ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN FINANSIAL HOME INDUSTRI BAKPIA DI KABUPATEN TANA TIDUNG Rahmat Dani Charitin Devi S.E., M.Sc [email protected] Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kelayakan finansial yang digunakan dalam pengembangan usaha bakpia di Kabupaten Tana Tidung. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Jenis dan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis pendapatan dan kelayakan finansial. Berdasarkan hasil penelitian analisis pendapatan diketahui rata-rata keuntungan atau pendapatan usaha bakpia di Kabupaten Tana Tidung adalah sebesar Rp 4.130.372 dalam sebulan. Rata-rata harga bakpia perbuah sebesar Rp 2000 dengan total kue bakpia sebanyak 8970 buah, dan rata-rata penjualan sebesar Rp 17.940.000. Sedangkan untuk perhitungan kelayakan finansial usaha dilihat dari R/C Ratio sebesar 1,29. Dari perhitungan BEP diperoleh yaitu, BEP Produksi sebesar 6905 buah dan BEP Harga sebesar Rp 1.539, hasil perhitungan ROI sebesar 29,9%. Berdasarkan hasil kriteria kelayakan yang telah ditentukan dapat dikatakan bahwa usaha bakpia di Kabupaten Tana Tidung layak untuk dikembangkan. Kata Kunci: Analisis Pendapatan, Analisis Kelayakan Finansial: Break Even Point (BEP), Return On Invesment (ROI), Revenue Cost Ratio (R/C Ratio)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK USAHA JAMUR TIRAM PUTIH DI UKM AQSHA KOTA TARAKAN Skripsi ini membahas tentang analisis titik impas antara biaya produksi dan hasil penjualan menggunakan Break Even Point (BEP) pada usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha agar tidak mengalami kerugian. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif yang fokus pada bidang manajemen sebuah usaha. Populasinya adalah semua laporan keuangan pada usaha jamur tiram putih dan sampelnya adalah laporan keuangan pada UKM Aqsha tahun 2010-sekarang. Data diperoleh melalui dokumentasi, selanjutnya data penelitian ini dianalisis dengan model matematik Break Even Point (BEP) yang berfungsi untuk memberikan solusi jumlah minimal penjualan agar sebuah usaha tidak mengalami kerugian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Posisi Break Even Poin (BEP) atau titik impas penjualan pada usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha, dimana usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha tidak menderita kerugian yaitu berada pada titik penjualan sebanyak 301kg dengan hasil penjualan sebesar Rp. 18.106.869 per produksi. Dengan demikian, apabila usaha jamur tiram putih di UKM Aqsha ingin memperoleh keuntungan maka harus melakukan penjualan diatas jumlah tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masyarakat di Kecamatan Sebatik Timur khususnya di Desa Bukit Aru Indah dominan berprofesi sebagai nelayan, petani dan wiraswata. Pembuatan kapal rumput laut termasuk dalam profesi wiraswasta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lamanya waktu pembuatan ukuran dan harga kapal rumput laut, menganalisis dan menjelaskan pendapatan dan kelayakan usaha pembuatan rumput laut di Desa Bukit Aru Indah Kecamatan Sebatik Timur. Metode analisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Metode pengambilan sampel yaitu metode purposive sampling. Pendapatan atau keuntungan rata-rata yang dihasilkan dalam usaha pembuatan kapal rumput laut sebesar Rp 8.009.203 per unit (15 hari) Keuntungan didapatkan dari total penerimaan yang diperoleh sebesar Rp 24.500.000 dikurangi dengan total biaya yang besarnya Rp 16.490.797. Nilai total penerimaan (Total Revenue) lebih besar dibandingkan dengan nilai total biaya (Total Cost). Usaha pembuatan kapal rumput laut menguntungkan karena nilai TR > nilai TC. Analis usaha di ketahui nilai ROI 48,6, BEP 1 dan nilai B/C ratio 1,49. Analisis tersebut memiliki nilai positsif sehingga layak untuk dijalankan.