Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

46 hasil
Subjek: Disiplin Kerja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMA NEGERI 3 MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilaksanakan guna mengkaji sejauh mana disiplin kerja, motivasi kerja, juga budaya kerja memengaruhi kinerja guru di SMA Negeri 3 Malinau. Pendekatan yang dipakai pada penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian terdapat dari 32 guru yang berstatuskan pegawai negeri sipil (PNS). Sampel ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh, yang mana semua populasi dimasukkan selaku sampel penelitian. Proses pengumpulan data dilaksanakan lewat penyebarluasan kuesioner berbasis skala Likert, yang berikutnya dianalisis dengan teknik regresi linear berganda memakai aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan temuan analisis yang diperoleh, ditemukan bahwasanya variabel disiplin kerja, motivasi kerja, serta budaya kerja masing-masing memberikan pengaruh yang positif serta signifikan terhadap kinerja guru.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, DISIPLIN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PERUMDA AIR MINUM APA’ MENING KABUPATEN MALINAU PERIODE 2024-2025

2026•

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja karyawan dalam mendukung efektivitas pelayanan publik pada Perumda Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 93 responden, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, dan uji t dengan bantuan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 3,156 dan signifikansi 0,002. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 4,958 dan signifikansi 0,000. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 3,799 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,522 menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan motivasi kerja mampu menjelaskan kepuasan kerja sebesar 52,2 persen, sedangkan 47,8 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan dapat ditingkatkan melalui kepemimpinan yang konsisten, disiplin kerja yang jelas dan adil, serta motivasi kerja melalui apresiasi dan peluang pengembangan diri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Disiplin Kerja dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan dengan Budaya Organisasi sebagai Variabel Moderasi

2026•

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI UPTD SAMSAT KOTA TARAKAN DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh disiplin kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan yang berjumlah 69 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, budaya organisasi tidak mampu memoderasi hubungan antara disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, serta tidak mampu memoderasi hubungan antara pengembangan karir terhadap kinerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LOYALITAS KERJA TERHADAP KINERJA GURU YANG DIMEDIASI OLEH ORGANIZATIONAL CITIZENSHP BEHAVIOR (OCB) (STUDI PADA YAYASAN AS'ADIYAH CABANG SEBATIK,KECAMATAN SEBATIK TIMUR)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan loyalitas kerja terhadap kinerja guru dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai variabel mediasi pada Yayasan As’adiyah Cabang Sebatik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 36 guru dengan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan loyalitas kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan. Selain itu, OCB tidak mampu memediasi pengaruh disiplin kerja dan loyalitas kerja terhadap kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja guru tidak hanya dipengaruhi oleh disiplin dan loyalitas, tetapi juga oleh faktor lain di luar model penelitian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN DISIPLIN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI TARAKAN

2026•

PENGARUH PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN DISIPLIN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA KANTOR IMIGRASI KELAS II TPI TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini dimaksudkan guna menganalisis pengaruh pemberian reward dan punishment terhadap kinerja pegawai dengan disiplin kerja sebagai variabel moderasi pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan. Penelitian di latar belakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja pegawai sektor publik serta adanya kesenjangan antara capaian kinerja dan tingkat disiplin kerja pegawai. Penelitian mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, dengan pengumpulan data dengan kuesioner skala Likert kepada 71 pegawai sebagai responden. Analisis data dijalankan dengan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) yang meliputi analisis statistik deskriptif, pengujian model pengukuran (outer model), serta pengujian model struktural (inner model), termasuk uji moderasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa reward secara positif serta signifikan memengaruhi kinerja pegawai, demikian pula punishment secara positif serta signifikan memengaruhi kinerja pegawai. Disiplin kerja juga terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Di samping itu, disiplin kerja mampu memoderasi hubungan antara reward dengan kinerja pegawai serta antara punishment serta kinerja pegawai secara positif, yang berarti disiplin kerja memperkuat pengaruh reward dan punishment terhadap peningkatan kinerja pegawai. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi organisasi pemerintah dalam merumuskan kebijakan manajemen kinerja berbasis reward, punishment, dan penguatan disiplin kerja guna meningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH REMUNERASI BERBASIS KINERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MEDIASI MOTIVASI KERJA PADA RSUD KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh remunerasi berbasis kinerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada RSUD Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai RSUD Kabupaten Malinau sebagai responden penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi berbasis kinerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai. Disiplin kerja dan motivasi kerja juga berpengaruh terhadap kinerja pegawai, sedangkan remunerasi berbasis kinerja tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja pegawai. Namun demikian, motivasi kerja mampu memediasi pengaruh remunerasi berbasis kinerja terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja juga memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki peran penting dalam menjembatani hubungan antara kebijakan organisasi dan peningkatan kinerja pegawai. Oleh karena itu, pengelolaan sistem remunerasi dan penerapan disiplin kerja yang baik perlu diiringi dengan upaya peningkatan motivasi kerja pegawai guna mendukung peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Malinau.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA DENGAN MEDIASI DISIPLIN KERJA PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Satpol PP Kabupaten Malinau yang berjumlah 100 orang, dan penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data yang digunakan adalah metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Pengujian hipotesis lainnya menemukan bahwa lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, serta disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi kerja. Pada uji mediasi, hasil penelitian membuktikan bahwa disiplin kerja tidak memediasi pengaruh antara lingkungan kerja terhadap prestasi kerja. Namun, disiplin kerja terbukti secara signifikan memediasi pengaruh antara motivasi kerja terhadap prestasi kerja pegawai. Secara keseluruhan, peningkatan motivasi kerja yang diiringi dengan disiplin kerja akan mendorong pencapaian prestasi kerja yang lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DENGAN MEDIASI KOMITMEN ORGANISASIONAL DI BAPPEDA DAN LITBANG KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan budaya organisasi terhadap prestasi kerja pegawai dengan komitmen organisasional sebagai variabel mediasi di BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Malinau sebanyak 54 orang, dan sampel diambil menggunakan metode sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1-5. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (p=0,425); (2) budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (p=0,190); (3) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional (p=0,000); (4) budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasional (p=0,383); (5) komitmen organisasional tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (p=0,166); (6) komitmen organisasional tidak memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap prestasi kerja (p=0,190); (7) komitmen organisasional tidak memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap prestasi kerja (p=0,528). Kesimpulan: Disiplin kerja terbukti menjadi faktor kunci dalam membangun komitmen organisasional, namun baik disiplin kerja maupun budaya organisasi belum mampu secara langsung maupun tidak langsung (melalui komitmen organisasional) meningkatkan prestasi kerja pegawai secara signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa prestasi kerja di lingkungan BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Malinau lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA DENGAN MEDIASI DISIPLIN KERJA PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap prestasi kerja dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Satpol PP Kabupaten Malinau yang berjumlah 100 orang, dan penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Analisis data yang digunakan adalah metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja pegawai. Pengujian hipotesis lainnya menemukan bahwa lingkungan kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap disiplin kerja, serta disiplin kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi kerja. Pada uji mediasi, hasil penelitian membuktikan bahwa disiplin kerja tidak memediasi pengaruh antara lingkungan kerja terhadap prestasi kerja. Namun, disiplin kerja terbukti secara signifikan memediasi pengaruh antara motivasi kerja terhadap prestasi kerja pegawai. Secara keseluruhan, peningkatan motivasi kerja yang diiringi dengan disiplin kerja akan mendorong pencapaian prestasi kerja yang lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MOTIVASI, DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai BKPP. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Kompetensi kerja merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling kuat dalam meningkatkan kinerja pegawai, sementara motivasi dan disiplin kerja berperan sebagai faktor pendukung yang mendorong konsistensi dan efektivitas kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai sektor publikmemerlukan pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi, tidak hanya melalui peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga melalui penguatan motivasi dan disiplin kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan aparatur yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KOMPETENSI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan budaya organisasi sebagai variabel mediasi pada Sekretariat DPRD Kabupaten Malinau. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya permasalahan kinerja pegawai, yang ditandai dengan rendahnya inisiatif, kedisiplinan, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Malinau. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, budaya organisasi terbukti mampu memediasi pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai melalui penguatan kompetensi, penerapan disiplin kerja yang konsisten, serta pengembangan budaya organisasi yang kondusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi referensi praktis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan peningkatan kinerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MOTIVASI, DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pegawai BKPP. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Kompetensi kerja merupakan faktor yang memiliki pengaruh paling kuat dalam meningkatkan kinerja pegawai, sementara motivasi dan disiplin kerja berperan sebagai faktor pendukung yang mendorong konsistensi dan efektivitas kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai sektor publikmemerlukan pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi, tidak hanya melalui peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga melalui penguatan motivasi dan disiplin kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi instansi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan aparatur yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPETENSI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA ASN DENGAN VARIABEL MEDIASI MOTIVASI KERJA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi di Pemerintah Kabupaten Malinau. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih belum optimalnya kinerja ASN meskipun berbagai kebijakan reformasi birokrasi telah diterapkan. Permasalahan tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor individu seperti kompetensi, disiplin kerja, dan motivasi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau. Populasi penelitian berjumlah 4.436 ASN, dengan sampel sebanyak 360 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja ASN. Selain itu, kompetensi dan disiplin kerja juga berpengaruh positif terhadap motivasi kerja. Motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja ASN serta mampu memediasi hubungan antara kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki peran penting dalam memperkuat pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap peningkatan kinerja ASN.Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja ASN tidak hanya bergantung pada kompetensi dan disiplin kerja, tetapi juga memerlukan penguatan motivasi kerja melalui kebijakan organisasi yang mendukung. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Malinau disarankan untuk meningkatkan program pengembangan kompetensi, penegakan disiplin, serta sistem penghargaan dan insentif guna mendorong motivasi kerja ASN secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA, KOMITMEN ORGANISASI, DAN SELF EFFICACY TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA SE-KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi, dan self-efficacy terhadap kinerja perangkat desa di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan perangkat desa dari 12 desa aktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, disiplin kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi, dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perangkat desa. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan pada masing masing variabel tersebut akan diikuti oleh peningkatan kinerja aparatur desa. Secara simultan, keempat variabel independen juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja perangkat desa, yang menunjukkan bahwa faktor perilaku individu dan organisasi memiliki peran penting dalam menentukan efektivitas kinerja. Selain itu, model penelitian memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjelaskan variasi kinerja perangkat desa, meskipun masih terdapat faktor lain di luar model yang turut memengaruhi. Temuan ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja perangkat desa dapat dilakukan melalui penguatan disiplin kerja, peningkatan motivasi, pembangunan komitmen organisasi, serta pengembangan self-efficacy. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang terintegrasi dalam pengelolaan sumber daya manusia di tingkat desa guna meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPETENSI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA ASN DENGAN VARIABEL MEDIASI MOTIVASI KERJA

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi di Pemerintah Kabupaten Malinau. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih belum optimalnya kinerja ASN meskipun berbagai kebijakan reformasi birokrasi telah diterapkan. Permasalahan tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor individu seperti kompetensi, disiplin kerja, dan motivasi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau. Populasi penelitian berjumlah 4.436 ASN, dengan sampel sebanyak 360 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja ASN. Selain itu, kompetensi dan disiplin kerja juga berpengaruh positif terhadap motivasi kerja. Motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja ASN serta mampu memediasi hubungan antara kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi kerja memiliki peran penting dalam memperkuat pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap peningkatan kinerja ASN.Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja ASN tidak hanya bergantung pada kompetensi dan disiplin kerja, tetapi juga memerlukan penguatan motivasi kerja melalui kebijakan organisasi yang mendukung. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Malinau disarankan untuk meningkatkan program pengembangan kompetensi, penegakan disiplin, serta sistem penghargaan dan insentif guna mendorong motivasi kerja ASN secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KOMPETENSI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dengan budaya organisasi sebagai variabel mediasi pada Sekretariat DPRD Kabupaten Malinau. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih ditemukannya permasalahan kinerja pegawai, yang ditandai dengan rendahnya inisiatif, kedisiplinan, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Malinau. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, budaya organisasi terbukti mampu memediasi pengaruh kompetensi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai melalui penguatan kompetensi, penerapan disiplin kerja yang konsisten, serta pengembangan budaya organisasi yang kondusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi referensi praktis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan peningkatan kinerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA, KOMITMEN ORGANISASI, DAN SELF EFFICACY TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA SE-KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi, dan self-efficacy terhadap kinerja perangkat desa di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan perangkat desa dari 12 desa aktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, disiplin kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi, dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perangkat desa. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan pada masing masing variabel tersebut akan diikuti oleh peningkatan kinerja aparatur desa. Secara simultan, keempat variabel independen juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja perangkat desa, yang menunjukkan bahwa faktor perilaku individu dan organisasi memiliki peran penting dalam menentukan efektivitas kinerja. Selain itu, model penelitian memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjelaskan variasi kinerja perangkat desa, meskipun masih terdapat faktor lain di luar model yang turut memengaruhi. Temuan ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja perangkat desa dapat dilakukan melalui penguatan disiplin kerja, peningkatan motivasi, pembangunan komitmen organisasi, serta pengembangan self-efficacy. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang terintegrasi dalam pengelolaan sumber daya manusia di tingkat desa guna meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DISIPLIN, MOTIVASI KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI ASN DI DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA, STATISTIK DAN PERSANDIAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA DENGAN LINGKUNGAN KERJA SEBAGAI MODERASI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, dan kompetensi terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Provinsi Kalimantan Utara. Secara spesifik, penelitian ini juga menguji peran lingkungan kerja sebagai variabel moderasi yang memengaruhi hubungan antara variabel independen terhadap kinerja pegawai. Kinerja ASN merupakan indikator utama keberhasilan organisasi publik. DKISP memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital, yang menuntut ASN dengan disiplin tinggi, motivasi kuat, dan kompetensi memadai. Meskipun demikian, berbagai faktor internal ini diyakini tidak bekerja secara terisolasi, melainkan dapat diperkuat atau diperlemah oleh kualitas lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatif. Populasi penelitian adalah seluruh Pegawai ASN di DKISP Provinsi Kalimantan Utara. Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah sampling jenuh atau sensus jika populasi memungkinkan, atau purposive sampling jika populasi besar. Data akan dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan program statistik (misalnya, SPSS atau SmartPLS). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia sektor publik, khususnya mengenai variabel moderasi dalam konteks kinerja ASN. Secara praktis, penelitian ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi pimpinan DKISP Provinsi Kalimantan Utara dalam merumuskan strategi peningkatan kinerja yang berfokus pada perbaikan disiplin, peningkatan motivasi dan kompetensi, serta optimalisasi lingkungan kerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BEBAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA ASN MELALUI DISIPLIN KERJA PADA DINAS PERTANIAN KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian mencakup seluruh ASN di Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan yang berjumlah 115 orang, dengan sampel sebanyak 92 responden yang diambil menggunakan teknik probability sampling berdasarkan tabel Krejcie dan Morgan. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Beban kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja ASN; (2) Motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja ASN; (3) Beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja; (4) Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja; (5) Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN; (6) Disiplin kerja secara signifikan memediasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja ASN; dan (7) Disiplin kerja secara signifikan memediasi pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja ASN. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa disiplin kerja merupakan variabel kunci yang mampu menjembatani beban kerja dan motivasi untuk menghasilkan kinerja optimal. Pimpinan disarankan untuk memperkuat sistem pengawasan waktu dan memberikan apresiasi yang transparan guna menjaga konsistensi disiplin pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN DISIPLIN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PENGARUH KOMPETENSI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERA PEGAWAI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji secara empiris peran disiplin kerja sebagai variabel mediasi dalah hubungan antara kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena rendahnya pengembangan kompetensi serta belum optimalnya kondisi lingkungan kerja yang sesuai dengan standar, yang pada akhirnya memengaruhi capaian kinerja pegawai. Kompetensi dipandang sebagai kemampuan dasar yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang berkontribusi terhadap efektivitas pelaksanaan tugas. Lingkungan kerja yang kondusif memberikan kenyamanan dan motivasi dalam bekerja. Namun penting untuk memahami sejauh mana disiplin kerja menjadi kunci pemediasi yang dapat menerjemahkan kedua pengaruh tersebut menjadi hasil kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, dengan teknik sampling jenuh sehingga semua anggota populasi dijadikan sampel sebanyak 112 orang pegawai. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, sementara teknik analisis data yang digunakan adalah pengujian model struktural (inner model), pengujian hipotesis, uji R-square (R²), uji signifikansi jalur (path coefficients), uji T-statistik dan P-Value, uji effect size (f²), uji predictive relevance (Q²) dan uji medasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja dan kinerja pegawai. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja serta kinerja pegawai. Selain itu, disiplin kerja terbukti mampu memediasi pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif perlu diiringi dengan penguatan disiplin kerja agar kinerja pegawai dapat meningkat secara optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pimpinan instansi dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail