Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

54 hasil
Penulis: SUKMA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENAMBAHAN TEPUNG TESTIS SAPI DAN EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (MELASTOMA MALABATHRICUM) PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP KEBERHASILAN MASKULINISASI NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tepung testis sapi memiliki kandungan hormon testosteron alami dimana kandungan hormon ini berperan pada proses differensiasi kelamin jantan. Melastoma malabathricum L.atau tumbuhan karamunting memiliki senyawa bioaktif yang mampu meningkatkan kadar testosteron pada tikus jantan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penggunaan tepung testis sapi dan ekstrak daun karamunting sebagai sumber hormon alternatif pada proses maskulinisasi pada ikan nila. Penelitian ini menggunakan ikan nila yang berumur 5-10 hari, dipelihara di aquarium berukuran 80cm x 40cm x 60cm dengan padat tebar 1 ekor/L. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu kontrol (pakan komersil), P1 70% : 30% (tepung testis sapi dan pakan komersil) + 1.5% ekstrak daun karamunting, (P2) 50% : 50% (tepung testis sapi dan pakan komersil) 1.5% ekstrak daun karamunting, (P3) 30% : 70% (tepung testis sapi dan pakan komersil) 1.5% ekstrak daun karamunting. Hasil penelitian menunjukkan persentase jantan dan pertumbuhan berat mutlak menunjukkan nilai yang berbeda nyata, sedangkan Survival Rate menunjukkan nilai tidak berbeda nyata antar perlakuan. Data pengukuran kualitas air, berada pada kisaran yang optimal bagi pemeliharaan benih ikan nila yaitu suhu 27- 28oC, nilai pH 7,0, kadar amoniak (NH3) 0.25 mg/L, dengan nilai DO 8.0 mg/L. Pemberian tepung testis sapi dan ekstrak daun karamunting terhadap proses maskulinisasi ikan nila dapat dijadikan sebagai sumber hormon alternatif selain hormon testosteron sintetik dalam kegiatan produksi benih ikan nila tunggal kelamin menjadi jantan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Behavior Contract Terhadap Manajemen Waktu Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Tarakan

2026•

Manajemen waktu merupakan proses merencanakan, mengatur dan mengembangkan diri dalam mengelola waktu dari hal menentukan prioritas sehingga aktivitas sehari-hari berjalan dengan efektif. Namun, fenomena yang ditemukan di kalangan siswa SMP 1 Tarakan masih terlihat rendahnya kemampuan manajemen waktu. Hal ini tampak dari minimnya pemahaman siswa menentukan prioritas, rendahnya motivasi membuat jadwal yang efektif serta kurang bijaknya siswa dalam memanfaatkan waktu untuk mengembangkan potensi diri dan kesadaran dalam mengevaluasi dan melakukan perbaikan atas waktu yang digunakan menyebabkan kedisiplinan, tanggung jawab dan prestasi siswa dapat menurun. Tujuan penelitian ini meningkatkan kemampuan manajemen waktu siswa dan menumbuhkan kesadaran pentingnya manajemen waktu secara efektif melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract. Pendekatan penelitian inii merupakan kuantitatif dengan Pre Eksperimental Design tipe One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini, terdiri dari 8 sampel yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrument pengumpulan data berupa skala likert manajemen waktu yang dikembangkan berdasarkan teori (Wicaksono, 2024). Analisis data yang dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistic inferensial, dengan uji statistik Paired Sampel T-Test sebagai metode parametik. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikansi (Asymp.Sig. 2-tailed) sebesar 0,001 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara layanan bimbingan kelompok teknik behavior contract terhadap manajemen waktu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan manajemen waktu siswa. Oleh karena itu, intervensi ini dapat dijadikan alternatif dalam layanan bimbingan konseling di sekolah, terutama untuk membantu siswa mengatasi masalah manajemen waktu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Behavior Contract Terhadap Manajemen Waktu Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Tarakan

2025•

Manajemen waktu merupakan proses merencanakan, mengatur dan mengembangkan diri dalam mengelola waktu dari hal menentukan prioritas sehingga aktivitas sehari-hari berjalan dengan efektif. Namun, fenomena yang ditemukan di kalangan siswa SMP 1 Tarakan masih terlihat rendahnya kemampuan manajemen waktu. Hal ini tampak dari minimnya pemahaman siswa menentukan prioritas, rendahnya motivasi membuat jadwal yang efektif serta kurang bijaknya siswa dalam memanfaatkan waktu untuk mengembangkan potensi diri dan kesadaran dalam mengevaluasi dan melakukan perbaikan atas waktu yang digunakan menyebabkan kedisiplinan, tanggung jawab dan prestasi siswa dapat menurun. Tujuan penelitian ini meningkatkan kemampuan manajemen waktu siswa dan menumbuhkan kesadaran pentingnya manajemen waktu secara efektif melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract. Pendekatan penelitian inii merupakan kuantitatif dengan Pre Eksperimental Design tipe One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian ini, terdiri dari 8 sampel yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrument pengumpulan data berupa skala likert manajemen waktu yang dikembangkan berdasarkan teori (Wicaksono, 2024). Analisis data yang dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistic inferensial, dengan uji statistik Paired Sampel T-Test sebagai metode parametik. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikansi (Asymp.Sig. 2-tailed) sebesar 0,001 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara layanan bimbingan kelompok teknik behavior contract terhadap manajemen waktu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik behavior contract merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan manajemen waktu siswa. Oleh karena itu, intervensi ini dapat dijadikan alternatif dalam layanan bimbingan konseling di sekolah, terutama untuk membantu siswa mengatasi masalah manajemen waktu.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS TERTULIS SISWA KELAS V SDN 008 NUNUKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa kelas V SDN 008 Nunukan dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri atas tiga orang siswa yang dikategorikan berdasarkan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan dan perbedaan di antara ketiga kategori siswa dalam memenuhi indikator kemampuan komunikasi matematis tertulis, dimana ketiga subjek memiliki kecenderungan mampu menuliskan serta menyajikan informasi matematis secara tertulis, akan tetapi siswa kategori sedang dan rendah tidak menuliskan informasi secara lengkap. Selain itu, meskipun seluruh subjek dapat menuliskan rumus yang sesuai dengan maksud soal, siswa kategori sedang dan rendah belum mampu menyelesaikan soal dengan benar. Pada tahap evaluasi, ketiga subjek juga masih menunjukkan keterbatasan, khususnya pada beberapa soal tertentu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERIKANAN IKAN ARUT (POMADASYS SP.) DI PERAIRAN PULAU TARAKAN DENGAN PENDEKATAN EAFM BERDASARKAN INDIKATOR TEKNIK PENANGKAPAN IKAN

2025•

Pulau Tarakan merupakan wilayah yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah, terutama ikan arut (Pomadasys sp.) yang termasuk ikan demersal dengan nilai ekonomis penting. pengelolaan perikanan yang berkelanjutan diperlukan dengan menyeibangkan tujuan sosial ekonomi dan kelestarian ekosistem melalui pendekatan Ecosystem Approach to Fisheris Management (EAFM), khususnya pada domain teknik penangkapan ikan, yang menjadi fokus utama penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penangkapan ikan berdasarkan indikator penangkapan ikan dipulau Tarakan. Penelitian dilakukan selama tiga bulan, dari Januari-Maret 2025, di perairan Pulau Tarakan khususnya di pos pendaratan ikan arut di kelurahan selumit pantai. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan melalui wawancara dengan 10 nelayan pengguna alat tangkap rawai dasar dan observasi hasil tangkapan sebanyak tiga kali. Analisis data dilakukan dengan membandingkan Hasil Tangkap Utama (HTU), Hasil Tangkap Samping (HTS), Hasil Tangkapan Buangan (HTB), serta mempertimbangkan indikator-indikator pada domain teknik penangkapan ikan sesuai modul EAFM 2014. Hasil menunjukkan alat tangkap rawai dasar di perairan pulau tarakan bersifat ramah lingkungan dan selektif, dengan scoring 3. Modifikasi alat tangkap dan alat bantu penangkapan belum dilakukan, sehingga kondisi alat tangkap masih sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan scoring 3. Kapasitas dan frekuensi penangkapan diberikan scoring 1, sedangkan tingkat selektivitas alat tangkap cukup tinggi dengan HTU mencapai 82,3% dengan scoring 3. Kesesuaian fungsi dan ukuran kapal dengan dokumen legal juga baik dengan scoring 3, namun sertifikasi awak kapal sangat rendah karena pelatihan dilakukan secara otodidak tanpa sertifikat formal scoring 1. Total skor indikator domain teknik penangkapan 245, menunjukkan bahwa alat tangkap rawai dasar selektif dan potensi keberlanjutan. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi menyeluruh dan terintegrasi terhadap pengelolaan berbasis EAFM yang melibatkan semua domain, tidak hanya teknik penangkapan, untuk menjaga keberlanjutan sumber daya di Pulau Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERIKANAN IKAN ARUT (POMADASYS SP.) DI PERAIRAN PULAU TARAKAN DENGAN PENDEKATAN EAFM BERDASARKAN INDIKATOR TEKNIK PENANGKAPAN IKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pulau Tarakan merupakan wilayah yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah, terutama ikan arut (Pomadasys sp.) yang termasuk ikan demersal dengan nilai ekonomis penting. pengelolaan perikanan yang berkelanjutan diperlukan dengan menyeibangkan tujuan sosial ekonomi dan kelestarian ekosistem melalui pendekatan Ecosystem Approach to Fisheris Management (EAFM), khususnya pada domain teknik penangkapan ikan, yang menjadi fokus utama penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penangkapan ikan berdasarkan indikator penangkapan ikan dipulau Tarakan. Penelitian dilakukan selama tiga bulan, dari Januari-Maret 2025, di perairan Pulau Tarakan khususnya di pos pendaratan ikan arut di kelurahan selumit pantai. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan melalui wawancara dengan 10 nelayan pengguna alat tangkap rawai dasar dan observasi hasil tangkapan sebanyak tiga kali. Analisis data dilakukan dengan membandingkan Hasil Tangkap Utama (HTU), Hasil Tangkap Samping (HTS), Hasil Tangkapan Buangan (HTB), serta mempertimbangkan indikator-indikator pada domain teknik penangkapan ikan sesuai modul EAFM 2014. Hasil menunjukkan alat tangkap rawai dasar di perairan pulau tarakan bersifat ramah lingkungan dan selektif, dengan scoring 3. Modifikasi alat tangkap dan alat bantu penangkapan belum dilakukan, sehingga kondisi alat tangkap masih sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan scoring 3. Kapasitas dan frekuensi penangkapan diberikan scoring 1, sedangkan tingkat selektivitas alat tangkap cukup tinggi dengan HTU mencapai 82,3% dengan scoring 3. Kesesuaian fungsi dan ukuran kapal dengan dokumen legal juga baik dengan scoring 3, namun sertifikasi awak kapal sangat rendah karena pelatihan dilakukan secara otodidak tanpa sertifikat formal scoring 1. Total skor indikator domain teknik penangkapan 245, menunjukkan bahwa alat tangkap rawai dasar selektif dan potensi keberlanjutan. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi menyeluruh dan terintegrasi terhadap pengelolaan berbasis EAFM yang melibatkan semua domain, tidak hanya teknik penangkapan, untuk menjaga keberlanjutan sumber daya di Pulau Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Peran kemampuan berwirausaha dalam memoderasi pengetahuan keuangan dan Akses permodalan untuk meningkatkan kinerja keuangan UMKM di Kota Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kemampuan berwirausaha sebagai moderator dalam hubungan pengetahuan keuangan dan akses permodalan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 95 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WrapPLS versi 8.0. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan dan akses permodalan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan, kemampuan berwirausaha tidak memoderasi interaksi pengaruh pengetahuan keuangan terhadap kinerja keuangan, kemampuan berwirausaha tidak memoderasi interaksi pengaruh akses permodalan terhadap kinerja keuangan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung financial behavior theory dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS TERTULIS SISWA KELAS V SDN 008 NUNUKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa kelas V SDN 008 Nunukan dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri atas tiga orang siswa yang dikategorikan berdasarkan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan dan perbedaan di antara ketiga kategori siswa dalam memenuhi indikator kemampuan komunikasi matematis tertulis, dimana ketiga subjek memiliki kecenderungan mampu menuliskan serta menyajikan informasi matematis secara tertulis, akan tetapi siswa kategori sedang dan rendah tidak menuliskan informasi secara lengkap. Selain itu, meskipun seluruh subjek dapat menuliskan rumus yang sesuai dengan maksud soal, siswa kategori sedang dan rendah belum mampu menyelesaikan soal dengan benar. Pada tahap evaluasi, ketiga subjek juga masih menunjukkan keterbatasan, khususnya pada beberapa soal tertentu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran kemampuan berwirausaha dalam memoderasi pengetahuan keuangan dan Akses permodalan untuk meningkatkan kinerja keuangan UMKM di Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kemampuan berwirausaha sebagai moderator dalam hubungan pengetahuan keuangan dan akses permodalan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang diperoleh sebanyak 95 responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM-PLS dengan aplikasi WrapPLS versi 8.0. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan dan akses permodalan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan, kemampuan berwirausaha tidak memoderasi interaksi pengaruh pengetahuan keuangan terhadap kinerja keuangan, kemampuan berwirausaha tidak memoderasi interaksi pengaruh akses permodalan terhadap kinerja keuangan. Implikasi teoritis penelitian ini mendukung financial behavior theory dalam menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Animasi Berbasis Pendidikan Karakter Materi Mendongeng Kelas III di SDN 023 Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan. Adapun untuk mengetahui kelayakan dari media yang dikembangkan diperoleh dari hasil validasi ahli media, ahli bahasa dan ahli praktisi, selanjutnya untuk mengetahui ketertarikan siswa diperoleh dari lembar angket ketertarikan siswa terhadap media ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng kelas III SDN 023 Tarakan yang dikembangkan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau biasa disebut dengan research and development (R&D) penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Selanjutnya instrumen pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, lembar validasi, lembar angket ketertarikan siswa dan dokumentasi, dokumetasi pada penelitian pengembangan ini berupa aktivitas siswa pada saat uji coba media pembelajaran ABPK dilaksanakan . Hasil validasi yang diperoleh pada validasi ahli media yaitu sebesar 89% dengan kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh persentase sebesar 86,6% dengan kategori sangat layak, serta validasi ahli praktisi diperoleh persentase sebesar 94,4% dengan kategori sangat layak. Selanjutnya pada saat uji coba terbatas diperoleh persentase sebesar 90,3% dengan kategori sangat menarik dan uji coba lapangan diperoleh persentase sebesar 92,1% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil persentase dari validasi para ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Selanjutnya pada lembar angket ketertarikan siswa pada saat uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan dinyatakan sangat menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Animasi Berbasis Pendidikan Karakter Materi Mendongeng Kelas III di SDN 023 Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan. Adapun untuk mengetahui kelayakan dari media yang dikembangkan diperoleh dari hasil validasi ahli media, ahli bahasa dan ahli praktisi, selanjutnya untuk mengetahui ketertarikan siswa diperoleh dari lembar angket ketertarikan siswa terhadap media ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng kelas III SDN 023 Tarakan yang dikembangkan. Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau biasa disebut dengan research and development (R&D) penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Selanjutnya instrumen pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah observasi, wawancara, lembar validasi, lembar angket ketertarikan siswa dan dokumentasi, dokumetasi pada penelitian pengembangan ini berupa aktivitas siswa pada saat uji coba media pembelajaran ABPK dilaksanakan . Hasil validasi yang diperoleh pada validasi ahli media yaitu sebesar 89% dengan kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh persentase sebesar 86,6% dengan kategori sangat layak, serta validasi ahli praktisi diperoleh persentase sebesar 94,4% dengan kategori sangat layak. Selanjutnya pada saat uji coba terbatas diperoleh persentase sebesar 90,3% dengan kategori sangat menarik dan uji coba lapangan diperoleh persentase sebesar 92,1% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil persentase dari validasi para ahli menunjukkan bahwa media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Selanjutnya pada lembar angket ketertarikan siswa pada saat uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media pembelajaran ABPK (Animasi Berbasis Pendidikan Karakter) materi mendongeng di kelas III SDN 023 Tarakan dinyatakan sangat menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DISTRIBUSI FREKUENSI UKURAN PANJANG IKAN TEMBANG (Sardinella lemuru) DI PERAIRAN KABUPATEN BULUNGAN

2025•

Perairan Kabupaten Bulungan merupakan perairan yang memiliki potensi sumberdaya hayati laut, salah satu sumberdaya ikan yang banyak dimanfaatkan oleh nelayan adalah ikan tembang (Sardinella lemuru). Upaya untuk menjaga kelestariannya memerlukan data biologi perikanan, salah satu aspeknya adalah pertumbuhan ikan. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa Distribusi ukuran panjang guna menduga parameter pertumbuhan ikan tembang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Des 2023 – Feb 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan mengambil hasil tangkapan nelayan yang menggunakan Surface Trwall dan Kelong sebagai alat tangkap. Sampel ikan yang diamati sebanyak 250 ekor. Panjang total ikan diukur menggunakan penggaris dengan ketelitian 1 cm, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kelas ukuran. Model pertumbuhan menggunakan persamaan Von Bertalanffy. Panjang total ikan tembang berkisar 11,1 – 19 cm. Panjang maksimal yang dapat dicapai (L∞) = 17,9 cm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan tembang memiliki laju pertumbuhan awalnya cepat tetapi melambat seiring waktu ketika organisme mendekati ukuran maksimal sehingga membutuhkan waktu yang singkat untuk mencapai panjang maksimum.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DISTRIBUSI FREKUENSI UKURAN PANJANG IKAN TEMBANG (Sardinella lemuru) DI PERAIRAN KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perairan Kabupaten Bulungan merupakan perairan yang memiliki potensi sumberdaya hayati laut, salah satu sumberdaya ikan yang banyak dimanfaatkan oleh nelayan adalah ikan tembang (Sardinella lemuru). Upaya untuk menjaga kelestariannya memerlukan data biologi perikanan, salah satu aspeknya adalah pertumbuhan ikan. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa Distribusi ukuran panjang guna menduga parameter pertumbuhan ikan tembang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Des 2023 – Feb 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan mengambil hasil tangkapan nelayan yang menggunakan Surface Trwall dan Kelong sebagai alat tangkap. Sampel ikan yang diamati sebanyak 250 ekor. Panjang total ikan diukur menggunakan penggaris dengan ketelitian 1 cm, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kelas ukuran. Model pertumbuhan menggunakan persamaan Von Bertalanffy. Panjang total ikan tembang berkisar 11,1 – 19 cm. Panjang maksimal yang dapat dicapai (L∞) = 17,9 cm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan tembang memiliki laju pertumbuhan awalnya cepat tetapi melambat seiring waktu ketika organisme mendekati ukuran maksimal sehingga membutuhkan waktu yang singkat untuk mencapai panjang maksimum.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

A Comparative Study on Students' Reading Skills between the 2013 Curriculum and the Medeka Curriculum on Eleventh-grade Students of SMAN 1 Malinau and SMAN 3 Malinau.

2024•

The study aimed to find differences in students' reading skill scores between the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum for grade XI students at SMAN 1 Malinau and SMAN 3 Malinau in the academic year 2023/2024. This study used the causal comparative method with a sample of 55 eleventh-grade students at SMAN 1 Malinau and 51 eleventh-grade students at SMAN 3 Malinau, using the purposive sampling technique. This study used TOEIC as a reading test instrument. The researchers used SPSS program version 24.0 to analyze the data. The study results showed that there is a significant difference between students at SMAN 1 Malinau who use the 2013 Curriculum and students at SMAN 3 Malinau who use the Merdeka curriculum in reading skills. The results of the Mann-Whitney test showed the P-value of -5.922 is higher than the significance level of 0.05, which means that the students' reading skill scores have differences between SMAN 1 Malinau and SMAN 3 Malinau. The school facilities are one of the supporting factors in improving student learning outcomes. The more diverse the facilities used the better the impact on the learning process and student learning outcomes. Keywords: Reading, Reading Skills, 2013 Curriculum and Merdeka Curriculum

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

A Comparative Study on Students' Reading Skills between the 2013 Curriculum and the Medeka Curriculum on Eleventh-grade Students of SMAN 1 Malinau and SMAN 3 Malinau.

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The study aimed to find differences in students' reading skill scores between the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum for grade XI students at SMAN 1 Malinau and SMAN 3 Malinau in the academic year 2023/2024. This study used the causal comparative method with a sample of 55 eleventh-grade students at SMAN 1 Malinau and 51 eleventh-grade students at SMAN 3 Malinau, using the purposive sampling technique. This study used TOEIC as a reading test instrument. The researchers used SPSS program version 24.0 to analyze the data. The study results showed that there is a significant difference between students at SMAN 1 Malinau who use the 2013 Curriculum and students at SMAN 3 Malinau who use the Merdeka curriculum in reading skills. The results of the Mann-Whitney test showed the P-value of -5.922 is higher than the significance level of 0.05, which means that the students' reading skill scores have differences between SMAN 1 Malinau and SMAN 3 Malinau. The school facilities are one of the supporting factors in improving student learning outcomes. The more diverse the facilities used the better the impact on the learning process and student learning outcomes. Keywords: Reading, Reading Skills, 2013 Curriculum and Merdeka Curriculum

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS PENILAIAN RANAH KOGNITIF YANG DIGUNAKAN OLEH GURU MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA KOTA TARAKAN

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis penilaian ranah kognitif yang digunakan oleh guru di SMA Kota Tarakan dan penggunaan dalam pelaksanaan penilaian ranah kognitif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru biologi SMA Kota Tarakan. Lokasi penelitian di 9 sekolah SMA Kota Tarakan, yang dilaksanakan pada tanggal 08 Mei sampai 31 mei 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara guru mata pelajaran biologi, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian jenis peniliaian yang digunakan oleh yaitu, Guru menggunakan tes objektif pada pilihan ganda dengan bentuk pilihan ganda bebas, pilihan ganda hubungan antarhal, pilihan ganda analisis kasus dan ada juga pilihan ganda bergambar yang digunakan oleh sekolah di SMA Kota Tarakan ketika PTS dan PAS. Bentuk tes objektif isian singkat yang digunakan oleh guru pada saat mengerjakan tugas dan ulangan harian. Bentuk tes objektif benar-salah tidak digunakan oleh guru SMA Kota Tarakan. Sedangkan tes subjektif guru menggunakan tes uraian terbatas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail