Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

291 hasil
Subjek: Pengembangan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SARANG BURUNG WALET RUMAHAN(Collocalia fuciphaga) (STUDI KASUS DI DESA PAGALUYON KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Reko Imanuel Bureni. 1640202041. 2020. “Strategi Pengembangan Usaha Sarang Burung Walet Rumahan Studi Kasus di Desa Pagaluyon Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan”. Dibimbing oleh Nia Kurniasih Suryana. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Usaha sarang burung walet rumahan merupakan usaha yang dikembangkan di Desa Pagaluyon Kecamatan Sembakung Atulai. Numun belum adanya pengetahuan pengusaha sarang burung walet rumahan yang ada di Desa Pagaluyon Kecamatan Sembakung Atulai tentang strategi pengembangan usaha sarang burung walet rumahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha sarang burung walet rumahan di Desa Pagaluyon, Kecamatan Sembakung Atulai. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis matriks IFAS dan EFAS dan analisis SWOT. Hasil penelitian di peroleh strategi pengembangan usaha sarang burung walet rumahan di Desa Pagaluyon, terletak pada kuadran I (Growth oriented strategy), maka alternatif strategi yang tepat digunakan adalah Strategi S-O, yaitu (1) Mengoptimalkan dan meningkatkan produksi sarang walet, harga jual sarang walet yang tinggi, dan kualitas produk sarang walet yang baik, dengan memanfaatkan pada penggolongan harga jual, permintaan pasar ekspor yang besar, festival hari-hari besar membuat meningkatnya harga sarang walet, dan kemajuan dibidang teknologi, informasi komunikasi dan transportasi yang mendukung peningkatan, promosi dan penjualan sarang walet dalam pengembangan usaha sarang burung walet, (2) Memberikan jaminan terhadap produk dalam hal bentuk dan warna sarang walet, kualitas produk sarang walet dengan khasiat sarang burung walet sebagai bahan pangan fungsional yang sangat bermanfaat bagi kesehatan sehingga menjadikan permintaan pasar ekspor yang semakin besar, (3) Mengoptimalkan dan meningkatkan produksi sarang walet, bentuk dan warna sarang walet, dan kualitas sarang walet untuk memperluas jaringan pasar sarang walet dengan melakukan promosi melalui kamajuan dibidang teknologi, informasi, komunikasi dan transportasi dalam memenuhi permintaan pasar ekspor yang besar. Adapun saran dari hasil penelitian ini adalah (1) Bagi pemerintah agar dapat memperhatikan usaha sarang burung walet yang ada di Desa Pagaluyon, karena belum adanya perhatian dan kerja sama dari pemerintah dengan para pengusaha sarang burung walet yang ada di Desa Pagaluyon sehingga para pengusaha terkendala dalam hal pengetahuan pengembangan sumber daya manusia dan permodalan yang minim kiranya pemerintah dapat berpartisipasi dalam hal tersebut sehingga para pengusaha sarang burung walet dapat mengembangkan usahanya, (2) Bagi pengusaha sarang burung walet di Desa Pagaluyon. Dapat meningkatkan usaha sarang walet rumahan dengan memanfaatkan segala kekuatan dan peluang yang ada dalam usaha sarang burung walet dan meminimalisir kelemahan sehingga dapat mengatasi ancaman-ancaman yang ada dalam usaha sarang burung walet di Desa Pagaluyon.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA KARTU DOMSIR (DOMINO SIKLUS AIR) SISWA KELAS V-A DI SD NEGERI 035 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran kartu DOMSIR (Domino Siklus Air), berdasarkan hasil validasi para ahli, serta menilai kemenarikan medianya melalui respon siswa dan mengetahui hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa lembar validasi, angkat respon siswa, dan hasil belajar siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase dari ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 96%, dan ahli bahasa sebesar 86% dengan kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, siswa memberikan respon kemenarikan berdasarkan hasil angket respon siswa sebesar 97,18%. Sementara itu, pada uji coba lapangan, hasil angket respon siswa menunjukkan tingkat kemenarikan sebesar 96,33% dengan kategori sangat menarik. Kemudian hasil belajar siswa pada uji coba lapangan berdasarkan hasil posttest sebanyak 27 siswa dari total 28 siswa yang secara klasikal telah mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan hasil validasi serta hasil uji coba terbatas berupa respon siswa dan uji coba lapangan berupa respon siswa dan hasil belajar siswa, pada media pembelajaran kartu DOMSIR (Domino Siklus Air) dinyatakan layak, menarik, dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran di kelas V-A SD Negeri 035 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI MODEL PENTAHELIX DALAM PENGEMBANGAN UMKM KOTA TARAKAN PADA SEKTOR INDUSTRI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor industri di Kota Tarakan dalam menggerakkan ekonomi lokal, yang dalam pengembangannya masih menghadapi berbagai hambatan seperti koordinasi lintas sektor yang belum terintegrasi, kendala permodalan, tingginya biaya logistik, serta rendahnya literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Pentahelix, mengidentifikasi peran masing-masing unsur, mengetahui kendala pelaksanaan, serta merumuskan strategi peningkatan efektivitas kolaborasi dalam pengembangan UMKM sektor industri di Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 13 informan kunci yang merepresentasikan unsur pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima unsur Pentahelix telah menjalankan fungsi dasarnya masing-masing, namun sinergi antar-aktor masih berjalan secara parsial, belum terintegrasi secara optimal. Kendala utama meliputi koordinasi yang belum terpadu, masalah pembiayaan di lapangan, serta keterbatasan pemasaran digital. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya konsolidasi kelembagaan melalui konsorsium Pentahelix, hilirisasi riset akademik berbasis bahan baku lokal, serta penguatan rantai pasok logistik dan kemitraan bisnis-media yang adil guna mewujudkan pengembangan UMKM sektor industri yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Lembar Kerja Murid Bahasa indonesia Berbasis Cerita pendek Bergambar Untuk Membaca Pada Murid Kelas 2 Sekolah Dasar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan membuat Lembar Kerja Murid (LKM) mata pelajaran Bahasa Indonesia yang berbasis cerita pendek yang dilengkapi gambar, yang berisi soal latihan murid kelas 2 Sekolah Dasar. Subjek penelitian terdiri atas murid kelas 2 SDIT IBNU ABBAS Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara, pengamatan secara langsung, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi dan angket respon murid. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development R&D dengan model ADDIE yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi oleh ahli materi memperoleh persentase 82% dengan kategori “Sangat Layak”, sedangkan validasi oleh ahli soal memperoleh persentase 80% dengan kategori “Layak”. Sedangkan Uji coba lapangan awal memperoleh persentase sebesar 89% dengan kategori “Sangat Praktis”, sedangkan uji coba lapangan utama memperoleh persentase sebesar 89% dengan kategori “Sangat Praktis”. Oleh karena itu, Lembar kerja murid yang telah dikembangkan dinyatakan sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan sebagai pendukung dalam proses pembelajaran kelas 2 Sekolah Dasar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MURID BERMUATAN NUMERASI PADA MATERI PENGUKURAN PANJANG KELAS III SD

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan murid kelas III dalam memahami materi pengukuran panjang serta keterbatasan penggunaan bahan ajar yang dapat membantu murid mengembangkan kemampuan numerasi dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan Lembar Kerja Murid (LKM) bermuatan numerasi pada materi pengukuran panjang untuk murid kelas III SDN 043 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Kelayakan LKM diperoleh melalui validasi ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui angket respon guru dan murid pada uji coba terbatas dan uji coba luas. Keefektifan LKM diperoleh melalui hasil pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan N-Gain. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 80% dan validasi ahli media sebesar 94,6%, sehingga LKM dinyatakan sangat layak digunakan. Hasil uji coba terbatas menunjukkan respon guru sebesar 96,84% dan respon murid sebesar 91,23%, sedangkan pada uji coba luas respon guru sebesar 100% dan respon murid sebesar 90,33%, yang keduanya termasuk kategori sangat praktis. Keefektifan LKM ditunjukkan melalui hasil pre-test dan post-test. Pada uji coba terbatas, rata-rata nilai pre-test sebesar 55,556 dan post-test sebesar 80,883 dengan selisih rata-rata sebesar 25,327. Nilai N-Gain yang diperoleh sebesar 0,569 dengan kategori sedang, serta nilai t hitung yaitu 8,510 lebih besar daripada t tabel yaitu 2,262. Pada uji coba luas, rata-rata nilai pre-test sebesar 40,741 dan post-test sebesar 72,222 dengan selisih rata-rata sebesar 31,481. Nilai N-Gain yang diperoleh sebesar 0,531 dengan kategori sedang, serta nilai t hitung yaitu 9,723 lebih besar daripada t tabel yaitu 2,086. Berdasarkan hasil tersebut, Lembar Kerja Murid bermuatan numerasi pada materi pengukuran panjang kelas III SD dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Kartu Kata Bergambar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan Media Kartu Kata Bergambar dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan dan untuk mengukur kelayakan serta kemenarikan dari media kartu kata bergambar yang telah diciptakan. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Produk yang dihasilkan adalah media kartu kata bergambar berukuran 7,5 × 11 cm yang terdiri atas kartu gambar dan kartu kata dengan isi berupa gambar hewan, buah, dan benda sehari-hari yang disusun berdasarkan huruf abjad A–Z. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi untuk menilai kelayakan produk tersebut. Uji coba terbatas melibatkan 6 murid kelas I-A, sedangkan uji coba lapangan melibatkan 16 murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, lembar validasi ahli, angket respon murid, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa media kartu kata bergambar yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan dari ahli media sebesar 93%, dari ahli materi juga 93%, dan dari praktisi 97%, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 94,33% yang termasuk dalam kategori ‘sangat layak’. Respon murid pada uji coba terbatas mencapai persentase 90%, sedangkan pada uji coba lapangan mendapat persentase 86,25%, dengan rata-rata sebesar 88,12% dan termasuk dalam kategori ‘sangat menarik’. Dengan demikian, media pembelajaran kartu kata bergambar dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran media pembelajaran membaca permulaan kelas I.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA KARTU UNO BERBASIS PERMAINAN UNTUK PENGENALAN KONSEP PECAHAN SENILAI KELAS IV SD

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Media kartu UNO berbasis permainan dikembangkan sebagai alternatif media pembelajaran untuk membantu siswa mengenal konsep pecahan senilai kelas IV SD. Pengembangan media ini dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan senilai, khususnya dalam memahami bahwa pecahan dengan pembilang dan penyebut yang berbeda dapat memiliki nilai yang sama. Selain itu, pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan latihan soal serta penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas. Pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan media kartu UNO berbasis permainan untuk pengenalan konsep pecahan senilai kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek uji coba terdiri atas 6 siswa kelas IV Abdurrahman pada uji coba terbatas dan 14 siswa kelas IV Khalid SD Muhammadiyah 1 Tarakan pada uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, dan angket respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu UNO berbasis permainan memperoleh persentase validasi ahli media sebesar 90,58% dan ahli materi sebesar 92,22%, yang termasuk kategori sangat valid. Hasil uji coba terbatas memperoleh persentase sebesar 87,77% dan uji coba lapangan sebesar 86,3%, yang keduanya termasuk kategori sangat praktis. Dengan demikian, media kartu UNO berbasis permainan yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dan sangat praktis sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk membantu siswa mengenal konsep pecahan senilai melalui kegiatan belajar sambil bermain.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA SIKLUS AIR PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SDN 023 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitiian inii bertujuian untiuk meneintukan tiniigkat kelaiyaikan miediia pembelajiiaran diiorama siiklus aiir berdasarikan peniilaian darii ahili maiteri dian aihli meiidia, serta unituk melihat bagaimana respon siswa terhadap daya tarik media yang telah dikembangkan pada mata pelajaran IPAS kelas V di SDN 023 Tarakan. penielitian iini menggiunakan metode penelitian dan pengembanigan (R&D), dengan menggunakan model Borig aind Gall, yang terdiri dari enam tahap: penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengambangan produk awal, uji coba lapangan awal, revisi produk, dan uji coba lapangan utama. Lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, dan angket respon siswa digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan kedua hasil validasi, dari ahli mediia sebesar 98,6%, ahli matieri 90,6% dengan kategori sangat layak. Sehingga diperoleh persentase Aspek kelayakan sebesar 94,6% dengan kategori Sangat layak. Pada uji coba lapangan awal dengan hasil angket respon siswa sebesar 89,17%, sementara itu, pada uji coba lapangan utama menunjukkan tingkat kemenarikan 86,15% dengan kategori sangat menarik. Sehingga diperoleh persentase Aspek kemenarikan 87,65% dengan kategori Sangat Menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli dan respon siswa, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran diorama siklus air sangat layak dan menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran oleh di Kelas V SDN 023 Tarakan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran KOSIBAS pada Materi Sifat-sifat Segiempat Kelas IV B SD Negeri 006 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran terutama pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV B SD Negeri 006 Tarakan. Proses pembelajaran masih didominasi oleh buku cetak, dan meskipun menggunakan media pembelajaran, media tersebut masih sederhana, kurang menarik, kurang tahan lama, serta belum sesuai dengan karakteristik siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran KOSIBAS (Kotak Sifat Bangun Segiempat) pada materi sifat-sifat segiempat kelas IV B SD Negeri 006 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran KOSIBAS mendapat persentase kelayakan sebesar 91,6% dari ahli media, dan 87,5% dari ahli materi dengan rata-rata keseluruhan sebesar 89,55% yang termasuk dalam kriteria sangat layak. Sementara itu, media pembelajaran KOSIBAS juga mendapat persentase kepraktisan sebesar 100% dari guru dan 100% dari siswa pada uji coba terbatas, serta 95% dari guru dan 97,31% dari siswa pada uji coba lapangan, dengan rata-rata keseluruhan mendapat persentase 98,07% yang ternasuk dalam kriteria sangat praktis. Hasil observasi keterlaksanaan penggunaan media pembelajaran KOSIBAS juga menunjukkan bahwa seluruh tahapan dapat terlaksana dengan baik. Maka, media pembelajaran KOSIBAS pada materi sifat-sifat segiempat kelas IV B SD Negeri 006 Tarakan telah dinyatakan sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran di kelas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran Tapirbar pada Materi Pengukuran Konversi Satuan Baku Panjang Dan Berat Kelas Iv B Sdn 013 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa kelas IV dalam memahami materi pengukuran konversi satuan baku panjang dan berat serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran konkret dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran TAPIRBAR (Tangga Pintar Satuan Baku Panjang dan Berat) pada materi pengukuran konversi satuan baku panjang dan berat untuk siswa kelas IV B SDN 013 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Kelayakan media diperoleh melalui validasi ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui angket respons guru dan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 91,6% dengan kategori sangat layak dan validasi ahli media sebesar 89,6% dengan kategori sangat layak, sehingga diperoleh rata-rata kelayakan sebesar 90,6% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas menunjukkan respons guru sebesar 95,8% dan respons siwa sebesar 97,5%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Setelah dilakukan perbaikan pada bagian lubang pemasangan komponen media, hasil uji coba lapangan menunjukkan respons guru sebesar 100% dan respons siswa sebesar 97,03%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Hasil rekapitulasi respons guru dan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan memperoleh persentase rata-rata sebesar 97,6% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran TAPIRBAR dinyatakan sangat layak dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran matematika materi pengukuran konversi satuan baku panjang dan berat bagi siswa kelas IV sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI GOTONG ROYONG KELAS IV B DI SDN 043 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peserta didik kelas IV masih mengalami kendala dalam memahami materi ketika pembelajaran hanya disampaikan secara lisan tanpa didukung media visual. Video pada materi gotong royong memuat materi gotong royong berbasis budaya lokal Kalimantan Utara. Karakteristik dan kebutuhan siswa merupakan dasar peneliti melakukan penelitian. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah research and development (R & D) dengan menggunakan model ADDIE pengembangan tersebut terdiri dari beberapa tahapan yaitu Analysis, Design, Development, implemetation dan Evaluation. Penelitian ini bertujuan menghasilkan video pembelajaran pada materi gotong royong bagi peserta didik kelas IV B SDN 043 Tarakan sekaligus mengkaji kelayakan media yang dikembang kan serta tingkat pemahaman siswa terhadap produk tersebut. Hasil penilaian dari para validator menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar 80% berdasarkan penilaian ahli materi, 85% berdasarkan penilaian ahli media, serta 100% berdasarkan penilaian praktisi. Jika seluruh hasil validasi tersebut dirata-ratakan, diperoleh persentase kelayakan sebesar 88,33% yang berada dalam kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, persentase pemahaman siswa mencapai 88%. Adapun pada uji coba lapangan, persentase yang diperoleh sebesar 82,86%. Berdasarkan kedua hasil tersebut, tingkat pemahaman siswa termasuk dalam kategori sangat memahami. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk mendukung pemahaman siswa terhadap materi gotong royong.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KALIMANTAN UTARA KELAS IV-B SDN 006 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran diorama berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara berdasarkan hasil validasi ahli serta mengetahui tingkat kemenarikan media berdasarkan respon siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran diorama tiga dimensi tipe terbuka yang menyajikan keragaman budaya Kalimantan Utara, meliputi rumah adat, pakaian adat, tarian tradisional, dan makanan khas dari Suku Tidung, Suku Dayak, dan Suku Bulungan, serta dilengkapi dengan buku pendamping. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan angket respon siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran diorama memperoleh persentase kelayakan sebesar 95,71% dari ahli media, 100% dari ahli materi, dan 100% dari ahli bahasa, yang seluruhnya termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas memperoleh persentase respon siswa sebesar 87,67%, sedangkan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase kemenarikan sebesar 92,21% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba kepada siswa, media pembelajaran diorama berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara dinyatakan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS pada materi Keragaman Budaya Indonesia kelas IV-B SDN 006 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA SMART BOX PADA MATERI NILAI-NILAI PANCASILA SISWA KELAS IV-C SDN 013 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGEMBANGAN MEDIA SMART BOX PADA MATERI NILAI-NILAI PANCASILA SISWA KELAS IV-C DI SDN 013 TARAKAN Abstrak Pembelajaran pendidikan pancasila di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Namun, proses pembelajaran memiliki banyak kendala seperti pembelajaran di kelas cenderung monoton, guru masih mengandalkan buku paket yang menyebabkan pembelajaran kurang menarik, kurang interaktif, dan siswa menjadi kurang aktif di kalas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Smart Box pada materi nilai-nilai Pancasila untuk siswa kelas IV-C SDN 013 Tarakan, serta mengetahui tingkat kelayakan dan kemenarikan media yang dikembangkan yang dilihat dari hasil validasi ahli dan angket respon siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D (Four-D Model) yang meliputi tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), tetapi penelitian ini hanya sampai tahap Develop (pengembangan). Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran Smart Box memiliki tingkat kelayakan yang sangat baik. Persentase dari ahli media sebesar 80% kriteria layak, ahli materi 74% kriteria layak, ahli bahasa 70% kriteria layak, dan praktisi 100% sangat layak. Hasil uji kemenarikan media menunjukkan bahwa pada tahap uji coba terbatas diperoleh persentase sebesar 88,7%, sedangkan pada uji coba lapangan diperoleh persentase sebesar 83,3%. Kedua hasil tersebut termasuk dalam kategori sangat menarik

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO UNTUK KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS IVC SDN 004 TARAKAN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media audio pada materi teks berita untuk keterampilan menyimak siswa kelas IVC SDN 004 Tarakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta mengetahui tingkat kelayakan dan respon kemenarikan siswa terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVC SDN 004 Tarakan. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli bahasa, dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio memperoleh persentase kelayakan sebesar 91,4% dari ahli media dan 100% dari ahli bahasa dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas memperoleh persentase respons siswa sebesar 78,33%, sedangkan uji coba lapangan sebesar 78,89%, keduanya berkategori menarik. Berdasarkan hasil tersebut, media audio yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan dan memperoleh respon positif dari siswa sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mendukung keterampilan menyimak di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran Corong Berhitung Perkalian dan Pembagian di Kelas IV A SDN 037 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CORONG BERHITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN DI KELAS IV A SDN 037 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran corong berhitung perkalian dan pembagian yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas IV A SDN 037 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan pendekatan Mixed Method yang mengacu pada model ADDIE yang terdiri atas tahap analisis (analyze), desain (design), pengembangan (develop), implementasi (implement), dan evaluasi (evaluate). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV A SDN 037 Tarakan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, wawancara, angket validasi ahli media, ahli materi, ahli praktisi, serta tes hasil belajar yaitu pretest dan posttest. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 85,45%, ahli materi sebesar 80%, dan ahli praktisi sebesar 92%. Hasil validasi menunjukkan bahwa media layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil uji coba terbatas mendapatkan respon positif serta tidak mengalami kendala atau pun kesulitan saat siswa menggunakan media. Hasil uji coba lapangan mendapatkan nilai N-Gain sebesar 0,55 dengan kategori sedang. Pada uji paired sample t-test mendapatkan t hitung sebesar 6,439 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,056 (6,439 > 2,056) dan nilai p-value sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,000 0,05), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dengan hasil wawancara yang menunjukkan bahwa siswa mengerjakan soal berdasarkan pemahaman yang dimiliki. Kata Kunci:Penelitian dan Pengembangan, Media Pembelajaran, Pembelajaran Matematika, Perkalian dan Pembagian Model ADDIE

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Kartu JAYA (Jenis-Jenis Gaya) IPA di Kelas IV A SD Negeri 012 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan media kartu JAYA (Jenis-Jenis Gaya) berdasarkan hasil validasi para ahli dan praktisi, serta untuk mengetahui tingkat ketertarikan siswa terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Model pengembangan yang diterapkan mengacu pada model 4D yang terdiri atas empat tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Instrument pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar validasi ahli, praktisi dan lembar angket ketertarikan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media kartu JAYA memperoleh presentase sebesar 78% dari ahli materi, 80% dari ahli bahasa, 88,33% dari ahli media, dan 84% dari praktisi. Secara keseluruhan, rata-rata presentase yang diperoleh mencapai 82,58%, sehingga media kartu JAYA termasuk dalam kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap penggunaan media kartu JAYA, yang ditujukan melalui rasa senang, ketertarikan, serta kelibatan aktif selama pembelajaran dan didukung dengan hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas mencapai 91,33% dengan kategori sangat menarik. Sementara itu, pada uji coba lapangan hasil angket menunjukkan tingkat ketertarikan siswa mencapai 94,28% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli, praktisi serta uji coba yang telah dilakukan berupa angket ketertarikan siswa, media pembelajaran kartu JAYA (Jenis-Jenis Gaya) dinyatakan layak dan menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran di kelas IV A SD Negeri 012 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN ASESMEN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS APLIKASI QUIZIZZ MATERI SIFAT DAN PERUBAHAN WUJUD BENDA BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN SISWA KELAS 3C SDN 004 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan asesmen pembelajaran IPA berbasis aplikasi Quizizz berbantuan video pembelajaran pada materi sifat dan perubahan wujud benda siswa kelas III-C SDN 004 Tarakan, serta mengetahui tingkat kelayakan media dan respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya fokus dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, serta masih jarangnya penggunaan media pembelajaran interaktif di kelas.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas III-C SDN 004 Tarakan dengan jumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket respon siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi Quizizz berbantuan video pembelajaran dinyatakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini berdasarkan hasil yang diperoleh validasi ahli media 88,6% dan ahli materi 91,4% dengan penilaian rata-rata 90% yang memperoleh kategori sangat layak. Selain itu, hasil yang diperoleh respon siswa pada uji coba terbatas 92% maupun uji coba lapangan 89% memperlihatkan kategori sangat baik. Penggunaan media Quizizz berbantuan video pembelajaran mampu meningkatkan minat, motivasi, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran IPA pada materi sifat dan perubahan wujud benda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SMART BOARD PADA MATERI PERKALIAN DI KELAS III-C SDN 005 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan daya tarik dalam penggunaan media pembelajaran Smart Board dalam pembelajaran matematika pada materi perkalian di Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), dengan model pengembangan yang diterapkan adalah ADDIE, yang mencakup lima tahap: Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluate. Alat pengumpulan data terdiri dari lembar validasi dan kuesioner respons dari peserta didik. Objek penelitian dalam uji coba ini adalah peserta didik kelas III-C SDN 005 Tarakan. Penelitian ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu uji coba terbatas dan uji coba di lapangan. Uji coba terbatas melibatkan 6 orang, sedangkan pada uji coba lapangan melibatkan 18 orang. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa media pembelajaran Smart Board sangat layak digunakan dalam pembelajaran perkalian. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan, di mana dari ahli media mendapatkan skor 90%, ahli materi memperoleh skor 88%, dan ahli praktisi memperoleh skor 88%. Berdasarkan hasil dari uji coba terbatas memperoleh skor 94% sedangkan pada uji lapangan memperoleh skor 90% yang di mana sudah tergolong dalam kategori sangat menarik. Berdasarkan dari semua hasil penelitian yang telah dilakukan, maka bisa disimpulkan bahwa media pembelajaran Smart Board pada pembelajaran materi perkalian sangat layak serta sangat menarik dalam aktivitas pembelajaran di kelas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Mandiri Benih Tanaman Pangan (MANTAP) dan Strategi Pengembangannya pada Kelompok Produsen Benih di Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman Pangan (MANTAP) tahun 2024 pada kelompok produsen benih di Kabupaten Bulungan serta Merumuskan strategi pelaksanaannya. Evaluasi dilakukan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan kegiatan MANTAP telah berjalan sesuai dengan petunjuk operasional, khususnya pada komponen input dan produk. Namun demikian, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian pada komponen konteks dan proses, terutama terkait mekanisme pengusulan calon penerima bantuan melalui aplikasi elektronik serta belum optimalnya sosialisasi program dari tingkat pusat kepada calon penerima manfaat. Analisis SWOT menunjukkan bahwa kondisi internal kelompok produsen benih berada pada kategori cukup kuat dengan skor IFE sebesar 2,75, sementara lingkungan eksternal memberikan peluang yang besar dengan skor EFE sebesar 3,35. Posisi strategis berada pada kuadran “Grow and Build”, yang mengindikasikan perlunya strategi agresif melalui peningkatan kapasitas produksi, penguatan kelembagaan kelompok, pengembangan pasar, serta optimalisasi dukungan pemerintah guna meningkatkan keberlanjutan pelaksanaan kegiatan Mandiri Benih Tanaman Pangan di Kabupaten Bulungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Video Animasi Dalam Pembelajaran Etnopedagogi Di Kelas v-B SDN 006 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi berbasis etnopedagogi pada materi kearifan lokal Kota Tarakan sebagai media pembelajaran yang valid, praktis, dan layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba terdiri atas 1 orang guru kelas dan 28 peserta didik kelas V-B SDN 006 Tarakan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta angket respon guru dan peserta didik. Hasil validasi menunjukkan persentase rata-rata 96% pada aspek materi, 96% pada aspek media, dan 100% pada aspek bahasa, yang ketiganya termasuk kategori sangat valid. Uji coba lapangan menunjukkan respon yang sangat positif dengan perolehan rata-rata tingkat kepraktisan mencapai 95,71%, yang terdiri dari respon guru kelas sebesar 95% dan respon kelompok peserta didik sebesar 96%, sehingga masuk dalam kategori sangat praktis. Respons tersebut mengindikasikan bahwa video animasi ini mudah dipahami, menarik, serta efektif dalam meningkatkan antusiasme belajar peserta didik terhadap identitas budaya lokalnya. Dengan demikian, video animasi berbasis etnopedagogi yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan sebagai media pembelajaran, khususnya pada materi kearifan lokal seperti Rumah Baloy Adat Tidung, Tari Jepen, Batik Tarakan, dan Festival Iraw Tengkayu, serta berpotensi mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, aktif, dan bermakna.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail