Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: Jumlah Penduduk
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Jumlah Penduduk, Tenaga Kerja Dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten/Kota Di Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2019-2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh jumlah penduduk, tenaga kerja, dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa jumlah penduduk, tenaga kerja, belanja modal, dan pertumbuhan ekonomi selama periode 2019 hingga 2025. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode regresi data panel menggunakan bantuan perangkat lunak E-Views versi 14. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan, diketahui bahwa secara parsial, variabel tenaga kerja dan belanja modal memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Kalimantan Utara, sedangkan variabel jumlah penduduk tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut. Sementara itu, secara simultan, ketiga variabel yang diteliti, yaitu jumlah penduduk, tenaga kerja, dan belanja modal, terbukti berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tren pertumbuhan penduduk dan kunjungan wisatawan di kota tarakan periode 2015-2024 (studi kasus : pantai amal)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tren perkembangan jumlah penduduk dan kunjungan wisatawan di Kota Tarakan selama periode 2015-2024, dengan fokus pada destinasi Pantai Amal. Pertumbuhan penduduk merupakan indikator fundamental dalam pembangunan daerah yang mencerminkan perubahan struktur masyarakat, sementara kunjungan wisatawan menjadi elemen dinamis yang merepresentasikan mobilitas eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis tren pertumbuhan menggunakan data sekunder deret waktu (time series) selama sepuluh tahun. Lokasi penelitian dipusatkan di Kota Tarakan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik yang signifikan antara kedua variabel. Jumlah penduduk Kota Tarakan menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat stabil dan konsisten, meningkat dari 236.635 jiwa pada tahun 2015 menjadi 278.234 jiwa pada tahun 2024 dengan rata-rata pertumbuhan 1,7%–2,0% per tahun. Sebaliknya, jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan pola yang fluktuatif (dinamis) dengan titik terendah pada tahun 2020 akibat disrupsi eksternal (158.668 kunjungan), namun berhasil melakukan akselerasi pemulihan yang signifikan hingga mencapai 298.534 kunjungan pada tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan adanya sinergi antara penduduk dan wisatawan dalam membentuk dinamika wilayah. Stabilitas demografis memberikan fondasi bagi aktivitas ekonomi lokal, sementara sektor pariwisata, khususnya di kawasan Pantai Amal, berperan sebagai akselerator ekonomi daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENGELUARAN KONSUMSI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Provinsi Kalimantan Utara sebagai provinsi termuda di Indonesia masih menghadapi tantangan besar di bidang ketenagakerjaan. Meskipun pembangunan infrastruktur dan sosial terus meningkat, namun angka pengangguran di beberapa daerah masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran konsumsi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan jumlah penduduk miskin terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel, yaitu menggabungkan data time series dan cross-section terdiri dari Kab Malinau, Kab Bulungan, Kab Tana Tidung, Kab Nunukan, dan Kota Tarakan selama kurun waktu 2017–2024. Sampel dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang terkait dengan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya IPM yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap angka pengangguran. Sementara itu, pengeluaran konsumsi dan jumlah penduduk miskin tidak berpengaruh. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Utara. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai langkah strategis dalam menekan angka pengangguran di daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Jumlah Penduduk, Indeks Pembangunan Manusia dan Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2017-2023

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh jumlah penduduk, indeks pembangunan manusia dan upah minimum terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2023. Data yang digunakan adalah data sekunder selama 7 tahun dimulai dari tahun 2017-2023 sehingga diperoleh data sebanyak 35 data. Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM), aplikasi software pengolah data menggunakan Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Kalimantan Utara. Sedangkan jumlah penduduk dan upah minimum tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Kalimantan Utara. Adapun secara simultan jumlah penduduk, indeks pembangunan manusia, dan upah minimum berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2023. Hasil dari Koefisien Determinasi (R2) adalah 0,995400 dimana jumlah penduduk, indeks pembangunan manusia, dan upah minimum mampu menjelaskan pengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja Kabupaten/kota Kalimantan Utara sebesar 99,54%, sedangkan sisanya 0,46% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terdapat pada model regresi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis jumlah penduduk, pengangguran dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS JUMLAH PENDUDUK, PENGANGGURAN DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA Nesty Prasetyo Ningsih Dr. Syaiful Anwar, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Jumlah Penduduk, Pengangguran, dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara secara Parsial dan Simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder meliputi Jumlah Penduduk, Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah dan Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2016-2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi data panel. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan Program E-Views 10 maka hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel Pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara sedangkan variabel Jumlah Penduduk dan Pengeluaran Pemerintah berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara. Secara simultan variabel Jumlah Penduduk, Pengangguran, dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara. Dengan nilai R-Square sebesar 0.221104, Artinya variabel Jumlah Penduduk, Pengangguran dan Pengeluaran Pemerintah mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Utara sebesar 22,11% sedangkan sisanya yaitu 77,89% dipengaruhi oleh variabel lain diluar persamaan model ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, JUMLAH PENDUDUK, DAN UPAH MINIMUM TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2017-2022

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan upah minimum terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017-2022. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pooled data atau gabungan dari data cross-section dan time series sehingga metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa (1) pertumbuhan ekonomi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara; (2) jumlah penduduk secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara; (3) upah minimum secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dan (4) pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan upah minimum secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara. Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk, Upah Minimum, Penyerapan Tenaga Kerja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah terhadap pendapatan asli daerah Provinsi Kalimantan Utara. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder meliputi data jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah dan pendapatan asli daerah tahun 2017-2022 dikabupaten/kota Provinsi Kalimantan Utara yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan program Eviews 11, maka hasil yang diperoleh secara parsial atau uji t statistik, menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji parsial menunjukkan bahwa Jumlah Penduduk tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Kalimantan Utara, pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Provinsi Kalimantan Utara, pengeluaran pemerintah berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Kalimantan Utara. Adapun secara simultan atau uji-F Statistik Variabel jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli Daerah Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Aspek Sumber Daya Manusia Terhadap Angka Kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh aspek-aspek sumber daya manusia terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara. Aspek sumber daya manusia yang dimaksud merujuk pada variabel pengangguran, jumlah penduduk dan kemiskinan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pooled data atau gabungan dari data cross-section dan time series sehingga metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa pengangguran secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara, kemiskinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara dan jumlah penduduk secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara. Serta pengangguran, kemiskinan dan jumlah penduduk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap angka kriminalitas di Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah Di Kalimantan Utara

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis beberapa faktor yang mempengaruhi Jumlah Penduduk, Investasi, dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kalimantan Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Teknik analisis regresi data panel, yaitu gabungan dari time series berupa runtutan waktu dari tahun 2016-2022 dan data cross section yaitu berupa 5 kabupaten/kota di Kalimantan utara. Alat analisis yang digunakan yaitu software Eviews 12. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa model yang paling tepat digunakan adalah Fixed Effect Model. Berdasarkan hasil analisis data panel yang dilakukan menyatakan bahwa hasil dari penelitian uji parsial menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan investasi tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan utara, sedangkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan Utara. Adapun hasil dari penelitian uji simultan menunjukkan bahwa jumlah penduduk, investasi, produk domestik regional bruto secara simultan atau bersama-sama mempunyai pengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto dan Jumlah Penduduk Terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Kalimantan Utara

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk terhadap pendapatan asli daerah secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan model pendekatan yang terpilih adalah model fixed effect. Data yang digunakan adalah data sekunder selama 10 tahun, dimulai dari tahun 2012-2021 dengan total data sebanyak 50 data. Data yang diperoleh kemudian diolah dengan bantuan software Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Adapuan secara simultan, produk domestik regional bruto dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JUMLAH PENDUDUK DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN NUNUKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nunukan. Dalam Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang merupakan data time series dalam rentang tahun 2001 sampai 2021 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Nunukan. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi yang dilakukan dengan pengujian menggunakan aplikasi SPSS 23. Setelah melakukan pengujian melalui aplikasi SPSS, Uji Hipotesis menunjukkan Hasil penelitian secara parsial (Uji t) dalam penelitian ini yaitu jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari nilai thitung (0,794) ttabel (1,734) dan sebaliknya pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari nilai thitung (1,887) > ttabel (1,734). Dan hasil penelitian secara simultan (Uji F) jumlah penduduk tidak berpengaruh dan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dilihat dari nilai fhitung (3,426) > ftabel (2,61). Dan nilai koefisien determinasi (R2) variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 27,6%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Inflasi dan Jumlah Penduduk Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Utara

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh inflasi dan jumlah penduduk terhadap Produk Domestik Regional Bruto dan mengetahui pola spasial keterkaitan jumlah penduduk terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian kuantitatif. Penelitian menggunakan data sekunder triwulan 2012-2019. Sedangkan pola spasial menggunakan data pada tahun 2012, 2015 dan 2019. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda, interpolasi untuk memperoleh data triwulan dan analisis tipologi klassen. Secara parsial variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan sedangkan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan seluruh variabel bebas berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto. Nilai koefisien determinasi sebesar sebesar 0.96,1 atau 96,1% menunjukkan seluruh variabel independen simultan berpengaruh terhadap variabel dependen. Sedangan sisanya adalah 3,1% di luar variabel yang tidak diteliti oleh peneliti. Hasil analisis pola spasial tahun 2012 memberikan gambaran tipologi klassen terbagi menjadi dua kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) dan III (rendah tidak produktif), pada tahun 2015 terbagi menjadi tiga kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) III (rendah tidak produktif) dan IV (tinggi tidak produktif), dan pada tahun 2019 klassen terbagi menjadi dua kuadran yaitu kuadran II (tinggi produktif) dan III (rendah tidak produktif)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail