ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran kartu DOMSIR (Domino Siklus Air), berdasarkan hasil validasi para ahli, serta menilai kemenarikan medianya melalui respon siswa dan mengetahui hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data berupa lembar validasi, angkat respon siswa, dan hasil belajar siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase dari ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 96%, dan ahli bahasa sebesar 86% dengan kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, siswa memberikan respon kemenarikan berdasarkan hasil angket respon siswa sebesar 97,18%. Sementara itu, pada uji coba lapangan, hasil angket respon siswa menunjukkan tingkat kemenarikan sebesar 96,33% dengan kategori sangat menarik. Kemudian hasil belajar siswa pada uji coba lapangan berdasarkan hasil posttest sebanyak 27 siswa dari total 28 siswa yang secara klasikal telah mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan hasil validasi serta hasil uji coba terbatas berupa respon siswa dan uji coba lapangan berupa respon siswa dan hasil belajar siswa, pada media pembelajaran kartu DOMSIR (Domino Siklus Air) dinyatakan layak, menarik, dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran di kelas V-A SD Negeri 035 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan membuat Lembar Kerja Murid (LKM) mata pelajaran Bahasa Indonesia yang berbasis cerita pendek yang dilengkapi gambar, yang berisi soal latihan murid kelas 2 Sekolah Dasar. Subjek penelitian terdiri atas murid kelas 2 SDIT IBNU ABBAS Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara, pengamatan secara langsung, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi dan angket respon murid. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development R&D dengan model ADDIE yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi oleh ahli materi memperoleh persentase 82% dengan kategori “Sangat Layak”, sedangkan validasi oleh ahli soal memperoleh persentase 80% dengan kategori “Layak”. Sedangkan Uji coba lapangan awal memperoleh persentase sebesar 89% dengan kategori “Sangat Praktis”, sedangkan uji coba lapangan utama memperoleh persentase sebesar 89% dengan kategori “Sangat Praktis”. Oleh karena itu, Lembar kerja murid yang telah dikembangkan dinyatakan sangat layak dan sangat praktis untuk digunakan sebagai pendukung dalam proses pembelajaran kelas 2 Sekolah Dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya penggunaan media pembelajaran pada pembelajaran IPAS kelas III MI Al Fawaid Tarakan. Wawancara dan observasi menunjukkan guru masih menggunakan metode ceramah tanpa media pembelajaran, sehingga siswa kurang fokus, mudah bosan, dan sulit memahami materi simbiosis antar makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan dan keefektifan media flashcard pada materi simbiosis antar makhluk hidup. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Media flashcard yang memuat materi simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme. Kelayakan media diukur melalui validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi ahli media memperoleh persentase 65,4% dengan kategori layak, validasi ahli materi 90% dengan kategori sangat layak, dan ahli bahasa 96,3% dengan kategori sangat layak, dengan rata-rata 83,9% termasuk kategori sangat layak. Keefektifan media diperoleh melalui pretest dan posttest menggunakan N-Gain. Uji coba terbatas terhadap 6 siswa memperoleh 58,16% dengan kategori cukup efektif, sedangkan uji coba lapangan terhadap 29 siswa memperoleh 61,20% dengan kategori cukup efektif. Persentase akhir sebesar 59,68% termasuk kategori cukup efektif. Dengan demikian, media flashcard yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dan cukup efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS materi simbiosis antar makhluk hidup kelas III MI Al Fawaid Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran diorama berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara berdasarkan hasil validasi ahli serta mengetahui tingkat kemenarikan media berdasarkan respon siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran diorama tiga dimensi tipe terbuka yang menyajikan keragaman budaya Kalimantan Utara, meliputi rumah adat, pakaian adat, tarian tradisional, dan makanan khas dari Suku Tidung, Suku Dayak, dan Suku Bulungan, serta dilengkapi dengan buku pendamping. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan angket respon siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran diorama memperoleh persentase kelayakan sebesar 95,71% dari ahli media, 100% dari ahli materi, dan 100% dari ahli bahasa, yang seluruhnya termasuk dalam kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas memperoleh persentase respon siswa sebesar 87,67%, sedangkan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase kemenarikan sebesar 92,21% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba kepada siswa, media pembelajaran diorama berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara dinyatakan sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS pada materi Keragaman Budaya Indonesia kelas IV-B SDN 006 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika di sekolah dasar yang masih didominasi oleh penggunaan buku paket dan belum didukung oleh perangkat pembelajaran yang kontekstual serta mengintegrasikan konteks kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan menilai kelayakan perangkat pembelajaran aritmatika sosial berbasis kewirausahaan pada siswa kelas V SD Citra Bangsa Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Produk yang dihasilkan berupa modul ajar, LKPD, dan media konkret berbasis kewirausahaan. Uji coba dilakukan pada 27 siswa kelas V SD Citra Bangsa Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen perangkat pembelajaran memenuhi kategori sangat valid dan sangat praktis. Dari aspek materi, modul ajar memperoleh persentase sebesar 90%, LKPD sebesar 92,50%, dan media konkret sebesar 95%. Sementara itu, dari aspek media, modul ajar memperoleh persentase sebesar 95%, LKPD sebesar 90%, dan media konkret sebesar 97,50%. Hasil penilaian praktisi memperoleh persentase sebesar 90,37%, sedangkan hasil respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 86% dan pada uji coba lapangan sebesar 84%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran aritmatika sosial berbasis kewirausahaan dinyatakan sangat valid dan sangat praktis sehingga layak digunakan dalam pembelajaran matematika kelas V SD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CORONG BERHITUNG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN DI KELAS IV A SDN 037 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran corong berhitung perkalian dan pembagian yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas IV A SDN 037 Tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan pendekatan Mixed Method yang mengacu pada model ADDIE yang terdiri atas tahap analisis (analyze), desain (design), pengembangan (develop), implementasi (implement), dan evaluasi (evaluate). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV A SDN 037 Tarakan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi, wawancara, angket validasi ahli media, ahli materi, ahli praktisi, serta tes hasil belajar yaitu pretest dan posttest. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 85,45%, ahli materi sebesar 80%, dan ahli praktisi sebesar 92%. Hasil validasi menunjukkan bahwa media layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil uji coba terbatas mendapatkan respon positif serta tidak mengalami kendala atau pun kesulitan saat siswa menggunakan media. Hasil uji coba lapangan mendapatkan nilai N-Gain sebesar 0,55 dengan kategori sedang. Pada uji paired sample t-test mendapatkan t hitung sebesar 6,439 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,056 (6,439 > 2,056) dan nilai p-value sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,000 0,05), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dengan hasil wawancara yang menunjukkan bahwa siswa mengerjakan soal berdasarkan pemahaman yang dimiliki. Kata Kunci:Penelitian dan Pengembangan, Media Pembelajaran, Pembelajaran Matematika, Perkalian dan Pembagian Model ADDIE
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal Kota Tarakan pada materi Sumber Daya Alam kelas IV sekolah dasar yang memenuhi aspek kelayakan, kemenarikan, dan keefektifan dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya LKPD yang mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran serta berfungsi sebagai lembar kerja langsung peserta didik. Penelitian ini merupakan Research and Development dengan model ADDIE. Penelitian dilaksanakan di SDN 017 Tarakan. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi dan soal, ahli media, ahli bahasa, praktisi guru, 9 peserta didik pada uji coba terbatas, dan 21 peserta didik pada uji coba lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan tes. Data dianalisis menggunakan persentase kelayakan, persentase kemenarikan, uji normalitas, uji paired sample t-test, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD memperoleh persentase kelayakan sebesar 93,63% dari ahli materi dan soal, 93,75% dari ahli media, 94,67% dari ahli bahasa, dan 96,67% dari praktisi guru dengan kategori sangat layak. Hasil kemenarikan memperoleh persentase 97,09% pada uji coba terbatas dan 98,02% pada uji coba lapangan dengan kategori sangat menarik. Nilai rata-rata pre-test sebesar 56,24 meningkat menjadi 81,57 pada post-test. Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 0,05 yang menunjukkan bahwa penggunaan LKPD mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan sehingga menunjukkan adanya keefektifan LKPD dalam pembelajaran. Hasil tersebut diperkuat oleh nilai N-Gain sebesar 0,62 dengan kategori sedang. Setelah dikonversi ke dalam bentuk persentase, diperoleh nilai sebesar 62% yang menunjukkan tingkat keefektifan termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan demikian, LKPD berbasis kearifan lokal Kota Tarakan dinyatakan sangat layak, sangat menarik, dan cukup efektif digunakan dalam pembelajaran IPA.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran Papan Pintar Pancasila yang layak dipakai dalam proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan ialah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari angket validasi ahli materi, ahli media, dan angket respon siswa dan praktisi untuk mengukur tingkat kelayakan dan kemenarikan media. Hasil validasi memperlihatkan persentase kelayakan oleh ahli materi sebesar 100%, ahli media 98%, dengan rata-rata 99% (kategori sangat layak), sedangkan uji coba lapangan pada hasil angket siswa mencapai persentase sebesar 97,82% dan pada hasil angket praktisi memperoleh persentase sebesar 90% (kategori sangat menarik). Temuan ini menunjukkan bahwa media Papan Pintar Pancasila pada materi nilai-nilai Pancasila dinyatakan layak dan menarik untuk digunakan sebagai alternatif media pembelajaran Pendidikan Pancasila disekolah dasar. Media pembelajaran ini bisa membantu guru untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, meningkatkan partisipasi siswa, dan mempermudah pemahaman siswa pada materi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Salah satu upaya dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas rendah adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media kotak pintar membaca yaitu kotak yang berisi kartu huruf, kartu suku kata, kartu kata yang dapat disusun menjadi kalimat dan gambar yang dapat membantu siswa memahami bacaan. Penelitian ini bertujuan mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II-A dengan menerapkan media kotak pintar membaca. Jenis penelitian yang digunakaan yaitu penelitian dan pengembangan atau research and development dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu kelas II-A SDN 029 Tarakan. Uji coba produk dilakukan melalui dua tahap, yaitu uji coba terbatas kepada 2 siswa dan uji coba lapangan kepada 6 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kotak pintar membaca yang dikembangkan memiliki kelayakan yang baik berdasarkan validasi dari ahli media, materi, dan bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 94% dan ahli materi 80% yang menunjukan bahwa media kotak pintar membaca sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Implementasi media dalam pembelajaran menunjukkan adanya keterampilan membaca permulaan siswa dengan persentase 100% yang menunjukkan kategori sangat baik pada uji coba terbatas dan hasil keterampilan membaca dengan persentase 83,3% yang menunjukkan kategori baik pada uji coba lapangan. Dengan demikian, media kotak pintar membaca dinyatakan layak dan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas II-A di sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada materi Sistem Pencernaan Manusia untuk kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and DevelopmentI (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis (analisis), Design (Perancangan), Pengembangan (Development), Penerapan (Implementation), dan Evaluation (Evaluasi) serta uji coba produk pada kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil Validasi menunjukkan tingkat kelayakan yang sangat layak, dengan skor dari ahli media sebesar 77%, ahli materi 94%, ahli bahasa 90%, dan guru praktisi 88%. Uji coba kelompok kecil dilakukan kepada 6 siswa, menghasilkan skor kepraktisan siswa sebesar 93% dan kelompok besar 89%, keduanya termasuk kategori sangat baik. Media ini dirancang untuk meningkatkan minat siswa terhadap materi pembelajaran melalui visualisasi yang interaktif sehingga siswa lebih tertarik, aktif, dan mudah memahami materi yang disampaikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kondisi yang ditemukan di SDN 008 Tarakan yaitu kegiatan pembelajaran literasi di kelas IV masih didominasi oleh penggunaan buku teks dan Lembar Kerja Siswa (LKS), serta kurangnya media pembelajaran yang menarik dan berbasis budaya lokal, sehingga berdampak pada rendahnya minat baca dan keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi. Selain itu, buku bacaan yang digunakan belum mengintegrasikan bahasa daerah sebagai bagian dari penguatan identitas budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar dwibahasa berbasis kearifan lokal Suku Tidung serta mengetahui kelayakan, manfaat, dan respon guru serta siswa terhadap media yang dikembangkan pada pembelajaran literasi siswa kelas IV-B di SDN 008 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar dwibahasa yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan, berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli bahasa Indonesia, dan ahli bahasa Tidung. Selain itu, hasil angket respon guru menunjukkan kategori sangat tertarik, serta hasil angket ketertarikan siswa menunjukkan kategori sangat tinggi, yang mengindikasikan bahwa media mampu meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa terhadap materi bacaan. Berdasarkan hasil uji coba dan implementasi, dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar dwibahasa berbasis kearifan lokal Suku Tidung layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran literasi di sekolah dasar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang kontekstual serta berkontribusi dalam pelestarian budaya dan bahasa daerah melalui kegiatan literasi di sekolah. Kata kunci: Buku Cerita Bergambar Dwibahasa, Kearifan Lokal, Literasi, Model ADDIE, Penelitian dan Pengembangan. The preliminary study result at SDN 008 Tarakan showed that literacy learning activities in grade IV were still dominated by the use of textbooks and Student Worksheets (LKS), as well as the lack of interesting and local culture-based learning media, resulting in low reading interest and student involvement in literacy activities. In addition, the reading books used had not been integrated with local languages as part of strengthening students' cultural identity. The purpose of this study was to develop a bilingual picture story book based on the local wisdom of the Tidung Tribe and to determine the feasibility, benefits, and responses of teachers and students to the media developed in literacy learning for grade IV-B students at SDN 008 Tarakan. This study employed the Research and Development method with the ADDIE model, which includes the Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate stages. The results of the study indicated that the bilingual picture story book developed was declared very suitable for use, based on the validation results of media experts, Indonesian language experts, and Tidung language experts. In addition, the results of the teacher response questionnaire showed a very good category, and the results of the student interest questionnaire showed a very high category, which indicated that the media was able to increase students' interest in reading and understanding of reading materials. Based on the results of the trial and implementation, it can be concluded that the bilingual picture storybook based on the local wisdom of the Tidung Tribe is feasible and practical to use as a literacy learning medium in elementary schools. This research is expected to be an alternative contextual learning medium and contribute to the preservation of regional culture and language through literacy activities in schools. Keywords: Bilingual Picture Story Books, Local Wisdom, Literacy, ADDIE Model, Research and Development
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fenomena bullying masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar, termasuk di SD Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Beberapa siswa belum memahami bahwa tindakan menyakiti teman atau mengejek nama orang tua termasuk bentuk bullying. Selain itu, belum tersedia media yang dapat digunakan sebagai sarana pencegahan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media komik anti bullying bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dihasilkan berupa media komik anti bullying berjudul “Jangan Diam Saja!”. Kelayakan media dinilai oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui uji respons guru dan siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik memperoleh nilai 87,5% dari ahli media, 90% dari ahli materi, dan 87,5% dari ahli bahasa dengan kategori “sangat layak”. Respons guru memperoleh persentase 97,9% dan respons siswa sebesar 86,5% dengan kategori “sangat praktis”. Media komik ini membantu siswa memahami bentuk-bentuk bullying serta mendorong mereka untuk tidak diam ketika mengalami atau melihat tindakan bullying. Dengan demikian, media komik anti bullying layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang bertujuan menghasilkan media pembelajaran berupa poster materi bangun datar untuk siswa kelas IV SD Negeri 006 Tarakan. Media tersebut divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan praktisi. Selain itu, penelitian dilakukan untuk mengetahui ketertarikan siswa terhadap penggunaan media poster. Prosedur penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil validasi menunjukkan bahwa ahli materi memberikan nilai kelayakan 80%, ahli media 96% dan praktisi 96%. Rata-rata nilai dari keseluruhan kelayakan adalah 90% yang menandakan bahwa media poster bangun datar sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran. Sementara hasil uji coba terbatas pada siswa memperoleh persentase sebesar 82% dan uji coba lapangan 83%, yang menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik menggunakan media poster bangun datar sebagai media pembelajaran di kelas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Big Book yang berbasis kontekstual sesuai kurikulum serta mengetahui kelayakan, respon siswa, dan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV Sekolah Dasar pada materi Perkembangan Alat Transportasi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media Big Book dinyatakan ”Sangat Layak” dengan persentase kelayakan ahli media sebesar 94%, ahli materi 83%, dan ahli bahasa 70%. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 016 Tarakan dengan uji coba terbatas pada 8 siswa dan uji coba lapangan pada 16 siswa. Respon siswa menunjukkan kategori ”Sangat Menarik” dengan persentase 93,75% pada uji coba terbatas dan 95,37% pada uji coba lapangan. Hasil tes keterampilan membaca pemahaman pada uji coba terbatas memperoleh persentase 62,5% dengan kategori ”Cukup Baik”, sedangkan pada uji coba lapangan meningkat menjadi 72,1% dengan kategori ”Cukup Baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book yang dikembangkan layak dan mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV Sekolah Dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbentuk handout berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara pada mata pelajaran IPAS untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Selain itu, penelitian ini juga ditujukan untuk mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan melalui hasil validasi dari ahli desain, ahli bahasa, dan ahli materi, serta menilai tingkat ketertarikan berdasarkan angket respon siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahapan, yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data meliputi observasi, wawancara, lembar validasi, angket respon siswa, serta dokumentasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa penilaian dari ahli desain sebesar 94%, dari ahli bahasa sebesar 85,7% kategori “sangat layak”, dan dari ahli materi sebesar 80% kategori “layak”. Uji coba terbatas memperoleh persentase 81,79%, sedangkan uji coba lapangan mencapai 82,79%, keduanya termasuk kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi dan respon siswa, pengembangan materi ajar berbentuk handout berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara dinyatakan sangat layak serta menarik untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran Ular Tangga yang layak dipakai dalam proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan ialah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek penelitian ialah siswa kelas III SDN 005 Tarakan. Instrumen penelitian terdiri dari angket validasi ahli media, ahli materi, dan praktisi, serta angket respons siswa untuk mengukur tingkat kemenarikan media. Hasil validasi memperlihatkan persentase kelayakan oleh ahli media sebesar 100%, ahli materi sebesar 92%, dan praktisi sebesar 98%, dengan rata-rata 96,66% (kategori sangat layak). Hasil uji coba terbatas memperoleh skor kemenarikan sebesar 99%, sedangkan uji coba lapangan memperoleh skor 93,93% (kategori menarik). Temuan ini memperlihatkan bahwa media pembelajaran Ular Tangga pada materi perkalian dinyatakan layak dan menarik untuk dipakai sebagai alternatif media pembelajaran matematika di sekolah dasar. Media ini bisa membantu guru menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, meningkatkan partisipasi siswa, dan mempermudah pemahaman konsep perkalian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan membaca pada kelas rendah adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah media Flash card yaitu kartu kecil yang berisi gambar/ teks yang mengingatkan siswa kepada suatu materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas II-A dengan menerapkan media Flash card suku kata. Jenis penelitian yang digunakaan yaitu penelitian dan pengembangan atau research and development dengan menggunakan model ADDIE. Subjek yang digunakan yaitu kelas II-A(kelas eksperimen) dan II-B (kelas kontrol) yang berjumlah masing- masing 28 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan penerapan media Flash card dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Flash card yang dikembangkan memiliki kelayakan yang baik berdasarkan validasi dari ahli media, materi, dan bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 97%, ahli bahasa 80%, dan ahli materi 80% yang menunjukan bahwa media Flash card sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. kepraktisan berdasarkan angket respon guru dan siswa. Hasil yang diperoleh dari angket respon guru sebesar 100% dan angket respon siswa sebesar 96% yang menunjukan bahwa media Flash card sangat praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Pada keefektifan diperoleh dalam uji mann whitney memperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,012 yang artinya media Flash card efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Dengan menggunakan media Flash card, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran, serta lebih mudah memahami materi suku kata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas II SD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran monopoli pada materi sistem pernapasan manusia di kelas V-B SDN 015 Tarakan, serta mengetahui kelayakan media dan kemenarikan siswa terhadap media monopoli tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penilaian kelayakan media pembelajaran monopoli tersebut terdiri dari validasi ahli media, validasi ahli materi, dan validasi ahli praktisi. Hasil validasi media pembelajaran monopoli yang diperoleh dari ahli media sebesar 78% yang dikategorikan layak, ahli materi sebesar 84% yang dikategorikan sangat layak, dan ahli praktisi sebesar 87% yang dikategorikan sangat layak. Hasil angket kemenarikan siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase 96% yang dikategorikan sangat menarik dan pada uji coba lapangan memperoleh persentase 99% yang dikategorikan sangat menarik. Dengan demikian, media pembelajaran monopoli layak dan menarik digunakan pada materi sistem pernapasan manusia di kelas V SDN 015 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran Puzzle yang layak digunakan dalam proses belajar mengajar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Media Puzzle dibuat dari bahan Plywood dan dilengkapi dengan Flashcard sebagai media pendamping. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi awal, wawancara awal, validasi ahli, angket kemenarikan siswa dan dokumentasi. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa media ini sangat layak dan menarik, dengan skor validasi dari ahli media sebesar 85%, ahli materi 80%, dan praktisi 100%. Penilaian siswa terhadap kemenarikan media juga tinggi, yaitu 95,83% pada uji coba terbatas dan 94,50% pada uji coba lapangan. Ini menunjukkan bahwa media pembelajaran Puzzle menarik minat digunakan siswa dalam pembelajaran. The purpose of this research is to design and develop learning media puzzles that are feasible for use in the teaching and learning process. The method employed is research and development, utilizing the ADDIE development model, which encompasses the following stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Puzzle media is made of plywood and equipped by flashcards as a complementary medium. The data were collected through observation, interviews, expert validation, student interest questionnaire, and documentation. The development results show that this media is very feasible and attractive, with validation scores from media experts of 85%, material experts 80%, and practitioners 100%. Student assessment of media attractiveness is high, namely 95.83% in the limited trial and 94.50% in the field trial. This shows that Puzzle learning media is interesting for students to use in learning
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan sebagai metodologi penelitian. Produk yang dihasilkan ialah media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) pada siswa kelas I A sekolah dasar, dimaksudkan guna mengembangkan produk media pembelajaran yang memudahkan siswa belajar pada materi penjumlahan matematika. Media pembelajaran divalidasi oleh ahli media, materi dan praktisi. Prosedur penelitian dengan model ADDIE dengan 5 langkah sistematis yakni Analyze, Design, Development, Implementation , dan Evaluate. Hasil validasi diperoleh dari ahli media 90%, materi 92%, dan praktisi 90%. Hasil validasi beberapa ahli tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil kemenarikan siswa pada uji coba terbatas 88% dengan dan lapangan 98%. Secara keseluruhan, berdasarkan hasil angket kemenarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa media pembelajaran Sipitung (Aksi Pintar Berhitung) pada materi penjumlahan di kelas I A SDN 015 Kampung Enam sangat menarik bagi siswa.