Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

51 hasil
Subjek: PLS
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Self ordering kiosk dalam industri Restoran cepat saji: pendeketab Technology Acceptance Model ( studi pada mahasiswa-mahasiswa pengunjung Restoran cepat sani di Universitas Borneo Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SELF ORDERING KIOSK DALAM INDUSTRI RESTORAN CEPAT SAJI: PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan dan faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan Self-Ordering Kiosk (SOK) di restoran cepat saji (McDonald's Tarakan) di kalangan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan kerangka teoritis Technology Acceptance Model (TAM) yang menguji pengaruh persepsi kegunaan (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use), dan sikap (attitude) terhadap niat menggunakan (Behavioral Intention to Use). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 300 responden mahasiswa aktif dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat menggunakan. Persepsi kegunaan terbukti menjadi faktor yang paling dominan dalam membentuk niat penggunaan (β = 0,461), diikuti oleh sikap (β = 0,286) dan persepsi kemudahan penggunaan (β = 0,182). Selain itu, persepsi kemudahan penggunaan memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk sikap positif pengguna (β = 0,399), sementara persepsi kegunaan memengaruhi sikap dengan koefisien sebesar 0,278. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Borneo Tarakan memiliki niat yang tinggi untuk mengadopsi teknologi SOK, terutama didorong oleh manfaat praktis (seperti efisiensi waktu dan akurasi pesanan) serta antarmuka sistem yang mudah dioperasikan. Implikasi praktis dari penelitian ini menyarankan agar pihak manajemen restoran cepat saji terus mengoptimalkan fitur bernilai tambah dan memastikan sistem tetap ramah pengguna (user friendly) untuk mendorong penggunaan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Self Ordering Kiosk, Technology Acceptance Model, Niat Menggunakan, Restoran Cepat Saji, PLS-SEM

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI SAYURAN DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PERILAKU PETANI SAYURAN DI KOTA TARAKAN Abstrak Peningkatan kapasitas petani dalam aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan dapat dipengaruhi oleh peran penyuluh pertanian. Namun, keterbatasan jumlah penyuluh di Kota Tarakan menyebabkan penyuluh harus membina 200 kelompok tani sayuran yang tersebar dibeberapa wilayah sekaligus, sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas penyuluhan yang diberikan kepada petani. Kinerja penyuluh yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepuasan petani serta mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan serta menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kinerja penyuluh pertanian terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Sampel penelitian berjumlah 100 petani sayuran yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan Structural Equation Modelling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem penyuluhan pertanian di Kota Tarakan telah berjalan cukup baik dan sesuai dengan konsep teoritis, yang mencakup sasaran penyuluhan, tenaga, kelembagaan, metode dan teknik, kebijakan, serta materi penyuluhan; (2) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dan kepuasan petani sayuran dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,628, t-statistik 7,742, dan p-value 0,000 dan 0,643, t-statistik 10,919, dan p-value 0,000; (3) Kepuasan petani sayuran berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran dengan nilai koefisien sebesar 0,254, t-statistik 2,290, dan p-value 0,022; (4) Kinerja penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku petani sayuran melalui kepuasan petani, peran variabel mediasi menunjukkan koefisien sebesar 0,163, t-statistik 2,396, dan p-value 0,017. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja penyuluh pertanian yang baik, berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan petani dan mendorong perilaku petani yang lebih baik dalam menjalankan usahatani sayuran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh work life balance dan flexible work arrangement terhadap kinerja pegawai non ASN dengan motivasi sebagai variabel mediasi pada dinas lingkungan hidup kota tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan flexible work arrangement terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai lapangan non-ASN di Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 200 orang. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flexible work arrangement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja. Work life balance juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap motivasi kerja. Namun demikian, motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, hasil pengujian efek tidak langsung menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi hubungan antara flexible work arrangement maupun work life balance terhadap kinerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Good Corporate governance terhadap Kinerja Keuangan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Makanan dan Minuman di BEI)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode penelitian yang digunakan adalah 2018–2024. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor makanan dan minuman di BEI, dengan sampel sebanyak 15 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 105 observasi. Variabel GCG diukur menggunakan indikator jumlah direksi dan komisaris independen, kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Tobin’s Q, sedangkan ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG berpengaruh negative signifikan terhadap kinerja keuangan. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan serta tidak mampu memoderasi hubungan antara GCG dan kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai peran GCG dan ukuran perusahaan dalam konteks industri makanan dan minuman di Indonesia, serta menegaskan bahwa kualitas implementasi tata kelola perusahaan lebih menentukan kinerja keuangan dibandingkan skala perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) DAN SOFT SKILLS DENGAN PERSEPSI KESIAPAN MENJADI GURU PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi mahasiswa mengenai Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan soft skills dengan persepsi kesiapan menjadi guru pada mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri pada mahasiswa Pendidikan Biologi serta tantangan geografis di wilayah dekat perbatasan yang menuntut kesiapan mental yang kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif jenis ex post facto dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden yang diambil melalui teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, persepsi PLP dan soft skills berhubungan signifikan terhadap kesiapan menjadi guru dengan kontribusi sebesar 80,1% (R-square 0,801). Secara parsial, soft skills memiliki hubungan positif yang sangat signifikan (p = 0,000), sedangkan persepsi mengenai PLP tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p = 0,381). Hal ini mengindikasikan bahwa kesiapan mahasiswa lebih ditentukan oleh kematangan kualitas personal (soft skills) dibandingkan pengalaman lapangan yang masih bersifat administratif. Penelitian ini merekomendasikan peneliti selanjutnya untuk memperluas jumlah sampel, menggunakan instrumen dengan pernyataan negatif untuk menghindari bias, serta mempertimbangkan analisis Rasch Model untuk memperoleh akurasi pengukuran yang lebih presisi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIASI KEPUASAN KERJA: PENGARUH STRES KERJA DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INTRACAWOOD MANUFACTURING TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIASI KEPUASAN KERJA: PENGARUH STRES KERJA DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INTRACAWOOD MANUFACTURING TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DAMPAK KONSISTENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN SERTA KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP REALISASI KEUANGAN DENGAN PERAN STAKEHOLDER SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS: PEMERINTAH KOTA TARAKAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Realisasi keuangan daerah di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam pencapaian target optimal, sebagaimana terjadi pada Pemerintah Kota Tarakan yang mencatat rata-rata realisasi keuangan fluktuatif selama periode 2020–2024, disertai penurunan skor dimensi penyerapan anggaran pada Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) pengukuran tahun 2024 dengan predikat “Perlu Perbaikan”. Berangkat dari hal tersebut penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsistensi perencanaan dan penganggaran serta kualitas sumber daya manusia terhadap realisasi keuangan, dengan peran stakeholder sebagai variabel intervening pada Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi mencakup seluruh aparatur pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan keuangan. Sampel sebanyak 134 responden dipilih melalui teknik stratified purposive sampling berbasis proporsi pagu anggaran. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsistensi perencanaan dan penganggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap realisasi keuangan, demikian pula kualitas sumber daya manusia. Kemudian peran stakeholder berpengaruh positif signifikan terhadap realisasi keuangan serta memediasi secara parsial kedua hubungan tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa ketiga variabel secara simultan berkontribusi positif terhadap peningkatan realisasi keuangan. Implikasi praktis mencakup rekomendasi penguatan sinkronisasi dokumen perencanaan (RPJMD, RKPD, KUA-PPAS, dan APBD), program peningkatan kompetensi ASN secara berkelanjutan, serta optimalisasi partisipasi dan pengawasan stakeholder guna mendukung akuntabilitas, efisiensi, dan keberlanjutan pengelolaan APBD di Pemerintah Kota Tarakan. Secara teoritis, temuan ini memperkaya integrasi Agency Theory, Stewardship Theory, dan Stakeholder Theory dalam konteks pemerintahan daerah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN PENGAWASAN INTERNAL DALAM MEMODERASI PENGARUH KUALITAS APARATUR DAERAH DAN KEPATUHAN REGULASI TERHADAP PENGELOLAAN BARANG MILIK DAERAH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas aparatur daerah dan kepatuhan regulasi terhadap pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dengan pengawasan internal sebagai variabel moderasi di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Pengelolaan aset yang akuntabel dan transparan merupakan instrumen krusial bagi pemerintah daerah dalam mempertahankan opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta meningkatkan efisiensi pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Explanatory Research. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 149 responden yang terdiri dari Pejabat Penatausahaan Barang, Pengurus Barang, dan staf pengelola aset di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tarakan. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas aparatur tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan BMD, mengindikasikan bahwa kompetensi individu memerlukan dukungan sistem kerja yang kuat. Sebaliknya, kepatuhan regulasi dan pengawasan internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan BMD, di mana pengawasan internal ditemukan sebagai faktor determinan yang paling dominan dalam model. Pengujian efek moderasi membuktikan bahwa pengawasan internal berperan sebagai katalisator yang memperkuat pengaruh kualitas aparatur terhadap kualitas pengelolaan aset. Namun, pengawasan internal ditemukan memitigasi pengaruh kepatuhan regulasi terhadap pengelolaan BMD (efek substitusi), yang menunjukkan bahwa kontrol sistemik yang ketat cenderung mengambil alih peran kepatuhan normatif aparatur secara mandiri. Nilai R-Square sebesar 0,917 menunjukkan bahwa model ini mampu menjelaskan 91,7% variasi pengelolaan BMD. Implikasi penelitian ini menekankan urgensi peningkatan kapabilitas APIP dan integrasi fungsi pengawasan untuk mengoptimalisasi potensi aparatur dalam menjaga akuntabilitas aset daerah secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN DAN KEPUASAN PASIEN: PERAN MEDIASI KEPERCAYAAN PASIEN DI UPTD. PUSKESMAS TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kunjungan dan kepuasan pasien, dengan kepercayaan pasien sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan variabel pada UPTD Puskesmas Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada pasien Puskesmas, kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui prosedur bootstrapping untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kunjungan pasien dan kepuasan pasien. Selain itu, kualitas pelayanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pasien. Kepercayaan pasien terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kunjungan dan kepuasan pasien. Pada pengujian mediasi, kepercayaan pasien terbukti mampu memediasi secara signifikan pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kunjungan pasien dan kepuasan pasien. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, Perlu diarahkan pada pembentukan kepercayaan pasien sebagai faktor kunci untuk meningkatkan tingkat kunjungan dan kepuasan pasien secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelola Puskesmas untuk memperkuat mutu pelayanan, komunikasi interpersonal, serta kenyamanan layanan guna membangun kepercayaan dan meningkatkan kepuasan pasien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIASI MOTIVASI KERJA DALAM HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DAN KINERJA PADA PUSKESMAS DI KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan kinerja pada Puskesmas di kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan dengan motivasi kerja sebagai mediasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan karakteristik desain cross-sectional survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada seluruh pegawai pada dia Puskesmas yang ada di Kecamatan Tanjung Palas, yaitu UPTD Puskesmas Tanjung Palas dan UPTD Puskesmas Antutan. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai dan Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Meskipun arah hubungan bersifat negatif, pengaruh tersebut tidak memenuhi kriteria signifikansi statistik. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Pegawai dengan tingkat motivasi kerja yang tinggi cenderung menunjukkan kinerja yang lebih baik, baik pada aspek kualitas pelayanan, tanggung jawab kerja, maupun pencapaian target organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi kerja merupakan determinan utama kinerja pegawai sektor pelayanan kesehatan. Jadi penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan beban kerja pada Puskesmas tidak dapat dilepaskan dari upaya menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HEDONIC SHOPPING VALUE TERHADAP IMPULSE BUYING DENGAN SHOPPING LIFESTYLE SEBAGAI MEDIASI: STUDI PADA PENGGUNA SHOPEE DI KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Hedonic Shopping Value terhadap Impulse Buying dengan Shopping Lifestyle sebagai variabel mediasi pada pengguna Shopee di Provinsi Kalimantan Utara. Latar belakang penelitian ini adalah semakin meningkatnya perilaku pembelian impulsif dalam e-commerce yang didorong oleh pengalaman berbelanja yang bersifat hedonis, fitur platform digital yang interaktif, serta perubahan gaya hidup konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 pengguna Shopee yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hedonic Shopping Value tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Impulse Buying, namun memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Shopping Lifestyle. Selanjutnya, Shopping Lifestyle memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying serta memediasi secara penuh hubungan antara Hedonic Shopping Value dan Impulse Buying. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku pembelian impulsif tidak hanya dipicu oleh rangsangan emosional sesaat, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh gaya hidup berbelanja konsumen yang terbentuk dalam ekosistem e-commerce. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur perilaku konsumen digital. Secara praktis, penelitian ini juga memberikan implikasi bagi platform e-commerce dalam merancang pengalaman berbelanja yang bersifat hedonis guna mendorong terbentuknya gaya hidup berbelanja yang berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA ANGGOTA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN BULUNGAN PERAN MODERASI DUKUNGAN ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai dalam tata kelola desa di Kabupaten Bulungan, dengan dukungan organisasi dan lingkungan kerja sebagai variabel moderating. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan langsung dan moderasi di antara variabel-variabel ini. Pendekatan kuantitatif diterapkan pada data survei dari 196 anggota Badan Permusyawaratan Desa, dan data dianalisis menggunakan SmartPLS dengan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, dukungan organisasi, dan lingkungan kerja berdampak positif pada kinerja. Dukungan organisasi secara signifikan memoderasi hubungan secara negatif, sementara moderasi lingkungan kerja tidak signifikan. Temuan tersebut menyiratkan bahwa peningkatan kinerja tata kelola desa membutuhkan penguatan kompetensi individu dan sistem dukungan kelembagaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN EFEKTIVITAS PELATIHAN DARING TERHADAP KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA MELALUI MOTIVASI BELAJAR (Studi : Peserta Latsar CPNS Tahun 2025 di Provinsi Kalimantan Utara)

2026•

Studi ini memiliki maksud guna menelaah pengaruh efektivitas pelatihan daring terhadap kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan motivasi belajar sebagai variabel mediasi pada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2025 di Provinsi Kalimantan Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan kompetensi ASN di era digital serta meningkatnya penggunaan metode pelatihan daring yang menuntut efektivitas dalam pelaksanaannya. Namun, keberhasilan pelatihan daring tak sekadar ditentukan melalui dimensi teknis, melainkan pula unsur kejiwaan subjek, utamanya motivasi belajar. Riset ini menerapkan metodologi numerik berlandaskan klasifikasi explanatory research. Totalitas subjek riset mencakup segenap anggota Latsar CPNS periode 2025 pada Wilayah Kalimantan Utara berjumlah 300 individu, lewat kuantitas representasi terendah 169 informan yang ditetapkan lewat formulasi Krejcie serta Morgan. Prosedur perolehan informasi dilaksanakan memakai angkutan instrumen bergradasi Likert scale, sementara pemrosesan data mengoperasikan teknik Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) memanfaatkan perangkat lunak SmartPLS. Temuan riset diharap memaparkan bahwasanya efektivitas pelatihan daring memberikan dampak searah bagi kompetensi ASN, secara lurus ataupun sirkular melewati motivasi belajar. Di samping itu, efektivitas pelatihan daring pun diproyeksikan berkontribusi selaras atas motivasi belajar, serta motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi ASN. Peran motivasi belajar selaku variabel perantara mengokohkan keterkaitan antara efektivitas pelatihan daring serta kompetensi ASN. Karya ilmiah ini menyumbangkan nilai konseptual dalam evolusi pola edukasi daring lewat penyertaan motivasi belajar selaku variabel penengah, serta manfaat aplikatif bagi penyelenggara pelatihan ASN dalam mengonsep skema pelatihan yang semakin berdaya guna, fleksibel, dan menitikberatkan pada peningkatan kompetensi ASN di era digital.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MANAJEMEN PENGETAHUAN, DUKUNGAN MANAJERIAL TERHADAP KINERJA OPERATOR KEPEGAWAIAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI PEMERINTAH KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen pengetahuan dan dukungan manajerial terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai, serta menganalisis peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau dengan responden yang terdiri dari operator kepegawaian pada berbagai organisasi perangkat daerah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengetahuan dan dukungan manajerial berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai. Selain itu, manajemen pengetahuan dan dukungan manajerial juga berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini juga menemukan bahwa kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Lebih lanjut, hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan kerja berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara manajemen pengetahuan dan dukungan manajerial terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai tidak hanya dipengaruhi oleh faktor organisasi secara langsung, tetapi juga melalui peningkatan kepuasan kerja pegawai. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia sektor publik, khususnya terkait pentingnya pengelolaan pengetahuan organisasi serta dukungan pimpinan dalam meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi perlu memperkuat praktik manajemen pengetahuan serta meningkatkan kualitas dukungan manajerial untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan mendorong peningkatan kinerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA TOKO ENIQ COSMETIC DI KABUPATEN MALINAU.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi pada Toko Eniq Cosmetic Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Toko Eniq Cosmetic, dengan jumlah sampel sebanyak 140 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 3.2.9. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa mutu layanan dan kepercayaan memberikan dampak positif yang nyata terhadap kepuasan konsumen. Di samping itu, ketiga variabel yakni mutu layanan, kepercayaan, dan kepuasan konsumen secara konsisten berpengaruh signifikan terhadap kesetiaan pelanggan. Kepuasan konsumen terbukti berfungsi sebagai mediasi parsial antara mutu layanan dan kepercayaan dengan kesetiaan pelanggan. Nilai koefisien R Square mengindikasikan bahwa model yang dibangun mampu menjelaskan variasi kepuasan maupun kesetiaan pelanggan secara memadai. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan bahwa upaya peningkatan mutu layanan dan penguatan kepercayaan konsumen menjadi prioritas strategis dalam rangka mendorong kepuasan dan kesetiaan jangka panjang. Implikasi manajerial dari studi ini mengarahkan perusahaan untuk secara konsisten meningkatkan standar layanan, membangun fondasi kepercayaan yang kuat, serta merancang pengalaman berbelanja yang bernilai positif guna mempertahankan basis pelanggan yang setia.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MANAGERIAL ABILITY DALAM MEMEDIASI HUBUNGAN ANTARA EARNINGS MANAGEMENT DAN KINERJA PERUSAHAAN : STUDI PADA PERUSAHAAN BARANG BAKU DI BURSA EFEK INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

raktik manajemen laba yang dilakukan oleh manajer perusahaan publik merupakan fenomena yang secara luas terdokumentasi dalam literatur akuntansi dan keuangan, namun dampaknya terhadap kinerja perusahaan serta peran kemampuan manajerial sebagai mediator dalam hubungan tersebut masih memerlukan kajian empiris yang lebih mendalam, khususnya dalam konteks sektor industri padat aset di pasar modal berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Real Earnings Management (REM) dan Accrual Earnings Management (AEM) terhadap kinerja perusahaan yang diproksikan oleh Return on Assets (ROA), serta menguji peran mediasi kemampuan manajerial (Managerial Ability/MA) dalam hubungan antara kedua bentuk manajemen laba tersebut dengan kinerja perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian panel data yang mencakup 20 perusahaan sektor IDX Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2024, menghasilkan 100 observasi firm-year yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengukuran REM menggunakan model Roychowdhury, AEM menggunakan Modified Jones Model, MA menggunakan pendekatan DEA dua tahap Demerjian, dan ROA dihitung dari rasio laba bersih terhadap total aset. Pengujian hipotesis dilaksanakan menggunakan metode Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4 dengan prosedur bootstrapping 5.000 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa REM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, REM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap MA, sedangkan AEM tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA maupun MA, dan kemampuan manajerial tidak terbukti memediasi pengaruh REM maupun AEM terhadap ROA. Penelitian ini menegaskan bahwa manipulasi laba berbasis aktivitas riil merupakan ancaman yang lebih destruktif terhadap kinerja fundamental perusahaan dibandingkan manipulasi berbasis akrual, dan memberikan implikasi praktis bagi penguatan sistem pengawasan internal perusahaan, regulasi pasar modal, serta pengambilan keputusan investasi di sektor bahan baku Indonesia.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP LOYALITAS MELALUI KEPUASAN PELANGGAN SULO ROTAN (Studi Pada Masyarakat Pengguna Produk Sulo Rotan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap loyalitas melalui kepuasan pelanggan pada masyarakat pengguna produk Sulo Rotan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 200 orang dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, kualitas produk dan persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Kepuasan pelanggan terbukti berpengaruh positif terhadap loyalitas serta mampu memediasi pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap loyalitas. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas produk dan penetapan harga yang sesuai dengan nilai dan manfaat yang diterima pelanggan dapat meningkatkan kepuasan, yang pada akhirnya memperkuat loyalitas terhadap produk Sulo Rotan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA TOKO ENIQ COSMETIC DI KABUPATEN MALINAU.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kepercayaan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi pada Toko Eniq Cosmetic Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan Toko Eniq Cosmetic, dengan jumlah sampel sebanyak 140 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 3.2.9. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa mutu layanan dan kepercayaan memberikan dampak positif yang nyata terhadap kepuasan konsumen. Di samping itu, ketiga variabel yakni mutu layanan, kepercayaan, dan kepuasan konsumen secara konsisten berpengaruh signifikan terhadap kesetiaan pelanggan. Kepuasan konsumen terbukti berfungsi sebagai mediasi parsial antara mutu layanan dan kepercayaan dengan kesetiaan pelanggan. Nilai koefisien R Square mengindikasikan bahwa model yang dibangun mampu menjelaskan variasi kepuasan maupun kesetiaan pelanggan secara memadai. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan bahwa upaya peningkatan mutu layanan dan penguatan kepercayaan konsumen menjadi prioritas strategis dalam rangka mendorong kepuasan dan kesetiaan jangka panjang. Implikasi manajerial dari studi ini mengarahkan perusahaan untuk secara konsisten meningkatkan standar layanan, membangun fondasi kepercayaan yang kuat, serta merancang pengalaman berbelanja yang bernilai positif guna mempertahankan basis pelanggan yang setia.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail