Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: WhatsApp
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

INOVASI PELAYANAN PUBLIK DALAM RANGKA PELAKSANAAN PROGRAM ADMINISTRASI DI KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi pelayanan publik yang diterapkan di Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan dalam mendukung efisiensi pelaksanaan program pemerintah pusat serta mengetahui tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sembakung Atulai pada bulan Mei sampai Juli 2026. Informan penelitian berjumlah empat orang yang terdiri dari Camat, Sekretaris Kecamatan, Staf Pelayanan, dan masyarakat pengguna layanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan memperhatikan keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi di Kecamatan Sembakung Atulai menggunakan Google Form, Google Spreadsheet, dan WhatsApp sebagai bentuk inovasi pelayanan. Google Form digunakan untuk mengisi data awal dan memeriksa kelengkapan persyaratan. Google Spreadsheet digunakan untuk melihat dan mengelola data yang masuk, sedangkan WhatsApp digunakan untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Penggunaan teknologi tersebut membantu masyarakat mendapatkan informasi, menyiapkan persyaratan, dan menyampaikan data sebelum datang ke kantor kecamatan. Inovasi ini juga membantu menghemat waktu pelayanan dan mengurangi kunjungan ulang masyarakat karena persyaratan yang belum lengkap. Namun, pelayanan langsung di kantor tetap diperlukan. Dalam penerapannya terdapat beberapa kendala, yaitu jaringan internet, gangguan listrik, kondisi geografis, kemampuan sebagian masyarakat dalam menggunakan teknologi, dan masih adanya pelayanan yang dilakukan secara manual. Dengan demikian, penggunaan Google Form, Google Spreadsheet, dan WhatsApp dapat membantu mempermudah dan mempercepat pelayanan administrasi di Kecamatan Sembakung Atulai serta mendukung pelaksanaan program pemerintah pusat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Yuridis Terhadap Modus Aplikasi Penipuan (sniffing) Yang Disebarkan Melalui Platform Whatsapp

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini di latar belakangi oleh maraknya kasus kejahatan cyber crime dengan modus mengirimkan APK melalui aplikasi pesan whatsapp (sniffing) yang membahayakan dan merugikan korbannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan dalam UU ITE terkait dengan modus aplikasi penipuan (sniffing), penerapannya dan apa saja kelemahan kelemahan UU ITE terhadap tindak pidana cyber crime dan kejahatan sniffing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif yaitu dilakukan dengan pengumpulan data dilakukan dengan cara kepustakaan, yang dimana penulis melakukan identifikasi dengan melakukan pengkajian terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan objek penelitian. Setelah data diperoleh, penulis menganalisis secara yuridis normatif data yang diperoleh terhadap objek kajian penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyimpulkan bahwa pelaku kejahatan sniffing bisa dijerat dengan Pasal 36 UU No. 1 tahun 2024 tentang perubahan Kedua atas UU No. 11 Tahun 2008 ITE dengan ketentuan pidananya pada Pasal 51 ayat (2) UU ITE No. 11 Tahun 2008. Kejahatan cyber crime ini merupakan kejahatan yang terjadi pada era modern dengan menyalahgunakan teknologi untuk melakukan sebuah tindak pidana. Modus kejahatan dan dampaknya pun berbeda-beda dan tidak dapat diperkirakan sehingga baik masyarakat, kepolisian, dan lainnya menambah wawasan dan kewaspadaan secara mendalam dan berhati-hati agar tidak terkena dampak dari cyber crime. UU ITE sudah memberikan landasan hukum yang cukup kuat untuk menangani kejahatan siber. Namun masih banyak hal yang harus ditingkatkan dari berbagai aspek untuk mencapai efektivitas maksimal seperti, definisi definisi kejahatan cyber crime terbaru, perlu ditingkatkan pada aspek implementasi, penegakan hukum, kerjasama internasional, edukasi masyarakat dan dukungan teknologi. This research is motivated by the rise of cybercrime cases with the mode of sending APKs through the whatsapp message application (sniffing) which endangers and harms its victims. This research aims to find out how the regulation in the ITE Law related to the mode of fraudulent applications (sniffing), its application and what are the weaknesses of the ITE Law against cyber crime and sniffing crimes. This research uses a normative research method, which is carried out by collecting data by means of literature, where the author identifies by conducting an assessment of laws and regulations, books, journals, and other sources related to the object of research. After the data is obtained, the author analyzes juridically normative data obtained on the object of research study. Based on the results of the research, the author concludes that the perpetrators of sniffing crimes can be charged with Article 36 of Law No. 1 of 2024 concerning the Second Amendment to Law No. 11 of 2008 ITE with criminal provisions in Article 51 paragraph (2) of ITE Law No. 11 of 2008. Cyber crime is a crime that occurs in the modern era by misusing technology to commit a criminal offense. The mode of crime and its impact are different and unpredictable so that both the community, the police, and others add insight and vigilance in depth and be careful not to be affected by cyber crime. The ITE Law has provided a strong enough legal foundation to deal with cybercrime. However, there are still many things that must be improved from various aspects to achieve maximum effectiveness such as, the latest definition of cybercrime, need to be improved in the aspects of implementation, law enforcement, international cooperation, public education and technological support.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH METODE KONSELING MELALUI MEDIA WHATSAPP PADA PASIEN TB TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH METODE KONSELING MELALUI MEDIA WHATSAPP PADA PASIEN TB TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN Abstrak TB masih menjadi permasalahan di seluruh dunia, karena masih menjadi beban morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Prevalensi TB di provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2018 tercatat 1.568 kasus dengan angka kesembuhan 76%, tahun 2019 tercatat 1.789 kasus dengan angka kesembuhan 60% dan tahun 2020 tercatat 984 kasus dengan angka kesembuhan 72%, hal ini menunjukan capaian masih dibawah standar nasional yaitu 85%. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode konseling melalui media WhatsApp pada pasien TB terhadap tingkat kepatuhan pengobatan di RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan. Jenis penelitian kuantitatif dengan pre-experimental design menggunakan pendekatan one-group pre-post test design dengan 21 responden. Diperoleh nilai p (0,0001) 0,05 yang artinya terdapat pengaruh metode konseling melalui media WhatsApp pada pasien TB terhadap tingkat kepatuhan pengobatan. Konseling melalui media WhatsApp berpengaruh meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien TB. WhatsApp diharapkan dapat menjadi media komunikasi antara petugas dan pasien dalam memotivasi kepatuhan pasien TB dalam pengobatan. Kata Kunci : Kepatuhan, Konseling, WhatsApp.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI WHATSAPP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN DARING DI KELAS V-F SDN UTAMA 2 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sejak awal kemunculan COVID-19 di Indonesia pada awal bulan maret 2020, virus COVID-19 telah memberikan dampak terhadap berbagai bidang dalam kehidupan masyarakat Indonesia terutama berdampak pada bidang pendidikan. Pembelajaran yang mulanya dilakukan secara luring, selama pandemi COVID-19 pembelajaran dilakukan secara daring. Salah satu platform yang dapat digunakan dalam penyampaian materi selama pembelajaran daring adalah dengan menggunakan aplikasi whatsapp yang dimana guru mengharapkan siswa dapat memahami materi dan mendapatkan hasil belajar yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi whatsapp terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di kelas V-F di SDN Utama 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian ex-post facto. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independent) Aplikasi Whatsapp dan variabel terikat (dependent) Hasil Belajar. Taknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh penggunaan aplikasi whatsapp terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran daring di kelas V-F SDN Utama 2 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t diperoleh bahwa hasil analisis pengujian thitung sebesar 1,543. Karena nilai thitung ttabel yaitu 1,543 1,703 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis o (Ho) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Kemudian dari hasil uji koefisien determinasi pada regresi dapat diketahui bahwa nilai R-square 0,081, yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (Penggunaan Aplikasi Whatsapp) terhadap variabel terikat (Hasil Belajar Siswa) adalah sebesar 8,1% sedangkan sisanya 91,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail