Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa aplikasi TaKu (Tambah Kurang) yang ditinjau dari validitas media, materi, dan praktisi serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang). Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research dan Development). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari sepuluh tahapan yaitu, potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk kelompok terbatas, revisi produk, uji coba produk kelompok luas, revisi produk akhir, desiminasi dan implementasi. Penilaian kelayakan media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) terdiri dari ahli media, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 100%, ahli materi 90%, ahli praktisi 98%. Hasil validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas sebesar 95% dan uji coba kelompok luas sebesar 92,5%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba kelompok terbatas dan kelompok luas menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik terhadap media pembelajaran aplikasi TaKu (Tambah Kurang).