ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Manajemen Pengetahuan, Keterampilan, Sikap, dan Kepercayaan Terhadap Kinerja Karyawan. Dimana manajemen pengetahuan, keterampilan, sikap, dan kepercayaan sebagai variabel bebas dan kinerja karyawan sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilakukan di PT Berkah Laut Raya Kota Tarakan, penelitian dilakukan selama satu bulan. Metode sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik sampling jenuh. Data yang diperoleh berdasarkan penyebaran kuesioner jumlah kuesioner yang disebar 43 kuesioner. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Tahap pertama menguji validitas dan reliabilitas pernyataan dari setiap variabel. Tahap kedua dengan menguji asumsi klasik. manajemen pengetahuan, keterampilan, sikap, kepercayaan terhadap kinerja karyawan dan menguji Hipotesis secara parsial (uji t). Dari hasil pengolahan data secara parsial dalam penelitian ini manajemen pengetahuan berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan, dari hasil pengolahan data secara parsial dalam penelitian ini keterampilan berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan, hasil pengolahan data secara parsial dalam penelitian ini sikap berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan, dan hasil pengolahan data secara parsial dalam penelitian ini kepercayaan berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kinerja karyawan merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan perusahaan, terutama pada sektor industri manufaktur yang menuntut efektivitas dan produktivitas kerja yang tinggi. Fenomena yang terjadi di PT Intracawood Manufacturing mengindikasikan adanya fluktuasi tingkat kehadiran karyawan yang mengindikasikan belum optimalnya kinerja karyawan. Situasi ini diyakini timbul akibat sejumlah faktor, seperti pengembangan karir, kemampuan kerja, dan loyalitas karyawan. Untuk itu studi ini ditujukan guna mengkaji pengaruh pengembangan karir, kemampuan kerja, dan loyalitas karyawan terhadap kinerja karyawan. Studi ini mengimplementasikan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 194 responden yang merupakan karyawan PT Intracawood Manufacturing dengan teknik purposive sampling. Analisis data memakai regresi linear berganda di SPSS mengindikasikan jika pengembangan karir tidak berimplikasi signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara kemampuan kerja dan loyalitas berimplikasi positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel yaitu pengembangan karir, kemampuan kerja, dan loyalitas karyawan berimplikasi signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan jika peningkatan kinerja karyawan lebih ditentukan oleh kemampuan kerja dan loyalitas karyawan, meskipun secara bersama-sama ketiga variabel tetap menyuguhkan kontribusi terhadap peningkatan kinerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mediasi kepuasan kerja dalam pengaruh stres kerja dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Tarakan. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya kinerja karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 191 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan stres kerja tidak berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kualitas kehidupan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Uji mediasi menunjukkan kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan, namun memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas kehidupan kerja dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja karyawan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh kepuasan kerja pada Lembaga LPPTKA di Kota Tarakan. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari pentingnya peningkatan kinerja karyawan melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif, khususnya melalui program pelatihan dan pemberian kompensasi yang tepat.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan LPPTKA di Kota Tarakan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling tertentu sesuai dengan karakteristik populasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi dan uji mediasi untuk mengetahui hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, begitu pula kompensasi yang juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin baik pelatihan dan kompensasi yang diberikan, maka kepuasan kerja karyawan akan meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja karyawan.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi lembaga dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui pengembangan program pelatihan yang efektif serta sistem kompensasi yang adil dan memadai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai dalam tata kelola desa di Kabupaten Bulungan, dengan dukungan organisasi dan lingkungan kerja sebagai variabel moderating. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan langsung dan moderasi di antara variabel-variabel ini. Pendekatan kuantitatif diterapkan pada data survei dari 196 anggota Badan Permusyawaratan Desa, dan data dianalisis menggunakan SmartPLS dengan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, dukungan organisasi, dan lingkungan kerja berdampak positif pada kinerja. Dukungan organisasi secara signifikan memoderasi hubungan secara negatif, sementara moderasi lingkungan kerja tidak signifikan. Temuan tersebut menyiratkan bahwa peningkatan kinerja tata kelola desa membutuhkan penguatan kompetensi individu dan sistem dukungan kelembagaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei yang menggunakan kuesioner untuk instrumen dalam mengevaluasi datanya. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling melalui metode simple random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 150 sampel yang berasal dari karyawan PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda dan uji t dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya organisasi terbukti memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Artinya, jika budaya organisasi yang diterapkan di perusahaan semakin baik, maka kinerja karyawan juga akan meningkat. Selain itu, motivasi bekerja juga terbukti memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap performa karyawan PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Dengan kata lain, semakin tinggi motivasi kerja karyawan, maka hasil kinerja yang diperoleh akan semakin baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh desain kerja, motivasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Hotel Bahtera Abadi yang berlokasi di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 52 responden yang merupakan karyawan tetap perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji kulitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda dan uji t, serta didukung oleh alat uji SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa penataan tugas serta struktur kerja yang baik dapat secara langsung meningkatkan kinerja. Sebaliknya, variabel motivasi tidak menunjukkan pengaruh terhadap kinerja. Di sisi lain, kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan karyawan, maka kinerjanya pun akan semakin meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit internal dalam mendukung kinerja karyawan pada Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha Kota Tarakan, yang dilatarbelakangi oleh minimnya kajian terkait kontribusi audit internal terhadap kinerja karyawan pada sektor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan dari pihak manajemen dan staf terkait. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal berperan strategis dalam meningkatkan disiplin kerja, kepatuhan terhadap prosedur, dan akuntabilitas, sehingga aktivitas operasional menjadi lebih terarah dan sesuai standar. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengelolaan data, sistem pengarsipan yang belum optimal, serta dinamika sumber daya manusia. Audit internal juga dinilai cukup efektif dalam membentuk budaya kerja yang tertib dan patuh terhadap aturan, meskipun belum sepenuhnya mampu meningkatkan motivasi individu karyawan. Dengan demikian, audit internal memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kinerja karyawan melalui penguatan sistem kerja, peningkatan pengawasan, dan perbaikan tata kelola organisasi, serta diharapkan dapat menjadi kontribusi empiris bagi pengembangan kajian audit internal pada sektor BUMD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja karyawan pada sektor jasa konstruksi menghadapi tantangan peningkatan produktivitas dan profesionalisme di tengah dinamika perilaku kerja dan kesenjangan kompetensi tenaga kerja. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan faktor perilaku dan kapabilitas individu sebagai determinan utama kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku kerja terhadap kinerja karyawan, menguji pengaruh perilaku kerja terhadap kompetensi, serta mengkaji peran kompetensi sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara perilaku kerja dan kinerja karyawan pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 91 karyawan yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi dan kinerja karyawan. Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara perilaku kerja dan kinerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan perilaku kerja yang disertai pengembangan kompetensi secara sistematis merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan pada perusahaan jasa konstruksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja karyawan pada sektor jasa konstruksi menghadapi tantangan peningkatan produktivitas dan profesionalisme di tengah dinamika perilaku kerja dan kesenjangan kompetensi tenaga kerja. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan faktor perilaku dan kapabilitas individu sebagai determinan utama kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku kerja terhadap kinerja karyawan, menguji pengaruh perilaku kerja terhadap kompetensi, serta mengkaji peran kompetensi sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara perilaku kerja dan kinerja karyawan pada PT. Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 91 karyawan yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi dan kinerja karyawan. Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara perilaku kerja dan kinerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan perilaku kerja yang disertai pengembangan kompetensi secara sistematis merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan pada perusahaan jasa konstruksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompensasi terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT Krist Inti Perkasa Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menyebarkan kuesioner kepada seluruh karyawan pada bagian produksi. Jumlah populasi dalam penelitian sebesar 65 responden dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT Krist Inti Perkasa Kota Tarakan, Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT Krist Inti Perkasa Kota Tarakan, dan Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan PT Krist Inti Perkasa Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, beban kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT. TFS) Kota Tarakan, sebuah perusahaan manufaktur pengolahan ikan bandeng tanpa duri dan bandeng beku yang berorientasi ekspor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan melalui indikator kehadiran tepat waktu sebagai aspek paling dominan. Variabel beban kerja berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti beban kerja yang dirasakan tidak terlalu memengaruhi produktivitas. Sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, di mana indikator komitmen terhadap tujuan perusahaan menjadi faktor paling menonjol. Dengan demikian, peningkatan disiplin dan motivasi kerja menjadi kunci utama dalam mendukung kinerja karyawan PT. Tarakan Fisherindo Sipatuo (PT.TFS) Kota Tarakan secara optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT Idec Abadi Wood Industries di Kota Tarakan data diperoleh melalui observasi, penyebaran kuisioner, dan wawancara. Jumlah responden sebanyak 150 orang, dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dan uji t (parsial) yang diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komunikasi tidak memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, disiplin kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang mengindikasikan bahwa penerapan disiplin kerja yang konsisten lebih menentukan dalam mendukung capaian kinerja karyawan dibandingkan dengan faktor komunikasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
PENGARUH DISIPLIN KERJA, BEBAN KERJA DAN STRESS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PADA PT. BULUNGAN HIJAU PERKASA KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Displin Kerja, Beban Kerja, Stres Kerja terhadap kinerja karyawan PT. Bulungan Hijau Perkasa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Bulungan Hijau Perkasa bagian produksi dan jumlah sampel sebanyak 85 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel displin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, variabel beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karywan, variabel stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kata Kunci : Displin Kerja, Beban Kerja , Stress Kerja, Kinerja Karyawan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi, pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh motivasi dalam memediasi hubungann budaya organisasi dengan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan model analisis SEMPLS. Metode pengambilan sampel yaitu seluruh karyawan yang bekerja pada 5(liima) UPT Bapenda Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan program komputer SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi berpengaruh positif terhadap motivasi. Motivasi berpengaruih positif terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi yang dimediasi oleh motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja karyawan yang dimediasi oleh motivasi berpengaruh positif terhadap organisasi. Impikasi praktis bagi pengelola organisasi untuk memprioritaskan pembentukan budaya organissi yang mendukung dan program peningkatan motivasi kerja juga membuka peluang untuk eksplorasi guna meningkatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan kausal antar variabel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lingkungan kerja dan kompensasi merupakan dua faktor penting yang berperan dalam menentukan kinerja karyawan. Kedua faktor ini tidak hanya berpengaruh secara langsung, tetapi juga dapat memengaruhi kinerja melalui variabel lain, seperti kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang di gunakan adalah teknik purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan PDAM Kota Tarakan sebanyak 120 responden. Dianalisis menggunakan Partial Least Square dengan bantuan Smart PLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, kompensasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening dan kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan disiplin terhadap kinerja karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian ini adalah karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kampung Bugis Kota Tarakan yang berjumlah 173 responden dengan teknik sampel yang digunakan adalah metode sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan pengukuran variabel penelitian menggunakan skala likert untuk setiap pertanyaan dari indikator variabel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang di olah menggunakan SPSS versi 27. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa variabel stres kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan artinya bahwa tinggi rendahnya stres kerja, kinerja karyawan tetap baik. Sedangkan variabel disiplin berpengaruh positif dan signifikan yang berarti semakin tinggi disiplin yang diterapkan oleh perusahaan terhadap karyawan maka kinerja karyawan akan semakin meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres kerja, motivasi, dan kinerja karyawan di PT. Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 10 Tarakan Field di Kota Tarakan. Data dikumpulkan dari 58 responden menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan teknik Analisis regresi berganda untuk menguji hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan motivasi memiliki dampak positif yang signifikan. Temuan ini menyoroti pentingnya manajemen stres di tempat kerja dan pengembangan strategi motivasi yang efektif untuk meningkatkan kinerja karyawan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya perhatian manajemen terhadap faktor-faktor tersebut dalam merancang program pengembangan karyawan dan meningkatkan produktivitas organisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Beban Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.Tri Mitra Makmur Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap bagian produksi PT.Tri Mitra Makmur Kota Tarakan yang berjumlah 131 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non Probability Sampling melalui sampling jenuh, sehingga seluruh karyawan tetap di bagian produksi PT.Tri Mitra Makmur Kota Tarakan yang berjumlah 131 karyawan ditetapkan sebagai responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada responden melalui skala likert 1 sampai 5. Metode analisa yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan uji t dengan program SPSS versi 27. Hasil penelitian membuktikan bahwa Beban Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin meningkatnya beban kerja maka kinerja karyawan akan semakin menurun. Kepuasan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya, semakin meningkatnya kepuasan kerja maka kinerja karyawan akan semakin meningkat.
Kata Kunci : Beban Kerja, Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan