinya bahwa realisasi dana desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH KENAIKAN UPAH MINIMUM KOTA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KOTA TARAKAN Hendrik Dani Charitin Devi, S.E., M.Sc Sulistya Rini Pratiwi, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh upah minimum kota terhadap kesejahteraan masyarakat di Kota Tarakan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS 16.0. Alat analisis yang digunakan adalah analisis korelasi dimana Upah Minimum Kota sebagai variabel independen dan Kesejahteraan Masyarakat sebagai variabel dependen. Hasil penelitian korelasi yang diperoleh adalah sebesar 0,763 artinya hubungan antara upah minimum kota dan kesejahteraan masyarakat bersifat negatif positif dan koefisien korelasi kuat , artinya semakin meningkat upah minimum kota maka semakin meningkat kesejahteraan masyarakat begitu juga sebaliknya. Selain itu nilai dari t hitung sebesar 2,640 lebih besar dari t tabel 2,570 sehingga hipotesis nol ditolak pada tingkat signifikansi 5%. Artinya bahwa kesejahteraan masyarakat tidak dipengaruhi oleh upah minimum kota, tetapi ada faktor lain yang mempengaruhi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini untuk mengetahui Karakteristik Modal Sosial Rumah Tangga di Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah. Jenis penelitian Kuantitatif deskriptif. Teknik sampel menggunakan teknik Cluster Sampling dan random sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan analisis tipologi klassen. Hasil penelitian secara parsial berdasarkan uji t menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan dan jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap variabel pendapatan kepala keluarga yang ada di Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan. Variabel minat organisasi dan jumlah anggota keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan kepala keluarga. Secara simultan berdasarkan uji F bahwa variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Pada koefisien uji determinasi bernilai sebesar 0,282 atau 28,2 % artinya bahwa variabel independen tidak terlalu berpengaruh terhadap pendapatan. Sedangkan sisanya adalah 71,8 % variabel yang tidak di teliti oleh peneliti. Sedangkan hasil analisis spasial untuk minat organisasi terhadap pendapatan 38,70% (12 RT) tidak aktif dan tidak produktif dan aktif produktif 32,25 % (10 RT). Untuk jumlah anggota keluarga terhadap pendapatan 32,25 % (10 RT) banyak tidak produktif dan banyak produktif 19,35% (6 RT). Kemudian untuk tingkat pendidikan terhadap pendapatan ada yang tinggi produktif 67,74% (21 RT) dan rendah tidak produktif 6,45% (2 RT).