ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan finansial usaha budidaya usaha burung walet (Collocalia Fuchipahge) yang dikelola oleh bapak Gimarzuki di Desa Salan, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis kelayakan finansial dilakukan dengan menggunakan kriteria Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C), Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha sarang burung walet Bapak Gimarzuki layak secara finansial untuk dijalankan dan dikembangkan. Ini dibuktikan dengan nilai NPV sebesar Rp 26.000.539,56 (>0), IRR sebesar 22% (>tingkat suku bunga 5,75%), Net B/C sebesar 1,52 (>1), Gross B/C sebesar 1,45 (>1), dan Payback Period selama 3,39 tahun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota tarakan sebagai kota yang terdiri dari lautan yang mempunyai potensi sumber daya perikanan yang cukup besar. Tarakan merupakan pusat pengumpulan kepiting yang berasal dari hasil tangkapan di wilayah perairan muara provinsi Kalimantan utara. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha penggemukan kepiting keramba. Penelitian ini di lakukan di jalan cendrawasih tepatnya di belakang trakindo,pada awal juni. Jumlah populasi ada 5 pelaku usaha yang di teliti melalui informasi kuantitatif dari responden,dan kemudian di analisis menggunakan Analisis biaya, Kelayakkan usaha, Break even point, dan Payback period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penggemukkan kepiting keramba yang berada di jalan cendrawasih tepatnya di belakang trakindo dapat di katakan memberikan manfaat dan keuntungan ketika di jalankan. Serta di liat dari Break even point dan Payback period dapat di katakan mencapai titik impas yang menguntungkan. Dengan melanjutkan usaha penggemukan kepiting ini dapat memberikan prospek yang baik,serta para pelaku usaha dapat membuat pencatatan mengenai pemasukan dan rincian biaya yang dikeluarkan setiap proses produksi dan memperluas jaringan penjualan dan pamasok hasil produksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA JAMUR TIRAM DI TIDENG PALE KECAMATAN SESAYAP Abstrak Prospek pengembangan budidaya jamur tiram putih di Indonesia cukup prospektif yang kegiatan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran biaya, penerimaan dan pendapatan usaha budidaya jamur tiram putih di Tideng Pale, mengetahui Faktor Internal (IFAS) dan Faktor Eksternal (EFAS) pada usaha jamur tiram putih di Tideng Pale, dan mengetahui Mengetahui strategi pengembangan usaha industri budidaya jamur tiram putih di Tideng Pale. Metode penentuan informan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu dan informan dalam penelitian ini adalah pemilik atau pengelolah usaha budidaya jamur tiram putih di Tideng Pale yaitu Bapak Anang Hermanysah serta 30 konsumen jamur tiram. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Adapun analisis data yang di gunakan analisis deskriptif, analisis usaha dan analisis swot. Hasil analisis usaha menunjukkan besaran total biaya tetap penyusutan peralatan dalam kegiatan usaha jamur tiram per bulannya adalah sebesar Rp. 296.111 untuk skala luas lahan 4x8 m2 dengan priode produksi 1 bulan, untuk biaya variabel sebesar Rp. 4.175.000, penerimaan sebesar Rp. 9.000.000 dan untuk pendapatn sebesar 4.825.000. Faktor Internal (IFAS) Strategi pengembangan usaha budidaya jamur tiram putih di tidung pale kecamatan sesayap untuk faktor kekuatan dan kelemahan masing-masing terdapat lima indikator dan Faktor Eksternal (EFAS) Strategi Pengembangan usaha jamur tiram di tideng pale untuk faktor peluang dan ancaman juga terdapat masing-masing lima indikator sedangkan untuk strategi yang di rekomendasi adalah strategi SO yaitu ada 2 strategi,antara lain : 1) Mengoptimalkan jumlah produksi jamur tiram dengan memanfaatkan bantuan permodalan. (S1,O3), 2). Mengoptimalkan bantuan permodalan, sarana dan prasarana yang memadai untuk mengembangkan usaha agribisnis (S4,O4,).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bermaksud menjawab tiga tujuan terkait Analisis Usaha Tani Buah Melon (Cucumis Melo L.) Di Kota Tarakan (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Flora Dan Fauna Mandiri Di Kelurahan Juata Permai KecamatanTarakan Utara). Pertama, bagaimana karakteristik Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri?. Kedua, berapa besar biaya produksi, penerimaan, pendapatan usahatani buah melon Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri di Kelurahan Juata Permai?. Ketiga, Bagaimana kelayakan usaha tani buah melon Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri di Kelurahan Juata Permai?. Metode penentuan sampel menggunakan metode sensus. Sampel dalam penelitian ini adalah petani buah melon di Kelompok Tani Flora Dan Fauna Mandiri. Adapun analisis data yang digunakan analisis deskriptif statistik, analisis usaha tani dan analisis kelayakan usaha tani yaitu R/C ratio dan BEP. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: pertama, diketahui karakteristik petani buah di Kelompok Tani Flora dan Fauna Mandiri berdasarkan umur, pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, luas lahan, dan status kepemilikan lahan. Kedua, rata-rata besar biaya produksi sebesar Rp. 17.738.230. Penerimaan sebesar Rp.96.375.000 dan Pendapatan sebesar Rp. 78.636.770. Ketiga, usaha tani buah melon secara finansial layak untuk diusahakan dan dikembangkan ditinjau dari kriteria kelayakan R/C ratio yakni R/C > 1 yaitu sebesar 5 dan berdasarkan analisis Break Even Point yaitu BEP Produksi sebesar 56 Kg, BEP Harga sebesar Rp.2.761, dan BEP Penerimaan sebesar Rp.843.558.