Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

46 hasil
Penulis: ARIANI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Penerapan Kewajiban Pembayaran Royalti Musik Oleh Pelaku Usaha Kafe di Kota Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran hukum pelaku usaha kafe di Kota Tarakan terhadap kewajiban pembayaran royalti musik berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik, serta menjelaskan kendala yang dihadapi pelaku usaha kafe dalam memenuhi kewajiban tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang dilaksanakan di Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan pelaku usaha kafe, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kewajiban pembayaran royalti musik oleh pelaku usaha kafe di Kota Tarakan belum terlaksana secara optimal. Kondisi tersebut disebabkan oleh tingkat kesadaran hukum pelaku usaha kafe yang masih tergolong rendah. Berdasarkan indikator kesadaran hukum Soerjono Soekanto, hal ini ditandai dengan rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum, sikap hukum yang belum mendukung, serta perilaku hukum yang belum mencerminkan kepatuhan terhadap kewajiban pembayaran royalti. Berdasarkan hasil wawancara ditemukan beberapa kendala dalam pemenuhan kewajiban pembayaran royalti musik, yaitu rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum mengenai kewajiban pembayaran royalti musik, minimnya sosialisasi dari LMKN, belum jelasnya tata cara pembayaran royalti, keberatan terhadap besaran tarif yang berlaku, rendahnya kepercayaan terhadap pengelolaan dana royalti, serta kurang optimalnya pengawasan dan penerapan sanksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Kewajiban Pembayaran Royalti Musik Oleh Pelaku Usaha Kafe di Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran hukum pelaku usaha kafe di Kota Tarakan terhadap kewajiban pembayaran royalti musik berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik, serta menjelaskan kendala yang dihadapi pelaku usaha kafe dalam memenuhi kewajiban tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang dilaksanakan di Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan pelaku usaha kafe, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kewajiban pembayaran royalti musik oleh pelaku usaha kafe di Kota Tarakan belum terlaksana secara optimal. Kondisi tersebut disebabkan oleh tingkat kesadaran hukum pelaku usaha kafe yang masih tergolong rendah. Berdasarkan indikator kesadaran hukum Soerjono Soekanto, hal ini ditandai dengan rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum, sikap hukum yang belum mendukung, serta perilaku hukum yang belum mencerminkan kepatuhan terhadap kewajiban pembayaran royalti. Berdasarkan hasil wawancara ditemukan beberapa kendala dalam pemenuhan kewajiban pembayaran royalti musik, yaitu rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum mengenai kewajiban pembayaran royalti musik, minimnya sosialisasi dari LMKN, belum jelasnya tata cara pembayaran royalti, keberatan terhadap besaran tarif yang berlaku, rendahnya kepercayaan terhadap pengelolaan dana royalti, serta kurang optimalnya pengawasan dan penerapan sanksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

MENJAGA KESEIMBANGAN, MENINGKATKAN KINERJA: MELALUI KEPUASAN KERJA DALAM HUBUNGAN WORK LIFE BALANCE DAN WORK ENGAGEMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA)

2026•

Meningkatnya tuntutan kinerja dalam lingkungan pemerintahan daerah, khususnya pada daerah otonomi baru, menempatkan aparatur sipil negara pada situasi kerja yang semakin kompleks. Keterbatasan sumber daya organisasi dan tingginya kebutuhan koordinasi antarunit kerja menuntut pegawai untuk mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi serta mempertahankan keterlibatan yang tinggi dalam pekerjaan. Dalam konteks tersebut, kepuasan kerja dipandang sebagai mekanisme psikologis yang berperan penting dalam menjelaskan hubungan antara kondisi kerja dan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan work engagement terhadap kinerja pegawai serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 182 pegawai Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan work-life balance tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Namun, kedua variabel tersebut berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara work-life balance, work engagement, dan kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya aspek psikologis pegawai dalam upaya meningkatkan kinerja di sektor publik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENJAGA KESEIMBANGAN, MENINGKATKAN KINERJA: MELALUI KEPUASAN KERJA DALAM HUBUNGAN WORK LIFE BALANCE DAN WORK ENGAGEMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA)

2026•

Meningkatnya tuntutan kinerja dalam lingkungan pemerintahan daerah, khususnya pada daerah otonomi baru, menempatkan aparatur sipil negara pada situasi kerja yang semakin kompleks. Keterbatasan sumber daya organisasi dan tingginya kebutuhan koordinasi antarunit kerja menuntut pegawai untuk mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi serta mempertahankan keterlibatan yang tinggi dalam pekerjaan. Dalam konteks tersebut, kepuasan kerja dipandang sebagai mekanisme psikologis yang berperan penting dalam menjelaskan hubungan antara kondisi kerja dan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan work engagement terhadap kinerja pegawai serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 182 pegawai Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan work-life balance tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Namun, kedua variabel tersebut berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara work-life balance, work engagement, dan kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya aspek psikologis pegawai dalam upaya meningkatkan kinerja di sektor publik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENJAGA KESEIMBANGAN, MENINGKATKAN KINERJA: MELALUI KEPUASAN KERJA DALAM HUBUNGAN WORK LIFE BALANCE DAN WORK ENGAGEMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA)

2026•

Meningkatnya tuntutan kinerja dalam lingkungan pemerintahan daerah, khususnya pada daerah otonomi baru, menempatkan aparatur sipil negara pada situasi kerja yang semakin kompleks. Keterbatasan sumber daya organisasi dan tingginya kebutuhan koordinasi antarunit kerja menuntut pegawai untuk mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi serta mempertahankan keterlibatan yang tinggi dalam pekerjaan. Dalam konteks tersebut, kepuasan kerja dipandang sebagai mekanisme psikologis yang berperan penting dalam menjelaskan hubungan antara kondisi kerja dan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan work engagement terhadap kinerja pegawai serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 182 pegawai Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan work-life balance tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Namun, kedua variabel tersebut berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya, kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara work-life balance, work engagement, dan kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya aspek psikologis pegawai dalam upaya meningkatkan kinerja di sektor publik

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS III-A PADA MATERI BILANGAN CACAH DI SDN 003 TARAKAN

2026•

Matematika merupakan ilmu yang mempelajari logika terkait bentuk, struktur, ukuran, serta konsep-konsep yang saling berhubungan dalam jumlah yang besar. Dalam konteks pendidikan, khususnya dalam pelajaran matematika, pemahaman konsep ini menjadi pondasi yang sangat penting bagi siswa, karena kemampuan ini akan mempengaruhi cara mereka dalam menyelesaikan berbagai masalah matematika yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika siswa kelas III-A SDN 003 Tarakan pada materi bilangan cacah berdasarkan empat indikator pemahaman konsep, yaitu menyatakan ulang sebuah konsep, menyajikan konsep dalam berbagi representasi matematis, mengaplikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai konsepnya, dan mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 28 siswa dengan mengambil tiga siswa sebagai sampel yang dipilih dari kategori, tinggi, sedang, rendah berdasarkan hasil tes pemahaman konsep matematika. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya variasi kemampuan pemahaman antar subjek. Pada subjek kategori tinggi mampu menguasai dan memahami seluruh indikator dengan baik. Subjek pada kategori sedang sudah memahami dan menjawab sebagian besar soal dengan benar, namun masih mengalami kesulitan pada soal cerita dan bilangan ribuan tepatnya pada indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah. Sedangkan siswa pada kategori rendah mengalami banyak kesulitan tepatnya pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep, mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, dan mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah. Secara keseluruhan pada penelitian ini siswa berada pada kategori sedang, sementara sebagian kecil berada pada kategori tinggi maupun rendah. Berdasarkan hasil penelitian siswa pada kategori tinggi terdapat 3 siswa, pada kategori sedang 16 siswa, dan pada kategori rendah terdapat 6 siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa guru perlu meningkatkan strategi pembelajaran yang lebih variatif dan kontekstual agar pemahaman siswa dapat meningkat secara merata.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ADAPTASI LEAN ACCOUNTING PENYEDERHANAAN PENGUKURAN BIAYA PRODUKSI DAN PENENTUAN HARGA JUAL (STUDI KASUS UMKM ROTI SE’CANAI TARAKAN) ADAPTASI LEAN ACCOUNTING PENYEDERHANAAN PENGUKURAN BIAYA PRODUKSI DAN PENENTUAN HARGA JUAL (STUDI KASUS UMKM ROTI SE’CANAI TARAKAN)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lean Accounting dalam proses penentuan harga jual pada UMKM Roti Se’Canai Tarakan. Selama ini, UMKM tersebut belum memiliki sistem pencatatan biaya yang terstruktur dan masih menggunakan metode perkiraan dalam menentukan harga jual produknya. Hal ini menyebabkan ketidaktepatan dalam perhitungan biaya produksi dan potensi ketidakefisienan dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi secara langsung di lokasi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Lean Accounting dapat membantu UMKM dalam mengidentifikasi dan mengukur biaya produksi secara lebih komprehensif. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan, total biaya produksi per unit roti canai mencapai Rp13.458. Dengan margin laba sebesar 30%, harga jual ideal berdasarkan pendekatan Lean Accounting seharusnya sebesar Rp17.500 per unit. Sementara itu, harga jual aktual yang diterapkan oleh UMKM adalah Rp15.000 per unit. Perbedaan sebesar Rp2.500 per unit ini menunjukkan bahwa harga jual yang ditetapkan selama ini belum sepenuhnya menutupi total biaya produksi dan belum mencerminkan efisiensi usaha. Melalui penerapan Lean Accounting, UMKM Roti Se’Canai Tarakan dapat memperoleh informasi biaya yang lebih akurat, efisien, dan relevan untuk pengambilan keputusan harga jual. Pendekatan ini tidak hanya mendukung peningkatan akurasi dalam penentuan harga, tetapi juga membantu mengurangi pemborosan biaya serta meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan usaha.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ADAPTASI LEAN ACCOUNTING PENYEDERHANAAN PENGUKURAN BIAYA PRODUKSI DAN PENENTUAN HARGA JUAL (STUDI KASUS UMKM ROTI SE’CANAI TARAKAN)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lean Accounting dalam proses penentuan harga jual pada UMKM Roti Se’Canai Tarakan. Selama ini, UMKM tersebut belum memiliki sistem pencatatan biaya yang terstruktur dan masih menggunakan metode perkiraan dalam menentukan harga jual produknya. Hal ini menyebabkan ketidaktepatan dalam perhitungan biaya produksi dan potensi ketidakefisienan dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi secara langsung di lokasi usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Lean Accounting dapat membantu UMKM dalam mengidentifikasi dan mengukur biaya produksi secara lebih komprehensif. Berdasarkan hasil perhitungan yang dilakukan, total biaya produksi per unit roti canai mencapai Rp13.458. Dengan margin laba sebesar 30%, harga jual ideal berdasarkan pendekatan Lean Accounting seharusnya sebesar Rp17.500 per unit. Sementara itu, harga jual aktual yang diterapkan oleh UMKM adalah Rp15.000 per unit. Perbedaan sebesar Rp2.500 per unit ini menunjukkan bahwa harga jual yang ditetapkan selama ini belum sepenuhnya menutupi total biaya produksi dan belum mencerminkan efisiensi usaha. Melalui penerapan Lean Accounting, UMKM Roti Se’Canai Tarakan dapat memperoleh informasi biaya yang lebih akurat, efisien, dan relevan untuk pengambilan keputusan harga jual. Pendekatan ini tidak hanya mendukung peningkatan akurasi dalam penentuan harga, tetapi juga membantu mengurangi pemborosan biaya serta meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan usaha.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS III-A PADA MATERI BILANGAN CACAH DI SDN 003 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Matematika merupakan ilmu yang mempelajari logika terkait bentuk, struktur, ukuran, serta konsep-konsep yang saling berhubungan dalam jumlah yang besar. Dalam konteks pendidikan, khususnya dalam pelajaran matematika, pemahaman konsep ini menjadi pondasi yang sangat penting bagi siswa, karena kemampuan ini akan mempengaruhi cara mereka dalam menyelesaikan berbagai masalah matematika yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika siswa kelas III-A SDN 003 Tarakan pada materi bilangan cacah berdasarkan empat indikator pemahaman konsep, yaitu menyatakan ulang sebuah konsep, menyajikan konsep dalam berbagi representasi matematis, mengaplikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai konsepnya, dan mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 28 siswa dengan mengambil tiga siswa sebagai sampel yang dipilih dari kategori, tinggi, sedang, rendah berdasarkan hasil tes pemahaman konsep matematika. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya variasi kemampuan pemahaman antar subjek. Pada subjek kategori tinggi mampu menguasai dan memahami seluruh indikator dengan baik. Subjek pada kategori sedang sudah memahami dan menjawab sebagian besar soal dengan benar, namun masih mengalami kesulitan pada soal cerita dan bilangan ribuan tepatnya pada indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah. Sedangkan siswa pada kategori rendah mengalami banyak kesulitan tepatnya pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep, mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, dan mengaplikasikan konsep atau algoritma ke pemecahan masalah. Secara keseluruhan pada penelitian ini siswa berada pada kategori sedang, sementara sebagian kecil berada pada kategori tinggi maupun rendah. Berdasarkan hasil penelitian siswa pada kategori tinggi terdapat 3 siswa, pada kategori sedang 16 siswa, dan pada kategori rendah terdapat 6 siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa guru perlu meningkatkan strategi pembelajaran yang lebih variatif dan kontekstual agar pemahaman siswa dapat meningkat secara merata.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Hukum Surat Kuasa Pengurusan Hak Milik Atas Tanah Pada Harta Warisan

2025•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan dan akibat hukum surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris tanpa persetujuan ahli waris lainnya, dengan kajian terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kota Tarakan Nomor: 10/Pdt.G/2023/PN Tar dan Putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara Nomor: 23/PDT/2023/PT TJS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, serta mengacu pada bahan hukum primer, sekunder, dan non-hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat kuasa umum dapat digunakan untuk mengurus harta kekayaan pemberi kuasa. Oleh karena itu, surat kepemilikan tanah sebagai salah satu bentuk harta kekayaan dalam warisan, dapat menjadi objek dari pemberian kuasa melalui surat kuasa umum sesuai dengan Pasal 1796 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun, surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang tidak dilengkapi dengan tanda tangan persetujuan dari ahli waris lainnya adalah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum serta melanggar prinsip hak setara atas warisan. Ahli waris yang dirugikan memiliki perlindungan hukum melalui hak saisine dan hereditatis petitio untuk mempertahankan hak mereka. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris harus memenuhi syarat sah perjanjian, seperti identitas pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa yang jelas, objek kuasa harus dijelaskan rinci, uraian/maksud pemberian kuasa harus tegas dan limitatif agar penerima kuasa tidak bertindak di luar wewenang. Surat kuasa harus ditandatangani oleh pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa serta dilengkapi materai. Akibat hukum dari tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka surat kuasa yang digunakan ialah batal demi hukum. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan harus memenuhi syarat formal, menegaskan pentingnya persetujuan seluruh ahli waris dan kepatuhan hukum.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Hukum Surat Kuasa Pengurusan Hak Milik Atas Tanah Pada Harta Warisan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan dan akibat hukum surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris tanpa persetujuan ahli waris lainnya, dengan kajian terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kota Tarakan Nomor: 10/Pdt.G/2023/PN Tar dan Putusan Pengadilan Tinggi Kalimantan Utara Nomor: 23/PDT/2023/PT TJS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, serta mengacu pada bahan hukum primer, sekunder, dan non-hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surat kuasa umum dapat digunakan untuk mengurus harta kekayaan pemberi kuasa. Oleh karena itu, surat kepemilikan tanah sebagai salah satu bentuk harta kekayaan dalam warisan, dapat menjadi objek dari pemberian kuasa melalui surat kuasa umum sesuai dengan Pasal 1796 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun, surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang tidak dilengkapi dengan tanda tangan persetujuan dari ahli waris lainnya adalah tidak sah dan tidak memiliki kekuatan hukum serta melanggar prinsip hak setara atas warisan. Ahli waris yang dirugikan memiliki perlindungan hukum melalui hak saisine dan hereditatis petitio untuk mempertahankan hak mereka. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan yang dibuat oleh seorang ahli waris harus memenuhi syarat sah perjanjian, seperti identitas pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa yang jelas, objek kuasa harus dijelaskan rinci, uraian/maksud pemberian kuasa harus tegas dan limitatif agar penerima kuasa tidak bertindak di luar wewenang. Surat kuasa harus ditandatangani oleh pemberi kuasa (seluruh ahli waris) dan penerima kuasa serta dilengkapi materai. Akibat hukum dari tidak memenuhi persyaratan tersebut, maka surat kuasa yang digunakan ialah batal demi hukum. Surat kuasa pengurusan surat kepemilikan tanah pada harta warisan harus memenuhi syarat formal, menegaskan pentingnya persetujuan seluruh ahli waris dan kepatuhan hukum.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Cost Volume Profit sebagai alat perencanaan laba pada PDAM Kota Tarakan

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan laba dengan target laba sebesar 20% pada tahun 2024 dengan menggunakan analisis cost volume profit pada PDAM Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data penjualan dan data biaya tahun 2021-2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah break even point, margin of safety, dan cost volume profit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BEP PDAM Kota Tarakan tahun 2024 adalah sebesar Rp126.991.673.373 dengan penjualan air sebesar 16.011.846,54 m3. Untuk mencapai target laba sebesar 20% atau sebesar Rp9.540.331.090 pada tahun 2024 penerimaan yang harus dicapai adalah sebesar Rp139.491.358.185 dengan penjualan air sebanyak 17.590.041,58 m3.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Cost Volume Profit (CVP) sebagai alat perencanaan laba pada PDAM Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan laba dengan target laba sebesar 20% pada tahun 2024 dengan menggunakan analisis cost volume profit pada PDAM Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data penjualan dan data biaya tahun 2021-2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah break even point, margin of safety, dan cost volume profit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BEP PDAM Kota Tarakan tahun 2024 adalah sebesar Rp126.991.673.373 dengan penjualan air sebesar 16.011.846,54 m3. Untuk mencapai target laba sebesar 20% atau sebesar Rp9.540.331.090 pada tahun 2024 penerimaan yang harus dicapai adalah sebesar Rp139.491.358.185 dengan penjualan air sebanyak 17.590.041,58 m3.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF "BINGO" UNTUK SISWA KELAS VII SMPN TERPADU UNGGULAN 2 TANA TIDUNG

2024•Koleksi Perpustakaan

Media interaktif merupakan sarana yang memungkinkan peserta didik untuk berinteraksi dengan materi pembelajaran melalui praktik keterampilan serta menerima feedback terhadap materi yang disampaikan. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif adalah Articulate Storyline. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prosedur pengembangan media interaktif dengan berbasis etnomatematika dengan menggunakan Articulate Storyline pada materi segitiga dan segiempat untuk peserta didik kelas VII SMPN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung, serta mengetahui kepraktisan produk berdasarkan respon peserta didik terhadap media tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE, yang dimodifikasi dari Lee dan Owens (2004), dengan lima tahapan: analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan dan kepraktisan multimedia pembelajaran interaktif berbasis etnomatematika menggunakan Articualate Storyline pada materi segitiga dan segiempat untuk kelas VII SMPN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung dinilai sebagai berikut: (1) Penilaian dari ahli materi memperoleh skor 47 dari total skor maksimum 50, dengan presentase 94% yang berada pada interval 81% sampai 100%, termasuk dalam kategori “Sangat Valid”, (2) Penilaian dari ahli media memperoleh skor 65 dari total skor maksimum 80, dengan presentase 81%, juga dikategorikan “Sangat Valid”, (3) Kepraktisan berdasarkan hasil angket respon peserta didik terbagi menjadi 3 tahap uji coba yaitu uji coba one-to-one (perorangan) dilakukan oleh tiga peserta didik menggunakan multimedia pembelajaran interaktif “BINGO” didapatkan hasil presentase 81,21% yang dikategorikan “Sangat Praktis”, uji coba small group (kelompok kecil) dilakukan oleh enam peserta didik didapatkan hasil presentase 83% yang dikategorikan “Sangat Praktis”, uji coba field test (lapangan) yang melibatkan satu kelas dengan enam belas orang peserta didik menghasilkan presentase 84,65% dikategorikan “Sangat Praktis”. Berdasarkan keseluruhan tahap uji coba, multimedia pembelajaran interaktif “BINGO” dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebgaia media pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Studi Etnofarmakologi Tanaman Zigzag (Euphorbia tithymaloides) Suku Dayak Kenyah dan Pengembangannya Sebagai Bahan Ajar Dalam Bentuk Booklet Pembelajaran Biologi SMA

2024•

Pemanfaatan tanaman oleh masyarakat suku Dayak, dalam hal ini untuk pengobatan merupakan hal menarik untuk dipelajari, sehingga pemanfaatan tanaman obat perlu disebarluaskan. Penelitian ini bertujuan: 1). Mengkaji cara pemanfaatan dan cara pengolahan dari tanaman E. tithymaloydes oleh masyarakat Suku Dayak Kenyah. 2). Menganalisis validitas Booklet tanaman obat E. tithymaloydes Suku Dayak Kenyah sebagai suplemen pembelajaran Biologi SMA. Jenis penelitian yaitu Research and Development (R&D) diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall (1983) yang hanya dilakukan sampai tahap kelima. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan pada bulan Juni hingga Agustus 2024 dalam penelitian ini adalah Snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan, tanaman Zigzag dapat menyembuhkan gigitan hewan yang beracun seperti gigitan lipan, ular, kalajengking, serangga, dan kaki yang keseleo. Masyarakat mengolah tanaman dengan membersihkan batangnya dan dipatahkan sehingga mengeluarkan getah atau ditumbuk kasar, untuk masa penyembuhan sekitar 2-7 hari. Hasil validasi dari ahli materi dengan persentase 90% (sangat valid), ahli media 91,5% (sangat valid) dan ahli Bahasa 84% (sangat valid), serta uji respon siswa sebesar 97,4% (sangat menarik). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Booklet Pemanfaatan Tanaman Zigzag (Euphorbia tithymaloides) sangat layak digunakan sebagai sumber belajar siswa SMA. Saran dari peneliti yaitu adanya penelian lanjutan. The use of plants by the Dayak tribe for treatment is an exciting thing to be studied. This research aims to: 1) assess the utilization and processing methods of the E.tithymaloydes plant by the Dayak Kenyah tribe, 2) analyze the validity of the Booklet of medicinal plants E. tithymaloydes Dayak Kenyah Tribe as a high school Biology learning supplement. The type of research was Research and Development (R&D), which was adapted from the Borg & Gall (1983) development model and was carried out only until the fifth stage. The primary data was taken from June to August 2024, and the sampling technique used was snowball sampling. The results showed that the Zigzag plant can cure poisonous animal bites such as centipede bites, snakes, scorpions, insects, and sprained feet. Dayak people process the plant by cleaning the stem and breaking it so that it releases sap or coarsely pounded for a healing period of about 2-7 days. Validation results from material experts with a percentage of 90% (very valid), media experts were 91.5% (very valid), and language experts were 84% (very valid), as well as student response tests of 97.4%(exciting). It can be concluded that the Zigzag Plant Utilization Booklet (Euphorbia tithymaloides) is very feasible to use as a learning resource for high school students.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF "BINGO" UNTUK SISWA KELAS VII SMPN TERPADU UNGGULAN 2 TANA TIDUNG

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Media interaktif merupakan sarana yang memungkinkan peserta didik untuk berinteraksi dengan materi pembelajaran melalui praktik keterampilan serta menerima feedback terhadap materi yang disampaikan. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif adalah Articulate Storyline. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prosedur pengembangan media interaktif dengan berbasis etnomatematika dengan menggunakan Articulate Storyline pada materi segitiga dan segiempat untuk peserta didik kelas VII SMPN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung, serta mengetahui kepraktisan produk berdasarkan respon peserta didik terhadap media tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE, yang dimodifikasi dari Lee dan Owens (2004), dengan lima tahapan: analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan dan kepraktisan multimedia pembelajaran interaktif berbasis etnomatematika menggunakan Articualate Storyline pada materi segitiga dan segiempat untuk kelas VII SMPN Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung dinilai sebagai berikut: (1) Penilaian dari ahli materi memperoleh skor 47 dari total skor maksimum 50, dengan presentase 94% yang berada pada interval 81% sampai 100%, termasuk dalam kategori “Sangat Valid”, (2) Penilaian dari ahli media memperoleh skor 65 dari total skor maksimum 80, dengan presentase 81%, juga dikategorikan “Sangat Valid”, (3) Kepraktisan berdasarkan hasil angket respon peserta didik terbagi menjadi 3 tahap uji coba yaitu uji coba one-to-one (perorangan) dilakukan oleh tiga peserta didik menggunakan multimedia pembelajaran interaktif “BINGO” didapatkan hasil presentase 81,21% yang dikategorikan “Sangat Praktis”, uji coba small group (kelompok kecil) dilakukan oleh enam peserta didik didapatkan hasil presentase 83% yang dikategorikan “Sangat Praktis”, uji coba field test (lapangan) yang melibatkan satu kelas dengan enam belas orang peserta didik menghasilkan presentase 84,65% dikategorikan “Sangat Praktis”. Berdasarkan keseluruhan tahap uji coba, multimedia pembelajaran interaktif “BINGO” dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebgaia media pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Etnofarmakologi Tanaman Zigzag (Euphorbia tithymaloides) Suku Dayak Kenyah dan Pengembangannya Sebagai Bahan Ajar Dalam Bentuk Booklet Pembelajaran Biologi SMA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemanfaatan tanaman oleh masyarakat suku Dayak, dalam hal ini untuk pengobatan merupakan hal menarik untuk dipelajari, sehingga pemanfaatan tanaman obat perlu disebarluaskan. Penelitian ini bertujuan: 1). Mengkaji cara pemanfaatan dan cara pengolahan dari tanaman E. tithymaloydes oleh masyarakat Suku Dayak Kenyah. 2). Menganalisis validitas Booklet tanaman obat E. tithymaloydes Suku Dayak Kenyah sebagai suplemen pembelajaran Biologi SMA. Jenis penelitian yaitu Research and Development (R&D) diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall (1983) yang hanya dilakukan sampai tahap kelima. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan pada bulan Juni hingga Agustus 2024 dalam penelitian ini adalah Snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan, tanaman Zigzag dapat menyembuhkan gigitan hewan yang beracun seperti gigitan lipan, ular, kalajengking, serangga, dan kaki yang keseleo. Masyarakat mengolah tanaman dengan membersihkan batangnya dan dipatahkan sehingga mengeluarkan getah atau ditumbuk kasar, untuk masa penyembuhan sekitar 2-7 hari. Hasil validasi dari ahli materi dengan persentase 90% (sangat valid), ahli media 91,5% (sangat valid) dan ahli Bahasa 84% (sangat valid), serta uji respon siswa sebesar 97,4% (sangat menarik). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Booklet Pemanfaatan Tanaman Zigzag (Euphorbia tithymaloides) sangat layak digunakan sebagai sumber belajar siswa SMA. Saran dari peneliti yaitu adanya penelian lanjutan. The use of plants by the Dayak tribe for treatment is an exciting thing to be studied. This research aims to: 1) assess the utilization and processing methods of the E.tithymaloydes plant by the Dayak Kenyah tribe, 2) analyze the validity of the Booklet of medicinal plants E. tithymaloydes Dayak Kenyah Tribe as a high school Biology learning supplement. The type of research was Research and Development (R&D), which was adapted from the Borg & Gall (1983) development model and was carried out only until the fifth stage. The primary data was taken from June to August 2024, and the sampling technique used was snowball sampling. The results showed that the Zigzag plant can cure poisonous animal bites such as centipede bites, snakes, scorpions, insects, and sprained feet. Dayak people process the plant by cleaning the stem and breaking it so that it releases sap or coarsely pounded for a healing period of about 2-7 days. Validation results from material experts with a percentage of 90% (very valid), media experts were 91.5% (very valid), and language experts were 84% (very valid), as well as student response tests of 97.4%(exciting). It can be concluded that the Zigzag Plant Utilization Booklet (Euphorbia tithymaloides) is very feasible to use as a learning resource for high school students.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI SIKAP TANGGUNG JAWAB SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN KELAS IV-A1 SDIT IBNU ABBAS TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Tanggug jawab merupakan sikap atau perilaku individu yang mau melaksanakan tugas dan kewajibannya baik terhadap diri sendiri, orang lain, terhadap masyarakat dan negara serta kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap tanggung jawab siswa pada proses pembelajaran di kelas IV A1 SDIT Ibnu Abbas Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi yang kemudian dikonfirmasi melalui wawancara. Peneliti mengambil 3 subjek yang sesuai dengan indikator sikap tanggung jawab untuk dilakukan wawancara secara mendalam. Adapaun hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) subjek S1 mampu mengerjakan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi dalam penyelesaian tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif, (2) subjek S2 mampu menyelesaikan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi menyelesaikan tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif, (3) subjek S3 mengerjakan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi penyelesaian tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang memiliki sikap tanggung jawab pada proses pembelajaran dikelas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI SIKAP TANGGUNG JAWAB SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN KELAS IV-A1 SDIT IBNU ABBAS TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanggug jawab merupakan sikap atau perilaku individu yang mau melaksanakan tugas dan kewajibannya baik terhadap diri sendiri, orang lain, terhadap masyarakat dan negara serta kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap tanggung jawab siswa pada proses pembelajaran di kelas IV A1 SDIT Ibnu Abbas Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi yang kemudian dikonfirmasi melalui wawancara. Peneliti mengambil 3 subjek yang sesuai dengan indikator sikap tanggung jawab untuk dilakukan wawancara secara mendalam. Adapaun hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) subjek S1 mampu mengerjakan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi dalam penyelesaian tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif, (2) subjek S2 mampu menyelesaikan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi menyelesaikan tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif, (3) subjek S3 mengerjakan tugas sekolah dengan baik, ikut berpartisipasi penyelesaian tugas kelompok, dan menggunakan waktu secara efektif. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang memiliki sikap tanggung jawab pada proses pembelajaran dikelas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PNEUMONIA.

2024•Koleksi Perpustakaan

Pendahuluan: pada studi kasus ini peneliti melakukan penerapan asuhan keperawatan pada pasien 1 dan pasien 2 dengan pneumonia yang menjalani masa perawatan di RSUD dr. H. JUSUF SK. Tujuan: tujuan studi kasus ini yaitu melakukan perbandingan asuhan keperawatan antara pasien 1 dan pasien 2 dengan pneumonia. Metode: pada studi kasus ini peneliti melakukan pengumpulan data melalui wawancara maupun pemeriksaan fisik (head to toe) dengan hasil anamnesis pasien 1 mengalami sesak napas, sulit melakukan aktivitas akibat sesak, kurang melakukan perawatan diri akibat kondisi, serta mengalami penurunan selera makan, sedangkan pada pasien 2 ditemukan data sesak napas, nyeri pada perut, edema pada ekstremitas, kurang melakukan perawatan diri akibat kondisi, dan mengalami penurunan selera makan. Hasil: adapun hasil pada studi kasus ini peneliti telah menentukan beberapa masalah keperawatan yang sesuai dengan panduan SDKI dan berdasarkan hasil anamnesis serta pemeriksaan fisik yaitu pola napas tidak efektif (D.0005), intoleransi aktivitas (D.0056), nyeri akut (D.0077), hipervolemia (D.0022), defisit perawatan diri (D.0109), dan risiko defisit nutrisi (D.0033). Kesimpulan: pada hasil penelitian ini peneliti telah memberikan gambaran mengenai asuhan keperawatan pada pasien 1 dan pasien 2 dengan pneumonia menggunakan format pengkajian KMB serta buku panduan SDKI, SLKI, dan SIKI sehingga peneliti dapat menemukan perbedaan kondisi kesehatan yang dialami oleh masing-masing pasien serta perumusan masalah hingga evaluasi keperawatan yang berbeda, dan dalam hal ini peneliti dapat melakukan perbandingan asuhan keperawatan yang dilakukan pada pasien 1 dan pasien 2. Saran: Dalam hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sebuah masukan dan pembelajaran dalam meningkatkan pengetahuan serta wawasan bagi masyarakat terutama mahasiswa kesehatan mengenai penyakit pneumonia, serta dapat menambah keluasan ilmu dalam penerapan bidang keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, dan memperoleh pengalaman dalam menerapkan asuhan keperawatan khususnya asuhan keperawatan pada pasien dengan pneumonia.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail