Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

31 hasil
Subjek: Komitmen Organisasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL , STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL , STRES KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA KARYAWAN BANK RAKYAT INDONESIA (BRI) CABANG TARAKAN FARIDAH SYAHIRA Budi Hasyim, S.E., M.Sc., P.hD Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana kecerdasan emosional, tingkat stres kerja, serta kepuasan kerja memengaruhi komitmen organisasi pada karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tarakan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui teknik survei, dengan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional dan stres kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap komitmen organisasi. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh positif terhadap komitmen organisasi karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa kepuasan dalam bekerja menjadi faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan komitmen dibandingkan variabel lainnya. Secara umum, hasil penelitian ini menekankan pentingnya menciptakan kondisi kerja yang kondusif, pemberian penghargaan yang adil, serta upaya peningkatan kesejahteraan karyawan sebagai langkah strategis dalam memperkuat komitmen organisasi. Adapun kebaruan dari penelitian ini terletak pada pengujian ketiga variabel secara parsial dalam sektor perbankan, khususnya pada BRI Cabang Tarakan, sekaligus memberikan bukti empiris bahwa tidak seluruh faktor psikologis memiliki pengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DENGAN MEDIASI KOMITMEN ORGANISASIONAL DI BAPPEDA DAN LITBANG KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan budaya organisasi terhadap prestasi kerja pegawai dengan komitmen organisasional sebagai variabel mediasi di BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Malinau sebanyak 54 orang, dan sampel diambil menggunakan metode sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1-5. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) disiplin kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (p=0,425); (2) budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (p=0,190); (3) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasional (p=0,000); (4) budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasional (p=0,383); (5) komitmen organisasional tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja (p=0,166); (6) komitmen organisasional tidak memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap prestasi kerja (p=0,190); (7) komitmen organisasional tidak memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap prestasi kerja (p=0,528). Kesimpulan: Disiplin kerja terbukti menjadi faktor kunci dalam membangun komitmen organisasional, namun baik disiplin kerja maupun budaya organisasi belum mampu secara langsung maupun tidak langsung (melalui komitmen organisasional) meningkatkan prestasi kerja pegawai secara signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa prestasi kerja di lingkungan BAPPEDA dan Litbang Kabupaten Malinau lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PELATIHAN, PENGEMBANGAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN DIMODERASI OLEH KOMITMEN ORGANISASI PADA INSPEKTORAT KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja pegawai dipengaruhi oleh pelatihan, pengembangan, dan tempat kerja, serta menganalisis peran komitmen organisasi sebagai variabel moderasi pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan sampel 50 pegawai pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, analisis regresi moderasi (MRA), analisis karakteristik responden, uji validitas dan reliabilitas, serta uji asumsi klasik (autokorelasi, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan normalitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berkaitan dengan tempat kerja, pelatihan, dan pengembangan memiliki dampak besar pada kinerja pekerja. Ketiga faktor ini terbukti diperkuat oleh komitmen organisasi, yang menunjukkan bahwa semakin berkomitmen pegawai, semakin efektif pelatihan, pengembangan, dan lingkungan kerja yang positif dapat meningkatkan kinerja individu. Kesimpulannya, jika dipadukan dengan taktik untuk memperkuat komitmen organisasi (seperti internalisasi nilai-nilai integritas, pembinaan karier, dan peningkatan keterlibatan karyawan), investasi terstruktur dalam program pelatihan dan pengembangan SDM, Jika didukung oleh lingkungan kerja yang sehat, hal itu akan berdampak lebih besar pada kinerja. Kesimpulan kajian tersebut mendukung arah kebijakan pengawasan berbasis risiko dan pengembangan kemampuan APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) Kabupaten Malinau, khususnya dalam mendorong kinerja pengawasan yang profesional, berintegritas tinggi, dan berorientasi pada hasil.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PELATIHAN, PENGEMBANGAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN DIMODERASI OLEH KOMITMEN ORGANISASI PADA INSPEKTORAT KABUPATEN MALINAU

2026•

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja pegawai dipengaruhi oleh pelatihan, pengembangan, dan tempat kerja, serta menganalisis peran komitmen organisasi sebagai variabel moderasi pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan sampel 50 pegawai pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, analisis regresi moderasi (MRA), analisis karakteristik responden, uji validitas dan reliabilitas, serta uji asumsi klasik (autokorelasi, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan normalitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berkaitan dengan tempat kerja, pelatihan, dan pengembangan memiliki dampak besar pada kinerja pekerja. Ketiga faktor ini terbukti diperkuat oleh komitmen organisasi, yang menunjukkan bahwa semakin berkomitmen pegawai, semakin efektif pelatihan, pengembangan, dan lingkungan kerja yang positif dapat meningkatkan kinerja individu. Kesimpulannya, jika dipadukan dengan taktik untuk memperkuat komitmen organisasi (seperti internalisasi nilai-nilai integritas, pembinaan karier, dan peningkatan keterlibatan karyawan), investasi terstruktur dalam program pelatihan dan pengembangan SDM, Jika didukung oleh lingkungan kerja yang sehat, hal itu akan berdampak lebih besar pada kinerja. Kesimpulan kajian tersebut mendukung arah kebijakan pengawasan berbasis risiko dan pengembangan kemampuan APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) Kabupaten Malinau, khususnya dalam mendorong kinerja pengawasan yang profesional, berintegritas tinggi, dan berorientasi pada hasil.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA, KOMITMEN ORGANISASI, DAN SELF EFFICACY TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA SE-KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi, dan self-efficacy terhadap kinerja perangkat desa di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan perangkat desa dari 12 desa aktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, disiplin kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi, dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perangkat desa. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan pada masing masing variabel tersebut akan diikuti oleh peningkatan kinerja aparatur desa. Secara simultan, keempat variabel independen juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja perangkat desa, yang menunjukkan bahwa faktor perilaku individu dan organisasi memiliki peran penting dalam menentukan efektivitas kinerja. Selain itu, model penelitian memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjelaskan variasi kinerja perangkat desa, meskipun masih terdapat faktor lain di luar model yang turut memengaruhi. Temuan ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja perangkat desa dapat dilakukan melalui penguatan disiplin kerja, peningkatan motivasi, pembangunan komitmen organisasi, serta pengembangan self-efficacy. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang terintegrasi dalam pengelolaan sumber daya manusia di tingkat desa guna meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA, KOMITMEN ORGANISASI, DAN SELF EFFICACY TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA SE-KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi, dan self-efficacy terhadap kinerja perangkat desa di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang merupakan perangkat desa dari 12 desa aktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, disiplin kerja, motivasi kerja, komitmen organisasi, dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perangkat desa. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan pada masing masing variabel tersebut akan diikuti oleh peningkatan kinerja aparatur desa. Secara simultan, keempat variabel independen juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja perangkat desa, yang menunjukkan bahwa faktor perilaku individu dan organisasi memiliki peran penting dalam menentukan efektivitas kinerja. Selain itu, model penelitian memiliki kemampuan yang cukup baik dalam menjelaskan variasi kinerja perangkat desa, meskipun masih terdapat faktor lain di luar model yang turut memengaruhi. Temuan ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja perangkat desa dapat dilakukan melalui penguatan disiplin kerja, peningkatan motivasi, pembangunan komitmen organisasi, serta pengembangan self-efficacy. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang terintegrasi dalam pengelolaan sumber daya manusia di tingkat desa guna meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MEDIASI MOTIVASI KERJA PADA PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA UPTD PUSKESMAS TANJUNG PALAS

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 103 pegawai UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Komitmen organisasi dan lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai, namun mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai UPTD Puskesmas Tanjung Palas lebih efektif dilakukan melalui penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dan peningkatan motivasi kerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap turnover intention pada karyawan ksp cu femung pebaya malinau.

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Turnover Intention. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala Liker dengan skor 1 sampai 5. Model sampel menggunakan sampel jenuh (semua anggota populasi dijadikan sampel) dengan jumlah sampel 50 karyawan KSP CU Femung Pebaya Malinau. Model analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji t didukung dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa Kepuasan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention karyawan KSP CU Femung Pebaya Malinau dan Kepuasan Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Turnover Intention karyawan KSP CU Femung Pebaya Malinau, hal ini menunjukkan jika kepuasan kerja dan komitmen organisasi tinggi maka karyawan tetap ingin meninggalkan perusahaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MOTIVASI KERJA DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI MEDIASI PADA DINAS ESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian digunakan sebagai penganalisisan pengaruh motivasi kerja dan pengembangan kompetensi terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Sampel penelitian berjumlah 75 pegawai yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai, pengaruhnya tidak signifikan. Pengembangan kompetensi terbukti berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja pegawai. Motivasi kerja dan pengembangan kompetensi juga berpengaruh signifikan dan positif terhadap komitmen organisasi. Komitmen organisasi, pada gilirannya, terbukti berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa komitmen organisasi memediasi hubungan antara motivasi kerja dan kinerja pegawai, serta antara pengembangan kompetensi dan kinerja pegawai, dengan memperkuat pengaruh keduanya terhadap kinerja pegawai. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya organisasi bukan sekedar mendorong peningkatan motivasi kerja dan kompetensi pegawai namun juga menguatkan komitmen organisasi sebagai strategi pengelolaan sumber daya manusia. Dengan memperhatikan ketiga variabel ini secara sinergis, organisasi dapat secara signifikan meningkatkan kinerja karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMITMEN ORGANISASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, komitmen organisasi, dan motivasi terhadap kinerja pegawai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malinau. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini melibatkan seluruh populasi pegawai Dinas, sebanyak 75 orang, sebagai sampel penelitian. Data diperoleh melalui angket yang diukur menggunakan skala Likert serta dilengkapi dengan observasi dan dokumentasi. Variabel independen yang dianalisis meliputi kepemimpinan, komitmen organisasi, dan motivasi, sementara variabel dependen adalah kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi, terutama dalam aspek afektif, juga berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan kinerja. Motivasi kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, menjadi faktor pendorong utama yang memengaruhi efektivitas kerja pegawai. Studi ini menegaskan pentingnya kepemimpinan yang efektif, komitmen yang kuat, dan motivasi yang tinggi untuk meningkatkan produktivitas serta pelayanan publik. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan kepada organisasi publik untuk memperkuat kepemimpinan, membangun budaya komitmen yang mendalam, serta menyediakan lingkungan kerja yang mendukung motivasi pegawai. Dengan demikian, tujuan pembangunan masyarakat desa melalui Dinas PMD dapat dicapai secara lebih optimal.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERAN KEPEMIMPINAN, KOMITMEN ORGANISASI, KECERDASAN EMOSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA KANTOR KECAMATAN SE-KOTA TARAKAN)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran kepemimpinan, komitmen organisasi, kecerdasan emosional, dan motivasi terhadap kinerja pegawai di kantor kecamatan se-Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang melibatkan 70 responden yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS). Analisis data dilakukan dengan melakukan uji hipotesis menggunakan metode statistik dengan alat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Peran kepemimpinan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai, yang menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang efektif mampu mendorong produktivitas dan kualitas kerja. Komitmen organisasi juga terbukti berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kinerja optimal. Selain itu, kecerdasan emosional memiliki dampak positif terhadap kinerja pegawai, yang mengindikasikan bahwa kemampuan mengelola emosi berkontribusi dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis. Motivasi kerja ditemukan sebagai faktor yang memperkuat kinerja pegawai, menandakan bahwa dorongan intrinsik maupun ekstrinsik dapat meningkatkan produktivitas. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa faktor kepemimpinan, komitmen organisasi, kecerdasan emosional, dan motivasi kerja secara bersama-sama memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja pegawai di kantor kecamatan se-Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI PADA HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN KINERJA DI SEKRETARIAT DPRD PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran komitmen organisasi sebagai variabel mediasi dalam hubungan kepuasan kerja dan kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Utara. berdasarkan Hasil observasi dan wawancara untuk memenuhi data awal penelitian menunjukkan adanya variasi dalam tingkat kepuasan dan komitmen, yang berdampak pada kinerja pegawai. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 125 dengan pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling sebanyak 100 responden dengan memenuhi kriteria penelitian yaitu ASN dan Staff penunjang layanan operasional di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan pendekatan SEM-PLS yang menggunakan bantuan software smart-PLS 4.0. Hasil penelitian telah membuktikan berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, komitmen organisasi selanjutnya berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Utara . Namun dalam penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja pegawai, melainkan melalui peran komitmen organisasi sebagai variabel mediasi. Dengan kata lain, meskipun kepuasan kerja penting, pengaruhnya terhadap kinerja lebih signifikan ketika diikuti dengan komitmen organisasi yang tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI YANG DIMEDIASI OLEH KOMITMEN ORGANISASI

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh komitmen organisasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Malinau. Ukuran sampel yang diambil menggunakan rumus Slovin sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 95 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial menggunakan analisis SEMPLS dengan bantuan software SmartPLS Versi 4. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dengan path coefficient 0,239 dan p value 0,090 dan pada level struktural memiliki pengaruh rendah dengan nilai f square 0,049. Selanjutnya kepuasan kerja ditemukan berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi dengan path coefficient 0,761 dan p value 0,000 dan memiliki pengaruh tinggi pada level struktural dengan nilai f square 1,380. Komitmen organisasi juga ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan path coefficient 0,515 dan p value 0,000 dan berpengaruh sedang/moderat pada level struktural dengan nilai f square 0,227. Selain itu, komitmen organisasi juga berperan signifikan sebagai variabel yang memediasi kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai dengan path coefficient 0,392 dan p value 0,000 dan pada level struktural memiliki pengaruh mediasi yang kuat dengan nilai Upsilon V sebesar 0,154.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai pada badan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 153 responden. Variabel independen dalam penelitian ini komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja, sedangkan variabel dependen adalah kinerja pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara parsial, masing-masing variabel komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa komitmen organisasi kerja yang tinggi, sistem motivasi yang adil dan kompetitif, serta kepuasan kerja yang terpenuhi merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah organisasi perlu memberikan perhatian lebih pada pengelolaan komitmen organisasi, pemberian motivasi dan kepuasan kerja yang positif untuk meningkatkan produktivitas pegawai.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN ORGANISASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI RSUD MALINAU (Studi pada Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Layanan Rawat Jalan)

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi, komitmen organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja tenaga medis dan kesehatan di layanan rawat jalan RSUD Malinau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 139 responden yang terdiri dari tenaga medis dan tenaga kesehatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan Pearson Product Moment dan Cronbach's Alpha. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, komitmen organisasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Variabel lingkungan kerja memberikan kontribusi terbesar dengan koefisien regresi 0,517, diikuti oleh komitmen organisasi dengan koefisiensi 0,224, dan kompetensi dengan koefisien 0,194. Nilai adjusted R² sebesar 0,382 mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut menjelaskan 38,2% variabilitas kinerja pegawai, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menekankan pentingnya program pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi, penguatan kebijakan untuk mendukung komitmen organisasi, serta pengembangan lingkungan kerja yang kondusif melalui peningkatan fasilitas dan hubungan interpersonal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, KOMPENSASI, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION. (STUDI KASUS KARYAWAN TETAP PT. IDEC ABADI WOOD INDUSTRIES DI KOTA TARAKAN)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh komitmen organisasi, kompensasi dan kepuasan kerja terhadap turnover intention karyawan tetap pada PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan nonprobabilitas sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purpose sampling dengan jumlah sampel sebanyak 105 karyawan pada bagian karyawan tetap PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan . Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model analisis regresi berganda dan uji t ( parsial ) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa komitmen organisasi, kompensasi dan kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALINAU

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompensasi Finansial dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner. Pada penelitian ini menggunakan Teknik non-probability sampling dengan sampel jenuh. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau yang berjumlah 48 responden. Pengukuran dalam kuesioner ini menggunakan skala likert 5 sampai 1. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dan uji t didukung dengan menggunakan bantuan aplikasi program SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan variabel komitmen organisasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Komitmen Organisasi, Stres Kerja, dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Komitmen Organisasi, Stres Kerja, dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala Likert 1 sampai 5. Metode penarikan sampel menggunakan teknik Non Probability Sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan yang sama bagi unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel dengan model Purposive Sampling dimana pengambilan sampel dilakukan dengan kriteria tertentu. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 36 pegawai. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji t didukung dengan menggunakan aplikasi SPSS Versi 26. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, stres kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DAMPAK BUDAYA KERJA DAN REMUNERASI, TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MENGGUNAKAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (STUDI KASUS DI KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA REGIONAL KALIMANTAN)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitan ini bertujuan untuk menguji pengaruh budaya kerja dan remunerasi terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh komitmen organisasi, sampel pada penelitian ini adalah pegawai organik Bank Indonesia di wilayah Kalimantan dengan jumlah sampel ialah 110 responden. Metode penelitian menggunakan pengumpulan data pimer bersumber dari penyebaran kuesioner pada responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini SEM PLS dengan Aplikasi Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mendukung teori motivasi maslow dalam menjelaskan faktor – faktor kinerja pegawai pada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan, yang mana hal tersebut menunjukkan bahwa budaya kerja sanagat mempengaruhi kinerja pegawai dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi. Implikasi praktis dalam penelitian ini memberikan kontribus praktek manajemen yangdapat digunakan dalam membangun perilaku budaya kerja dan remunerasi pada Bank Indonesia.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, GAJI DAN JOB INSECURITY TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN PT IDEC ABADI WOOD INDUSTRIES

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan dan menganalisis pengaruh komitmen organisasi, gaji dan job insecurity terhadap turnover intention pada karyawan PT Idec Abadi Wood Industries. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling. Kemudian, dalam menentukan ukuran sampel digunakan perhitungan rumus Michael & Isaac dengan tingkat kesalahan 10%, dimana telah diperoleh sebanyak 65 sampel atau karyawan PT Idec Abadi Wood Industries. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel komitmen organisasi dan gaji memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, sedangkan untuk variabel job insecurity memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention pada karyawan PT Idec Abadi Wood Industries.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail