ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran teks eksplanasi yang layak untuk siswa kelas V SD Negeri 029 Tarakan, serta mendeskripsikan respon guru terhadap kualitas dan kemudahan penggunaan produk tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya variasi bahan ajar mandiri materi teks eksplanasi di sekolah dasar yang berdampak pada rendahnya fokus, percaya diri, dan tanggung jawab siswa saat presentasi. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas V SD Negeri 029 Tarakan untuk uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, dan angket respon guru, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran teks eksplanasi berbasis penguatan Profil Pelajar Pancasila ini sangat layak dan menarik untuk digunakan. Kelayakan produk dibuktikan oleh penilaian para ahli (materi, media, dan bahasa) yang memperoleh rata-rata persentase sebesar 83,33% (sangat layak). Selain itu, rekapitulasi angket respon guru kelas V menghasilkan rata-rata persentase sebesar 94,5% (sangat menarik). Modul ini dinilai praktis, mudah digunakan, serta mampu meningkatkan keaktifan dan semangat belajar siswa. Kesimpulannya, modul pembelajaran ini dinyatakan layak dan efektif sebagai media pendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman dimensi gotong royong pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) siswa kelas V-C SDN 024 Tarakan. Gotong royong merupakan salah satu dimensi penting dalam Profil Pelajar Pancasila yang mencakup elemen kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah dan guru kelas V-C, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman dimensi gotong royong telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan P5. Sub elemen kerjasama pada elemen kolaborasi tampak dari kerja sama antar siswa dalam kegiatan penanaman, pemeliharaan tanaman, dan pameran hasil projek. Guru berperan aktif sebagai fasilitator dalam membentuk kelompok kerja, membimbing, proses, serta memberikan arahan yang jelas. Meskipun semangat gotong royong siswa masih perlu ditingkatkan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penanaman nilai gotong royong telah berjalan sesuai tujuan, ditandai dengan keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan bersama. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan strategi kolaboratif yang berkelanjutan untuk menanamkan nilai gotong royong secara lebih mendalam.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu yang memiliki tujuan mengamati hingga memikirkan solusi dari beberapa permasalahan yang terjadi di sekitar lingkunganya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam dimensi mandiri dan kreatif pada peserta didik kelas IV B SDN 043 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dengan menggunakan Teknik Simple Random Sampling (teknik sample acak sederhana). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan P5 dalam dimensi mandiri dan dimensi kreatif pada subjek A, B, C dan D memiliki berbagai macam perbedaan karakter. Subjek A dan B terlihat memiliki sikap berani, percaya diri, memiliki kreatifitas yang tinggi dan terlihat luwes dalam proses pembuatan projek serta berani bertanggung jawab terhadap projek yang telah dikerjakan. Subjek C dan D terlihat begitu pasif, monoton, kurang yakin atas karyanya sendiri dan tidak percaya diri bahkan sulit mempertanggung jawabkan hasil pekerjaannya dalam proses penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) berbasis projek. Secara keseluruhan, penerapan Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila ini tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kemampuan yang akan membentuk generasi penerus yang memiliki tanggung jawab, rasa percaya diri serta kreativitas yang tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi dan perkembangan siswa dalam menerapkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dalam kegiatan kokurikuler melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (PS) di kelas IV B SDN 024 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, koordinator PS, guru kelas, dan siswa kelas IV B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi dimensi tersebut dilakukan melalui perencanaan yang matang, pelaksanaan yang melibatkan kegiatan menanam dan memilah sampah, serta evaluasi berkelanjutan. Kegiatan P5 dengan tema "Lihat Kebunku!! & Pemilahan Sampah" berhasil membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan, bertanggung jawab, serta menunjukkan sikap religius dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Sekolah secara konsisten menjadikan dimensi ini sebagai prioritas utama sesuai dengan visi dan misi sekolah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan kokurikuler berbasis P5 efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter religius dan akhlak mulia kepada siswa sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan karakter mandiri penting dalam pembentukan karakter siswa yang bertanggung jawab terhadap proses dan hasil belajar, sesuai dengan elemen Profil Pelajar Pancasila yang diterapkan melalui Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai karakter mandiri dalam Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas IV-B di SD Negeri 031 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket. Informan penelitian terdiri dari siswa kelas IV-B, guru kelas, dan guru koordinator P5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek S1, dengan tingkat kemandirian tinggi, telah menunjukkan kesadaran diri dan regulasi diri yang baik dalam mengenali potensi, mengelola emosi, dan bertanggung jawab atas pembelajaran. Subjek S2, dengan tingkat kemandirian sedang, memiliki kesadaran diri yang cukup baik namun masih memerlukan bimbingan dalam pengelolaan emosi dan kemandirian. Subjek S3, dengan tingkat kemandirian rendah, masih menghadapi kesulitan dalam mengenali potensi diri dan mengatur emosi. Penerapan nilai karakter mandiri dalam Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas IV-B di SD Negeri 031 Tarakan telah berjalan cukup baik, meskipun masih memerlukan cara peningkatan terutama dalam aspek regulasi emosi dan pengendalian diri siswa. Oleh karena itu, penguatan elemen kesadaran diri dan regulasi diri perlu terus diupayakan untuk mendukung terbentuknya karakter mandiri sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di SMPN Kota Tarakan. Penelitian ini jenis kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data analisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P5 di SMPN di Kota Tarakan terdapat beberapa tahapan Pertama, desain P5 dengan rincian : membentuk tim fasilitator, identifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan, penentuan dimensi, tema dan alokasi waktu projek P5, membuat modul P5, dan perencanaan asesmen. Desain P5 yang dijalankan pada sekolah SMPN di Kota Tarakan telah sesuai dengan panduan P5 Kemendikbud Ristek yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing. Kedua, megelola projek, mengawali projek dengan pengenalan dan konseptualisasi, mengoptimalkan projek dengan aksi nyata dan menutup projek dengan perayaan hasil belajar berupa pameran dan bazar. Ketiga, mengolah asesmen dengan menggunakan asesmen formatif, sumatif dan diagnostik disediakan oleh setiap sekolah di SMPN Kota Tarakan. Pelaporan dengan rapor P5 sekali pada setiap akhir semester genap. Namun, beberapa sekolah di SMPN di Kota Tarakan masih didapati belum menyediakan rapor P5
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, sampel dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan wali kelas IV B SDN 035 Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan meyimpulkan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tahapan dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN 035 Tarakan adalah perencanaan yaitu pembentukan tim fasilitator, analisis tingkat kesiapan satuan pendidikan, pemilihan tema dan alokasi waktu projek, menyusun modul projek, dan merancang strategi pelaporan hasil projek. Kemudian pelaksanaan, yaitu tehap pengenalan, aksi, tindak lanjut atau refleksi. Dan evaluasi projek yaitu evaluasi proses. Hal ini ditunjukan dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di kelas IV B SDN 035 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Elemen Nilai Gotong Royong Dalam Profil Pelajar Pancasila Beserta Faktor Pendukung Melalui Kegiatan Adiwiyata di Kelas IV B SDN 047 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif, fokus penelitian ini adalah siswa kelas IV B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Profil Pelajar Pancasila bentuk penerapan elemen nilai gotong royong kolaborasi terlihat dalam program kerja sama memilah sampah organik dan non organik, kerja bakti massal, program penghijauan tanaman, perencanaan jadwal piket, dan program Jumat bersih. Bentuk penerapan elemen nilai gotong royong kepedulian terlihat dalam kegiatan mengolah barang bekas, menerima ide dan saran satu sama lain, program LISA, kerja bakti massal dan membuang sampah pada tempatnya, melakukan piket, serta program membawa bekal sendiri dari rumah. Penerapan elemen nilai gotong royong berbagi diterapkan dalam kegiatan program kampung bersih, pembersihan pantai bersama, gotong royong bersama di daerah pesisir pantai dan faktor pendukung dalam penerapan elemen nilai gotong royong dalam Profil Pelajar Pancasila adalah keluarga melalui dukungan dan sumber motivasi, guru sebagai pemberi contoh dan teladan kepada siswa serta hubungan dengan orang tua siswa, serta lingkungan yang mendukung baik melalui infrastruktur dan kenyamanan yang diberikan kepada peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Media Bimbingan dan Konseling adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan bimbingan dan konseling yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa untuk memahami, mengarahkan diri, mengambil keputusan serta memecahkan masalah yang dihadapi, Selanjutnya penggunaan media secara kreatif akan memperbesar kemungkinan bagi siswa tertarik pada layanan bimbingan konseling . Tujuan dalam penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui Validitas Prototype Permainan Bitingan Sebagai Upaya penguatan sikap Kemandirian Siswa. Fokus penelitian pada pengembangan produk permainan tradisional bitingan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pengembangan, Pengembangan produk yang dilakukan dalam penelitian ini didasarkan pada alur model prosedural penelitian dan pengembangan yang dimodifikasi dari Borg and Gall dalam sugiyono (2016) . Berdasarkan hasil penelitian pada tahap validasi desain produk yang dilakukan oleh ahli media mencapai skor 48 yang berada pada 80%, sedangkan skor ahli materi mencapai 56 yang berada pada 93,3%. Berdasarkan hasil validasDi media permainan bitingan oleh ahli materi dan media, hasil rata-rata penilaian diperoleh sebesar 86,6%. Dari hasil validasi maka permainan tradisional bitingan pada pengembangan produk dinyatakan “ Sangat Layak “.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur profil pelajar Pancasila yang tersemat dalam buku teks bahasa Inggris berjudul “Work in Progress” untuk kelas pertama sekolah menengah atas. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Unit analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah unsur profil pelajar Pancasila. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar tabel data unsur profil pelajar Pancasila dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Data dikumpulkan dari buku teks bahasa Inggris “Work in Progress” untuk kelas pertama sekolah menengah atas. Teknik analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar memuat enam dimensi profil pelajar Pancasila. Dimensi yang paling sedikit disematkan adalah berkebhinekaan global dengan jumlah 9 kali (4.2%). Dimensi Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia disebutkan sebanyak 23 kali (10,9%). Dimensi kreatif disematkan sebanyak 29 kali (13,7%) dan dimensi bergotong royong disematkan sebanyak 39 kali (18,3%). Dimensi mandiri disematkan sebanyak 48 kali (22,6%) . Namun diantara keenam dimensi tersebut, bernalar kritis merupakan dimensi yang paling dominan dengan sebanyak 64 kali (30,2%) tersemat dalam buku teks. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku teks Bahasa Inggris “Work in Progress” untuk kelas pertama sekolah menengah atas sudah sesuai dengan bahan ajar yang mengembangkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila, karena didalamnya tersemat seluruh dimensi profil pelajar Pancasila dalam buku teks.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan nilai karakter profil pelajar pancasila pada siswa kelas IV di SDN 050 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Fokus dalam penelitian ini adalah peran guru dalam menanamkan nilai karakter pada siswa SDN 050 Tarakan. Sumber data yang digunakan adalah data primer yaitu guru dan siswa sementara untuk data sekunder yaitu modul dari P5 dan juga dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif yang digunakan adalah teknik analisis interaktif miles & huberman yang terdiri dari tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru kelas IV SDN 050 Tarakan telah menjalankan perannya; 1) Peran guru sebagai educator guru telah memberikan pengajaran dan edukasi kepada siswa dalam hal pengembangan nilai karakter kerja sama mereka. 2) Peran guru sebagai leader guru telah memberikan pengaruh positif dan contoh teladan kepada siswa dalam hal pengembangan nilai karakter kerja sama mereka. 3) Peran guru sebagai motivator guru telah memberikan motivasi dan dorongan guna meningkatkan motivasi belajar kepada siswa dalam hal pengembangan nilai karakter kerja sama mereka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini berfokus pada penerapan profil pelajar Pancasila tema kewirausahaan pada projek pembuatan batik ecoprint dan kendala dalam penerapan profil pelajar Pancasila tema kewirausahaan pada projek pembuatan batik ecoprint. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SDN 032 Tarakan. Sumber data utama guru kelas IV-B dan kepala sekolah SDN 032 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan profil pelajar pancasila pada projek pembuatan batik ecoprint di kelas IV-B yaitu, (1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia dilakukan dengan cara memberikan penjelasan pemanfaatan sumber daya alam untuk kebutuhan hidup, (2) berkebhinekaan global dilakukan dengan cara memperkenalkan batik dan jenis-jenis batik serta motifnya, (3) gotong royong, dilakukan dengan cara membentuk kelompok percobaan pembuatan batik ecoprint dan melakukan tanya jawab dengan pertanyaan pemantik tentang batik, (4) mandiri, dilakukan dengan cara membuat batik ecoprint pada tote bag secara mandiri, (5) bernalar kritis, dilakukan dengan cara menentukan jenis tumbuhan sesuai dengan motif batik yang ingin dihasilkan, dan (6) kreatif, dilakukan dengan cara melakukan percobaan membuat batik ecoprint untuk menumbuhkan ide kreatif. Adapun kendala yang dialami serta solusinya dalam proses aktivitas pembuatan batik ecoprint yaitu, kerja sama dalam kelompok dan menumbuhkan jiwa kreatif peserta didik, upaya yang sudah dilakukan pendidik untuk mengatasi kendala tersebut dengan cara membimbing dan memotivasi. Kata kunci: Profil pelajar Pancasila, Tema kewirausahaan, batik ecoprint
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keberadaan Profil Pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Profil Pelajar Pancasila dalam membentuk karakter bernalar kritis peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini memakai metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek primer pada penelitian ini adalah 1 (satu) guru bimbingan dan konseling, 1 (satu) koordinator profil pelajar Pancasila di SMA Negeri 1 Tarakan dan 1 (satu) peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Tarakan. Teknik pengambilan data pada penelitian ini yaitu memakai metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Langkah-langkah analisis data yang dipakai pada penelitian ini yaitu Analysis Interactive Model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Dalam keabsahan data, peneliti memakai 3 teknik yaitu perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Projek Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 1 Tarakan berhasil mengintegrasikan kemampuan bernalar kritis sebagai karakter yang dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran. Penerapan dimensi bernalar kritis dalam profil pelajar Pancasila di SMA Negeri 1 Tarakan memberikan hasil positif. Siswa berhasil mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis melalui kegiatan P5, seperti berdiskusi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi secara objektif