ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Manajemen modal kerja diukur menggunakan empat indikator, yaitu periode konversi persediaan, periode penerimaan piutang, periode penangguhan utang, dan siklus konversi kas, sedangkan profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 77 perusahaan manufaktur selama periode 2021–2024. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode konversi persediaan berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Periode penerimaan piutang berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Periode penangguhan utang berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Siklus konversi kas berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas. Secara simultan, keempat variabel manajemen modal kerja berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berbasis zonasi dirancang sebagai kebijakan nasional untuk menjamin hak konstitusional warga negara atas pendidikan yang adil dan merata, sebagaimana diamanatkan Pasal 31 UUD NRI 1945. Meskipun bertujuan mulia, implementasinya kerap menemui kendala di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak konstitusional dalam implementasi SPMB, dengan fokus studi kasus di Kabupaten Malinau. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis peraturan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, SPMB telah selaras dengan prinsip keadilan akses pendidikan. Namun, implementasinya di Kabupaten Malinau belum optimal karena terkendala ketimpangan sarana prasarana antar sekolah dan resistensi sosial terhadap sistem zonasi. Akibatnya, pemenuhan hak konstitusional warga negara atas pendidikan yang merata belum sepenuhnya terwujud. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi teknis dan pemerataan kualitas sarana pendidikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Usahatani semangka (Citrullus lanatus) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi meningkatkan pendapatan petani. Desa Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan menjadi salah satu wilayah pengembangan semangka, namun petani masih menghadapi kendala berupa tingginya biaya produksi, keterbatasan transportasi, dan ketergantungan pada pengepul. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetauhi Penerimaan dan pendapatan usahatani semangka di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah (2) Untuk Mengetahui kelayakan usahatani semangka di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian dilaksanakan pada Juli 2025 dengan metode survei terhadap 15 petani semangka yang dipilih secara purposive sampling. Data primer dan sekunder dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan indikator biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi usahatani semangka sebesar Rp19.164.357 per musim tanam, dengan total penerimaan Rp49.200.000 sehingga menghasilkan pendapatan Rp30.035.643. Nilai R/C Ratio sebesar 3,03 menunjukkan bahwa usahatani semangka layak dan menguntungkan. Analisis BEP menunjukkan BEP produksi sebesar 3.194 kg, BEP harga Rp2.275 per kg, dan BEP penerimaan Rp5.355.126. Nilai tersebut berada di bawah produksi aktual 8.200 kg, harga jual Rp6.000 per kg, dan penerimaan aktual, sehingga usahatani semangka telah melampaui titik impas dan memberikan keuntungan bagi petani.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ekosistem mangrove di Indonesia rusak setelah kebakaran 2015. Kondisi ini memicu kebutuhan program pemulihan yang melibatkan masyarakat. Pemerintah membentuk BRGM sesuai Perpres 120 Tahun 2020 dengan target restorasi 1,2 juta hektar pada 2020 sampai 2024. Kalimantan Utara menjadi prioritas karena luas mangrove dan tingginya aktivitas tambak. Banyak tambak masih memakai cara konvensional sehingga kualitas tanah dan air menurun. Situasi ini menuntut pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap kegiatan restorasi agar program berjalan efektif dan memberi manfaat langsung bagi petambak. Penelitian ini menilai pemahaman dan penerimaan petambak di Kota Tarakan terhadap kegiatan restorasi mangrove oleh BRGM. Penelitian memakai pendekatan deskriptif kuantitatif dengan kuesioner skala Likert untuk 90 petambak. Analisis memakai deskriptif dan regresi linier sederhana untuk melihat pengaruh pendidikan, umur, dan keikutsertaan. Hasil menunjukkan pemahaman rendah dengan pengaruh 42 persen. Penerimaan rendah dengan pengaruh 26 persen. Pengaruh umur dan keikutsertaan kecil. Responden mengetahui manfaat mangrove, tetapi pemahaman teknis terbatas. Dukungan terhadap program ada, tetapi belum kuat. Hasil ini menunjukkan perlunya edukasi, pendampingan teknis, dan kolaborasi agar program berjalan efektif dan mendukung keberlanjutan tambak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses produksi, biaya produksi serta keuntungan produk selai rumput laut, kacang karamel rumput laut dan kerupuk ubi ungu rumput laut pada UMKM Beppa’ta di Kelurahan Nunukan Timur, Kecamatan Nunukan. Lokasi penelitian dilaksanakan di UMKM Beppa’ta Kelurahan Nunukan Timur Kabupaten Nunukan. Metode penentuan sampel menggunakan Informan kunci yaitu pemilik UMKM Beppa’ta ibu Nindawaty. Metode analisis data menggunakan Analisis Deskriptif, Kuantitatif dengan menghitung Biaya produksi, dan Analisis keuntungan. Proses produksi selai rumput laut meliputi persiapan bahan, perebusan, pengolahan nanas, pencampuran bahan, penambahan tepung, masak sampai mengental, dinginkan kemudian masukkan ke botol kemasan 450 gram. Proses produksi kacang karamel rumput laut meliputi persiapan kacang, pembuatan adonan balut, penggilingan adonan, pembungkusan kacang, penggorengan kacang, masak lapisan karamel, dinginkan kacang kemudian masukkan dalam kemasan standing pouch 250 gram. Proses produksi kerupuk ubi ungu rumput laut meliputi persiapan bahan, pembuatan adonan, giling adonan, penggorengan, dinginkan kerupuk kemudian masukkan dalam ke¬masan standing pouch 250 gram. Total biaya produksi yang dikeluarkan UMKM Beppa’ta untuk setiap produk berbeda. Biaya produksi selai rumput laut mencapai Rp 7.688.000. Biaya produksi kacang karamel rumput laut sebesar Rp 9.443.000 dan biaya produksi kerupuk ubi ungu rumput laut sebesar Rp 8.645.000. Keseluruhan total biaya sebesar 25.776.000. Keuntungan usaha Selai rumput laut sebesar Rp 13.312.000. Kacang karamel rumput laut sebesar Rp 2.557.000 dan kerupuk ubi ungu rumput laut Rp 3.355.000. Kese¬luruhan total keuntungan sebesar 19.224.000
Kata kunci: UMKM, rumput laut, biaya produksi, penerimaan, keuntungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Indonesia dalam menerima dan memberikan perlindungan terhadap pengungsi internasional, juga untuk mengetahui bagaimana penanganan pengungsi yang ada di Indonesia berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 Tentang Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri. Indonesia yang hingga saat ini belum meratifikasi Konvensi 1951 dan Protokol 1967 Tentang Pengungsi yang secara geografis menjadi jalur lalu lintas dan tempat singgah bagi para pencari suaka dan pengungsi internasional. Adanya prinsip non- refoulement yang berlaku secara jus cogen menjadikan setiap negara di dunia harus menerima kedatangan pengungsi internasional. Diperkuat dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 125 menjadi Indonesia sebagai negara yang dinilai mampu memberikan perlindungan yang utuh untuk menangani pengungsi dari luar negeri. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian normatif. Berdasarkan pembahasan tersebut penulis menyimpulkan bahwa Indonesia sudah menjalankan komitmen terhadap penghormatan atas prinsip hak asasi manusia internasional dengan menerima kedatangan pengungsi dan pencari suaka selama bertahun-tahun. Indonesia juga telah mengeluarkan regulasi khusus bagi pengungsi internasional lewat Perpres 125 tahun 2016 yang menawarkan dua solusi jangka panjang bagi pengungsi yaitu, Repatriasi sukarela dan penempatan di negara ketiga. Solusi yang ditawarkan tidak selamanya berjalan mulus, hingga sekarang Indonesia masih harus berkoordinasi dengan UNHCR sebagai organisasi resmi PBB yang khusus mengurusi pengungsi dalam menangani dan memberikan perlindungan yang sesuai dengan yang diharapkan dalam konvensi 1951 tentang pengungsi. Oleh karena itu pemerintah Indonesia harus terus memaksimalkan kinerja, memperkuat hubungan dan koordinasi dengan pihak UNHCR agar pengungsi di Indonesia tidak terlalu lama tinggal dan segera diarahkan ke negara tujuan. Sehingga tidak mengancam kedaulatan dan keamanan wilayah Indonesia sendiri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan oleh petani di Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan. Potensi pengembangan tanaman ini cukup besar, namun pendapatan petani masih bervariasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis karakteristik petani mentimun di Desa Balansiku, dan (2) menghitung besaran pendapatan petani di Desa Balansiku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan survei. Sampel yang digunakan sebanyak 25 petani mentimun yang dipilih dengan metode sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan menyebar kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menghitung total penerimaan, total biaya produksi, dan pendapatan petani serta menggunakan Benefit-Cost Ratio (BCR) untuk menentukan kelayakan usaha tani mentimun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani mentimun di Desa Balansiku berada dalam kelompok usia 31-40 tahun (36%) dengan tingkat pendidikan yang didominasi oleh lulusan Sekolah Dasar (36%). Luas lahan yang digunakan berkisar antara 0,5 hingga lebih dari 1 hektar, dengan 48% petani memiliki lahan lebih dari 1 hektar. Rata-rata pendapatan total petani per musim tanam adalah Rp4.345.200,00 dengan total biaya produksi sebesar Rp1.113.800,00, sehingga pendapatan bersih yang diperoleh adalah Rp3.231.400,00. Analisis Benefit-Cost Ratio (BCR) sebesar 3,90 (>1) menunjukkan bahwa usaha tani mentimun di Desa Balansiku menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani meliputi harga jual mentimun yang stabil, tingkat produktivitas tanaman, luas lahan yang dikelola, serta kondisi lingkungan seperti cuaca dan serangan hama.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Udang windu (Penaues monodon) merupakan salah satu produk unggulan perikanan Indonesia. Terdapat banyak kandungan gizi pada kepala udang windu diantaranya mengandung protein, asam lemak, mineral, dan serat. Penelitian ini bertujuan guna menentukan tingkat penerimaan konsumen (warna, aroma, rasa, dan tekstur) terhadap penyedap rasa udang dari kepala udang windu (Penaeus monodon) dengan variasi metode pengolahan. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari analisis sensori (hedonik), analisis kadar air, analisis kelarutan dan analisis kadar glutamat. Uji hedonik menggunakan 30 panelis tidak terlatih. Hasil dari penelitian menunjukkan berdasarkan hasil uji hedonik nilai rata-rata tertinggi pada perlakuan II yaitu penambahan bahan pengisi berupa tepung terigu dan tepung tapioka sebanyak 5% dengan kadar air sebesar 3,46%, kelarutan 1,13%, dan kadar glutamat 21,08%. Kepala udang windu (P. monodon) berpotensi dijadikan penyedap rasa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengetahui penerimaan usaha industri es batu kristal di kota Tarakan, (ii) mengetahui keuntungan usaha es batu Kristal di Kota Tarakan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data sampel penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Teknik analisis dengan analisis penerimaan dan keuntungan usaha. Analisis penerimaan dengan analisis Teknik Revenue dan R/C Rasio. Kemudian keuntungan usaha dengan analisis keuntungan usaha/profit dan B/C rasio.Berdasarkan hasil penelitian (i) rata-rata penerimaan industri es batu kristal di kota Tarakan sebesar 5.315.000, dan hasil analisis kelayakan usaha pada industri es batu kristal di kota Tarakan di dapat nilai R/C untuk industri Tarakan ice kristal yaitu 5,05, industri UD semangat baru es kristal 3,88, industri Es kristal 6,06, industri Es batu keluarga 5,47, dan industri Es batu kristal Tarakan 6,42, industri Mr. duck es batu kristal 7,78, menunjukkan bahwa industri ini dikatan layak (ii) rata- rata keuntungan industri es batu kristal di kota Tarakan adalah sebesar Rp. 4.347.677. /bulan, dan hasil analisis kelayakan usaha pada industri es batu kristal di kota Tarakan di dapat nilai B/C rasio untuk industri Tarakan ice kristal yaitu 4,05, industri UD semangat baru es kristal 3,88, industri Es kristal 5,06, industri Es batu keluarga 4,47, dan industri Es batu kristal Tarakan 5,42, industri Mr. duck es batu 4,78, menunjukkan bahwa industri ini dikatakan layak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu jenis pajak daerah yang sangat berpotensi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas atas pajak kendaraan bermotor di UPT Pengelolaan pendapatan daerah Kota Tarakan pada tahun 2018, 2019, 2020, dan 2021 dan untuk mengetahui kontribusi yang diberikan oleh pajak kendaraan bermotor terhadap pendapatan asli daerah di Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di kantor SAMSAT BPPRD Kota Tarakan dengan data penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Tarakan tahun 2018, 2019, 2020, dan 2021. Penelitian ini menggunakan analisis rasio efektivitas pajak daerah dan analsiis kontribusi. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa efektivitas atas penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor tergolong cukup efektif karena rata-rata 95,445% yaitu sebesar 107,11% pada tahun 2018, 101,43% pada tahun 2019, 89,20% pada tahun 2020, dan 88,04% pada tahun 2021. Sedangkan, kontribusi yang diberikan oleh Pajak Kendaraan Bermotor terhadap Pendapatan Asli Daerah juga termasuk baik karena rata-rata sebesar 41,75% yaitu 39% pada tahun 2018, 54% pada tahun 2019, 37% pada tahun 2020, dan 37% pada tahun 2021.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan bersih para nelayan kepiting di Desa Liagu Kecamatan Sekatak. Penelitian dilaksanakan di Desa Liagu Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Liagu merupakan salah satu daerah penghasil kepiting khususnya kepiting bakau dengan produksi yang cukup tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana data yang di olah berbentuk angka dengan menggunakan teknik penyebaran kuisioner untuk mengupulkan data. Penentuan responden yang dijadikan sampel yaitu dengan menggunakan metode jenuh atau sensus dengan mengambil semua populasi sebagai sampel yaitu 30 responden. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan. Hasil analisis menunjukkan rata-rata pendapatan para nelayan kepiting per bulan yaitu sebesar Rp. 11.900.587.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengendalian internal kas pada NU CARE – LAZISNU Kota Tarakan dengan cara melihat prosedur penerimaan kas, pengeluaran kas dan menilai kesesuaian pelaksanaan pengendalian internal kas pada NU CARE – LAZISNU Kota Tarakan dengan komponen pengendalian internal Committee of Sponsoring Organization Commission (COSO). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Acuan COSO diterapkan peneliti sebagai alat analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem pengendalian internal kas NU CARE – LAZISNU Kota Tarakan secara keseluruhan belum sepenuhnya sesuai dengan pengendalian internal COSO. Dari 17 prinsip, ditemukan bahwa 13 prinsip telah diimplementasikan sesuai, tetapi 4 prinsip masih belum sesuai dengan pengendalian internal COSO.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani kelapa sawit di Desa Lubok Buat Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode sampel yaitu purposive sampling. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dari 30 sampel dengan analisis data menggunakan metode analisis keuntungan bersih dari penjualan hasil produksi setelah dikurangi dengan total biaya yang dikeluarkan. Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata total penerimaan adalah sebesar Rp. 2.205.814.-/Ha/Bln atau sebesar Rp. 26.469.767,-/Ha/Th dengan rata-rata total biaya produksi yang dikeluarkan adalah sebesar Rp. 596.556,-/Ha/Bln atau sebesar Rp. 7.158.680,-/Ha/Th. Sehingga diperoleh rata-rata pendapatan bersih petani setelah dikurangi dengan total biaya produksi adalah sebesar Rp. 1.609.257,-/Ha/Bln atau sebesar Rp. 19.311.087,-Ha/Th.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tingkat kesejahteraan petani ditentukan oleh struktur pendapatan petani yang salah satunya tergambar dari upah yang diterima buruh dan keragaan tingkat daya beli rumah tangga petani. Penelitian ini betujuan: 1) Untuk mengitung pendapatan petani kelapa sawit di Desa Samaenre Kecematan Sei Menggaris di 2) Untuk menganalisis Kesejahteraan petani kelapa sawit di Desa Samaenre Kecematan Sei Menggaris Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Samaenre Semaja Kecamatan Sei Menggaris Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah tangga petani kelapa sawit dengan teknik penentuan sampel yang dilakukan secara sengaja (purposive) berjumlah 40 kepala keluarga rumah tangga petani kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah analisis biaya usahata tani, penerimaan, pendapatan, dan GSR. Berdasarkan hasil analisis pendapatan petani kelapa sawit di Desa Samaenre dalam satu priode yang berlangsung selama satu bulan terdapat dua kali panen atau dua kali penerimaan. Dalam satu priode total biaya yang harus dikeluarkan petani sebesar Rp. 8.137.735.000 dan penerimaan sebesar Rp. 15.965.000 sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 3.827.265. Analisis tingkat kesejahteraan GSR rumah tangga petani kelapa sawit didesa Samaenre yaitu nilai GSR sebesar 0,45 dengan persentase 45%, yang artinya nilai GSR 1 berarti sebanyak 45% ekonomi rumah tangga petani kelapa sawit tergolong ekonomi rumah tangga sejahtera Hal ini disebabkan oleh peroses pengolahan lahan yang diolah cukup luas sehingga menyebabkan hasil produksi usahatani yang dihasilkan cukup tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENINGKATAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK MELALUI INKLUSI PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DI KOTA TARAKAN Ayu Sarinah Agus Tri Darmawanto., S.E., M.E Dr. Irawati HM., S.E., M.Ak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Peningkatan kepatuhan wajib pajak secara langsung terhadap penerimaan pajak, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh inklusi pajak secara langsung terhadap penerimaan pajak dan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh peningkatan kepatuhan wajib pajak secara tidak langsung terhadap penerimaan pajak melalui inklusi pajak sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif perbandingan kausalitas. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tarakan yang berjumlah 82 pegawai. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 32 sampel yaitu dari pegawai Account Representative, Seksi Pemeriksaan dan penagihan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yaitu dengan cara penyebaran kuesioner, wawancara dan pengumpulan data dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tarakan. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu dengan wawancara dan kuantitatif yaitu dengan menggunakan metode statistik. Metode statistik yang digunakan adalah Partial Least Square 3 (PLS). Hasil penelitian menunjukkan Peningkatan kepatuhan wajib pajak tidak berpengaruh secara langsung terhadap penerimaan pajak, inklusi pajak berpengaruh secara langsung terhadap penerimaan pajak, dan Peningkatan kepatuhan wajib pajak berpengaruh secara tidak langsung terhadap penerimaan pajak melalui inklusi pajak sebagai variabel moderasi. oleh karena itu, Inklusi pajak mampu memoderasi Kepatuhan wajib pajak terhadap Penerimaan Pajak yang artinya inklusi pajak dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara kepatuhan wajib pajak terhadap penerimaan pajak di Kota Tarakan. Kata Kunci: Kepatuhan Wajib Pajak, Inklusi Pajak, Penerimaan Pajak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak reklame di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan metode analisis linear berganda, dengan data time series tahun 2015-2021 pajak reklame di Kota Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel jumlah penduduk, jumlah kendaraan, jumlah perusahaan dan toko serta PDRB Kota Tarakan tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak reklame. Demikian juga secara parsial jumlah penduduk, jumlah kendaraan, jumlah perusahaan dan toko serta PDRB tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak reklame Kota Tarakan. Koefisien determinan terdapat hubungan yang erat antara variabel bebas (X1,X2,X3,X4) dengan variabel terikat (Y) sebesar 95,4% hal ini menunjukan bahwa variabel jumlah penduduk, jumlah kendaraan, jumlah perusahaan dan toko serta PDRB mampu menerangkan 95,4% variabel terikat (Y) sedangkan sisanya 4,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan petani dalam setiap masa produksi di Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok tani yang ada di Kecamatan Tarakan Utara sebanyak 30 responden. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa total keseluruhan biaya-biaya yang dikeluarkan yaitu pembelian benih atau bibit dan juga pupuk oleh petani sebesar Rp. 83.039.000 per produksi dengan rata-rata sebesar Rp. 2.767.967. Total nilai penerimaan yang didapat oleh petani sebesar Rp 137.360.000 per produksi dengan rata-rata Rp. 4.578.667. Dengan pendapatan atau keuntungan bersih yang didapat oleh petani sebesar Rp. 54.321.000 dari satu kali masa panen. Dengan rata-rata seorang petani mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 1.810.700 dalam satu kali masa panen.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Didalam dunia pertanian produksi padi sawah dari Gapoktan belum mampu memenuhi kebutuhan desa. Mengingat pentingnya pencapaian tujuan peningkatan pendapatan dalam mengalokasikan sumberdaya yang ada secara efektif dan efisien, maka perlu untuk mengetahui besarnya penerimaan dan pendapatan Usaha tani Gapoktan yang ada didesa tersebut apakah menguntungkan atau sebaliknya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, atau dapat dihitung secara langsung. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Biaya usaha tani yang dikeluarkan oleh petani padi sawah Gapoktan Surya Indah Tani adalah sebesar Rp 220.969.600,4 untuk luas lahan 29 ha pada 40 orang petani, yang terdiri dari biaya tetap sebesar Rp 85.039.000,4 dan biaya variabel sebesar Rp 135.930.600. Dengan pendapatan Usaha tani padi sawah sebesar Rp 161.494.399,6 atau bisa di sebut dengan mengalami keuntungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha kuliner di kawasan Pantai Amal Kota Tarakan dan untuk mengetahui kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yaitu menghitung angka dengan menggunakan data yang secara langsung relevan dengan inkuiri. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis keuntungan dan analisis kontribusi. Hasil penelitian menunjukkan Pada analisis pendapatan disimpulkan bahwa 5 usaha rumah makan yang ada dikawasan Pantai Amal Kota Tarakan dapat dikatakan mengalami keuntungan setiap bulannya, dan pada analisis kontribusi dapat disimpulkan bahwa dalam kurun waktu yang diteliti dari tahun 2017-2022 kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah dengan nilai rata-rata hanya mencapai 17% yang artinya pemerintah belum dapat mengandalkan sektor pariwisata sebagai unggulan dala penyusun pendapatan asli daerah Kota Tarakan dimana kontribusi dapat dikatakan besar apabila telah mencapai 60-79%.