Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

DINAR

7 karya publik ditemukan.

2026: 22023: 12022: 4

PERAN MEDIASI MOTIVASI KERJA PADA PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA UPTD PUSKESMAS TANJUNG PALAS

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 103 pegawai UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Komitmen organisasi dan lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai, namun mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai UPTD Puskesmas Tanjung Palas lebih efektif dilakukan melalui penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dan peningkatan motivasi kerja pegawai.

PERAN MEDIASI MOTIVASI KERJA PADA PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA UPTD PUSKESMAS TANJUNG PALAS

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 103 pegawai UPTD Puskesmas Tanjung Palas. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja, sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Komitmen organisasi dan lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi pengaruh komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai, namun mampu memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai UPTD Puskesmas Tanjung Palas lebih efektif dilakukan melalui penciptaan lingkungan kerja yang kondusif dan peningkatan motivasi kerja pegawai.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini memposisikan diri sebagai upaya strategis untuk membangun kemampuan warga negara dalam wacana berpikir kritis dan merefleksikan kajian teori dan praktik secara das sein dan das sollen tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, maka upaya strategis yang penulis tawarkan tersebut untuk menciptakan warga negara yang Pancasilais dan warga negara Indonesia yang ber kemapanan masa depan sebagai estafet peradaban bangsa. Dengan meningkatkan daya berpikir kritis menjadi bekal bagi warga negara terhadap persoalan dan tantangan Pancasila dari era ke era sekaligus merefleksikan tentang pentingnya Pancasila sebagai landasan berpikir dan alasan mengapa Pancasila dijadikan sebagai jawaban atas segala persoalan bangsa dan negara, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dapat diwujudkan dan diimplementasikan dalam kualitas kehidupan secara individu maupun sosial. Adapun isi pembahasan atau konten yang termuat pada buku ini terdiri dari beberapa kajian, yaitu; Pengantar Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan; Pancasila Dalam Konteks Historis; Pancasila Dalam Konteks Politis; Pancasila Dalam Konteks Filsafat; Pancasila Dalam Konteks Demokrasi; Kewargaan Global (Etnisitas, Nasionalis dan Kosmopolitian); Politik Kewargaan (Kritik dan Partisipasi Publik); Hak Asasi Manusia dan Kewargaan; Isu-Isu Kewargaan (Radikalisme dan Intoleransi).

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI TAKU (TAMBAH KURANG) PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN DI KELAS I SD MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa aplikasi TaKu (Tambah Kurang) yang ditinjau dari validitas media, materi, dan praktisi serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang). Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh tahapan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk kelompok terbatas, revisi produk, uji coba produk kelompok luas, revisi produk akhir, desiminasi dan implementasi. Penilaian kelayakan media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) terdiri dari ahli media, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 100%, ahli materi 90%, ahli praktisi 98%. Hasil validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas sebesar 95% dan uji coba kelompok luas sebesar 92,5%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas dan kelompok luas menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang).

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APLIKASI TAKU (TAMBAH KURANG) PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN DI KELAS I SD MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa aplikasi TaKu (Tambah Kurang) yang ditinjau dari validitas media, materi, dan praktisi serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang). Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh tahapan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk kelompok terbatas, revisi produk, uji coba produk kelompok luas, revisi produk akhir, desiminasi dan implementasi. Penilaian kelayakan media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) terdiri dari ahli media, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 100%, ahli materi 90%, ahli praktisi 98%. Hasil validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas sebesar 95% dan uji coba kelompok luas sebesar 92,5%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas dan kelompok luas menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang).

IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI ENDOPARASIT PADA UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI TAMBAK KOTA TARAKAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Udang merupakan salah satu bahan makanan sumber protein hewani bermutu tinggi yang sangat digemari oleh konsumen dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu jenis udang yang merupakan primadona komoditas ekspor non-migas dari sektor adalah udang windu (Penaus monodon). Tambak tradisional dicirikan dengan sistem pengelolaan tambak yang sederhana, dimana sumber air mengandalkan pasang surut, pengelolaan yang tanpa pakan, dan tanpa aerasi. Luas tambak tradisional di Kota Tarakan memiliki kesamaan yakni padat penebaran rendah kurang lebih 2 ekor udang per meter persegi (WWF, 2011). Penyakit yang biasanya menyerang udang windu (Penaus monodon) disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, dan jamur. Endoparasit adalah parasit yang menyerang bagian dalam tubuh inang, misalnya dalam alat pencernaan, peredaran darah, atau organ dalam lainnya. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Tarakan (BKIPM Tarakan) dan Laboratorium Kualitas Air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Parasit yang menyerang udang windu (Penaeus monodon) adalah cacing genus Ascarophis, namun tidak selalu menyerang udang yang dibudidayakan di kedua tambak. Hal tersebut dilihat dari hasil prevalensi yang dilakukan dari sampel yang diambil. Dari data hasil perhitungan prevalensi endoparasit pada tambak yang berada di Kelurahan Karang Anyar Pantai menunjukan bahwa nilai rata-rata prevalensi endoparasit adalah sebesar 0,13%, nilai tersebut menunjukan kategori prevalensi Rarely.

IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI ENDOPARASIT PADA UDANG WINDU (Penaeus monodon) DI TAMBAK KOTA TARAKAN

2022 · Thesis ·

Udang merupakan salah satu bahan makanan sumber protein hewani bermutu tinggi yang sangat digemari oleh konsumen dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu jenis udang yang merupakan primadona komoditas ekspor non-migas dari sektor adalah udang windu (Penaus monodon). Tambak tradisional dicirikan dengan sistem pengelolaan tambak yang sederhana, dimana sumber air mengandalkan pasang surut, pengelolaan yang tanpa pakan, dan tanpa aerasi. Luas tambak tradisional di Kota Tarakan memiliki kesamaan yakni padat penebaran rendah kurang lebih 2 ekor udang per meter persegi (WWF, 2011). Penyakit yang biasanya menyerang udang windu (Penaus monodon) disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, dan jamur. Endoparasit adalah parasit yang menyerang bagian dalam tubuh inang, misalnya dalam alat pencernaan, peredaran darah, atau organ dalam lainnya. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Tarakan (BKIPM Tarakan) dan Laboratorium Kualitas Air Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Parasit yang menyerang udang windu (Penaeus monodon) adalah cacing genus Ascarophis, namun tidak selalu menyerang udang yang dibudidayakan di kedua tambak. Hal tersebut dilihat dari hasil prevalensi yang dilakukan dari sampel yang diambil. Dari data hasil perhitungan prevalensi endoparasit pada tambak yang berada di Kelurahan Karang Anyar Pantai menunjukan bahwa nilai rata-rata prevalensi endoparasit adalah sebesar 0,13%, nilai tersebut menunjukan kategori prevalensi Rarely.