Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

22 hasil
Subjek: penduduk
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Jumlah Penduduk, Tenaga Kerja Dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten/Kota Di Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019-2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh jumlah penduduk, tenaga kerja, dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa jumlah penduduk, tenaga kerja, belanja modal, dan pertumbuhan ekonomi selama periode 2019 hingga 2025. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode regresi data panel menggunakan bantuan perangkat lunak E-Views versi 14. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan, diketahui bahwa secara parsial, variabel tenaga kerja dan belanja modal memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Kalimantan Utara, sedangkan variabel jumlah penduduk tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut. Sementara itu, secara simultan, ketiga variabel yang diteliti, yaitu jumlah penduduk, tenaga kerja, dan belanja modal, terbukti berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Desa Menggunakan Sistem Software Epanet 2.2 (Studi Kasus : Pada Desa Bandan Bikis Kecamatan Sesayap Hilir)

2026•

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Desa Bandan Bikis, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, belum memperoleh pelayanan air bersih perpipaan sehingga masyarakat masih memanfaatkan air hujan, air kolam, dan air sumur bor. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air bersih hingga tahun 2029 serta merencanakan jaringan distribusi air bersih menggunakan software EPANET 2.2 meliputi parameter tekanan, kecepatan aliran, dan kehilangan energi. Metode penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Proyeksi jumlah penduduk dihitung menggunakan metode aritmatika berdasarkan data tahun 2019–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk tahun 2029 diproyeksikan mencapai 912 jiwa. Kebutuhan air rata-rata harian sebesar 0,845 L/dtk, kebutuhan harian maksimum sebesar 0,971 L/dtk, dan kebutuhan jam puncak sebesar 1,478 L/dtk. Hasil simulasi EPANET 2.2 menunjukkan nilai tekanan berkisar 45,49–51,52 m, kecepatan aliran 0,16–0,71 m/dtk, dan headloss 1,18–11 m/km. Secara umum, jaringan yang direncanakan mampu mendistribusikan air ke seluruh wilayah pelayanan dengan tekanan yang memenuhi standar. Berdasarkan hasil penelitian, jaringan distribusi air bersih yang direncanakan layak diterapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun 2029. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji kualitas air dan biaya pembangunan jaringan secara lebih rinci.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Penduduk Sipil dalam Konflik Rusia Ukraina Berdasarkan Prinsip-Prinsip Hukum Humaniter Internasional

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap penduduk sipil dalam konflik bersenjata internasional Rusia-Ukraina serta mengkaji penerapan prinsip-prinsip hukum humaniter internasional. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, menggunakan bahan hukum primer berupa Konvensi Jenewa 1949 dan Protokol Tambahan I Tahun 1977, serta bahan hukum sekunder dari literatur dan laporan internasional. Data dianalisis secara kualitatif dengan mengkaji kesesuaian antara norma hukum dan praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif perlindungan penduduk sipil telah diatur secara komprehensif dalam hukum humaniter internasional. Namun, dalam praktiknya masih terjadi pelanggaran terhadap prinsip pembedaan, proporsionalitas, dan kehati-hatian, yang ditandai dengan serangan terhadap objek sipil dan tingginya korban di kalangan sipil. Hal ini menunjukkan bahwa perlindungan penduduk sipil dalam konflik Rusia-Ukraina belum terlaksana secara optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tren pertumbuhan penduduk dan kunjungan wisatawan di kota tarakan periode 2015-2024 (studi kasus : pantai amal)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tren perkembangan jumlah penduduk dan kunjungan wisatawan di Kota Tarakan selama periode 2015-2024, dengan fokus pada destinasi Pantai Amal. Pertumbuhan penduduk merupakan indikator fundamental dalam pembangunan daerah yang mencerminkan perubahan struktur masyarakat, sementara kunjungan wisatawan menjadi elemen dinamis yang merepresentasikan mobilitas eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis tren pertumbuhan menggunakan data sekunder deret waktu (time series) selama sepuluh tahun. Lokasi penelitian dipusatkan di Kota Tarakan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik yang signifikan antara kedua variabel. Jumlah penduduk Kota Tarakan menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat stabil dan konsisten, meningkat dari 236.635 jiwa pada tahun 2015 menjadi 278.234 jiwa pada tahun 2024 dengan rata-rata pertumbuhan 1,7%–2,0% per tahun. Sebaliknya, jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan pola yang fluktuatif (dinamis) dengan titik terendah pada tahun 2020 akibat disrupsi eksternal (158.668 kunjungan), namun berhasil melakukan akselerasi pemulihan yang signifikan hingga mencapai 298.534 kunjungan pada tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan adanya sinergi antara penduduk dan wisatawan dalam membentuk dinamika wilayah. Stabilitas demografis memberikan fondasi bagi aktivitas ekonomi lokal, sementara sektor pariwisata, khususnya di kawasan Pantai Amal, berperan sebagai akselerator ekonomi daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN DIGITAL, INOVASI ORGANISASI, DAN KOMPETENSI DIGITAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi pada Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kalimantan Utara)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan digital, inovasi organisasi, dan kompetensi digital terhadap kinerja pegawai di Disdukcapil Provinsi Kalimantan Utara dalam konteks transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan, khususnya melalui IKD dan SIPELANDUKILAT. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode sensus terhadap 150 pegawai, pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert lima poin, serta analisis menggunakan SEM-PLS untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital, inovasi organisasi, dan kompetensi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang visioner dalam pemanfaatan teknologi, organisasi yang adaptif dan inovatif, serta pegawai dengan kompetensi digital yang memadai merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Selain itu, sinergi antara ketiga faktor tersebut memperkuat efektivitas implementasi layanan digital dan mendorong peningkatan kepuasan masyarakat. Penelitian ini juga memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian manajemen publik, khususnya terkait strategi peningkatan kinerja aparatur dalam mendukung keberhasilan transformasi digital birokrasi di daerah perbatasan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tanggung Jawab Hukum Administrasi Terhadap Pemalsuan Dokumen Kependudukan Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

2026•

Pemalsuan dokumen kependudukan yang dilakukan oleh pegawai internal Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan pelanggaran serius dalam penyelenggaraan administrasi publik. Tindakan tersebut tidak hanya merusak integritas dan keabsahan data kependudukan nasional, tetapi juga mencederai prinsip legalitas, akuntabilitas, serta asas-asas umum pemerintahan yang baik. Fenomena ini menunjukkan masih lemahnya pengawasan internal dan belum optimalnya penerapan sanksi administratif terhadap aparatur yang menyalahgunakan kewenangan dalam pelayanan administrasi kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban hukum administrasi terhadap pegawai Dukcapil yang melakukan pemalsuan dokumen kependudukan serta mengkaji prosedur penanganan administratif atas pelanggaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus. Analisis dilakukan terhadap ketentuan hukum administrasi yang berlaku serta putusan pengadilan yang berkaitan dengan pemalsuan dokumen kependudukan oleh aparatur internal Dukcapil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemalsuan dokumen kependudukan oleh pegawai Dukcapil merupakan pelanggaran terhadap kewajiban dan larangan ASN yang menimbulkan pertanggungjawaban hukum administrasi berupa sanksi disiplin. Namun, dalam praktiknya, penegakan pertanggungjawaban tersebut belum berjalan efektif akibat kendala pengawasan, koordinasi kelembagaan, dan inkonsistensi penerapan sanksi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan internal, kejelasan prosedur penanganan, serta penegakan sanksi administratif yang tegas guna mewujudkan tata kelola administrasi kependudukan yang akuntabel dan berintegritas.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGELUARAN KONSUMSI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Provinsi Kalimantan Utara sebagai provinsi termuda di Indonesia masih menghadapi tantangan besar di bidang ketenagakerjaan. Meskipun pembangunan infrastruktur dan sosial terus meningkat, namun angka pengangguran di beberapa daerah masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran konsumsi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan jumlah penduduk miskin terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel, yaitu menggabungkan data time series dan cross-section terdiri dari Kab Malinau, Kab Bulungan, Kab Tana Tidung, Kab Nunukan, dan Kota Tarakan selama kurun waktu 2017–2024. Sampel dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang terkait dengan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya IPM yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap angka pengangguran. Sementara itu, pengeluaran konsumsi dan jumlah penduduk miskin tidak berpengaruh. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah strategis dalam menekan angka pengangguran di daerah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia dan Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2017-2023

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh jumlah penduduk, indeks pembangunan manusia dan upah minimum terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2023. Data yang digunakan adalah data sekunder selama 7 tahun dimulai dari tahun 2017-2023 sehingga diperoleh data sebanyak 35 data. Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM), aplikasi software pengolah data menggunakan Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Kalimantan Utara. Sedangkan jumlah penduduk dan upah minimum tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Kalimantan Utara. Adapun secara simultan jumlah penduduk, indeks pembangunan manusia, dan upah minimum berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2023. Hasil dari Koefisien Determinasi (R2) adalah 0,995400 dimana jumlah penduduk, indeks pembangunan manusia, dan upah minimum mampu menjelaskan pengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja Kabupaten/kota Kalimantan Utara sebesar 99,54%, sedangkan sisanya 0,46% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat pada model regresi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, dan Pendidikan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia Tahun 2019-2023

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu penyebab munculnya masalah ketenagakerjaan dikarenakan jumlah penduduk yang terlalu banyak dan tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia mengakibatkan penduduk yang saat ini berada di usia kerja tidak mendapatkan pekerjaan. Penyerapan tenaga kerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum, dan Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusi, Upah Minimum, dan Pendidikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi data panel (pooled) dengan menggunakan software Stata 18 dan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia tahun 2019 hingga 2023 dari 34 Provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik yang terpilih pada penelitian ini adalah Fixed Effect Model (FEM) yang menyatakan bahwa Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, dan Pendidikan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Sedangkan Upah minimum secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Secara simultan Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, dan Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, dan Pendidikan mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel penyerapan tenaga kerja sebesar 97.80%, sedangkan sisanya 2.20% dijelaskan dan disebabkan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis jumlah penduduk, pengangguran dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS JUMLAH PENDUDUK, PENGANGGURAN DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA Nesty Prasetyo Ningsih Dr. Syaiful Anwar, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Jumlah Penduduk, Pengangguran, dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara secara Parsial dan Simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder meliputi Jumlah Penduduk, Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah dan Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2016-2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi data panel. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan Program E-Views 10 maka hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel Pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara sedangkan variabel Jumlah Penduduk dan Pengeluaran Pemerintah berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara. Secara simultan variabel Jumlah Penduduk, Pengangguran, dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara. Dengan nilai R-Square sebesar 0.221104, Artinya variabel Jumlah Penduduk, Pengangguran dan Pengeluaran Pemerintah mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara sebesar 22,11% sedangkan sisanya yaitu 77,89% dipengaruhi oleh variabel lain diluar persamaan model ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, JUMLAH PENDUDUK, DAN UPAH MINIMUM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2017-2022

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan upah minimum terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pooled data atau gabungan dari data cross-section dan time series sehingga metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa (1) pertumbuhan ekonomi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara; (2) jumlah penduduk secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara; (3) upah minimum secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dan (4) pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan upah minimum secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara. Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk, Upah Minimum, Penyerapan Tenaga Kerja

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah terhadap pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Utara. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder meliputi data jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah dan pendapatan asli daerah tahun 2017-2022 dikabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan program Eviews 11, maka hasil yang diperoleh secara parsial atau uji t statistik, menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji parsial menunjukkan bahwa Jumlah Penduduk tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Kalimantan Utara, pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Kalimantan Utara, pengeluaran pemerintah berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Kalimantan Utara. Adapun secara simultan atau uji-F Statistik Variabel jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli Daerah Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Aspek Sumber Daya Manusia Terhadap Angka Kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh aspek-aspek sumber daya manusia terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara. Aspek sumber daya manusia yang dimaksud merujuk pada variabel pengangguran, jumlah penduduk dan kemiskinan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pooled data atau gabungan dari data cross-section dan time series sehingga metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa pengangguran secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara, kemiskinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara dan jumlah penduduk secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara. Serta pengangguran, kemiskinan dan jumlah penduduk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ASPEK SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN

2024•

ABSTRAK PENGARUH ASPEK SOSIAL EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA TARAKAN PETRUS LIWU Djuanda Hatta, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh aspek sosial ekonomi terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Yaitu dari tahun 2013 sampai tahun 2022. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS 25, Dari beberapa variabel ada yang berpengaruh dan ada yang tidak berpengaruh terhadap Tingkat pengganguran. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel pertumbuhan penduduk, angka partisipasi sekolah, konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran dan variabel tingkat partisipasi angkatan kerja dan investasi yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di kota tarakan, variabel bebas berkontribusi sebesar 71,4% terhadap tingkat pengangguran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah Di Kalimantan Utara

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi Jumlah Penduduk, Investasi, dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Teknik analisis regresi data panel, yaitu gabungan dari time series berupa runtutan waktu dari tahun 2016-2022 dan data cross section yaitu berupa 5 kabupaten/kota di Kalimantan utara. Alat analisis yang digunakan yaitu software Eviews 12. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa model yang paling tepat digunakan adalah Fixed Effect Model. Berdasarkan hasil analisis data panel yang dilakukan menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji parsial menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan investasi tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan utara, sedangkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan Utara. Adapun hasil dari penelitian uji simultan menunjukkan bahwa jumlah penduduk, investasi, produk domestik regional bruto secara simultan atau bersama-sama mempunyai pengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Pajak Reklame di Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak reklame di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan metode analisis linear berganda, dengan data time series tahun 2015-2021 pajak reklame di Kota Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel jumlah penduduk, jumlah kendaraan, jumlah perusahaan dan toko serta PDRB Kota Tarakan tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak reklame. Demikian juga secara parsial jumlah penduduk, jumlah kendaraan, jumlah perusahaan dan toko serta PDRB tidak berpengaruh terhadap penerimaan pajak reklame Kota Tarakan. Koefisien determinan terdapat hubungan yang erat antara variabel bebas (X1,X2,X3,X4) dengan variabel terikat (Y) sebesar 95,4% hal ini menunjukan bahwa variabel jumlah penduduk, jumlah kendaraan, jumlah perusahaan dan toko serta PDRB mampu menerangkan 95,4% variabel terikat (Y) sedangkan sisanya 4,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH INVESTASI, TENAGA KERJA, PERTUMBUHAN PENDUDK DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine and analyze the effect of Investment, Labor, Population Growth and Government Expenditure on the Economic Growth of North Kalimantan Province. This research approach uses a quantitative approach. The source of this research data is secondary data with data collection techniques using library research. Data analysis in this study used the panel data regression method, classic assumption test, and hypothesis testing (t test and F test) using the Eviews-9 software tool. The results of the study show that partially investment and government spending have no significant effect on economic growth in North Kalimantan Province. Labor and population growth have a significant effect on economic growth in North Kalimantan Province. Simultaneously investment, labor, population growth and government spending have an influence on economic growth in North Kalimantan Province. With an R-Square value of 0.442204, it means that the investment, labor, population growth and government expenditure variables affect the economic growth of North Kalimantan Province by 44.2% while the remaining 55.8% is explained by variables outside of this model equation. Keywords: Investment, Labor, Government Spending, Population Growth and Economic Growth

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto dan Jumlah Penduduk Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Kalimantan Utara

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk terhadap pendapatan asli daerah secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan model pendekatan yang terpilih adalah model fixed effect. Data yang digunakan adalah data sekunder selama 10 tahun, dimulai dari tahun 2012-2021 dengan total data sebanyak 50 data. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan bantuan software Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Adapuan secara simultan, produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perkembangan dan Keberlanjutan Perkotaan di Pulau Penghasil Tambang Indonesia (Studi Kasus Pulau Kalimantan)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERKEMBANGAN DAN KEBERLANJUTAN PERKOTAAN DI PULAU PENGHASIL TAMBANG INDONESIA (Studi Kasus Pulau Kalimantan) Ainul Dr. Margiyono, S.E., M.Si Penelitian ini adalah mengetahui perkembangan dan keberlanjutan perkotaan di pulau Kalimantan. Keberlanjutan dilihat dari dimensi ekonomi, sosial dan lingkungan. Data yang digunakan adalah data sekunder dari BPS semua kota. Metode analisis adalah Regional Susutainable Account dan Alokasi ruang per Orang. Hasil menunjukkan bahwa perkembangan kota dengan tingkat kepadatan penduduk rentang 1000-8000 jiwa/km2 yaitu Kota Banjarmasin, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Bontang. Tingkat Alokasi Ruang rentang 0,0000-(-0,5000) Hektar/orang yaitu Kota Balikpapan. Nilai keberlanjutan rentang 0,000-4,000 ada pada kota Banjarbaru, Singkawang, Bontang, Palangkaraya, Tarakan, Banjarmasin dan Balikpapan, kriteria keberlanjutan tahun 2011 pada Kota Banjarbaru, Singkawang masuk dalam kriteria good sustainable, Palangkaraya, Bontang masuk dalam kriteria sustainable, Banjarmasin, Balikpapan masuk kriteria almost sustainable, Samarinda masuk kriteria almost unsustainable, Tarakan masuk kriteria unsustainable dan Pontianak masuk kriteria cronic unsustainable. Pada tahun 2016, Kota Banjarbaru masuk dalam kriteria good sustainable, Tarakan, Palankaraya, Singkawang, Bontang masuk kriteria sustainable, Banjarmasin masuk kriteria almost sustainable, Samarinda masuk kriteria almost unsustainable, Balikpapan masuk kriteria unsustainable, Pontianak masuk dalam kriteria cronic unsustainable. Sedangkan pada tahun 2021, Kota Banjarbaru dan singkawang masuk dalam kriteria good sustainable, Banjarmasin, Bontang masuk kriteria sustainable, Tarakan masuk kriteria almost sustainable, Balikpapan dan Pontianak masuk kriteria almost unsustainable, Palangkaraya masuk kriteria unsustainable dan Samarinda masuk dalam kriteria cronic unsustainable.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JUMLAH PENDUDUK DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN NUNUKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nunukan. Dalam Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang merupakan data time series dalam rentang tahun 2001 sampai 2021 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Nunukan. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi yang dilakukan dengan pengujian menggunakan aplikasi SPSS 23. Setelah melakukan pengujian melalui aplikasi SPSS, Uji Hipotesis menunjukkan Hasil penelitian secara parsial (Uji t) dalam penelitian ini yaitu jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari nilai thitung (0,794) ttabel (1,734) dan sebaliknya pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari nilai thitung (1,887) > ttabel (1,734). Dan hasil penelitian secara simultan (Uji F) jumlah penduduk tidak berpengaruh dan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dilihat dari nilai fhitung (3,426) > ftabel (2,61). Dan nilai koefisien determinasi (R2) variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 27,6%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail