Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Gotong Royong
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA MATERI GOTONG ROYONG KELAS IV B DI SDN 043 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peserta didik kelas IV masih mengalami kendala dalam memahami materi ketika pembelajaran hanya disampaikan secara lisan tanpa didukung media visual. Video pada materi gotong royong memuat materi gotong royong berbasis budaya lokal Kalimantan Utara. Karakteristik dan kebutuhan siswa merupakan dasar peneliti melakukan penelitian. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah research and development (R & D) dengan menggunakan model ADDIE pengembangan tersebut terdiri dari beberapa tahapan yaitu Analysis, Design, Development, implemetation dan Evaluation. Penelitian ini bertujuan menghasilkan video pembelajaran pada materi gotong royong bagi peserta didik kelas IV B SDN 043 Tarakan sekaligus mengkaji kelayakan media yang dikembang kan serta tingkat pemahaman siswa terhadap produk tersebut. Hasil penilaian dari para validator menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar 80% berdasarkan penilaian ahli materi, 85% berdasarkan penilaian ahli media, serta 100% berdasarkan penilaian praktisi. Jika seluruh hasil validasi tersebut dirata-ratakan, diperoleh persentase kelayakan sebesar 88,33% yang berada dalam kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, persentase pemahaman siswa mencapai 88%. Adapun pada uji coba lapangan, persentase yang diperoleh sebesar 82,86%. Berdasarkan kedua hasil tersebut, tingkat pemahaman siswa termasuk dalam kategori sangat memahami. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk mendukung pemahaman siswa terhadap materi gotong royong.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Penanaman Dimensi Gotong Royong Pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Siswa Kelas V-C SDN 024 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman dimensi gotong royong pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) siswa kelas V-C SDN 024 Tarakan. Gotong royong merupakan salah satu dimensi penting dalam Profil Pelajar Pancasila yang mencakup elemen kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru kelas V-C, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman dimensi gotong royong telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan P5. Sub elemen kerjasama pada elemen kolaborasi tampak dari kerja sama antar siswa dalam kegiatan penanaman, pemeliharaan tanaman, dan pameran hasil projek. Guru berperan aktif sebagai fasilitator dalam membentuk kelompok kerja, membimbing, proses, serta memberikan arahan yang jelas. Meskipun semangat gotong royong siswa masih perlu ditingkatkan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penanaman nilai gotong royong telah berjalan sesuai tujuan, ditandai dengan keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan bersama. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan strategi kolaboratif yang berkelanjutan untuk menanamkan nilai gotong royong secara lebih mendalam.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI PEMAHAMAN NILAI GOTONG ROYONG PADA PESERTA DIDIK DI KELAS VA SDN 006 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemahaman nilai gotong royong merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter siswa di sekolah dasar. Nilai ini tidak hanya mencerminkan identitas budaya bangsa, tetapi juga menjadi dasar dalam membangun sikap sosial, kerja sama, dan rasa tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman nilai gotong royong pada peserta didik kelas VA SDN 006 Tarakan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah 28 yang terlebih dahulu diberikan angket pemahaman untuk dianalisis secara mendalam, dari tiap kategori dipilih satu subjek kategori tinggi, sedang rendah, dan rendah berdasarkan hasil skor angket. Siswa kategori tinggi menunjukkan pemahaman baik terhadap seluruh indikator, seperti partisipasi aktif, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial. Siswa kategori sedang memahami makna gotong royong namun belum konsisten dalam penerapannya dan masih memerlukan dorongan dari guru atau teman. Adapun siswa kategori rendah cenderung pasif dan kurang berinisiatif dalam kegiatan gotong royong. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman nilai gotong royong sebagian besar siswa berada pada tingkat yang perlu ditingkatkan, sehingga diperlukan pembinaan dan penguatan lebih lanjut melalui pembiasaan, keteladanan, kegiatan rutin sekolah, serta dukungan lingkungan sekolah yang kondusif. Upaya ini penting agar nilai gotong royong dapat terinternalisasi secara menyeluruh dalam diri peserta didik dan tercermin dalam kehidupan mereka sehari-hari.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Buku Cerita Fase B Dengan Mengintegrasikan Dimensi Gotong Royong Profil Pelajar Pancasila Untuk Kemampuan Membaca Pemahaman Di SD Negeri 043 Juata Kerikil.

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Buku Cerita Fase B dan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa dimensi gotong royong profil pelajar pancasila. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Pada proses pengembangan dilakukan dengan model ADDIE, yang mencakup lima tahap, yaitu; Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil dari validasi yang diperoleh dari ahli desain sebesar 100% kategori sangat layak, ahli materi 88% kategori sangat layak, ahli bahasa 82% kategori sangat layak. Berdasarkan hasil dari uji coba terbatas yang dilakukan pada 9 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 70% dengan kriteria pemahaman baik, sedangkan pada uji coba lapangan yang melibatkan 23 siswa kelas IV C, kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai 83% dengan kriteria pemahaman sangat baik. Dari Hasil validasi oleh para ahli serta hasil uji coba terbatas dan uji coba lapangan, buku cerita yang di kembangkan dinyatakan layak untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman siswa, sehingga perlu untuk terus dikembangkan lebih lanjut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Elemen Nilai Gotong Royong Dalam Profil Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Adiwiyata di Kelas IV B SDN 047 Tarakan

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Elemen Nilai Gotong Royong Dalam Profil Pelajar Pancasila Beserta Faktor Pendukung Melalui Kegiatan Adiwiyata di Kelas IV B SDN 047 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif, fokus penelitian ini adalah siswa kelas IV B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Profil Pelajar Pancasila bentuk penerapan elemen nilai gotong royong kolaborasi terlihat dalam program kerja sama memilah sampah organik dan non organik, kerja bakti massal, program penghijauan tanaman, perencanaan jadwal piket, dan program Jumat bersih. Bentuk penerapan elemen nilai gotong royong kepedulian terlihat dalam kegiatan mengolah barang bekas, menerima ide dan saran satu sama lain, program LISA, kerja bakti massal dan membuang sampah pada tempatnya, melakukan piket, serta program membawa bekal sendiri dari rumah. Penerapan elemen nilai gotong royong berbagi diterapkan dalam kegiatan program kampung bersih, pembersihan pantai bersama, gotong royong bersama di daerah pesisir pantai dan faktor pendukung dalam penerapan elemen nilai gotong royong dalam Profil Pelajar Pancasila adalah keluarga melalui dukungan dan sumber motivasi, guru sebagai pemberi contoh dan teladan kepada siswa serta hubungan dengan orang tua siswa, serta lingkungan yang mendukung baik melalui infrastruktur dan kenyamanan yang diberikan kepada peserta didik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

nilai-nilai gotong royong dalam tradisi pabalian suku bugis letta di kota tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tradisi pabalian merupakan tradisi yang berasal dari suku Bugis Letta yang diwariskan secara turun temurun oleh para leluhur. Tradisi pabalian merupakan kegiatan saling menolong dan saling membantu antar sesama untuk meringankan pekerjaan pemilik acara dengan bertujuan untuk menyukseskan acara. Fokus dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai gotong royong dalam tradisi pabalian suku Bugis Letta di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang terdiri dari tiga informan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan model Milles dan Huberman yakni, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan mendeskripsikan hasil penelitian ini berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi terdapat empat nilai-nilai yang mencerminkan gotong royong yaitu kerja sama, saling menolong, solidaritas dan kekeluargaan. Nilai-nilai gotong royong dalam tradisi pabalian suku Bugis Letta ini sejalan dengan karakteristik serta kode etik yang diperlukan seorang konselor ataupun guru bimbingan dan konseling yang ideal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERMAINAN GOBAK SODOR TERHADAP GOTONG ROYONG SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 NUNUKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Nunukan adapun permasalahan yang peneliti temukan di SMPN 1 Nunukan yaitu kurangnya gotong royong siswa yang dimana banyak siswa tidak mampu bekerjasama dengan orang lain, siswa kurang berinteraksi dilingkungan sekolah, siswa kurang percaya diri saat berinteraksi dengan teman-temannya, tidak mampu mengambil keputusan sendiri, siswa belum mampu mengemukakan pendapatnya secara baik menjawab pertanyaan guru maupun diskusi pada saat pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana permainan gobak sodor terhadap gotong royong siswa kelas VIII di SMPN 1 Nunukan. Populasi yang digunakan peneliti adalah siswa kelas VIII yang berjumlah sebanyak 233 siswa, penarikan sampel berdasarkan hasil pretest terendah. Metode penelitian menggunakan Pre-Experimental Design dengan model One Group Pretest-Posttest. Prosedur penelitian ini dilakukan sebanyak 9 kali pertemuan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji paired sample T-test. Hasil analisis uji paired sample T-test diperoleh nilai asymp sig 2 tailed 0,005 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh permainan gobak sodor terhadap gotong royong siswa kelas VIII di SMPN 1 Nunukan. Berdasarkan skor pretest keseluruhan sampel berada pada kategori sedang, pada skor posttest terdapat 5 siswa berada kategori tinggi dan 5 siswa pada kategori sedang, penyebab siswa tidak mengalami perubahan kategori yaitu pada saat penelitian berlangsung siswa tidak serius dalam mengikuti layanan, siswa sering ngobrol sendiri, siswa masih kurang paham terhadap materi yang diberikan peneliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan gobak sodor terhadap gotong royong siswa kelas VIII di SMPN 1 Nunukan. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan bisa menjadikan acuan agar kedepannya bisa menjadi bahan dalam penelitian selanjutnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail