Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

20 hasil
Subjek: Pendidikan Karakter
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Flashcard Magic Words Berbasis Pendidikan Karakter Sopan Santun Di Kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter sopan santun peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan dalam penggunaan kata santun sehari-hari, yang dipengaruhi oleh dampak globalisasi dan penggunaan teknologi yang tidak terkontrol. Metode pembelajaran konvensional dinilai belum mampu membentuk kebiasaan bersikap santun secara optimal, sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media flashcard magic words berbasis pendidikan karakter sopan santun, serta mengetahui sikap sopan santun peserta didik kelas V-C dalam penggunaan media tersebut pada kegiatan belajar maupun interaksi sehari-hari di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahapan, yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Development (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Namun, penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap Development, sedangkan tahap Disseminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu, biaya, dan cakupan penelitian sehingga penyebaran media secara lebih luas belum dapat dilakukan. Subjek penelitian adalah 27 peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket kemenarikan siswa, dan lembar observasi pembiasaan sikap sopan santun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flashcard magic words dinyatakan sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli media (95,38%), validasi ahli bahasa (90%), dan validasi praktisi (96,36%). Tingkat kemenarikan media pada uji coba terbatas mencapai 97,92% dan pada uji coba lapangan sebesar 91,76%, keduanya termasuk kategori sangat menarik. Adapun hasil analisis sikap sopan santun peserta didik setelah menggunakan media memperoleh persentase sebesar 61,42%, yang termasuk dalam kategori cukup baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media flashcard magic words layak, menarik, dan cukup baik digunakan untuk membentuk karakter sopan santun peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Negeri 031 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku siswa yang menunjukkan karakter kurang baik, seperti mengejek teman, memotong pembicaraan guru saat pembelajaran, serta terbentuknya kelompok-kelompok tertentu yang menyebabkan kurangnya kebersamaan antar siswa di kelas V SD Negeri 031 Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pembimbing dalam pembentukan karakter siswa serta mengetahui bentuk-bentuk pembimbingan yang dilakukan guru dalam membentuk karakter siswa kelas V di SD Negeri 031 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. lokasi penelitian dilaksanakan di SD Negeri 031 Tarakan. Informan penelitian terdiri atas wali kelas V-A dan siswa kelas V-A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan perannya dengan baik dalam pembentukan karakter siswa melalui tiga aspek utama, yaitu: (1) menjadi teladan dengan menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, berpakaian rapi, serta mampu mengendalikan emosi dalam berinteraksi dengan siswa; (2) menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan kondusif melalui penerapan aturan kelas, pembiasaan perilaku positif, serta pemberian motivasi kepada siswa; dan (3) melibatkan orang tua dan masyarakat melalui komunikasi yang baik terkait perkembangan perilaku dan karakter siswa. Peran guru tersebut memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa, seperti meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, serta kemampuan bekerja sama antar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Cerita Rakyat Putri Tandampalik Dalam Meningkatkan Pemahaman Nilai Moral Siswa Kelas V SD Negeri 029 Juata Sesanip Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan sekolah, dengan sekolah sebagai basis utama dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika kepada siswa. Sekolah memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai lingkungan pembentuk sikap dan perilaku siswa. Pemanfaatan sumber belajar berbasis kearifan lokal, seperti cerita rakyat, menjadi salah satu alternatif yang relevan dalam menanamkan nilai moral secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas cerita rakyat Putri Tandampalik dalam meningkatkan pemahaman nilai moral siswa kelas V SD Negeri 029 Juata Sesanip Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one group pre-test dan post-test design. Subjek penelitian berjumlah delapan orang siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert mengenai nilai moral, sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test, dari hasil uji diperoleh nilai t-hitung sebesar −3,965 dengan derajat kebebasan (df) = 7 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman nilai moral siswa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan cerita rakyat Putri Tandampalik, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan cerita rakyat Putri Tandampalik efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai moral siswa kelas V SD Negeri 029 Juata Sesanip Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Animasi Berbasis Pendidikan Karakter Materi Mendongeng Kelas III di SDN 023 Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan. Adapun untuk mengetahui kelayakan dari media yang dikembangkan diperoleh dari hasil validasi ahli media, ahli bahasa dan ahli praktisi, selanjutnya untuk mengetahui ketertarikan siswa diperoleh dari lembar angket ketertarikan siswa terhadap media ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng kelas III SDN 023 Tarakan yang dikembangkan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau biasa disebut dengan research and development (R&D) penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Selanjutnya instrumen pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, lembar validasi, lembar angket ketertarikan siswa dan dokumentasi, dokumetasi pada penelitian pengembangan ini berupa aktivitas siswa pada saat uji coba media pembelajaran ABPK dilaksanakan . Hasil validasi yang diperoleh pada validasi ahli media yaitu sebesar 89% dengan kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh persentase sebesar 86,6% dengan kategori sangat layak, serta validasi ahli praktisi diperoleh persentase sebesar 94,4% dengan kategori sangat layak. Selanjutnya pada saat uji coba terbatas diperoleh persentase sebesar 90,3% dengan kategori sangat menarik dan uji coba lapangan diperoleh persentase sebesar 92,1% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil persentase dari validasi para ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Selanjutnya pada lembar angket ketertarikan siswa pada saat uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan dinyatakan sangat menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Nilai- Nilai Pendidikan Karakter Dalam Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama (Kajian Sosiologi Sastra)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam kumpulan Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, bait serta lirik puisi yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah buku kumpulan puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama yang diterbitkan di surabaya, pada tahun 2020 oleh penerbit CV. Kanaka Media dengan jumlah 150 halaman. Pada kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama sebanyak 120 puisi yang ditulis oleh Hasto Budi Santoso, Iskandar Muda, Wartono, Marwah, Mambo dan Nurbaya. Hasto menulis 20 puisi, Iskandar muda menulis 20 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 20 Puisi ditulis Wartono, 20 Puisi ditulis oleh Marwah dan 20 puisi ditulis oleh Mambo, 20 Puisi ditulis oleh Nurbaya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini banyak ditemukan nilai pendidikan karakter sebanyak 22 puisi yang masing masing 3 puisi ditulis oleh Hasto Budi Santoso, 12 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 2 puisi ditulis oleh Wartono, 1 Puisi ditulis oleh Marwah, 3 Puisi ditulis oleh Mambo dan 1 puisi ditulis oleh Nurbaya. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama terdapat 9 nilai pendidikan karakter diantaranya yakni; 10 nilai religius. 4 nilai kerja keras, 3 nilai mandiri, 2 nilai menghargai prestasi, 2 nilai semangat kebangsaan, 1 nilai tanggung jawab, 1 nilai cinta tanah air, 1 nilai peduli lingkungan, dan 1 nilai bersahabat. Dari 9 nilai pendidikan karakter tersebut yang paling dominan adalah nilai pendidikan karakter religius sebanyak 10 data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL DOMPET AYAH SEPATU IBU KARYA J.S. KHAIREN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK M. Irwan 2024. Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Karya J.S. Khairen (Kajian Sosiologi Sastra). (dibimbing oleh Dr. Erna Wahyuni, S.S., M.A dan Siti Fathonah, M.Pd) Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Penelitian ini bersifat kualitatif deskripstif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca, teknik simak, teknik catat, dan teknik analisis data. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Berdasarkan penelitian ini peneliti mendapatkan temuan nilai pendidikan karakter yaitu: 1. Jujur, nilai pendidikan karakter jujur merupakan perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan diri sebagai orang yang selalu dapat dipercaya, baik terhadap diri sendiri maupun pihak lain. Hal ini diwujudkan dalam perkataan, tindakan, perilaku seseorang, dan pekerjaan. 2. Kreatif, yang mana erat kaitannya dengan manusia yang memiliki banyak ide atau akal, tidak mudah mengeluh dan berputus asa bahkan dangan sesuatu yang disampaikan dan diusulkan baik, dan berfikir dari segala sisi dan selalu percaya proses bahkan mampu berfikir cepat dan tepat, bisa menghargai pandangan orang lain serta mengambil inisiatif, mampu memberikan yang terbaik. 3. Peduli sosial, adalah bentuk nilai karakter karena manusia sebagai makhluk sosial bukan untuk berindividu. Peduli sosial juga merupakan perasaan bertanggung jawab atas kesulitan yang dihadapi oleh orang lain yang mana rasa peduli sosial itu terdorong untuk melakukan sesuatu untuk mengatasinya, rasa kepedulian tidak bisa tumbuh pada setiap diri manusia, melainkan membutuhkan proses latihan dan didikan. 4. Tanggung jawab, adalah sikap dan perilaku seseorang yang melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan, negara dan Tuhan yang Maha Esa. 5. Kerja keras, adalah perilaku yang mewujudkan upaya yang sungguh-sungguh dalam menghadapi berbagai hambatan belajar dan tugas dengan sebaik-baiknya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL “SI ANAK BADAI” KARYA TERE LIYE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL “SI ANAK BADAI” KARYA TERE LIYE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) ABSTRAK Widiyantiah.2024. Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel “Si Anak Badai” Karya Tere Liye (Kajian Sosiologi Sastra). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Achmad Dicky Romadhan, S.Pd., M.Hum. Anggota Pembimbing Muhammad Ilham, S.S., M.Pd. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra yang berbentuk kalimat yang berkaitan dengan nilai pendidikan karakter. Teknik penggumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik membaca, mengidentifikasi, mengklasifikasi, mendeskripsikan dan menyimpulkan. Sumber data pada penelitian ini adalah hasil pencatatan dan kutipan-kutipan pada kalimat dan paragraf. Dalam hasil penelitian ini terdapat 38 data yang tergolong ke dalam nilai pendidikan karakter antara lain, disiplin, kreatif, peduli sosial, tanggungjawab, religius, kerja keras, demokratis, bersahabat, dan rasa ingin tahu. Kata Kunci : Nilai Pendidikan Karakter, Novel, Sosiologi Sastra

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pancasila Student Profile Embedded in English Textbook “Work in Progress” for the First Grade of Senior High School

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur profil pelajar Pancasila yang tersemat dalam buku teks bahasa Inggris berjudul “Work in Progress” untuk kelas pertama sekolah menengah atas. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Unit analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah unsur profil pelajar Pancasila. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar tabel data unsur profil pelajar Pancasila dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Data dikumpulkan dari buku teks bahasa Inggris “Work in Progress” untuk kelas pertama sekolah menengah atas. Teknik analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar memuat enam dimensi profil pelajar Pancasila. Dimensi yang paling sedikit disematkan adalah berkebhinekaan global dengan jumlah 9 kali (4.2%). Dimensi Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia disebutkan sebanyak 23 kali (10,9%). Dimensi kreatif disematkan sebanyak 29 kali (13,7%) dan dimensi bergotong royong disematkan sebanyak 39 kali (18,3%). Dimensi mandiri disematkan sebanyak 48 kali (22,6%) . Namun diantara keenam dimensi tersebut, bernalar kritis merupakan dimensi yang paling dominan dengan sebanyak 64 kali (30,2%) tersemat dalam buku teks. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku teks Bahasa Inggris “Work in Progress” untuk kelas pertama sekolah menengah atas sudah sesuai dengan bahan ajar yang mengembangkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila, karena didalamnya tersemat seluruh dimensi profil pelajar Pancasila dalam buku teks.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Kumpulan Cerita Karya Elymius Limbong

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan cerita karya Elymius Limbong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini ialah kata, kalimat, ungkapan yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah buku kumpulan cerita karya Elymius Limbong yang diterbitkan di Ponorogo, pada tahun 2019 oleh penerbit Uwais Inspirasi Indonesia dengan jumlah halaman pada seri pertama 113 halaman, seri kedua 90 halaman. Data diperoleh melalui teknik baca, simak, dan catat. Artinya peneliti membaca teks kumpulan cerita karya Elymius Limbong secara keseluruhan dan mencari data yang menunjukkan nilai pendidikan karakter, kemudian membuat reduksi data. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan cara menyajikan data tersebut kemudian dibuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan cerita karya Elymius Limbong terdapat 10 nilai pendidikan karakter diantaranya yakni; nilai pendidikan karakter religius, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, bersahabat/komunikatif, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial. Dari 10 nilai pendidikan karakter tersebut, yang paling dominan yakni nilai pendidikan karakter rasa ingin tahu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Guru dalam Meningkatkan Pendidikan Karakter Moral Pada Siswa Kelas IV di SDIT Al-Mustaqim Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan pendidikan karakter moral pada siswa. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Data ini menggunakan teori Miles dan Huberman dengan urutan langkah-langkah pertama reduksi data mencatat fenomena yang ada di lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumen, kedua penyajian data penelitian dalam bentuk narasi, dan ketiga penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya peran guru dalam meningkatkan Pendidikan karakter moral pada siswa kelas IV SDIT Al-Mustaqim Tarakan. Peran guru dilakukan dengan berbagai macam penanganan, peran guru tersebut ialah sebagai pengelola kelas dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas, sebagai fasilitator dengan menyediakan fasilitas belajar seperti sarana dan prasarana yang baik, sebagai motivator dengan memberikan motivasi belajar untuk meningkatkan semangat belajar siswa, sebagai demonstrator dengan memperagakan atau mencontohkan bentuk pendidikan karakter moral yang baik, sebagai pembimbing dengan memberikan nasihat yang baik kepada siswa, dan sebagai evaluator dengan memberikan penilaian sikap kepada siswa. Adapun beberapa upaya yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan Pendidikan karakter moral siswa pada nilai karakter disiplin dengan mencontohkan datang tepat waktu ke sekolah dan saat jam mengajar di dalam kelas, demokratis melalui pemilihan ketua kelas serta memecahkan masalah secara musyawarah, bersahabat/komunikatif dan cinta damai dapat diterapkan dengan belajar secara kelompok dan peduli sosial dengan memberikan nasihat untuk memiliki rasa peduli sosial ke teman dan orang lain agar siswa dapat memiliki moral yang dipandang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Penerapan Pendidikan Karakter Guna meningkatkan Mutu Lulusan di SDN 029 Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berfokus pada strategi penerapan pendidikan karakter dan dampak pendidikan karakter hadap mutu lulusan di SDN 029 Tarakan. jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 029 Tarakan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penerapan pendidikan karakter telah diterapkan yaitu 1) integrasi melalui mata pelajaran dengan menunjukan sikap tanggung jawab pembuatan perangkat pembelajaran seperti pembuat silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang di dalamnya terdapat Pendidikan karakter, 2) integrasi melalui pembelajaran tematik yaitu pembelajaran berpusat kepada peserta didik yang di dalamnya terdapat pendidikan karakter seperti religius, disiplin, tanggung jawab, toleransi, mandiri, 3) integrasi melalui penciptaan suasana berkarakter dan pembiasaan telah diterapkan sebaik mungkin yang terbukti dengan adanya kegiatan rutin seperti upacara bendera, mengecek kedisiplinan siswa, imtak dan siraman rohani, bekerja sama dalam membersihkan dan menjaga lingkungan sekolah, hal tersebut sesuai dengan budaya sekolah, 4) integrasi melalui kegiatan ekstrakurikuler telah diterapkan sebaik mungkin sesuai dengan situasi dan kondisi yang di dalamnya terdapat pendidikan karakter. Adapun dampak strategi pendidikan karakter yaitu a) prestasi akademik, dimana peserta didik memiliki nilai kognitif yang baik yang dapat dilihat dari hasil penilaian tengah semester dan nilai rapor peserta didik, b) prestasi non akademik, hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya piala-piala yang diperoleh peserta didik dalam perlombaan. Kata Kunci: Strategi, Pendidikan Karakter, Mutu Lulusan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI MENDONGENG DI KELAS III SD MUHAMMADIYAH 3 AL-HILAL TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa animasi berbasis pendidikan karakter yang ditinjau dari validitas media, materi, dan praktisi serta mengetahui keefektifan siswa terhadap media pembelajaran animasi berbasis pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penilaian kelayakan media pembelajaran animasi berbasis pendidikan karakter terdiri dari ahli media, ahli materi, dan ahli praktisi. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 92%, ahli materi 86%, ahli praktisi 98% dari uji coba terbatas 96,6% dan uji coba lapangan 98,56%. Hasil validasi ahli media, materi dan praktisi menunjukkan bahwa media animasi berbasis pendidikan karakter sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket kefektifan pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa tingkat keefektifan siswa terhadap media pembelajaran animasi berbasis pendidikan karakter berada pada kategori sangat efektif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Nilai Pendidikan Karakter Cerita Rakyat Suku Bulungan Kalimantan Utara Dalam Buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan (Kajian Sosiologi Sastra)

2022•

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER CERITA RAKYAT SUKU BULUNGAN KALIMANTAN UTARA DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG PUTRI KAYAN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan karya Dt. Iskandar Zulkarnaen yang diterbitkan pada tahun 2008 oleh penerbit Pustaka Spirit dengan jumlah 92 halaman. Data dalam penelitian ini berupa nilai pendidikan karakter cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam Buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan ditinjau secara sosiologi sastra. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Artinya, peneliti membaca teks cerita Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan secara keseluruhan dan mencari data yang mengandung nilai pendidikan karakter, kemudian membuat klarifikasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis dengan menginterpretasikan data tersebut dan terakhir membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Cerita Rakyat Suku Bulungan Kalimantan Utara dalam Buku Hikayat Datoe Lancang-Putri Kayan ditemukan 40 data, Nilai Pendidikan Karakter berdasarkan klarifikasi diantaranya: Nilai Pendidikan Karakter Religius 10 data, Nilai Pendidikan Karakter Kerja Keras 9 data, Nilai Pendidikan Karakter Kreatif 5 data, Nilai Pendidikan Karakter Mandiri 2 data, Nilai Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan 7 data, dan Nilai Pendidikan Karakter Tanggung Jawab 7 data. Nilai pendidikan karakter yang paling dominan adalah nilai pendidikan religius yaitu sikap dan prilaku yang menunjukan patuh terhadap ajaran agama yang dianut dan dapat bertoleransi dengan agama lain dan nilai pendidikan karakter yang tidak dominan adalah nilai pendidikan karakter mandiri yaitu merupakan sikap dan perilaku yang tidak ingin bergantung pada orang lain dalam menuntaskan tugas-tugas dan permasalahan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KRITIK SOSIAL DAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KUMPULAN CERPEN ORANG-ORANG PINGGIRAN KARYA LEA PAMUNGKAS (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2022•

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kritik sosial dan bagaimana nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerpen orang-orang pinggiran karya Lea Pamungkas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan teknik analisis dan kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Data yang telah ditemukan kemudian diklasifikasi sesuai dengan struktur masing-masing. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat, dan paragraf yang terdapat dalam kumpulan cerpen orang-orang pinggiran. Pada analisis data peneliti mengaitkan kajian teori dengan data yang terkumpul mengenai arti atau maksud penggunaan data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kritik sosial dan nilai-nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerpen Orang-orang Pinggiran. Data yang diperoleh sebanyak 56 data yang terdapat dalam kumpulan cerpen Orang-orang Pinggiran. Hasil dari tiap data dari kritik sosial bidang politik terdapat 6 data, bidang hukum terdapat 7 data, bidang budaya terdapat 5 data, dan bidang ekonomi terdapat 5 data. Sedangkan hasil dari tiap data dari nilai-nilai pendidikan karakter kerja keras terdapat 7 data, tanggung jawab terdapat 5 data, agama atau religius terdapat 6 data, disiplin terdapat 4 data, peduli sosial 4 data, bersahabat/komunikatif 2, rasa ingin tahu 4 data, dan toleransi 1 data. Data kritik sosial yang diperoleh sebanyak 23 data. Data nilai pendidikan karakter yang diperoleh sebanyak 33 data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Nilai Pendidikan Karakter Cerita Rakyat Suku Dayak Bulusu Di Kalimantan Utara

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini memiliki tujuan guna mendeskripsikan bagaimana cara Nilai Pendidikan Karakter cerita Rakyat Suku Dayak Bulusu di Kalimantan Utara Penelitian ini memakai deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa Cerita Rakyat Suku Dayak Bulusu di Kalimantan Utara. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik wawancara, rekam, dan catat. Data pada penelitian ini kemudian peneliti mewawancarai narasumber serta merekam hasil wawancara kemudian peneliti mencatat dengan cermat dan teliti hasil wawancara. Berlandaskan hasil penelitian ini disimpulkan jika Nilai Pendidikan Karakter yang terdapat dalam Cerita Rakyat Suku Dayak Bulusu ditemukan 30 data. Nilai Pendidikan Karakter berdasarkan klasifikasi adalah Nilai Pendidikan Toleransi yaitu sikap yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda, Nilai Pendidikan Disiplin yaitu tindakan yang menyatakan perilaku tertib, Nilai Pendidikan Kerja Keras yaitu perilaku yang menunjukkan upaya yang sungguh-sungguh, Nilai Pendidikan Kreatif yaitu berpikir melakukan sesuatu yang menghasilkan hal yang baru ,Nilai Pendidikan Rasa Ingin Tahu yaitu suatu tindakkan yang ingin mengtahui lebih dalam, Nilai Pendidikan Bersahabat/berkomunikasi yakni tindakan yang senang berbicara, dan bekerjasama dengan orang lain, Nilai Pendidikan Peduli Sosial yakni sikap dan tindakkan yang ingin memberi bantuan kepada orang lain dan Nilai Pendidikan Tanggung Jawab yakni sikap yang melaksanakan tugas dan kewajibannya. Masing-masing memiliki pengaruh bagi pembaca apa yang disimpulkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Buku Cerita Anak Berbasis Pendidikan Karakter sebagai Media Penunjang Literasi untuk Siswa Kelas Tinggi di SD Negeri 013 Tarakan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari model Borg and Gall antara lain (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi uji coba lapangan, (8) uji lapangan, (9) revisi produk akhir, (10) desiminasi dan implementasi kemudian dimodifikasi oleh Setyosari (2013: 223) yang dibatasi pada tujuh tahap yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, (6) uji coba lapangan, (7) revisi produk akhir. Instrumen penelitian dan pengembangan ini menggunakan lembar pedoman wawancara guru, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, dan angket validasi ahli media memiliki 10 aspek penilaian, angket respon guru memiliki 10 aspek penilaian dan angket respon siswa berjumlah 6 aspek. Hasil penelitian dari validasi penyajian buku cerita anak berbasis pendidikan karakter penunjang literasi melalui angket oleh ahli materi mencapai presentase 90% dengan kualifikasi sangat layak. Ahli bahasa mencapai presentase 100% dengan kualifikasi sangat layak dan ahli media mencapai presentase 93% dengan kualifikasi sangat layak. Hasil angket respon guru terhadap buku cerita anak berbasis pendidikan karakter penunjang literasi presentasenya sebesar 85% dikualifikasikan sangat praktis dan respon siswa sebesar 99% dengan kualifikasi sangat efektif. Uji coba produk dilaksanakan di kelas V SD Negeri 013 Tarakan. Hasil penelitian dan pengembangan buku cerita anak berbasis pendidikan karakter penunjang literasi layak digunakan dalam pembelajaran dan media penunjang kegiatan literasi di sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) BERBASIS BUDAYA SEKOLAH DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU LULUSAN DI SDN UTAMA 1 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang dilaksankan di SDN UTAMA 1 Tarakan. Peneliitian ini bertujuan untuk mendeskripsiskan Perencanaa, Pelaksanaan dan Dampak dari implementasi nilai-nilai Penguatan Pendidika Karakter (PPK) berbasis budaya sekolah dalam rangka meningkatkan mutu lulusan di SDN UTAMA 1 Tarakan. Data diperoleh melalui proses wwancara, observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) SDN UTAMA 1 Tarakan telah merencanaan implementasi nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dengan baik dengan melakukan perencanaan sesuai dengan panduan penilaian tentang perencanaan penguatan pendidikan karakter, (2) SDN UTAMA 1 Tarakan telah melaksanakan implementasi nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sesuai dengan panduan praktis implementasi nilai-nilai penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah dan (3) implementasi nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter juga sangat berpengaruh dalam pemrolehan prestasi akademik maupun prestasi non akademik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN HANDOUT BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KONTEKSTUAL PADA MATERI KINGDOM PLANTAE DI KELAS X SMAK FRATER DON BOSCO TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Handout Bermuatan Pendidikan Karakter Berbasis Kontekstual Pada Materi Kingdom Plantae di Kelas X SMAK Frater Don Bosco Tarakan yang berkualitas dari segi kelayakan dan respon siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengemmbangan 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define, Design, Development, Disseminate. Akan tetapi, pada pengembangan ini hanya dilakukan sampai tahap ke 3 yaitu tahap Development. Data penelitian dianalisis melalui uji kelayakan dan respon siswa. Pengujian produk dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi, dan praktisi (guru biologi). Uji coba lapangan dilakukan secara online melalui google formulir yang dibagikan pada siswa SMAK Frater Don Bosco Tarakan kelas XI IPA dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 89% dengan kategori sangat layak, ahli materi sebesar 96% dengan kategori sangat layak, praktisi sebesar 94% dengan kategori sangat layak dan respon siswa sebesar 87% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Handout Bermuatan Pendidikan Karakter Berbasis Kontekstual Pada Materi Kingdom Plantae yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kualitas bahan ajar yang baik dan layak digunakan dalam pembelajaran biologi di sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERWATAKAN TOKOH DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU KUMPULAN CERITA ANAK AYO BERSEMANGAT KARYA WIDYA ROSS (KAJIAN SASTRA ANAK)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERWATAKAN TOKOH DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU KUMPULAN CERITA ANAK AYO BERSEMANGAT KARYA WIDYA ROSS (KAJIAN SASTRA ANAK) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwatakan tokoh dan nilai pendidikan karakter yang terdapat pada buku kumpulan cerita anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian diperoleh dari bukucerita anak yang berjudul Ayo Bersemangat karya Widya Ross. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik baca, simak, dan catat. Teknik analisis data yang dilakukan dengan mengumpulkan data yang telah dicatat kemudian mendeskripsikan perwatakan tokoh dan nilai pendidikan karakter yang terkandung selanjutnya membuat kesimpulan dari data yang telah di dapat. Jumlah keseluruhan data yang diperoleh pada penelitian ini yaitu sebanyak 32 data. Data penelitian terdiri atas 26 data perwatakan tokoh yakni, kerja keras, baik hati, perhatian, pemalu, tegas, penyabar, jujur, bertanggung jawab, penolong, cemas, penyayang, cuek, penakut, pemalas, suka mengeluh, pemarah serta 6 data nilai pendidikan karakter yakni nilai pendidikan karakter kerja keras, nilai pendidikan menghargai prestasi, nilai pendidikan karakter jujur, nilai pendidikan karakter bersahabat dan komunikatif, nilai pendidikan karakter tanggung jawab, nilai pendidikan karakter peduli sosial. Kata Kunci: Perwatakan, Nilai Pendidikan Karakter, Cerita Anak, Sastra Anak

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN KALENDER CERITA BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER PADA TEMA 7 SUBTEMA 1 UNTUK SISWA KELAS II SD NEGERI 007 NUNUKAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang dapat membantu peserta didik dalam kegiatan membaca dan menulis serta menamkan nilai-nilai karakter. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan. Model penelitian dan pengembangan ini mengacu pada tahapan Research and Development yang dikemukakan oleh Borg and Gall dan Sugiono. Tahapan dalam penelitian ini terdapat 7 tahap, yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi produk, (5) revisi produk (6) uji coba lapangan awal, (7) uji coba pemakaian. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, lembar validasi, dan angket respon peserta didik. Hasil penilaian kalender cerita diperoleh dari lembar validasi dan angket respon siswa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli bahasa sebersar 87,5%, ahli sastra 88,89%, ahli media 82,5%, ahli desain 87,5%, dan ahli praktisi 98,2%. Serta hasil respon siswa pada uji coba lapangan awal sebesar 99,25% dan uji coba pemakaian sebesar 96,92%. Berdasarkan hasil validasi dan respon peserta didik pada uji coba lapangan awal dan uji coba pemakaian maka, media kalender cerita berbasis pendidikan karakter dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail