Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Pengembangan Usaha
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Industri Batik Kabupaten Malinau

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Industri batik Kabupaten Malinau merupakan kegiatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang menggabungkan nilai budaya dari lebih dari sebelas etnis asli Kalimantan Utara, khususnya suku Dayak, Kenyah, dan Lundayeh, ke dalam produk batik bermotif khas daerah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran industri batik dalam mendukung perekonomian daerah Kabupaten Malinau, dan (2) mengidentifikasi strategi pengembangan usaha industri batik yang relevan dan aplikatif bagi pelaku industri maupun pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Responden penelitian berjumlah enam orang yang dipilih secara purposif, terdiri dari lima pelaku usaha batik aktif dan satu perwakilan pemerintah daerah. Adapun strategi pengembangan usaha yang teridentifikasi mencakup lima prioritas utama: penguatan akses bahan baku lokal melalui pengembangan pewarna alami dari tanaman endemik Kalimantan Utara; penguatan kapasitas permodalan melalui skema KUR khusus pengrajin skala kecil; profesionalisasi pemasaran berbasis platform digital; regenerasi pengrajin melalui integrasi keterampilan membatik dalam kurikulum muatan lokal SMP dan SMK; serta pelembagaan kolaborasi multipihak dalam forum industri batik yang terstruktur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa industri batik Kabupaten Malinau memiliki potensi besar sebagai pilar ekonomi kreatif berbasis budaya yang berkelanjutan. Namun realisasi potensi tersebut membutuhkan kerja kolektif yang terkoordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, didukung oleh kebijakan yang konsisten dan program pembinaan yang berkesinambungan dari pemerintah daerah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2024•

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN ABSTRAK Pengembangan usaha rumput laut di Indonesia memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan strategi pengembangan usaha nelayan rumput laut. Produksi rumput laut di Indonesia mampu memberikan kontribusi terbesar pada sektor perikanan. Pada penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman dalam pengembangan usaha rumput laut di Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan (2) Untuk merumuskan strategi pengembangan usaha rumput laut di Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling dan dalam penelitian ini penulis mengambil jumlah responden sebanyak 18 orang (Pokdakan). Analisis dalam penelitian ini yaitu analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Hasil dari analisis SWOT yaitu strategi diversifikasi SO yang berada pada kuadran II dengan nilai pada sumbu X = 0.12 dan Y = -2.74. Strategi pengembangan usaha rumput laut di Kelurahan Mamburungan Kota Tarakan yaitu (1) Memanfaatkan potensi laut sebagai lahan pengembangan usaha rumput laut dengan cara optimal (2) Pembentukan kelompok nelayan rumput laut yang didukung oleh Pemerintah dan Dinas Perikanan (3) Memanfaatkan bantuan program kalaju dari pemerintah pusat untuk mengembangkan usaha rumput laut.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Pengembangan Usaha Amplang Ikan Bulan-Bulan (Megalops Cyprinoides) Pada UMKM Amplang Azzahra di Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

UMKM Amplang Azzahra mengalami permasalahan yaitu pada kendala yang dihadapi dalam proses pengiriman keluar kota misalnya (Pulau Jawa) memerlukan biaya yang cukup tinggi dan juga kurangnya tenaga kerja yang menyebabkan terlambatnya proses pengemasan dan pengiriman. Lokasi penelitian dilakukan di UMKM Amplang Azzahra yang berlokasi di Perumahan Graha Dipta Regency Blok A1, Mamburungan Timur, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan. Tujuan penelitian (1) Untuk mendeskripsikan proses pengolahan Amplang pada Usaha Amplang Azzahra, (2) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi pihak pengelola UMKM Amplang Azzahra dalam upaya pengembangan UMKM, (3) Untuk membuat strategi pengembangan UMKM Amplang Azzahra di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan menggunakan key informan yaitu pemilik UMKM Amplang Azzahra Bapak Fadly Rizaly. Metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka dengan metode analisis menggunakan deskriptif kualitatif, matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT, dan Matriks SWOT. Adapun hasil penelitian yaitu proses pengolahan kerupuk amplang,(1)Persiapan bahan baku,(2)Pembuatan racikan bumbu,(3)Proses pencampuran bahan baku, tepung tapioca dan bumbu menjadi adonan,(4)Proses pembentukan adonan(5)Kerupuk amplang yang sudah dicetak(6)Proses penggorengan(7)Penirisan kerupuk amplang(8)Pendinginan kerupuk amplang(9)Proses pengemasan kerupuk amplang. Berdasarkan hasil wawancara terhadap pemilik UMKM Amplang Azzahra yang menjadi faktor internal kekuatan yaitu : kualitas produk terjaga, rasa dan tekstur tidak berubah, kemasan produk praktis, tidak menggunakan bahan pengawet, mempunyai ciri khas sendiri, sedangkan untuk kelemahan: kurangnya tenaga kerja, biaya distribusi tinggi. Faktor eksternal yang menjadi peluang: adanya pelanggan tetap, adanya dukungan dari pemerintah, digemari masyarakat Kota Tarakan, sedangkan untuk ancaman: banyak pesaing sesama UMKM, perubahan selera konsumen, harga bahan berfluktuasi. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi UMKM Amplang Azzahra berada di kuadran 1 yang artinya mendukung strategi agresif. Strategi yang dapat digunakan UMKM Amplang Azzahra yaitu strategi S-O dengan meningkatkan kapasitas produksi dengan memanfaatkan teknologi yang lebih modern agar proses produksi lebih efektif serta mengembangkan pemasaran yang luas ke luar wilayah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Pengembangan usaha roti gembung pada UMKM Paguntaka Food Di Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menenngah (UMKM) menjadi sangat strategi, karena potensinya yang besar dalam menggerakan kegiatan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi tumpuan sumber pendapatan sebagian masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Internal (IFAS) dan Faktor Eksternal (EFAS) Pada UMKM Paguntaka Food dan Merumuskan strategi pengembangan usaha pada UMKM Paguntaka Food. Analisis data menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan analisis Faktor IFAS Strategi pengembangan usaha roti gembung terdapat faktor kekuatan yaitu: 1) Harga terjangkau, 2) Perizinan usaha lengkap dan mendpatkan label halal dari MUI, 3) Ketersedian bahan muda dicari, 4) Skill Karyawan dalam memproduksi roti, 5) Peralatan sudah modern, 6) Varian rasa beragam dan faktor kelemahan yaitu: 1) Jangkauan pemasaran sempit, 2) Tidak adanya bantuan pemerintah, 3)Produk tidak tahan lama, 4) Belum ada komposisi di label kemasan, 5) Tidak adanya bantuan pemodalan. Faktor EFAS Pengembagan usaha roti gembung faktor peluang yaitu: 1) Meningkatnya konsumsi masyarakat terhadap makanan jadi, 2) Loyalitas konsumen, 3) Berhubungan baik dengan pemasok, 4) Pertumbuhan pasar yang baik, 5) UMKM lokasinya strategis/ muda dijangkau dan Faktor kelemahan yaitu: 1) Banyaknya produk sibtitusi, 2) Banyak saingan menjual roti gembung, 3) Daya beli semakin menurun 4) Fluktuasi harga bahan baku, 5) Produk muda ditiru. Strategi rekomendasi SO yaitu ada dua strategi: 1) Harga roti gembung yang terjangkau. 2) Menambah penggunaan peralatan modern.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Pengembangan Usaha Sarang Burung Walet Di Desa Nainsid Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SARANG BURUNG WALET DI DESA NAINSID KECAMATAN LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Usaha sarang burung walet memiliki potensi yang cukup besar di Desa Nainsid sehingga banyak diusahakan oleh masyarakat. Hal ini dapat terlihat dari bangunan atau rumah walet yang pembangunannya semakin pesat dan hampir rata-rata warga desa memiliki gedung atau rumah walet. Namun kondisi tersebut dapat terjadi sebaliknya karena pengusaha sarang burung walet belum memiliki strategi yang tepat dalam mengusahakannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan usaha burung walet di Desa Nainsid Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan penentuan responden menggunakan key informan sebanyak 12 orang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi agresif merupakan strategi yang dapat dilakukan untuk pengembangan usaha sarang walet di Desa Nainsid Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan. Strategi agresif yang dapat dilakukan pengusaha sarang burung walet adalah (1) menjadi produsen unggulan bagi pemasok sarang burung walet dari luar Desa Nainsid; (2) memenuhi permintaan pasar secara maksimal dengan memanfaatkan potensi kondisi wilayah yang mendukung; (3) menjalin kerjasama antar pengusaha dengan membentuk kelompok pengusaha sarang burung walet di Desa Nainsid.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ANYAMAN ROTAN DAYAK AGABAG DESA LUBOK BUAT KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ANYAMAN ROTAN DAYAK AGABAG DESA LUBOK BUAT KECAMATAN SEMBAKUNG ATULAI KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usaha anyaman rotan dayak agabag di Desa Lubok Buat Kecamatan Sembakung Atulai Kabupaten Nunukan. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini adalah analisis matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT dan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor lingkungan internal utama UMKM anyaman rotan dayak agabag dengan menggunakan matriks IFAS, maka dapat diketahui bahwa faktor kekuatan utama UMKM terdiri dari empat faktor, yaitu produk anyaman memiliki ukuran yang bervariasi, jenis produk yang ditawarkan bervariasi, bahan yang digunakan nyaman, produk anyaman tidak mudah rusak dan untuk kelemahan utama dari UMKM adalah pemasaran yang kurang/promosi kurang maksimal, kurangnya branding produk/jasa belum dikenal luas. Faktor- faktor lingkungan eksternal utama UMKM dengan menggunakan matriks EFAS, maka dapat diketahui bahwa faktor peluang utama UMKM adalah berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi dan untuk ancaman utama UMKM terdiri dari dua faktor, yaitu tingkat penjualan yang terganggu dikarenakan pandemi Covid-19, bertambah banyak produk inovatif yang dipasarkan. analisis data menggunakan diagram cartesius SWOT menejelaskan bahwa UMKM anyaman rotan dayak agabag berada pada kuadran 1 dengan nilai (x;y) (3.4;1.85). Posisi ini menunjukkan bahwa UMKM anyaman rotan dayak agabag merupakan usaha yang berkembang, kuat dan berpeluang. Kata Kunci: Strategi Pengembangan Usaha, Analisis SWOT, Anyaman Rotan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail