ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebutuhan Energi Listrik yang terus meningkat mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai alternatif terhadap energi fosil. Salah satu sumber energi terbarukan yang dapat dikembangkan adalah energi angin melalui turbin angin sumbu vertikal yang mampu bekerja pada kecepatan angin rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja turbin angin sumbu vertikal tipe Savonius heliks berdasarkan variasi kecepatan angin dan beban listrik dengan parameter RPM, tegangan, arus, daya generator, efisiensi, tip speed ratio (TSR), dan kondisi baterai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen pada tiga lokasi, yaitu Laboratorium Fakultas Teknik selama 1 hari, Jalan Mulawarman selama 5 hari, dan Jalan Aki Balak selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan angin secara umum meningkatkan putaran turbin dan daya yang tersedia, tetapi tidak selalu meningkatkan daya generator dan efisiensi secara linier karena dipengaruhi oleh pembebanan dan kondisi aliran angin. Pada pengujian laboratorium, kecepatan angin berada pada rentang 1,7–4,6 m/s dengan daya angin mencapai 35,8 W. Efisiensi maksimum berbeban sebesar 0,336%, sedangkan tanpa beban sebesar 0,477%. Pada Jalan Aki Balak, kecepatan angin mencapai 10,9 m/s dengan daya generator sebesar 10,824 W akibat pengaruh aktivitas penerbangan. Sistem penyimpanan menggunakan baterai 12 V 50 Ah dengan kapasitas nominal 600 Wh dan energi yang dapat digunakan sebesar 480 Wh berdasarkan DOD 80%. Pada salah satu pengujian Jalan Mulawarman, energi beban selama pukul 18.00–23.00 sebesar 347,36 Wh. Secara keseluruhan, kinerja turbin dipengaruhi oleh kecepatan angin, pembebanan, dan kondisi lingkungan pengujian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi energi surya dan angin sebagai sumber energi alternatif pada bagan nelayan di Pulau Bunyu, Kalimantan Utara, Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengukuran langsung potensi radiasi matahari dan kecepatan angin di lokasi penelitian, serta pemodelan dan simulasi sistem pembangkit listrik tenaga hybrid (PLTH) menggunakan perangkat lunak HOMER. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Bunyu memiliki potensi energi surya yang tinggi dengan radiasi harian maksimum mencapai 1514,1 W/m2 dan potensi energi angin yang cukup dengan kecepatan rata-rata 3,4-6,2 m/s. Simulasi HOMER menghasilkan konfigurasi optimal sistem PLTH yang terdiri dari panel surya 13,996 kW, baterai 23,239 kWh, dan inverter 1,872 kW. Implementasi sistem PLTH pada bagan nelayan di Pulau Bunyu berpotensi memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang signifikan, namun juga menghadapi berbagai tantangan teknis dan kelembagaan yang perlu diatasi dengan pendekatan yang holistik dan kolaboratif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.Energi angin yang berlimpah merupakan sumber energi terbarukan yang dapat
dimanfaatkan. Perkembangan energi angin banyak diteliti dengan memanfaatkan
turbin savonius. Pada penelitian ini memanfaatkan daya yang dihasilkan dari
turbin savonius, penelitian dilakukan dengan menggunakan turbin savonius dua
sudu dan tiga sudu dengan jumlah sudu yang berbeda dengan lima variasi
kecepatan angin, yaitu 2,m/s 3,5m/s 4m/s 4,5m/s 5m/s Pengujian variasi
kecepatan angin dilakukan untuk mengamati daya yang dihasilkan daya paling
baik dihasilkan pada variasi kecepatan 5m/s untuk turbin savonius dua sudu dan
tiga sudu. Pada turbin dua sudu daya yang dihasilkan adalah 0,0219 watt,
sedangkan pada turbin savonius tiga sudu dihasilkan daya 0,029 watt. Adapun
efesiensi turbin savonius dari pengujian didapatkan efesiensi tertinggi pada turbin
savonius dua sudu sebesar 39%. Turbin savonius tiga sudu memiliki efesiensi
yang lebih rendah dari turbin savonius dua sudu yaitu 29%.