BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
This study aimed to analyze the effect of the goal setting technique on academic procrastination among Grade VIII students at SMP Negeri 11 Tarakan. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental research method with a one group pretest-posttest design. The population consisted of Grade VIII students at SMP Negeri 11 Tarakan, while the sample comprised 6 students selected through purposive sampling based on recommendations from the guidance and counseling teacher and records in the students' assignment grade book. Data were collected using an academic procrastination scale that had undergone validity and reliability testing. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics through a paired sample t-test with the assistance of SPSS version 21. The results showed that students' academic procrastination level before the treatment was categorized as moderate to low, with a mean score of 92. 17. Following the treatment in the form of group counseling services using the goal setting technique, the posttest mean score decreased to 79.67. The descriptive analysis indicated a decrease in students' academic procrastination level after the treatment. Hypothesis testing using the paired sample t-test yielded a t-test value of 4.539 and a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.006 0.05, resulting in the rejection of Ho and acceptance of H. Based on these results, it can be concluded that the goal setting technique had an effect on reducing academic procrastination among Grade VIII students at SMP Negeri 11 Tarakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa kelas IV dalam memahami materi pengukuran konversi satuan baku panjang dan berat serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran konkret dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran TAPIRBAR (Tangga Pintar Satuan Baku Panjang dan Berat) pada materi pengukuran konversi satuan baku panjang dan berat untuk siswa kelas IV B SDN 013 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Kelayakan media diperoleh melalui validasi ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui angket respons guru dan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 91,6% dengan kategori sangat layak dan validasi ahli media sebesar 89,6% dengan kategori sangat layak, sehingga diperoleh rata-rata kelayakan sebesar 90,6% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas menunjukkan respons guru sebesar 95,8% dan respons siwa sebesar 97,5%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Setelah dilakukan perbaikan pada bagian lubang pemasangan komponen media, hasil uji coba lapangan menunjukkan respons guru sebesar 100% dan respons siswa sebesar 97,03%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Hasil rekapitulasi respons guru dan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan memperoleh persentase rata-rata sebesar 97,6% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran TAPIRBAR dinyatakan sangat layak dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran matematika materi pengukuran konversi satuan baku panjang dan berat bagi siswa kelas IV sekolah dasar.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ALJABAR BOARD GAME (ABG) BAGI PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif pada pembelajaran matematika, khususnya materi bentuk aljabar, sehingga peserta didik cenderung kurang aktif dan kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Aljabar Board Game (ABG) serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisan media tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model Four-D (4D) yang meliputi tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, lembar penilaian ahli praktisi, dan angket respons peserta didik. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Aljabar Board Game (ABG) memperoleh persentase kelayakan dari ahli media sebesar 96,87% dengan kategori Sangat Layak, dan dari ahli materi sebesar 91,66% dengan kategori Sangat Layak. Hasil uji kepraktisan pada uji coba skala kecil memperoleh persentase sebesar 89,16% dengan kategori Sangat Praktis, sedangkan uji coba skala besar memperoleh persentase sebesar 87,97% dengan kategori Sangat Praktis. Selain itu, hasil penilaian ahli praktisi memperoleh persentase sebesar 96,42% dengan kategori Sangat Praktis. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran Aljabar Board Game (ABG) dinyatakan memenuhi kriteria sangat layak dan sangat praktis sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran matematika pada materi bentuk aljabar bagi peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to analyze the effect of the goal setting technique on academic procrastination among Grade VIII students at SMP Negeri 11 Tarakan. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental research method with a one group pretest-posttest design. The population consisted of Grade VIII students at SMP Negeri 11 Tarakan, while the sample comprised 6 students selected through purposive sampling based on recommendations from the guidance and counseling teacher and records in the students' assignment grade book. Data were collected using an academic procrastination scale that had undergone validity and reliability testing. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics through a paired sample t-test with the assistance of SPSS version 21. The results showed that students' academic procrastination level before the treatment was categorized as moderate to low, with a mean score of 92. 17. Following the treatment in the form of group counseling services using the goal setting technique, the posttest mean score decreased to 79.67. The descriptive analysis indicated a decrease in students' academic procrastination level after the treatment. Hypothesis testing using the paired sample t-test yielded a t-test value of 4.539 and a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.006 0.05, resulting in the rejection of Ho and acceptance of H. Based on these results, it can be concluded that the goal setting technique had an effect on reducing academic procrastination among Grade VIII students at SMP Negeri 11 Tarakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Provinsi Kalimantan Utara sebagai Daerah Otonom Baru masih bergantung pada dana transfer pemerintah pusat, sementara pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) antar kabupaten/kota menunjukkan adanya ketimpangan yang diduga dipengaruhi oleh kondisi fiskal daerah dan keterkaitan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh DBH, DAK, DAU, dan PAD terhadap PDRB kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara dengan mempertimbangkan efek spasial. Penelitian menggunakan data panel lima kabupaten/kota periode 2015–2024 yang dianalisis dengan regresi spasial. Berdasarkan uji Pesaran Cross-Sectional Dependence, Lagrange Multiplier, model Spatial Autoregressive (SAR) Random Effect terpilih sebagai model terbaik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh temuan bahwa terdapat dependensi spasial secara positif dan signifikan pada PDRB antarwilayah dengan koefisien spasial (ρ) sebesar 0,6874. DBH dan DAK tidak berpengaruh signifikan, sedangkan DAU dan PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB..
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Belanja pemerintah yang terdiri atas belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal merupakan instrumen fiskal untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), pengangguran, dan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara 2015–2024. Hasil analisis regresi data panel menggunakan Eviews.14. Model 1 (PDRB) dengan model FEM Y₁it=184.636,6+0,8391X₁it+0,9440X₂it−0,2844X₃it+εit dan Adjusted R²=0,9962. Hasil analisis cross effect menunjukkan bahwa Kabupaten Bulungan menambah nilai PDRB sebesar 911.289,4. Sedangkan KTT (-215.108,7), Malinau (-251.161,1), Nunukan (-232.369,5), dan Kota Tarakan (-212.650,1) mengurangi nilai PDRB. Model 2 (Pengangguran) dengan model CEM Y₂it= 4,7102+0,0035X₁it−0,0068X₂it+0,0023X₃it+εit dan Adjusted R²=0,1805. Belanja pegawai berpengaruh positif signifikan, belanja barang dan jasa berpengaruh negatif signifikan, sedangkan belanja modal tidak signifikan. Model 3 (Kemiskinan) dengan model REM Y₃it=17,3514−1,2152X₁it−0,6071X₂it+ 0,03371X₃it εit dan Adjusted R²=0,0534. Hasil Cross effect menunjukkan bahwa Kabupaten Bulungan meningkatkan nilai kemiskinan sebesar 2,5943 dan Malinau 0,7540. Sebaliknya, KTT mengurangi nilai kemiskinan (-1,9209), Nunukan (-0,4937), dan Kota Tarakan (-0,9337). Belanja pemerintah berkontribusi terhadap peningkatan PDRB, namun tidak berpengaruh signifikan dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa kelas IV dalam memahami materi pengukuran konversi satuan baku panjang dan berat serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran konkret dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran TAPIRBAR (Tangga Pintar Satuan Baku Panjang dan Berat) pada materi pengukuran konversi satuan baku panjang dan berat untuk siswa kelas IV B SDN 013 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Kelayakan media diperoleh melalui validasi ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui angket respons guru dan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 91,6% dengan kategori sangat layak dan validasi ahli media sebesar 89,6% dengan kategori sangat layak, sehingga diperoleh rata-rata kelayakan sebesar 90,6% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas menunjukkan respons guru sebesar 95,8% dan respons siwa sebesar 97,5%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Setelah dilakukan perbaikan pada bagian lubang pemasangan komponen media, hasil uji coba lapangan menunjukkan respons guru sebesar 100% dan respons siswa sebesar 97,03%, keduanya termasuk kategori sangat praktis. Hasil rekapitulasi respons guru dan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan memperoleh persentase rata-rata sebesar 97,6% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran TAPIRBAR dinyatakan sangat layak dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran matematika materi pengukuran konversi satuan baku panjang dan berat bagi siswa kelas IV sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Belanja pemerintah yang terdiri atas belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal merupakan instrumen fiskal untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), pengangguran, dan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara 2015–2024. Hasil analisis regresi data panel menggunakan Eviews.14. Model 1 (PDRB) dengan model FEM Y₁it=184.636,6+0,8391X₁it+0,9440X₂it−0,2844X₃it+εit dan Adjusted R²=0,9962. Hasil analisis cross effect menunjukkan bahwa Kabupaten Bulungan menambah nilai PDRB sebesar 911.289,4. Sedangkan KTT (-215.108,7), Malinau (-251.161,1), Nunukan (-232.369,5), dan Kota Tarakan (-212.650,1) mengurangi nilai PDRB. Model 2 (Pengangguran) dengan model CEM Y₂it= 4,7102+0,0035X₁it−0,0068X₂it+0,0023X₃it+εit dan Adjusted R²=0,1805. Belanja pegawai berpengaruh positif signifikan, belanja barang dan jasa berpengaruh negatif signifikan, sedangkan belanja modal tidak signifikan. Model 3 (Kemiskinan) dengan model REM Y₃it=17,3514−1,2152X₁it−0,6071X₂it+ 0,03371X₃it εit dan Adjusted R²=0,0534. Hasil Cross effect menunjukkan bahwa Kabupaten Bulungan meningkatkan nilai kemiskinan sebesar 2,5943 dan Malinau 0,7540. Sebaliknya, KTT mengurangi nilai kemiskinan (-1,9209), Nunukan (-0,4937), dan Kota Tarakan (-0,9337). Belanja pemerintah berkontribusi terhadap peningkatan PDRB, namun tidak berpengaruh signifikan dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ALJABAR BOARD GAME (ABG) BAGI PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif pada pembelajaran matematika, khususnya materi bentuk aljabar, sehingga peserta didik cenderung kurang aktif dan kurang antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Aljabar Board Game (ABG) serta mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisan media tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model Four-D (4D) yang meliputi tahap Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, lembar penilaian ahli praktisi, dan angket respons peserta didik. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Aljabar Board Game (ABG) memperoleh persentase kelayakan dari ahli media sebesar 96,87% dengan kategori Sangat Layak, dan dari ahli materi sebesar 91,66% dengan kategori Sangat Layak. Hasil uji kepraktisan pada uji coba skala kecil memperoleh persentase sebesar 89,16% dengan kategori Sangat Praktis, sedangkan uji coba skala besar memperoleh persentase sebesar 87,97% dengan kategori Sangat Praktis. Selain itu, hasil penilaian ahli praktisi memperoleh persentase sebesar 96,42% dengan kategori Sangat Praktis. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran Aljabar Board Game (ABG) dinyatakan memenuhi kriteria sangat layak dan sangat praktis sehingga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran matematika pada materi bentuk aljabar bagi peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
This study aims to analyze the effects of capital expenditure and expenditure on goods and services on labor absorption in North Kalimantan Province, both partially and simultaneously. A quantitative method was employed using secondary data on capital expenditure, expenditure on goods and services, and labor absorption across the regencies and municipality of North Kalimantan Province during the 2015-2024 period. The data were obtained from Statistics Indonesia (BPS) and the Directorate General of Fiscal Balance of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Panel data regression analysis was conducted using EViews 12, and the model selection procedure identified the Fixed Effects Model (FEM) as the most appropriate estimation model. The results show that, partially, capital expenditure has a negative but statistically insignificant effect on labor absorption. In contrast, expenditure on goods and services has a positive and statistically significant effect on labor absorption across the regencies and municipality of North Kalimantan Province. Simultaneously, capital expenditure and expenditure on goods and services exert a statistically significant effect on labor absorption. These findings reveal that expenditure on goods and services contributes more substantially to labor absorption than capital expenditure. Accordingly, local governments should optimize the allocation of regional expenditures in an effective, efficient, and targeted manner to promote labor opportunities and support sustainable regional economic development
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to analyze the effects of capital expenditure and expenditure on goods and services on labor absorption in North Kalimantan Province, both partially and simultaneously. A quantitative method was employed using secondary data on capital expenditure, expenditure on goods and services, and labor absorption across the regencies and municipality of North Kalimantan Province during the 2015-2024 period. The data were obtained from Statistics Indonesia (BPS) and the Directorate General of Fiscal Balance of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. Panel data regression analysis was conducted using EViews 12, and the model selection procedure identified the Fixed Effects Model (FEM) as the most appropriate estimation model. The results show that, partially, capital expenditure has a negative but statistically insignificant effect on labor absorption. In contrast, expenditure on goods and services has a positive and statistically significant effect on labor absorption across the regencies and municipality of North Kalimantan Province. Simultaneously, capital expenditure and expenditure on goods and services exert a statistically significant effect on labor absorption. These findings reveal that expenditure on goods and services contributes more substantially to labor absorption than capital expenditure. Accordingly, local governments should optimize the allocation of regional expenditures in an effective, efficient, and targeted manner to promote labor opportunities and support sustainable regional economic development
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu faktor yang meningkatkan risiko komplikasi adalah kehamilan pada usia lebih dari 35 tahun dan jarak kehamilan yang terlalu jauh (>10 tahun). Pelayanan kebidanan secara berkesinambungan Continuity of Care (COC) diperlukan untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini serta memberikan asuhan yang komprehensif mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Tujuan penyusunan laporan ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif kepada Ny. K usia 37 tahun di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan yang meliputi asuhan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana (KB) yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP dan membandingkan kesenjangan antara teori dan praktik. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pemberian asuhan secara berkesinambungan mulai kehamilan trimester III, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan kontrasepsi. Hasil asuhan menunjukkan bahwa Ny. K merupakan ibu hamil usia 37 tahun dengan status obstetri G3P2A0 dan jarak kehamilan 10 tahun sehingga termasuk kehamilan risiko tinggi. Selama kehamilan tidak ditemukan komplikasi, pertumbuhan dan perkembangan janin berlangsung normal, serta ibu mendapatkan edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan dan persiapan persalinan. Persalinan berlangsung spontan pervaginam pada usia kehamilan aterm dengan kondisi ibu dan bayi baik. Masa nifas berjalan fisiologis tanpa komplikasi, proses involusi uterus dan laktasi berlangsung normal, bayi baru lahir dalam kondisi sehat dengan adaptasi neonatal yang baik, serta ibu memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan setelah mendapatkan konseling keluarga berencana. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah asuhan kebidanan komprehensif melalui pendekatan Continuity of Care dapat dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan. Meskipun Ny. K memiliki faktor risiko usia lebih dari 35 tahun dan jarak kehamilan 10 tahun, melalui pemantauan yang berkesinambungan, deteksi dini, edukasi, dan penatalaksanaan yang tepat, kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir, dan pelayanan keluarga berencana dapat berlangsung secara fisiologis tanpa komplikasi.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
THE USE OF DUOLINGO BASED LEARNING IN ENGLISH SPEAKING SKILLS: A CASE STUDY AT SMPN 3 TARAKAN ABSTRACT This research examines the use of Duolingo-based learning as a technology-assisted approach to develop speaking skills at SMPN 3 Tarakan. Using a qualitative case study design, the study involved three junior high school students with different levels of English proficiency high achievers (S1), average achievers (S2), and low achievers (S3) as participants. Data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, and documentation during three sessions conducted in May 2025. Findings indicate progressive improvement in six indicators of speaking skills (active engagement, fluency, accuracy, interaction skills, confidence, and adaptability) in all three participants over the observation period, albeit at different rates according to individual proficiency levels. (S1) demonstrated consistent and strong performance across all dimensions, (S2) showed significant improvement, particularly in fluency and interaction skills, while (S3) demonstrated the most significant affective shift, moving from communicative withdrawal and language anxiety in the initial session to greater participation and resilience in the final session. Additionally, this study examined how students used and perceived Duolingo-based learning across three sub-dimensions: prior experience with the app, perceived impact on speaking development, and expectations for technology-mediated learning. All three participants reported generally positive perceptions, recognizing Duolingo's low-pressure, game-based environment as supportive of pronunciation awareness, vocabulary development, and communicative confidence. The study concluded that the use of Duolingo-based learning as a supplementary resource within a structured EFL speaking program can result in meaningful communicative improvements across a range of learner achievement levels, particularly when combined with classroom-based communicative instruction.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu faktor yang meningkatkan risiko komplikasi adalah kehamilan pada usia lebih dari 35 tahun dan jarak kehamilan yang terlalu jauh (>10 tahun). Pelayanan kebidanan secara berkesinambungan Continuity of Care (COC) diperlukan untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini serta memberikan asuhan yang komprehensif mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Tujuan penyusunan laporan ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif kepada Ny. K usia 37 tahun di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan yang meliputi asuhan kebidanan pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana (KB) yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP dan membandingkan kesenjangan antara teori dan praktik. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pemberian asuhan secara berkesinambungan mulai kehamilan trimester III, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan kontrasepsi. Hasil asuhan menunjukkan bahwa Ny. K merupakan ibu hamil usia 37 tahun dengan status obstetri G3P2A0 dan jarak kehamilan 10 tahun sehingga termasuk kehamilan risiko tinggi. Selama kehamilan tidak ditemukan komplikasi, pertumbuhan dan perkembangan janin berlangsung normal, serta ibu mendapatkan edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan dan persiapan persalinan. Persalinan berlangsung spontan pervaginam pada usia kehamilan aterm dengan kondisi ibu dan bayi baik. Masa nifas berjalan fisiologis tanpa komplikasi, proses involusi uterus dan laktasi berlangsung normal, bayi baru lahir dalam kondisi sehat dengan adaptasi neonatal yang baik, serta ibu memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan setelah mendapatkan konseling keluarga berencana. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah asuhan kebidanan komprehensif melalui pendekatan Continuity of Care dapat dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan. Meskipun Ny. K memiliki faktor risiko usia lebih dari 35 tahun dan jarak kehamilan 10 tahun, melalui pemantauan yang berkesinambungan, deteksi dini, edukasi, dan penatalaksanaan yang tepat, kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir, dan pelayanan keluarga berencana dapat berlangsung secara fisiologis tanpa komplikasi.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan serta gangguan pertumbuhan janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai KEK dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal menjadi salah satu faktor yang memengaruhi upaya pencegahan dan penanganan KEK. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami, salah satunya melalui komik edukasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas komik edukasi mengenai KEK dan PMT berbasis lokal (Artocarpus odoratissimus) terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 55 ibu hamil KEK di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan berisi 15 pertanyaan benar-salah yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji normalitas Kolmogorov- Smirnov dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 35 responden (63,6%), sedangkan setelah intervensi mayoritas memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 50 responden (90,9%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,001 (p 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian komik edukasi. Kesimpulan penelitian ini adalah komik edukasi mengenai KEK dan PMT berbasis lokal (Artocarpus odoratissimus) efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan serta gangguan pertumbuhan janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai KEK dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal menjadi salah satu faktor yang memengaruhi upaya pencegahan dan penanganan KEK. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang menarik dan mudah dipahami, salah satunya melalui komik edukasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas komik edukasi mengenai KEK dan PMT berbasis lokal (Artocarpus odoratissimus) terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 55 ibu hamil KEK di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan berisi 15 pertanyaan benar-salah yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji normalitas Kolmogorov- Smirnov dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 35 responden (63,6%), sedangkan setelah intervensi mayoritas memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 50 responden (90,9%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,001 (p 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian komik edukasi. Kesimpulan penelitian ini adalah komik edukasi mengenai KEK dan PMT berbasis lokal (Artocarpus odoratissimus) efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan alat peraga bangun ruang dalam meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa tungarahita kelas VIII SLB Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/pengumpulan data, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa tunagrahita di kelas VIII SLB Negeri Tarakan yang berjumlah 6 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan mengenal bangun ruang dan pengamatan aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan alat peraga bangun ruang dapat meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa. Berdasarkan hasil tes kemampuan mengenal bangun ruang, persentase ketuntasan belajar pada Siklus I mencapai 67% dengan nilai rata-rata 55, kemudian meningkat pada Siklus II menjadi 100% dengan nilai rata-rata 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mengenal bangun ruang siswa telah meningkat dan indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Oleh karena itu, penelitian dihentikan pada Siklus II.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
THE USE OF DUOLINGO BASED LEARNING IN ENGLISH SPEAKING SKILLS: A CASE STUDY AT SMPN 3 TARAKAN ABSTRACT This research examines the use of Duolingo-based learning as a technology-assisted approach to develop speaking skills at SMPN 3 Tarakan. Using a qualitative case study design, the study involved three junior high school students with different levels of English proficiency high achievers (S1), average achievers (S2), and low achievers (S3) as participants. Data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, and documentation during three sessions conducted in May 2025. Findings indicate progressive improvement in six indicators of speaking skills (active engagement, fluency, accuracy, interaction skills, confidence, and adaptability) in all three participants over the observation period, albeit at different rates according to individual proficiency levels. (S1) demonstrated consistent and strong performance across all dimensions, (S2) showed significant improvement, particularly in fluency and interaction skills, while (S3) demonstrated the most significant affective shift, moving from communicative withdrawal and language anxiety in the initial session to greater participation and resilience in the final session. Additionally, this study examined how students used and perceived Duolingo-based learning across three sub-dimensions: prior experience with the app, perceived impact on speaking development, and expectations for technology-mediated learning. All three participants reported generally positive perceptions, recognizing Duolingo's low-pressure, game-based environment as supportive of pronunciation awareness, vocabulary development, and communicative confidence. The study concluded that the use of Duolingo-based learning as a supplementary resource within a structured EFL speaking program can result in meaningful communicative improvements across a range of learner achievement levels, particularly when combined with classroom-based communicative instruction.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan flexible work arrangement terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada pegawai lapangan non-ASN di Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 200 orang. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flexible work arrangement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja. Work life balance juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap motivasi kerja. Namun demikian, motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, hasil pengujian efek tidak langsung menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi hubungan antara flexible work arrangement maupun work life balance terhadap kinerja pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan alat peraga bangun ruang dalam meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa tungarahita kelas VIII SLB Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan/pengumpulan data, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa tunagrahita di kelas VIII SLB Negeri Tarakan yang berjumlah 6 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan mengenal bangun ruang dan pengamatan aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan alat peraga bangun ruang dapat meningkatkan kemampuan mengenal bangun ruang siswa. Berdasarkan hasil tes kemampuan mengenal bangun ruang, persentase ketuntasan belajar pada Siklus I mencapai 67% dengan nilai rata-rata 55, kemudian meningkat pada Siklus II menjadi 100% dengan nilai rata-rata 100. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mengenal bangun ruang siswa telah meningkat dan indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Oleh karena itu, penelitian dihentikan pada Siklus II.