Abstrak
UMKM Amplang Azzahra mengalami permasalahan yaitu pada kendala yang dihadapi dalam proses pengiriman keluar kota misalnya (Pulau Jawa) memerlukan biaya yang cukup tinggi dan juga kurangnya tenaga kerja yang menyebabkan terlambatnya proses pengemasan dan pengiriman. Lokasi penelitian dilakukan di UMKM Amplang Azzahra yang berlokasi di Perumahan Graha Dipta Regency Blok A1, Mamburungan Timur, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan. Tujuan penelitian (1) Untuk mendeskripsikan proses pengolahan Amplang pada Usaha Amplang Azzahra, (2) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi pihak pengelola UMKM Amplang Azzahra dalam upaya pengembangan UMKM, (3) Untuk membuat strategi pengembangan UMKM Amplang Azzahra di Kota Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan menggunakan key informan yaitu pemilik UMKM Amplang Azzahra Bapak Fadly Rizaly. Metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka dengan metode analisis menggunakan deskriptif kualitatif, matriks IFAS dan EFAS, Diagram SWOT, dan Matriks SWOT. Adapun hasil penelitian yaitu proses pengolahan kerupuk amplang,(1)Persiapan bahan baku,(2)Pembuatan racikan bumbu,(3)Proses pencampuran bahan baku, tepung tapioca dan bumbu menjadi adonan,(4)Proses pembentukan adonan(5)Kerupuk amplang yang sudah dicetak(6)Proses penggorengan(7)Penirisan kerupuk amplang(8)Pendinginan kerupuk amplang(9)Proses pengemasan kerupuk amplang. Berdasarkan hasil wawancara terhadap pemilik UMKM Amplang Azzahra yang menjadi faktor internal kekuatan yaitu : kualitas produk terjaga, rasa dan tekstur tidak berubah, kemasan produk praktis, tidak menggunakan bahan pengawet, mempunyai ciri khas sendiri, sedangkan untuk kelemahan: kurangnya tenaga kerja, biaya distribusi tinggi. Faktor eksternal yang menjadi peluang: adanya pelanggan tetap, adanya dukungan dari pemerintah, digemari masyarakat Kota Tarakan, sedangkan untuk ancaman: banyak pesaing sesama UMKM, perubahan selera konsumen, harga bahan berfluktuasi. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi UMKM Amplang Azzahra berada di kuadran 1 yang artinya mendukung strategi agresif. Strategi yang dapat digunakan UMKM Amplang Azzahra yaitu strategi S-O dengan meningkatkan kapasitas produksi dengan memanfaatkan teknologi yang lebih modern agar proses produksi lebih efektif serta mengembangkan pemasaran yang luas ke luar wilayah.