Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

111 hasil
Subjek: Efisiensi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Turbin Heliks Berdasarkan Variasi Kecepatan Angin Terhadap Beban Listrik

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan Energi Listrik yang terus meningkat mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai alternatif terhadap energi fosil. Salah satu sumber energi terbarukan yang dapat dikembangkan adalah energi angin melalui turbin angin sumbu vertikal yang mampu bekerja pada kecepatan angin rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja turbin angin sumbu vertikal tipe Savonius heliks berdasarkan variasi kecepatan angin dan beban listrik dengan parameter RPM, tegangan, arus, daya generator, efisiensi, tip speed ratio (TSR), dan kondisi baterai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen pada tiga lokasi, yaitu Laboratorium Fakultas Teknik selama 1 hari, Jalan Mulawarman selama 5 hari, dan Jalan Aki Balak selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan angin secara umum meningkatkan putaran turbin dan daya yang tersedia, tetapi tidak selalu meningkatkan daya generator dan efisiensi secara linier karena dipengaruhi oleh pembebanan dan kondisi aliran angin. Pada pengujian laboratorium, kecepatan angin berada pada rentang 1,7–4,6 m/s dengan daya angin mencapai 35,8 W. Efisiensi maksimum berbeban sebesar 0,336%, sedangkan tanpa beban sebesar 0,477%. Pada Jalan Aki Balak, kecepatan angin mencapai 10,9 m/s dengan daya generator sebesar 10,824 W akibat pengaruh aktivitas penerbangan. Sistem penyimpanan menggunakan baterai 12 V 50 Ah dengan kapasitas nominal 600 Wh dan energi yang dapat digunakan sebesar 480 Wh berdasarkan DOD 80%. Pada salah satu pengujian Jalan Mulawarman, energi beban selama pukul 18.00–23.00 sebesar 347,36 Wh. Secara keseluruhan, kinerja turbin dipengaruhi oleh kecepatan angin, pembebanan, dan kondisi lingkungan pengujian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Reflektor Aluminium Foil dan Seng Aluminium Terhadap Daya Keluaran Panel Surya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan reflektor aluminium foil dan seng aluminium terhadap kinerja panel surya monokristalin berkapasitas 50 Wp. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan pengujian selama 30 hari pada pukul 06.00–18.00 WITA. Pengujian dilakukan menggunakan panel yang sama dengan membandingkan tujuh kondisi, yaitu tanpa reflektor serta penggunaan reflektor aluminium foil dan seng aluminium pada sudut 30°, 60°, dan 90°. Untuk menjaga konsistensi pengukuran, posisi panel dipertahankan dan alat ukur intensitas radiasi ditempatkan sejajar dengan bidang permukaan panel surya. Parameter yang diamati meliputi intensitas radiasi matahari, suhu permukaan panel, tegangan, arus, daya keluaran, dan efisiensi. Daya keluaran dihitung berdasarkan hasil pengukuran tegangan dan arus, sedangkan efisiensi ditentukan dari perbandingan daya keluaran terhadap daya masukan matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya rata-rata panel tanpa reflektor sebesar 13,80 W. Penggunaan aluminium foil menghasilkan daya rata-rata sebesar 14,56 W pada sudut 30°, 15,61 W pada sudut 60°, dan 13,55 W pada sudut 90°. Sementara itu, penggunaan seng aluminium menghasilkan daya rata-rata sebesar 14,60 W, 15,58 W, dan 13,58 W pada sudut 30°, 60°, dan 90°. Peningkatan daya terbesar diperoleh pada aluminium foil 60°, yaitu sebesar 13,12% dibandingkan kondisi tanpa reflektor. Efisiensi tertinggi diperoleh pada seng aluminium 60° sebesar 10,46%, sedangkan aluminium foil 60° menghasilkan efisiensi sebesar 10,44%. Berdasarkan kondisi dan konfigurasi pengujian yang digunakan, sudut 60° menunjukkan kinerja paling baik dibandingkan variasi sudut lainnya. Hasil penelitian ini terbatas pada jenis panel, konfigurasi reflektor, lokasi, waktu, dan kondisi lingkungan selama pengujian sehingga tidak dapat digeneralisasikan untuk seluruh kondisi pengoperasian panel surya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INOVASI PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA PELAKSANAAN PROGRAM ADMINISTRASI DI KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi pelayanan publik yang diterapkan di Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan dalam mendukung efisiensi pelaksanaan program pemerintah pusat serta mengetahui tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sembakung Atulai pada bulan Mei sampai Juli 2026. Informan penelitian berjumlah empat orang yang terdiri dari Camat, Sekretaris Kecamatan, Staf Pelayanan, dan masyarakat pengguna layanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan memperhatikan keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi di Kecamatan Sembakung Atulai menggunakan Google Form, Google Spreadsheet, dan WhatsApp sebagai bentuk inovasi pelayanan. Google Form digunakan untuk mengisi data awal dan memeriksa kelengkapan persyaratan. Google Spreadsheet digunakan untuk melihat dan mengelola data yang masuk, sedangkan WhatsApp digunakan untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Penggunaan teknologi tersebut membantu masyarakat mendapatkan informasi, menyiapkan persyaratan, dan menyampaikan data sebelum datang ke kantor kecamatan. Inovasi ini juga membantu menghemat waktu pelayanan dan mengurangi kunjungan ulang masyarakat karena persyaratan yang belum lengkap. Namun, pelayanan langsung di kantor tetap diperlukan. Dalam penerapannya terdapat beberapa kendala, yaitu jaringan internet, gangguan listrik, kondisi geografis, kemampuan sebagian masyarakat dalam menggunakan teknologi, dan masih adanya pelayanan yang dilakukan secara manual. Dengan demikian, penggunaan Google Form, Google Spreadsheet, dan WhatsApp dapat membantu mempermudah dan mempercepat pelayanan administrasi di Kecamatan Sembakung Atulai serta mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Rantai Tata Niaga Komoditas Ikan Hasil Tangkapan Nelayan di Wilayah Pesisir Tias Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pulau Tias merupakan wilayah pesisir di Desa Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan. Sistem pemasaran hasil tangkapan di wilayah ini melibatkan pengepul yang menyediakan modal operasional, sehingga menciptakan pola ketergantungan yang mempengaruhi posisi tawar nelayan, namun data terdokumentasi mengenai rantai tata niaga di wilayah ini belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran tata niaga beserta pelaku yang terlibat, menghitung margin pemasaran dan farmer's share, serta menganalisis tingkat efisiensi pemasaran ikan hasil tangkapan nelayan di Pulau Tias. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025–Maret 2026 menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling dan snowball sampling terhadap 20 responden yang terdiri atas nelayan, pengepul, penampung, dan pengecer. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran tata niaga, yaitu Saluran I (distribusi lokal: nelayan–pengepul–pengecer–konsumen akhir) dan Saluran II (distribusi ekspor: nelayan–pengepul–penampung–eksportir). Margin pemasaran Saluran I berkisar 24,5%–26,8%, sedangkan Saluran II 19,0%–36,7%. Nilai farmer's share Saluran I relatif seragam (74%–75%), sedangkan Saluran II lebih bervariasi (63%–81%), dengan seluruh nilai berada di atas 60%. Tingkat efisiensi pemasaran Saluran I (5,6%–8,0%) relatif lebih mendekati efisien dibandingkan Saluran II (6,4%–9,9%), meskipun secara umum kedua saluran masih tergolong kurang efisien (Ep > 5%). Penyederhanaan rantai pemasaran dan penguatan akses pasar langsung bagi nelayan disarankan sebagai strategi peningkatan efisiensi dan kesejahteraan nelayan di Pulau Tias.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBIAYAAN PERBANKAN TERHADAP PRODUKSI SEKTOR REAL ESTATE (Studi Empiris 34 Provinsi di Indonesia)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi relatif produksi, penyerapan relatif pembiayaan perbankan, produktivitas pembiayaan, pengaruh pembiayaan perbankan terhadap produksi sektor Real Estate, pengaruh penyerapan relatif pembiayaan terhadap efisiensi relatif produksi, serta pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dengan Marginal Product of Capital (MPK) pada sektor Real Estate di 34 provinsi Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) periode 2020–2024. Analisis dilakukan menggunakan transformasi Location Quotient (LQ), Marginal Product of Capital (MPK), Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi relatif produksi tertinggi terdapat di Wilayah Jawa sebesar 1,46 dan terendah di Wilayah Kalimantan sebesar 0,05. Penyerapan relatif pembiayaan tertinggi juga berada di Wilayah Jawa sebesar 1,08 dan terendah di Wilayah Kalimantan sebesar 0,05. Hasil regresi data panel menunjukkan bahwa pembiayaan perbankan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi sektor Real Estate, sedangkan regresi cross section menunjukkan bahwa penyerapan relatif pembiayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi relatif produksi. Nilai MPK tertinggi terdapat di Wilayah Kalimantan sebesar 5,92, sedangkan terendah di Wilayah Maluku dan Papua sebesar −0,60. Pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dan MPK menunjukkan bahwa Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Barat relatif dominan berada pada kategori unggul, sedangkan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Maluku, dan Maluku Utara secara konsisten berada pada kategori gagal selama periode 2020–2024.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

kinerja pembiayaan perbankan terhadap sektor penyediaan akomodasi dan makan minum di indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efisiensi relatif produksi, tingkat penyerapan pembiayaan perbankan, produktivitas kapital, dan pola pemetaan sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum di Indonesia selama periode 2019– 2024. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan alat analisis yaitu, Location Quotient, Marginal Product of Capital, dan pola pemetaan. Deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan Bank Indonesia. Hasil penelitian tingkat efisiensi relatif produksi menunjukkan bahwa kawasan Bali dan Nusa Tenggara memiliki nilai tertinggi dengan rata-rata 2,09. Sedangkan, kawasan Maluku dan Papua nilainya terendah sebesar 0,28. Kemudian dari sisi pembiayaan perbankan, tingkat penyerapan tertinggi terdapat di kawasan Maluku dan Papua dengan rata-rata 5,06. Sementara, Kalimantan memiliki tingkat penyerapan terendah sebesar 0,59. Berdasarkan analisis produktivitas kapital, Kalimantan memperoleh nilai MPK tertinggi sebesar 1,88. Sedangkan, kawasan Jawa memiliki nilai MPK terendah sebesar -8,44. Secara nasional, rata-rata MPK tercatat sebesar -1,60 yang mengindikasikan bahwa pembiayaan perbankan yang disalurkan belum mampu meningkatkan output sektor PAMM. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali berada pada kategori unggul dan efektif. Sedangkan, sebagian besar provinsi di luar Jawa masih berada pada kategori potensial dan gagal. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan sektor PAMM tidak hanya ditentukan oleh besarnya pembiayaan yang diberikan, tetapi juga oleh efektivitas pemanfaatannya dalam mendorong peningkatan produksi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Evaluatif Tataniaga Komoditas Ikan Terumbu Karang di Pulau Balikukup

2026•

ANALISIS EVALUATIF TATA NIAGA KOMODITAS IKAN TERUMBU KARANG DI PULAU BALIKUKUP Abstrak Ikan terumbu karang merupakan komoditas unggulan bernilai ekonomi penting bagi masyarakat Pulau Balikukup, penelitian ini didasarkan pada belum optimalnya kesejahteraan nelayan ikan terumbu karang di Pulau Balikukup akibat rantai tata niaga yang tidak efisien dan lemahnya posisi tawar mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis saluran distribusi, mengidentifikasi komoditas, serta mengevaluasi efisiensi kinerja sistem tata niaga tersebut. Analisis penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif terhadap 30 nelayan dan 7 pengepul menggunakan indikator biaya pemasaran, margin, keuntungan, efisiensi, dan fisherman's share. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua saluran tata niaga: Saluran I (ekspor) terbukti sangat efisien dengan indeks 5,45%, biaya Rp 8.239/kg, dan margin Rp 108.166/kg; sedangkan Saluran II (lokal) tidak efisien karena rantainya lebih panjang dengan biaya mencapai Rp 21.631/kg dan margin Rp 214.000/kg. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan koperasi untuk memutus ketergantungan modal nelayan, investasi mesin es bertenaga surya guna menekan biaya rantai dingin, serta peningkatan pengawasan kelestarian ekosistem oleh pemerintah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Beban Terhadap Efisiensi Generator Sinkron 3 Phasa Pada PLTMG di PT. Max Power Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Generator sinkron adalah mesin sinkron pengubah energi mekanik menjadi energi listrik yang memiliki frekuensi putar rotor sama dengan frekuensi tengangan yang dibangkitkan. Pada generator, energi mekanik didapat dari penggerak mula yang bisa berupa mesin diesel, turbin, baling-baling dan lain-lain. Pada pembangkit pembangkit besar, salah satu alat konversi yang sering digunakan yaitu generator sinkron 3 phasa. Generator sinkron yang ditinjau adalah generator sinkron pada PLTMG Max power BOT TARAKAN 2A. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa generator sinkron tiga fasa terhadap pengaruh perubahan beban terhadap efisiensi. Dari hasil analisa data berdasarkan log sheet yaitu Beban, Tegangan Output. Beban generator yang bersifat fluaktif atau berubah ubah tiap jam nya. Beban terendah pada unit 1 di jam 07.00 yaitu 1895 kW dan yang tertinggi 2532 kW pada jam 14.00, sedangkan Beban terendah pada unit 2 di jam 21.00 yaitu 2311 kW dan yang tertinggi 2526 kW pada pukul 11.00. Efisiensi generator berubah ubah berkisar 92,52% hingga 96,74%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS POLA TATANIAGA IKAN KARANG DI KECAMATAN PULAU DERAWAN KABUPATEN BERAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS POLA TATANIAGA IKAN KARANG DI KECAMATAN PULAU DERAWAN KABUPATEN BERAU ABSTRAK Kecamatan Pulau Derawan memiliki potensi perikanan tangkap yang besar dengan ekosistem terumbu karang yang luas. Namun, keberadaan beberapa lembaga pemasaran dalam proses tataniaga ikan karang dapat memengaruhi biaya, margin pemasaran, bagian harga yang diterima nelayan (farmer’s share), dan efisiensi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran tataniaga, margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran ikan karang di Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. Penelitian dilaksanakan pada 10–25 April 2025 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Responden berjumlah 35 orang, terdiri atas 15 nelayan, 10 pedagang pengepul/penampung, dan 10 pedagang pengecer. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan identifikasi langsung. Analisis data meliputi saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat empat saluran tataniaga ikan karang. Margin pemasaran pada Saluran I dan II sebesar Rp9.000–Rp10.000/kg, Saluran III sebesar Rp14.000–Rp15.000/kg, sedangkan pada Saluran IV margin total mencapai Rp24.000–Rp25.000/kg. Farmer’s share pada pemasaran lokal mencapai 70,71%, sedangkan pemasaran luar daerah sebesar 48,3%. Nilai efisiensi pemasaran pada Saluran I sebesar 2,0–2,3% dan Saluran IV sebesar 0,80–0,88%, sehingga termasuk efisien berdasarkan kriteria penelitian. Sementara itu, Saluran II sebesar 6,5–7,0% dan Saluran III sebesar 8,25–9,40% termasuk tidak efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan panjang saluran dan biaya pemasaran berpengaruh terhadap margin, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran ikan karang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Laju Aliran Udara Terhadap Kinerja Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi laju aliran udara terhadap temperatur nyala api dan warna api, mengevaluasi pengaruhnya terhadap efisiensi termal pembakaran, serta menentukan laju aliran udara yang paling optimal dalam meningkatkan kinerja kompor berbahan bakar oli bekas. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan melakukan pengujian langsung pada kompor menggunakan variasi laju aliran udara sebesar 1,5 m/s, 2 m/s, dan 2,5 m/s. Parameter yang diamati meliputi temperatur nyala api, warna api, efisiensi termal, dan waktu pendidihan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi laju aliran udara berpengaruh signifikan terhadap karakteristik nyala api dan performa pembakaran kompor. Peningkatan laju aliran udara mampu meningkatkan suplai oksigen sehingga proses pembakaran menjadi lebih stabil dan lebih mendekati pembakaran sempurna yang ditandai dengan perubahan warna api dan peningkatan temperatur pembakaran. Rata-rata temperatur maksimal yang diperoleh sebesar 662,7°C. Efisiensi termal tertinggi dicapai pada laju aliran udara 2,5 m/s sebesar 6,3%, sedangkan waktu pendidihan air tercepat diperoleh dengan rata-rata waktu 592 detik. Berdasarkan hasil penelitian, laju aliran udara 2,5 m/s merupakan kondisi paling optimal dalam meningkatkan kinerja pembakaran kompor berbahan bakar oli bekas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS RANTAI PASOK DAN SALURAN PEMASARAN KOMODITAS CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) DI KECAMATAN MALINAU KOTA KABUPATEN MALINAU PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun menghadapi permasalahan serius berupa ketidakstabilan produksi dan fluktuasi harga yang ekstrem. Rantai pasok cabai rawit di wilayah ini melibatkan lima pelaku utama, yaitu petani, pedagang pengepul, pedagang besar, pedagang pengecer, dan konsumen akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur rantai pasok, mengidentifikasi faktor penyebab fluktuasi harga, serta mengetahui efisiensi pemasaran cabai rawit di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. Pengambilan sampel dilakukan melalui purposive sampling terhadap 15 responden petani dan snowball sampling terhadap pelaku rantai pasok lainnya. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok cabai rawit di Kecamatan Malinau Kota melibatkan lima pelaku utama dengan dua saluran pemasaran, yaitu Saluran I (three-level marketing: petani → pengepul → pedagang besar → pengecer → konsumen) dan Saluran II (two-level marketing: petani → pengepul → pengecer → konsumen). Faktor utama fluktuasi harga meliputi perubahan iklim, serangan hama penyakit, ketidakseimbangan penawaran-permintaan, dan lemahnya posisi tawar petani. Berdasarkan analisis farmer's share, Saluran I menghasilkan nilai 54,55% dan Saluran II sebesar 67%, keduanya melampaui ambang efisiensi 50%. Saluran II dinilai lebih efisien karena memiliki rantai distribusi lebih pendek dan proporsi harga yang diterima petani lebih besar. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan petani dan pengembangan saluran distribusi yang lebih efisien guna meningkatkan kesejahteraan petani dan stabilitas harga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kapasitas Dan Efisiensi Penepungan Biji Beras Menggunakan Mesin Penepung Tipe Disc Mill FFC-15 Dalam Memproduksi Tepung Beras

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kapasitas dan efisiensi mesin penepung tipe disc mill FFC-15 dalam produksi tepung beras dengan menggunakan metode eksperimen melalui pengujian langsung pada mesin. Bahan baku yang digunakan adalah beras putih sebanyak 1 kg pada setiap percobaan, dengan variasi ukuran saringan 2 mm dan 1,5 mm yang masing-masing diuji sebanyak tiga kali untuk memperoleh data yang akurat. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas aktual, efisiensi penepungan, persentase susut massa, persentase tepung tercecer, dan rendemen penepungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran saringan berpengaruh terhadap kinerja mesin, dimana pada saringan 2 mm diperoleh kapasitas aktual sebesar 92,43 kg/jam dengan efisiensi 168,05%, sedangkan pada saringan 1,5 mm kapasitas aktual sebesar 85,84 kg/jam dengan efisiensi 156,07%. Selain itu, persentase susut massa dan tepung tercecer meningkat pada saringan yang lebih kecil, yaitu masing-masing sebesar 3,4% dan 2,73%, dibandingkan saringan 2 mm sebesar 2,63% dan 2,16%, sementara rendemen tertinggi diperoleh pada saringan 2 mm sebesar 97,36%. Secara umum, semakin besar ukuran saringan maka kapasitas dan efisiensi mesin cenderung meningkat, sedangkan saringan yang lebih kecil menghasilkan tingkat kehalusan yang lebih tinggi namun dengan kapasitas dan efisiensi yang lebih rendah, dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja mesin meliputi ukuran saringan, kecepatan putaran mesin, kualitas bahan baku, getaran mesin, serta pengaturan operasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH CAPITAL EXPENDITURE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN EFISIENSI OPERASIONAL SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Expenditure (CapEx) terhadap nilai perusahaan dengan efisiensi operasional sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam rentang waktu 2021 - 2024. Nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV), efisiensi operasional diukur dengan Total Asset Turnover (TATO), dan CapEx dihitung berdasarkan perubahan aset tetap ditambah depresiasi. Penelitian ini dilandasi oleh Agency Theory, Resource-Based View, dan Signaling Theory. Metode penelitian yang diterapkan adalah analisis jalur (path analysis) dengan uji mediasi melalui uji Sobel serta bootstrapping. Populasi yang menjadi objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2021 - 2024 dengan total 252 perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 84 perusahaan yang memenuhi syarat, menghasilkan 336 data pengamatan selama 4 tahun. Hasil penelitian diharapkan memberikan bukti empiris mengenai peran efisiensi operasional dalam memediasi hubungan antara CapEx dan nilai perusahaan, serta memberikan kontribusi bagi pihak manajemen, investor, dan regulator dalam pengambilan keputusan investasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

OPTIMALISASI PROFITABILITAS MELALUI EFISIENSI MODAL KERJA DAN INVESTMENT OPPORTUNITY SET DENGAN MEDIASI PERTUMBUHAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR CONSUMER NON-CYCLICALS DI INDONESIA

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran efisiensi modal kerja dan investment opportunity set dalam meningkatkan profitabilitas dengan pertumbuhan perusahaan sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor consumer non-cylicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 81 perusahaan sehingga seluruh data observasi sebanyak 405. Pada proses pengolahan analisis data dilakukan uji outlier menggunakan aplikasi SPSS sehingga data pengamatan menjadi 344. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi modal kerja berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap profitabilitas, investment opportunity set berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, efisiensi modal kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan, investment opportunity set berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan perusahaan, pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas dan pertumbuhan perusahaan memediasi secara positif signifikan pengaruh efisiensi modal kerja terhadap profitabilitas dan pengaruh investment opportunity set terhadap profitabilitas. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung teori manajemen modal kerja, teori skala ekonomi dan teori pertumbuhan dalam memaksimalkan profitabilitas perusahaan. Secara praktis, temuan ini dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, khususnya dalam meningkatkan profitabilitas melalui efisiensi operasional, pemanfaatan peluang investasi, dan optimalisasi pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Manajemen Proyek dengan Metode CPM (Critical Path Method) dan PERT (Project Evaluation and Review Technique) pada Pembangunan Perumahan Subsidi Putra Residence Kota Tarakan

2026•

Pembangunan Perumahan Subsidi Putra Residence di Kota Tarakan membutuhkan manajemen waktu yang baik agar proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Tantangan utama yang dihadapi adalah perencanaan jadwal yang masih dilakukan secara manual serta faktor eksternal seperti cuaca yang sering mempengaruhi kelancaran konstruksi. Untuk memastikan proyek berjalan lebih efisien, digunakan metode Critical Path Method (CPM) dan Project Evaluation and Review Technique (PERT) dalam penjadwalan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jaringan kerja CPM dan PERT untuk mengevaluasi durasi serta hubungan ketergantungan antar aktivitas proyek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lokasi proyek serta wawancara dengan pihak-pihak terkait, seperti pelaksana lapangan dan manajer proyek, guna memperoleh informasi mengenai urutan pekerjaan, durasi aktivitas, dan kendala yang dihadapi selama proses konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami jalur kritis dalam proyek, mengidentifikasi aktivitas yang paling berpengaruh terhadap waktu penyelesaian, serta membandingkan durasi proyek berdasarkan metode CPM dan PERT. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada penggunaan data durasi aktual proyek di lapangan yang dikombinasikan dengan analisis komparatif antara metode deterministik (CPM) dan probabilistik (PERT), serta mempertimbangkan faktor eksternal seperti kondisi cuaca dan keterbatasan penjadwalan manual yang belum banyak diintegrasikan dalam penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur kritis dalam proyek mencakup beberapa aktivitas utama, yaitu A, B, C, D, E, F, G, H, dan K, dengan estimasi waktu penyelesaian selama 49 hari menggunakan metode CPM dan 50 hari menggunakan metode PERT. Perbedaan durasi tersebut terjadi karena CPM menggunakan estimasi waktu yang bersifat deterministik, sedangkan PERT mempertimbangkan variasi durasi melalui pendekatan probabilistik. Dengan penerapan metode CPM dan PERT, proyek Perumahan Subsidi Putra Residence dapat dikelola secara lebih sistematis, mengurangi risiko keterlambatan, serta memastikan bahwa pembangunan hunian subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat yang optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PERTUMBUHAN IKAN NILA (oreocromis niloticus) YANG DIBERIKAN PAKAN MAGGOT DENGAN TEKNIK PEMUASAAN SECARA PERIODIK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Budidaya ikan nila menghadapi tantangan berupa tingginya biaya pakan dan kebutuhan alternatif nutrisi yang lebih ekonomis, sehingga penggunaan maggot. (Hermetia illucens) dan teknik pemuasaan periodik menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan efisiensi produksi. Budidaya ikan nila Oreochromis niloticus menghadapi tantangan berupa tingginya biaya pakan dan pertumbuhan juvenil yang lambat akibat efisiensi pakan yang rendah serta peningkatan limbah amonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian tepung maggot yang dikombinasikan dengan teknik pemuasaan secara periodik pada. ikan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lenkap (RAL) dengan Empat perlakuan dan tiga kali ulangan diterapkan selama 30 hari masa penelitian yaitu P1 tanpa puasa, P2 (1:2), P3 (3:2), dan P4 (2:3) dengan parameter pertumbuhan, SGR, FCR, SR, dan kualitas air. Hasil menunjukkan bahwa P4 dengan 70% maggot memberikan performa terbaik dengan pertumbuhan panjang 1,8 cm, berat 1,59 g. nilai FCR 1,13, SGR 0,07%/hari, serta SR 100%. Meskipun analisis tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p>0,05), kecenderungan data menunjukkan bahwa kombinasi pakan maggot dan pemuasaan periodik mampu meningkatkan efisiensi pakan, memperbaiki respons pertumbuhan, dan menjaga stabilitas kualitas air, sehingga layak diterapkan sebagai strategi budidaya nila yang lebih efisien dan berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis usahatani dan efisiensi pemasaran jamur tiram pada umkm aqsha

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk pertama, menganalisa usahatani jamur tiram di UMKM Aqsha. Kedua, mengetahui efisiensi pemasaran jamur tiram di UMKM Aqsha. Penelitian ini, yang dilakukan di UMKM Aqsha di Tarakan Timur dari Agustus 2023 hingga Januari 2024, berfokus pada praktik produksi dan pemasaran jamur berkelanjutan dari UMKM lokal yang masih bertahan. Penentuan responden ini menggunakan Key Informan untuk pengambilan sampel pada pemilik UMKM dan teknik Snowball Sampling untuk pengambilan sampel pada pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan analisis usaha tani jamur tiram selama satu periode biaya produksi sebesar Rp. 679.178, penerimaan sebesar Rp. 2.760.000, dan pendapatan sebesar Rp. 2.080.822. Hasil analisis rasio, yaitu analisis (R/C ratio) sebesar 4,1 dan (B/C ratio) sebesar 3,1. Hasil tujuan kedua, saluran pemasaran jamur tiram di UMKM Aqsha ada dua saluran, pada saluran pertama yaitu produsen ke konsumen jamur tiram dengan nilai margin pemasarannya nol (0) dan mendapatkan farmer share (100%) dikatakan efisien dan saluran kedua terdiri dari produsen – pedagang pengecer – konsumen akhir. Pedangang pengecer terdapat dua lokasi yaitu STB dan Pasar Tenguyun. Lokasi STB dengan nilai margin Rp. 4000 dan nilai farmer share (71,43%) dan Pasar Tenguyun dengan nilai margin Rp. 3000 dan farmer share (70%) dikatakan efisien. Dari kedua saluran pemasaran tersebut, nilai farmer share paling tinggi pada saluran pertama dengan nilai (100%) karena tidak ada perantara dalam saluran pemasaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kinerja Enviromental, Social, Governance (ESG) Terhadap Efisiensi Investasi Dengan Kemampuan Manajerial Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Perusahaan Idx Esg Leaders Tahun 2020-2024)

2026•

Penelitian ini menganalisis bagaimana kinerja enviromental, social, governance (ESG) memengaruhi efisiensi investasi dengan kemampuan manajerial sebagai variabel mediasi pada perusahaan yang tergabung dalam IDX ESG Leaders untuk periode 2020–2024. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode sensus dan regresi data panel pada 46 perusahaan (230 observasi). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak Stata 17. Common effect model (CEM) dipilih berdasarkan uji chow, uji hausman, dan uji lagrange multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan manajerial dan kemampuan manajerial maupun kinerja ESG tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap efisiensi investasi. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi ESG di perusahaan-perusahaan IDX ESG Leaders masih berfokus pada kepatuhan dan pelaporan, bukan terintegrasi secara strategis ke dalam pengambilan keputusan investasi dan peningkatan kemampuan manajerial. Diharapkan studi ini akan berkontribusi pada literatur ESG di pasar berkembang dan membantu manajemen serta regulator mendorong implementasi ESG yang lebih signifikan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

OPTIMALISASI DAYA OUTPUT TURBIN PELTON SKALA LABORATORIUM DENGAN PERANCANGAN ULANG TRANSMISI MENGGUNAKAN SPROKET DAN RANTAI.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan daya output dan efisiensi pada prototype turbin Pelton skala laboratorium di Universitas Borneo Tarakan. Masalah utama pada sistem sebelumnya adalah penggunaan transmisi sabuk (V-belt) dan puly yang menyebabkan kerugian mekanis tinggi akibat slip dan efisiensi rendah. Maka dengan ini dilakukan perancangan ulang sistem transmisi menggunakan sproket dan rantai. Hasil penelitian menghasilkan spesifikasi sproket kecil dengan jumlah mata 23 mata, sproket besar 32 mata, dan rantai nomor 35 tipe rangkaian tunggal. Pengujian dilakukan menggunakan beban lampu 5 watt untuk mengukur parameter elektrik dan putaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian ke transmisi sproket dan rantai secara efektif meminimalisir kehilangan daya. Parameter output mengalami peningkatan signifikan: arus listrik meningkat dari 22,26 mA menjadi 40,22 mA, dan daya output yang dihasilkan naik lebih dari dua kali lipat, dari 0,314 Watt menjadi 0,670 Watt. Selain itu, efisiensi sistem meningkat sebesar 11% dengan hasil akhir mencapai 21,47%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tingkat Efektivitas Tepung Maggot Dengan Tepung Ikan Sebagai Pakan Alternatif Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Bandeng (Chanos chanos)

2026•

Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan komoditas perikanan air payau bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu kendala utama dalam budidaya ikan bandeng adalah tingginya biaya pakan akibat ketergantungan terhadap tepung ikan sebagai sumber protein. Tepung maggot dari larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) berpotensi menjadi alternatif sumber protein karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan tepung maggot dan tepung ikan, baik secara tunggal maupun kombinasi, terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan bandeng. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu A (tepung maggot 100%), B (maggot 75% + tepung ikan 25%), C (maggot 50% + tepung ikan 50%), D (maggot 25% + tepung ikan 75%), dan E (tepung ikan 100%) sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan berat mutlak 0,038 g, panjang mutlak 2,0 cm, nilai FCR 0,99, dan tingkat kelangsungan hidup 85%. Uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada pertumbuhan berat, panjang, dan FCR, sedangkan tingkat kelangsungan hidup tidak berbeda nyata. Disimpulkan bahwa kombinasi tepung maggot 25% dan tepung ikan 75% merupakan formulasi pakan terbaik yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan bandeng. Tepung maggot dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap tepung ikan tanpa menurunkan performa pertumbuhan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail