Rancang Bangun Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas Dengan Menggunakan Blower
Meningkatnya jumlah limbah oli bekas yang tergolong sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) serta kebutuhan terhadap sumber energi alternatif mendorong pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar pada skala rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototipe kompor berbahan bakar oli bekas dengan menggunakan blower sebagai sistem suplai udara pembakaran serta mengetahui kemampuan kompor dalam memanaskan air sebanyak 2 liter hingga mencapai kondisi mendidih dalam waktu paling lama 30 menit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan pendekatan NIDA (Need, Idea, Decision, Action) yang meliputi identifikasi kebutuhan, pengembangan ide, penentuan keputusan desain, pembuatan prototipe, dan pengujian kinerja. Pengujian dilakukan menggunakan metode Water Boiling Test (WBT) dengan parameter berupa waktu pemanasan, temperatur air, dan konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe kompor berhasil dirancang sebagai kompor satu tungku dengan dimensi 50 cm × 30 cm × 15 cm, menggunakan sistem aliran bahan bakar tetes dengan debit 1 liter/jam serta blower sentrifugal berdaya 150 watt dengan kecepatan udara 1,8 m/s. Pengujian sebanyak tiga kali menunjukkan bahwa kompor mampu memanaskan 2 liter air dengan waktu rata-rata 1.365 detik atau 22 menit 45 detik hingga mencapai temperatur rata-rata 94,4 °C. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kompor hasil rancangan mampu memenuhi target waktu pemanasan air pada skala rumah tangga, yaitu kurang dari 30 menit. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan blower sebagai suplai udara pembakaran mendukung proses pembakaran dan menghasilkan prototipe kompor berbahan bakar oli bekas yang berpotensi dikembangkan sebagai alternatif pemanfaatan limbah oli bekas dan sumber energi alternatif pada skala rumah tangga.