Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Pengembangan Karir
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENERAPAN PRINSIP NON-DISKRIMINASI GENDERDAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI(Studi Pada Pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kab. Tana Tidung)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non-Diskriminasi Gender dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya penerapan prinsip non-diskriminasi gender dan pengembangan karir dalam mendukung peningkatan kepuasan kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 104 pegawai dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi, dengan 80 kuesioner yang dapat digunakan dalam proses pengolahan dan analisis data. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Non-Diskriminasi Gender tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja, sedangkan Pengembangan Karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Secara simultan, Non-Diskriminasi Gender dan Pengembangan Karir berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan karir menjadi salah satu aspek yang berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai, sedangkan penerapan prinsip non-diskriminasi gender belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan dengan Budaya Organisasi sebagai Variabel Moderasi

2026•

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI UPTD SAMSAT KOTA TARAKAN DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh disiplin kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan yang berjumlah 69 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, budaya organisasi tidak mampu memoderasi hubungan antara disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, serta tidak mampu memoderasi hubungan antara pengembangan karir terhadap kinerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Karir, Kemampuan Kerja, Loyalitas Karyawan Sebagai Determinan Kinerja Karyawan di PT INTRACAWOOD MANUFACTURING

2026•

Kinerja karyawan merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan perusahaan, terutama pada sektor industri manufaktur yang menuntut efektivitas dan produktivitas kerja yang tinggi. Fenomena yang terjadi di PT Intracawood Manufacturing mengindikasikan adanya fluktuasi tingkat kehadiran karyawan yang mengindikasikan belum optimalnya kinerja karyawan. Situasi ini diyakini timbul akibat sejumlah faktor, seperti pengembangan karir, kemampuan kerja, dan loyalitas karyawan. Untuk itu studi ini ditujukan guna mengkaji pengaruh pengembangan karir, kemampuan kerja, dan loyalitas karyawan terhadap kinerja karyawan. Studi ini mengimplementasikan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 194 responden yang merupakan karyawan PT Intracawood Manufacturing dengan teknik purposive sampling. Analisis data memakai regresi linear berganda di SPSS mengindikasikan jika pengembangan karir tidak berimplikasi signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara kemampuan kerja dan loyalitas berimplikasi positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel yaitu pengembangan karir, kemampuan kerja, dan loyalitas karyawan berimplikasi signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan jika peningkatan kinerja karyawan lebih ditentukan oleh kemampuan kerja dan loyalitas karyawan, meskipun secara bersama-sama ketiga variabel tetap menyuguhkan kontribusi terhadap peningkatan kinerja.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN PELATIHAN PEGAWAI, PENGEMBANGAN KARIR, MOTIVASI KERJA DAN KARAKTERISTIK PEKERJAAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berguna dalam penganalisisan pengaruh pelatihan pegawai, pengembangan karir, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, serta peran karakteristik pekerjaan dalam memoderasi hubungan antar variabel tersebut. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang diisi oleh 110 responden merupakan metode yang dipakai. Analisis data dengan teknik pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan pegawai berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap kinerja mereka. Pengembangan karir pun memiliki pengaruh positif yang signifikan. Namun, motivasi kerja tidak memengaruhi kinerja pegawai secara signifikan, meskipun secara deskriptif motivasi kerja responden berada pada kategori tinggi. Dalam hal moderasi, karakteristik pekerjaan tidak memoderasi hubungan antara pelatihan pegawai dan kinerja karyawan. Temuannya mengungkapkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja tanpa dipengaruhi oleh variasi karakteristik pekerjaan. Sebaliknya, karakteristik pekerjaan terbukti memoderasi hubungan antara pengembangan karir dan kinerja pegawai, yakni pekerjaan yang menyediakan peluang untuk menggunakan banyak keterampilan, memiliki tanggung jawab yang jelas, memberi dampak signifikan, dan memberikan kebebasan dalam pengambilan keputusan memperkuat pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja. Karakteristik pekerjaan tidak memoderasi hubungan antara motivasi kerja dan kinerja pegawai, yang mengindikasikan bahwa motivasi kerja lebih bersifat independen dalam memengaruhi kinerja.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KESETARAAN GENDER TERHADAP KEPUASAN KARYAWAN AKAN PENGEMBANGAN KARIR DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN (Studi Kasus pada Dosen Perempuan di Universitas Borneo Tarakan)

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa adanya pengaruh dari kesetaraan gender terhadap pengembanga karir karyawan dan juga kepuasan kerja karyawan yang dimana objek dari penelitian ini adalah para dosen perempuan yang bekerja di Universitas Borneo Tarakan. Adapun variabel independent dari penelitian ini adalah Kesetaraan Gender. Sedangkan variabel dependen dari peneltiain ini adalah Pengembangan Karir dan Kepuasan Kerja karyawan. Teknik pemilihan sampel menggunakan titik jenuh atau keseluruhan dari sampel yang ada sehingga diperoleh 100 responden yang merupakan dosen perempuan yang aktif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana menggunakan aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesetaraan gender berpengaruh terhadap pengembangan karir karyawan, dan juga Kesetaraan gender berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DAMPAK PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN (BPKP) KOTA TARAKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini untuk membuktikan pengaruh pendidikan dan pelatihan (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) dan pengaruh pengembangan karir (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) BPKP di Kota Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa data hasil pengisian kuesioner yang dibagikan kepada pegawai-pegawai di BPKP Kota Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah 87 pegawai. Metode pengambilan sampel yang digunakan metode probability sampling dengan teknik simple random sampling. Untuk menghitung penentuan jumlah sampel dari populasi tertentu, maka digunakan rumus Slovin. Data tersebut diolah dalam bentuk data numerik (angka) dengan menggunakan skala likert. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan kuesioner. Metode analisis data dengan menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa pendidikan dan pelatihan (X1) berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) BPKP di Kota Tarakan. Dan pengembangan karir (X2) tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai (Y) BPKP di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail