ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN TAHU DI KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA
ABSTRAK ANALISIS KELAYAKAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN TAHU DI KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA Feri Mariani Charitin Devi, S.E., M.Sc Industri yang mulai berkembang sebagai salah satu UMKM adalah usaha industri tahu tidak terkecuali di Kabupaten Bulungan namun terdapat permasalahan yang terjadi selain persaing yang dihadapi oleh UMKM tahu di Kabupaten Bulungan yang hanya datang dari pengusaha sejenis sekitar Kabupaten Bulungan saja, namun pada kenyataanya, masih ada kendala yang seringkali muncul yaitu tingginya harga kedelai, permodalan, teknologi, pemasaran, dan akses informasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa besar total biaya produksi dan penerimaan untuk mengetahui jumlah pendapatan keuntungan usaha industri pembuatan tahu di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, serta menganalisis kelayakan usaha industri pembuatan tahu secara Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), dan Break Even point (BEP) di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah diketahui keuntungan atau pendapatan berdasarkan rata-rata sebesar Rp 3,000,228 dalam satu kali produksi. Dengan rata-rata total produksi Rp 2,207,503 dan total penerimaan Rp 5,442,222 Dan berdasarkan analisis kelayakan finansial usaha industri pengolahan tahu di Kabupaten Bulungan diketahui nilai rata-rata B/C ratio (Benefit Cost of Ratio) sebesar 1.4, R/C ratio (Revenue Cost Ratio) sebesar 2.4, Nilai BEP (Break Even point) Harga sebesar Rp 47,897, dan BEP Produksi sebesar 21. Berdasarkan kriteria uji kelayakan B/C Rasio, R/C ratio, dan BEP rata-rata usaha industri pengolahan tahu di Kabupaten Bulungan layak untuk dijalankan.