Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Wisatawan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tren pertumbuhan penduduk dan kunjungan wisatawan di kota tarakan periode 2015-2024 (studi kasus : pantai amal)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tren perkembangan jumlah penduduk dan kunjungan wisatawan di Kota Tarakan selama periode 2015-2024, dengan fokus pada destinasi Pantai Amal. Pertumbuhan penduduk merupakan indikator fundamental dalam pembangunan daerah yang mencerminkan perubahan struktur masyarakat, sementara kunjungan wisatawan menjadi elemen dinamis yang merepresentasikan mobilitas eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis tren pertumbuhan menggunakan data sekunder deret waktu (time series) selama sepuluh tahun. Lokasi penelitian dipusatkan di Kota Tarakan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik yang signifikan antara kedua variabel. Jumlah penduduk Kota Tarakan menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat stabil dan konsisten, meningkat dari 236.635 jiwa pada tahun 2015 menjadi 278.234 jiwa pada tahun 2024 dengan rata-rata pertumbuhan 1,7%–2,0% per tahun. Sebaliknya, jumlah kunjungan wisatawan menunjukkan pola yang fluktuatif (dinamis) dengan titik terendah pada tahun 2020 akibat disrupsi eksternal (158.668 kunjungan), namun berhasil melakukan akselerasi pemulihan yang signifikan hingga mencapai 298.534 kunjungan pada tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan adanya sinergi antara penduduk dan wisatawan dalam membentuk dinamika wilayah. Stabilitas demografis memberikan fondasi bagi aktivitas ekonomi lokal, sementara sektor pariwisata, khususnya di kawasan Pantai Amal, berperan sebagai akselerator ekonomi daerah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH CITRA DAN LOYALITAS DESTINASI TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN MELALUI NILAI YANG DIRASAKAN DI OBJEK WISATA TANE OLEN DESA WISATA SETULANG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Pengaruh citra dan loyalitas destinasi terhadap kepuasan wisatawan melalui nilai yang dirasakan di objek wisata Tane Olen Desa Wisata Setulang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengelola objek wisata dalam meningkatkan daya tarik Tane Olen dan memperpanjang masa tinggal wisatawan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif, di mana tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan mengukur kekuatan hubungan sebab-akibat antara variabel-variabel yang telah ditentukan. Ukuran sampel yang diambil menggunakan rumus hair, yaitu dengan jumlah indikator sebanyak 13 item dikali 5. Sehingga, melalui perhitungan berdasarkan rumus tersebut, diperoleh jumlah sampel dari penelitian ini adalah sebesar sebanyak 117, yang kemudian dibulatkan menjadi 120 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program computer partial least square (PLS). Hasil Penelitian ini Menunjukkan bahwa, Dalam penelitian ini ditemukan terdapat pengaruh Citra Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan. Selanjutnya Loyalitas Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan dan juga Citra Destinasi berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan melalui variabel Nilai yang Dirasakan. Temuan terakhir yaitu Nilai yang Dirasakan berdampak baik dan relevan pada Kepuasan Wisatawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TINGKAT HUNIAN HOTEL, LAMA MENGINAP DAN JUMLAH KUNJUNGAN WIASTAWAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan ekonomi di setiap daerah memerlukan usaha dalam menemukan sumber pertumbuhan baru yang selalu meningkat, salah satunya sektor pariwisata. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor potensial yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan, hal ini disebabkan karena sektor pariwisata mampu menarik minat wisatawan untuk berwisata yang berdampak pada meningkatnya tingkat hunian hotel dan pendapatan daerah, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan lama menginap wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan lama menginap wisatawan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan dan mengetahui faktor dominan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Penelitian ini tergolong kedalam penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda untuk mencari pengaruh jumlah kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel, dan lama menginap wisatawan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, nilai signifikansi yang dihasilkan adalah sebesar 0,002 dan nilai ini lebih kecil dari 0,050 (0,002 0,050), sehingga dapat disimpulkan jumlah wisatawan, tingkat hunian hotel dan lama menginap wisatawan secara signifikan mampu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan dengan nilai pengaruh yang dihasilkan dari koefisien determinasi sebesar 96,6%. Adapun faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan adalah lama menginap wisatawan dengan koefisien korelasi sebesar 47,684.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Potensi Objek Wisata Ratu Intan Pantai Amal Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa potensi objek wisata Ratu Intan Pantai Amal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan dan persepsi wisatawan terhadap objek wisata Ratu Intan Pantai Amal yang dilakukan melalui analisis nilai indeks dengan mempertimbangkan kriteria interpretasi skor yang didasarkan pada interval tertentu. Data yang digunakan merupakan data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari hasil wawancara peneliti secara langsung kepada Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kota Tarakan, salah satu staf PDIP Dinas Pariwisata, dan UMKM pada objek wisata Ratu Intan Pantai Amal. Sedangkan data sekunder bersumber dari Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Tarakan berupa jumlah kunjungan wisatawan tahun 2023, Badan pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah berupa laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Tarakan tahun 2017-2023 (Rupiah). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis skala likert dan teknik pengambilan sampel acak proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata Ratu Intan Pantai Amal memiliki keuntungan sebesar Rp 792.552.000 pada tahun 2023. Dari segi persepsi wisatawan terhadap objek wisata Ratu Intan Pantai Amal menunjukkan bahwa indikator attraction (daya tarik), accessibilities (aksesibilitas), dan aminities (fasilitas) rata-rata wisatawan sangat puas terhadap ketiga indikator tersebut. Dengan demikian, objek wisata ini memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAMALAN PERMINTAAN PARIWISATA INDONESIA MENGGUNAKAN PENDEKATAN BOX-JENKINS

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sektor pariwisata di Indonesia memberikan kontribusi yang besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Peramalan yang akurat dalam sektor pariwisata dapat menjadi penilaian yang baik untuk merencanakan dan strategi pelayanan pariwisata di masa depan. Oleh karena itu, penelitian ini memfokuskan pada peramalan permintaan pariwisata dengan menerapkan pendekatan Box-Jenkins pada data kedatangan wisatawan di Indonesia dari bulan Januari 2015 hingga Desember 2020. Untuk itu, pengujian terkait error dalam peramalan menggunakan pendekatan Box-Jenkins diukur dan dibandingkan dengan menggunakan Akaike Information Criterion (AIC) serta Schwartz Bayesian Criterion (SBC). Model yang menghasilkan kesalahan terendah dipilih untuk meramalkan data permintaan pariwisata di Indonesia. Beberapa model kandidat telah diusulkan selama analisis tetapi model akhir yang dipilih adalah ARIMA (1,1,0).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Pada Objek Wisata Binalatung Beach Kelurahan Pantai Amal Kota Tarakan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN WISATAWAN PADA OBJEK WISATA BINALATUNG BEACH KELURAHAN PANTAI AMAL KOTA TARAKAN Nur Hajirah Dr. Pither Palungan, S.E.,M.Si Agus Tri Darmawanto, ME Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan, biaya perjalanan, biaya perjalanan ke objek lain, lama perjalanan dan fasilitas terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket atau kuesioner, populasi dalam penelitian belum diketahui. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan kebetulan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan hasil dari penelitian ini menunjukkan secara parsial variabel pendapatan, lama perjalanan dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Diperoleh variabel pendapatan de ngan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (2,803 > 1,986), variabel lama perjalanan dengan nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (-2,778 1,986), variabel fasilitas dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (2,103 > 1,986). Sedangkan biaya perjalanan dan biaya perjalanan ke objek lain tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Hal in dikarenakan nilai t-hitung dari variabel biaya perjalanan lebih kecil dari t-tabel (0,699 1,986) dan nilai t-hitung dari variabel biaya perjalanan ke objel lain lebih besar dari t-tabel (0,896 1,986). Adapun secara simultan variabel pendapatan, biaya perjalanan, biaya perjalanan ke objek lain, lama perjalanan dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan dengan nilai f-hitung lebih besar dar f-tabel (4.654 > 2.32). Dengan nilai koefisien determinasi (R2) dengan nilai 0,205 atau sebesar 20,5%. Kata-kata Kunci : Pendapatan, Biaya Perjalanan, Biaya Perjalanan ke Objek Lain, Lama Perjalanan, Fasilitas, Jumlah Kunjungan Wisatawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail