Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

16 hasil
Subjek: break even point
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN DAN ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA TANI JAGUNG (ZEA MAYS L.) (STUDI KASUS PADA BUDIDAYA JAGUNG BAPAK MASRUDI DESA GUNUNG PUTIH KABUPATEN BULUNGAN)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan, faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan, serta kelayakan finansial usahatani jagung milik Bapak Masrudi di Desa Gunung Putih, Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 sampai April 2026 dengan menggunakan metode studi kasus. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan analisis pendapatan, uji nonparametrik Friedman Test dan Kendall’s W, serta analisis kelayakan finansial melalui R/C Ratio, B/C Ratio, Return on Investment (ROI), dan Break even point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani jagung memberikan keuntungan pada seluruh lahan yang dianalisis. Pendapatan tertinggi diperoleh pada lahan ke-6 sebesar Rp5.558.128, sedangkan pendapatan terendah terdapat pada lahan ke-2 sebesar Rp1.218.141. Hasil uji Friedman menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti faktor produksi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan usahatani jagung. Nilai Kendall’s W sebesar 1,000 menunjukkan tingkat kesepakatan yang sangat kuat. Berdasarkan nilai mean rank, pengolahan tanah menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi pendapatan, diikuti benih, pupuk, pestisida, dan luas lahan. Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa usahatani jagung layak untuk diusahakan karena memiliki nilai R/C Ratio > 1, B/C Ratio > 0, nilai ROI yang tinggi, serta nilai BEP yang berada di bawah kondisi produksi aktual.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK NPK PELANGI DAN PELAKSANAAN PROGRAM MARI KITA MAJUKAN USAHA RAKYAT (MAKMUR) TERHADAP PRODUKSI TANAMAN KELAPA SAWIT DAN KESEJAHTERAAN PETANI KELAPA SAWIT SERTA ANALISIS USAHA BUDIDAYA KELAPA SAWIT

2026•

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya produktivitas kelapa sawit rakyat di Desa Semaja, Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan, yang berdampak pada rendahnya tingkat pendapatan dan kesejahteraan petani. Rata-rata produksi tandan buah segar (TBS) petani di wilayah ini masih berada di bawah standar produktivitas nasional. Salah satu penyebab utama adalah penggunaan pupuk yang tidak terstandar serta kurangnya pendampingan teknis budidaya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, PT Pupuk Kalimantan Timur melalui Program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (MAKMUR) memperkenalkan penggunaan Pupuk NPK Pelangi yang disertai dengan pendampingan teknis, akses permodalan, dan jaminan pemasaran hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh penggunaan Pupuk NPK Pelangi dan pelaksanaan Program MAKMUR terhadap produksi kelapa sawit; (2) mengetahui pengaruh penggunaan pupuk NPK Pelangi dan Pelaksanaan Program MAKMUR terhadap kesejahteraan petani; (3) menganalisis biaya produksi, penerimaan, dan keuntungan bersih usaha tani; serta (4) mengevaluasi kelayakan ekonomi usaha tani berdasarkan R/C Ratio dan Break Even Point (BEP) Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian adalah petani kelapa sawit yang tergabung dalam Program MAKMUR di Desa Semaja. Analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antara variabel penggunaan Pupuk NPK Pelangi (X1), Program MAKMUR (X2), produksi kelapa sawit (Y1) sebagai variabel mediator, dan kesejahteraan petani (Y2). Selain itu dilakukan analisis usaha tani untuk menghitung struktur biaya, penerimaan, pendapatan, R/C Ratio, dan BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Pupuk NPK Pelangi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap produksi kelapa sawit. Program MAKMUR juga memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan produksi melalui penyediaan input, pendampingan teknis, dan akses pasar. Produksi kelapa sawit terbukti berperan sebagai variabel mediator yang memperkuat pengaruh penggunaan pupuk dan pelaksanaan program terhadap kesejahteraan petani. Peningkatan produksi berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga petani, akses pendidikan, dan akses layanan kesehatan. Analisis usaha tani menunjukkan bahwa setelah penerapan penggunaan Pupuk NPK Pelangi dan Program MAKMUR, usaha tani kelapa sawit berada dalam kondisi layak secara ekonomi. Nilai R/C Ratio lebih besar dari satu, yang menunjukkan bahwa usaha tani menguntungkan. Analisis BEP produksi dan BEP harga menunjukkan bahwa tingkat produksi dan harga jual telah berada di atas titik impas, sehingga usaha tani memiliki margin keuntungan yang positif. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara penggunaan pupuk berkualitas dan pelaksanaan program pendampingan pertanian mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani kelapa sawit secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelaksanaan Program MAKMUR serta menjadi dasar perumusan kebijakan pertanian yang lebih tepat sasaran di wilayah perbatasan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI SEMANGKA (Citrullus lanatus) DI DESA TANJUNG BUKA KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usahatani semangka (Citrullus lanatus) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi meningkatkan pendapatan petani. Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan menjadi salah satu wilayah pengembangan semangka, namun petani masih menghadapi kendala berupa tingginya biaya produksi, keterbatasan transportasi, dan ketergantungan pada pengepul. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetauhi Penerimaan dan pendapatan usahatani semangka di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah (2) Untuk Mengetahui kelayakan usahatani semangka di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian dilaksanakan pada Juli 2025 dengan metode survei terhadap 15 petani semangka yang dipilih secara purposive sampling. Data primer dan sekunder dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan indikator biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi usahatani semangka sebesar Rp19.164.357 per musim tanam, dengan total penerimaan Rp49.200.000 sehingga menghasilkan pendapatan Rp30.035.643. Nilai R/C Ratio sebesar 3,03 menunjukkan bahwa usahatani semangka layak dan menguntungkan. Analisis BEP menunjukkan BEP produksi sebesar 3.194 kg, BEP harga Rp2.275 per kg, dan BEP penerimaan Rp5.355.126. Nilai tersebut berada di bawah produksi aktual 8.200 kg, harga jual Rp6.000 per kg, dan penerimaan aktual, sehingga usahatani semangka telah melampaui titik impas dan memberikan keuntungan bagi petani.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS COST VOLUME PROFIT DALAM MENGOPTIMALISASI LABA (STUDI KASUS PADA UMKM KUB SEJAHTERA)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to analyze the application of Cost Volume Profit (CVP) in optimizing profits at KUB Sejahtera MSME. The research method used was quantitative descriptive with a case study approach. Research data was obtained from information related to production costs, sales, and business profits. The analysis was carried out through Break Even Point (BEP), Margin of Safety (MOS), and net profit calculations. The results show that KUB Sejahtera MSME achieved a Break-Even Point per unit of IDR 168,815,900 and a Break-Even Point in rupiah of IDR 136,988,414, a Margin of Safety (MOS) of IDR 185,511,585 and a Margin of Safety (MOS) percentage of 57.20%. net profit of IDR 75,238,760, and to optimize profits, KUB Sejahtera MSME must sell 1,911 kg to achieve a profit target of IDR 286,656,460. The conclusion of this study is that the application of Cost Volume Profit Analysis can help KUB Sejahtera MSME in planning and controlling costs, determining sales targets, and optimizing profits to support business continuity.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS COST VOLUME PROFIT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN PADA UMKM AMPLANG MELY

2025•

ABSTRAK ANALISIS COST VOLUME PROFIT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA UNTUK PENINGKATAN PENJUALAN PADA UMKM AMPLANG MELY Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan analisis cost volume profit sebagai alat perencanaan laba pada UMKM Amplang Mely. UMKM Amplang Mely merupakan usaha yang menghasilkan amplang. UMKM Amplang Mely menghadapi tantangan karena kurangnya pemahaman tentang penentuan volume penjualan, biaya-biaya yang dikeluarkan, dan titik impas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan adanya fluktuasi signifikan dalam margin kontribusi (CM), dengan nilai tertinggi pada bulan Juli sebesar Rp 9.991.472 dan terendah pada bulan September sebesar Rp408.687, mencerminkan ketidakstabilan dalam pengelolaan biaya variabel. Break Even Point (BEP) menunjukkan pola serupa, di mana BEP terendah terjadi pada bulan Juli (781 unit), sementara BEP tertinggi tercatat pada bulan September (6.768 unit), dipengaruhi oleh penurunan CM. Margin of Safety (MOS) hanya positif pada bulan Juli dan November, mengindikasikan bahwa pada bulan lainnya penjualan tidak mampu menutupi seluruh biaya, sehingga UMKM berada dalam kondisi berisiko. Sebagai respons terhadap kerugian, UMKM menetapkan target laba sebesar 30% dari kerugian sebelumnya, yang memerlukan penjualan sebesar Rp 12.266.568 pada Januari 2025. Temuan ini menegaskan bahwa analisis CVP dapat menjadi alat strategis dalam perencanaan keuangan dan pengambilan keputusan, khususnya dalam menghadapi dinamika usaha yang fluktuatif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Cost Volume Profit (CVP) sebagai alat perencanaan laba pada PDAM Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan laba dengan target laba sebesar 20% pada tahun 2024 dengan menggunakan analisis cost volume profit pada PDAM Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data penjualan dan data biaya tahun 2021-2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah break even point, margin of safety, dan cost volume profit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BEP PDAM Kota Tarakan tahun 2024 adalah sebesar Rp126.991.673.373 dengan penjualan air sebesar 16.011.846,54 m3. Untuk mencapai target laba sebesar 20% atau sebesar Rp9.540.331.090 pada tahun 2024 penerimaan yang harus dicapai adalah sebesar Rp139.491.358.185 dengan penjualan air sebanyak 17.590.041,58 m3.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN MARGIN OF SAFETY SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA KAFE TERRACE SOCIAL SPACE

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas permasalahan Kafe Terrace Social Space yang belum melakukan perencanaan laba secara sistematis. Tujuan penelitian adalah menganalisis break even point (BEP) dari produksi maupun penjualan dan biaya tahun 2023 untuk merencanakan laba tahun 2024 serta menentukan batas minimum penurunan penjualan melalui margin of safety. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, memanfaatkan data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa BEP dicapai pada penjualan Rp 56.578.044,34 atau 3.000 unit, dengan rasio margin kontribusi 65,86%. Target laba 2024 sebesar 15% memerlukan produksi atau penjualan Rp 201.087.040,39 atau 9.000 unit, sementara margin of safety 71,87% mengindikasikan kafe memiliki posisi keuangan yang aman untuk menghadapi potensi penurunan penjualan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kafe Terrace Social Space berada dalam kondisi yang kuat untuk merencanakan strategi laba pada tahun 2024.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Usaha Penggemukan Kepitng Keramba Di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota tarakan sebagai kota yang terdiri dari lautan yang mempunyai potensi sumber daya perikanan yang cukup besar. Tarakan merupakan pusat pengumpulan kepiting yang berasal dari hasil tangkapan di wilayah perairan muara provinsi Kalimantan utara. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha penggemukan kepiting keramba. Penelitian ini di lakukan di jalan cendrawasih tepatnya di belakang trakindo,pada awal juni. Jumlah populasi ada 5 pelaku usaha yang di teliti melalui informasi kuantitatif dari responden,dan kemudian di analisis menggunakan Analisis biaya, Kelayakkan usaha, Break even point, dan Payback period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penggemukkan kepiting keramba yang berada di jalan cendrawasih tepatnya di belakang trakindo dapat di katakan memberikan manfaat dan keuntungan ketika di jalankan. Serta di liat dari Break even point dan Payback period dapat di katakan mencapai titik impas yang menguntungkan. Dengan melanjutkan usaha penggemukan kepiting ini dapat memberikan prospek yang baik,serta para pelaku usaha dapat membuat pencatatan mengenai pemasukan dan rincian biaya yang dikeluarkan setiap proses produksi dan memperluas jaringan penjualan dan pamasok hasil produksi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN TAHU DI KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN TAHU DI KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA Feri Mariani Charitin Devi, S.E., M.Sc Industri yang mulai berkembang sebagai salah satu UMKM adalah usaha industri tahu tidak terkecuali di Kabupaten Bulungan namun terdapat permasalahan yang terjadi selain persaing yang dihadapi oleh UMKM tahu di Kabupaten Bulungan yang hanya datang dari pengusaha sejenis sekitar Kabupaten Bulungan saja, namun pada kenyataanya, masih ada kendala yang seringkali muncul yaitu tingginya harga kedelai, permodalan, teknologi, pemasaran, dan akses informasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa besar total biaya produksi dan penerimaan untuk mengetahui jumlah pendapatan keuntungan usaha industri pembuatan tahu di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, serta menganalisis kelayakan usaha industri pembuatan tahu secara Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), dan Break Even point (BEP) di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah diketahui keuntungan atau pendapatan berdasarkan rata-rata sebesar Rp 3,000,228 dalam satu kali produksi. Dengan rata-rata total produksi Rp 2,207,503 dan total penerimaan Rp 5,442,222 Dan berdasarkan analisis kelayakan finansial usaha industri pengolahan tahu di Kabupaten Bulungan diketahui nilai rata-rata B/C ratio (Benefit Cost of Ratio) sebesar 1.4, R/C ratio (Revenue Cost Ratio) sebesar 2.4, Nilai BEP (Break Even point) Harga sebesar Rp 47,897, dan BEP Produksi sebesar 21. Berdasarkan kriteria uji kelayakan B/C Rasio, R/C ratio, dan BEP rata-rata usaha industri pengolahan tahu di Kabupaten Bulungan layak untuk dijalankan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pendapatan dan Kelayakan Finansial Usaha Home Industri Bakpia di Kabupaten Tana Tidung (Studi Kasus Usaha Pia Taka)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN FINANSIAL HOME INDUSTRI BAKPIA DI KABUPATEN TANA TIDUNG Rahmat Dani Charitin Devi S.E., M.Sc [email protected] Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan finansial yang digunakan dalam pengembangan usaha bakpia di Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Jenis dan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis pendapatan dan kelayakan finansial. Berdasarkan hasil penelitian analisis pendapatan diketahui rata-rata keuntungan atau pendapatan usaha bakpia di Kabupaten Tana Tidung adalah sebesar Rp 4.130.372 dalam sebulan. Rata-rata harga bakpia perbuah sebesar Rp 2000 dengan total kue bakpia sebanyak 8970 buah, dan rata-rata penjualan sebesar Rp 17.940.000. Sedangkan untuk perhitungan kelayakan finansial usaha dilihat dari R/C Ratio sebesar 1,29. Dari perhitungan BEP diperoleh yaitu, BEP Produksi sebesar 6905 buah dan BEP Harga sebesar Rp 1.539, hasil perhitungan ROI sebesar 29,9%. Berdasarkan hasil kriteria kelayakan yang telah ditentukan dapat dikatakan bahwa usaha bakpia di Kabupaten Tana Tidung layak untuk dikembangkan. Kata Kunci: Analisis Pendapatan, Analisis Kelayakan Finansial: Break Even Point (BEP), Return On Invesment (ROI), Revenue Cost Ratio (R/C Ratio)

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) USAHA JAMUR TIRAM PUTIH DI UKM AQSHA KOTA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK USAHA JAMUR TIRAM PUTIH DI UKM AQSHA KOTA TARAKAN Skripsi ini membahas tentang analisis titik impas antara biaya produksi dan hasil penjualan menggunakan Break Even Point (BEP) pada usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha agar tidak mengalami kerugian. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif yang fokus pada bidang manajemen sebuah usaha. Populasinya adalah semua laporan keuangan pada usaha jamur tiram putih dan sampelnya adalah laporan keuangan pada UKM Aqsha tahun 2010-sekarang. Data diperoleh melalui dokumentasi, selanjutnya data penelitian ini dianalisis dengan model matematik Break Even Point (BEP) yang berfungsi untuk memberikan solusi jumlah minimal penjualan agar sebuah usaha tidak mengalami kerugian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Posisi Break Even Poin (BEP) atau titik impas penjualan pada usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha, dimana usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha tidak menderita kerugian yaitu berada pada titik penjualan sebanyak 301kg dengan hasil penjualan sebesar Rp. 18.106.869 per produksi. Dengan demikian, apabila usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha ingin memperoleh keuntungan maka harus melakukan penjualan diatas jumlah tersebut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Break Even Point dan Rentabilitas Ekonomi pada Usaha Amplang Rumput Laut di UMKM Dapur Kamari Kabupaten Nunukan

2022•

Abstrak Sukri.1640202030. 2020. “Analisis Break Even Point dan Rentabilitas Ekonomi Amplang Rumput Laut Di UMKM Dapur Karima Kabupaten Nunukan.” Dibimbing oleh Dr. Etty Wahyuni, S.Hut.,MP. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Salah satu subsistem hilir yang saat ini sedang berkembang ialah usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal ini dikarenakan UMKM dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada didaerah pedesaan. UMKM Dapur Karima yang terdapat di Kabupaten Nunukan mengolah rumput laut menjadi produk amplang yang banyak diminati masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Menganalisis pendapatan dan kelayakan usaha amplang rumput laut di UMKM Dapur Karima Kabupaten Nunukan. (2) Menganalisis Break Even Point usaha Amplang rumput laut di UMKM Dapur Karima Kabupaten Nunukan. (3) Menganalisis sensitivitas dan rentabilitas di UMKM Dapur Karima Kabupaten Nunukan apabila terjadi perubahan harga jual produk, biaya produksi, dan jumlah produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu metode penentuan sampel menggunakan Metode Survey dan informan kunci. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan, BEP produksi, BEP harga, BEP penerimaan, sensitivitas dan rentabilitas ekonomi. Penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan pada usaha amplang rumput laut UMKM Dapur Karima perbulan sebesar Rp 19.465.327 dan Kelayakkan R/C 2,55% , BEP produksi sebesar 563,34 bungkus, BEP Harga sebesar Rp 4.178 , BEP Penerimaan Rp. 7.653.124. Sensitivitas yang dilakukan dengan menaikkan dan menurunkan harga jual produk dan produksi sampai dengan 15%, sedangkan biaya produksi dengan menaikkan dan menurunkan sampai dengan 24%, sehingga nilai pada variabel tidak berpengaruh terhadap pendapatan UMKM Dapur Karima. Rentabilitas Ekonomi usaha amplang rumput laut UMKM Dapur Karima sebesar 59% yang artinya tergolong cukup.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) DAN RASIO USAHA MADU TRIGONA SP DI UPTD KPH TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat biaya dan penerimaan usaha madu di UPTD.KPH Tarakan, serta melihat kelayakan usaha madu dengan menganalisis nilai break even point dan R/c rasio. Penelitian ini dilakukan di kota Tarakan tepatnya di Kawasan Hutan Lindung yang dikelola oleh UPTD.KPH Tarakan. Pemilihan responden menggunakan metode Purposive sampling yaitu pemilihan sengaja dengan kriteria yang telah penulis tetapkan yaitu: pemilik usaha madu bekerjasama dengan UPTD.KPH dan telah menjalankan usaha madu selama lebih dari 1 tahun. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif yaitu menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Teknik analisis data menggunakan anaisis biaya, analisis break even poin dan Rasio kelayakan Usaha. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya produksi yang terdapat didalam usaha madu adalah biaya tetap Rp. 374.356, biaya vaariabel Rp. 139.806, total biaya Rp.514.262 untuk satu kali produksi. Dengan penerimaan mencapai Rp. 1.200.000 per bulan dan pendapatan sebesar Rp.685.738. Nilai BEP Unit mencapai 2,50 botol dengan ukuran 250 ml, BEP harga Rp.72.537 BEP Penerimaan Rp. 424.695 dari perhitungan Break Even Point dapat dilihat bahwa usaha Madu mengalami keuntungan dan layak untuk dijalankan karena telah melampaui keadaan Break Even. Rasio Usaha madu sebesar 2,23 >1 menunjukkan bahwa usaha layak untuk dijalankan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN MARGIN OF SAFETY PADA USAHA TERNAK AYAM POTONG RAS PEDAGING (BROILER) DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS USAHA TERNAK AYAM POTONG PAK MUJI)

2020•

Kegiatan usaha pasti bertujuan untuk mendapatkan laba yang optimal dan dapat berkelanjutan, sehingga perencanaan terhadap laba usaha adalah faktor penting dalam menunjang pencapaian tujuan suatu usaha. Dengan perencanaan yang baik, diharapkan semua aktivitas perusahaan dapat lebih terarah dalam mencapai tujuannya. Perencanaan laba dapat dilakukan dengan menggunakan Analisis Break even Point (BEP). Tujuan penelitian ini adalah 1) Menganalisis pendapatan usaha ternak ayam ras pedaging (Broiler) dalam satu periode. 2) Menganalisis nilai BEP produksi, harga, dan penerimaan ternak ayam ras pedaging (broiler) untuk mencapai titik impas. 3) Untuk mengetahui Margin Of Safety pada usaha ternak ayam ras pedaging (broiler). Penelitian in adalah penelitian studi kasus pada usaha ternak ayam broiler milik Pak Muji di Kelurahan Kampung 4 Kota Tarakan. Analisis data adalah analisis pendapatan, analisis Break Event Point dan Analisis Margin Of Safety.Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan menunjukan bahwa besarnya pendapatan yang di peroleh dalam satu periode sebesar Rp. 14.076.814 dan nilai BEP produksi sebesar 2.071 Kg, BEP harga sebesar Rp. 26.545 sedangkan untuk BEP penerimaan sebesar Rp. 59.017.703. Adapun jarak batas keamanan atau Margin Of Safety di dapatkan sebesar 71% atau sebesar 5.112 Kg. Setelah melakukan penelitian ini peneliti menarik kesimpulan bahwa usaha Ternak Ayam Broiler Milik Pak Muji masih berada pada titik keuntungan karena masih di atas Nilai BEP yang ada.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EKONOMI PEMBUATAN KAPAL RUMPUT LAUT DI DESA BUKIT ARU INDAH KECAMATAN SEBATIK TIMUR KABUPATEN NUNUKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masyarakat di Kecamatan Sebatik Timur khususnya di Desa Bukit Aru Indah dominan berprofesi sebagai nelayan, petani dan wiraswata. Pembuatan kapal rumput laut termasuk dalam profesi wiraswasta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lamanya waktu pembuatan ukuran dan harga kapal rumput laut, menganalisis dan menjelaskan pendapatan dan kelayakan usaha pembuatan rumput laut di Desa Bukit Aru Indah Kecamatan Sebatik Timur. Metode analisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode pengambilan sampel yaitu metode purposive sampling. Pendapatan atau keuntungan rata-rata yang dihasilkan dalam usaha pembuatan kapal rumput laut sebesar Rp 8.009.203 per unit (15 hari) Keuntungan didapatkan dari total penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 24.500.000 dikurangi dengan total biaya yang besarnya Rp 16.490.797. Nilai total penerimaan (Total Revenue) lebih besar dibandingkan dengan nilai total biaya (Total Cost). Usaha pembuatan kapal rumput laut menguntungkan karena nilai TR > nilai TC. Analis usaha di ketahui nilai ROI 48,6, BEP 1 dan nilai B/C ratio 1,49. Analisis tersebut memiliki nilai positsif sehingga layak untuk dijalankan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI DASAR UNTUK PERENCANAAN LABA PADA UMK KERUPUK ANEKA RASA DI KOTA TARAKAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari perusahaan yaitu memperoleh laba. laba tidak muncul secara otomatis, melainkan membutuhkan perencanaan yang baik. Perencanaan adalah salah satu fungsi manajemen yang dapat mempengaruhi secara langsung terhadap keberhasilan suatu perusahaan, faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya laba diantaranya yaitu perubahan perubahan volume produksi, volume penjualan, harga jual, biaya tetap dan biaya variabel. Perusahaan yang tidak memiliki penggolongan biaya yang rinci dapat menimbulkan kehancuran bagi manajemen dalam pengambilan keputusan termasuk keputusan tentang tentang dampak perubahan biaya dan volume penjualan atau produksi terhadap laba perusahaan. Analisis break even point perlu dilakukan oleh manajemen untuk pengambilan keputusan tentang bagaimana perusahaan dapat mengalami titik impas dan meningkatkan keuntungan.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui omset penjualan UMK Kerupuk Aneka Rasa, agar dapat mencapai BEP dan untuk mengetahui target omset penjualan yang harus dijual agar mencapai laba sesuai yang direncanakan sehingga perusahaan tidak memgalami rugi maupun untung atau dalam kondisi break event point (BEP), sedangkan metode yang digunakan dengan menggunakan metode least square untuk memisahkan biaya tetap dan biaya varibel dari biaya semi variabel,selanjutnya dilakukan perhitungan biaya tetap dan biaya varibel serta penentuan volume produksi dan penjualan dan selajutnya dilakukan perhitungan analisis BEP dan perhitungan perencanaan laba untuk masa yang akan datang. Dari hasil analisis Break Even Point (BEP) dapat diketahui bahwa pada tahun 2018 kerupuk aneka rasa melakukan penjualan diatas tingkat Break Even Point. Titik impas perusahaan tersebut dicapai sebesar Rp 326.778.601 atau sebesar 7.261 Kg dengan tingkat keamanan (MOS) senilai Rp. 111.521.399 atau dengan perhitungan persentase sebesar 25%. Karena nilai penjualan selama tahun 2018 adalah sebasar Rp.438.300.000 maka hal ini menunjukkan bahwa pemilik UMK kerupuk aneka rasa telah melakukan penjualan di atas titik impas serta memperoleh keuntungan. Dengan tingkat laba yang ditargetkan perusahaan pada tahun sebesar 10 % (Rp. 3.985.059) dari laba tahun 2018 (Rp. 39.850.591) maka nilai penjualan yang harus dicapai pada tahun 2019 adalah sebesar Rp. 449.430.111 atau menjual sebanyak 9.987 Kg kerupuk, dengan tingkat keamanan (MOS) sebesar Rp.122.651.510 dengan 26% persentase. Kata Kunci : Break Even Point, Kerupuk Aneka Rasa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail