ThesisOpen AccessMetadata saja
•
UMKM di anggap sebagai sektor usaha yang tidak rentan terhadap berbagai perubahan eksternal yang terjadi di pasar perekonomian. Sebagai sektor yang di anggap mampu bertahan meskipun dalam kondisi krisis, UMKM dapat menunjang pembangunan ekonomi yang bersifat jangka panjang, stabil, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan kualitas manajemen keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM Mebel di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 108 UMKM Mebel di Kota Tarakan. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan memperhatikan nilai koefisien regresi, uji parsial, uji pengaruh simultan, dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil penelitian Pertama, Literasi Keuangan berpengaruh negative terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel. Kedua, Kualitas Manajemen Keuangan berpengaruh positif terhadap Kinerja Keuangan UMKM Mebel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, gaya hidup, dan locus of control terhadap perilaku pengelolaan keuangan (studi kasus pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan angkatan 2023). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penarikan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 180 responden dari jumlah populasi 330 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Manajemen, Ekonomi Pembangunan, dan Akuntansi. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Gaya hidup juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sebaliknya, locus of control tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Secara simultan, literasi keuangan, gaya hidup, dan locus of control berpengaruh signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Literasi sains merupakan kemampuan peserta didik dalam memahami konsep sains, menggunakan pengetahuan ilmiah, serta mengambil keputusan berdasarkan bukti ilmiah untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Karena pentingnya literasi sains maka diperlukan penelitian untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains peserta didik kelas VIII SMP/MTs di Pulau Sebatik. Pada penelitian ini kemampuan literasi sains siswa diukur pada dimensi kompetensi sains. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Terdapat 480 peserta didik kelas VIII yang berasal dari enam SMP/MTs di Pulau Sebatik yang dipilih secara random. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen literasi yang memiliki 25 butir soal. Soal ini mengacu pada kerangka Programme for International Student Assesment (PISA) dan meliputi tiga indikator kompetensi sains, yaitu menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, serta menafsirkan data dan bukti secara ilmia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata peserta didik hanya mampu menjawab kurang dari 50% jumlah soal literasi sains yang diberikan. Ditinjau dari indikator kompetensi sains, kemampuan siswa dalam menjelaskan fenomena secara ilmiah menunjukkan capaian yang lebih baik dibandingkan dengan kemampuan mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah serta menafsirkan data dan bukti ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains peserta didik masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang kontekstual, berbasis penyelidikan, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan ilmiah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga dengan perilaku keuangan sebagai variabel mediasi pada masyarakat Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat. Pengelolaan keuangan rumah tangga merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga, namun masih menghadapi berbagai permasalahan akibat rendahnya literasi dan perilaku keuangan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah masyarakat Kecamatan Tarakan Timur dan Tarakan Barat yang telah berumah tangga. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga serta terhadap perilaku keuangan. Perilaku keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga serta mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan rumah tangga. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan dapat membentuk perilaku keuangan yang lebih baik sehingga meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan rumah tangga. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, dan masyarakat dalam meningkatkan edukasi keuangan untuk mendukung pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih efektif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan hukum terkait tindak pidana penipuan dengan manipulasi menggunakan telepon seluler serta bentuk pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku. Fokus utama penelitian ini menempatkan gawai mobile device sebagai alat utama instrumentum delicti yang digunakan pelaku dalam melakukan tindak pidana penipuan karena sifatnya yang mudah digunakan, bersifat personal, dan dapat menjangkau korban secara cepat. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan melalui data wawancara di Polres serta studi kasus putusan pengadilan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana penipuan dengan manipulasi melalui telepon seluler dapat dikaitkan dengan ketentuan hukum pidana dalam KUHP serta Pasal 28 ayat (1) jo. Pasal 45A ayat (1) UU ITE mengenai penyebaran berita bohong dan menyesatkan yang menimbulkan kerugian dalam transaksi elektronik. Penelitian ini juga menemukan adanya perbedaan konsep antara manipulasi, penipuan, sugesti, dan hipnotis. Manipulasi dalam tindak pidana ini dilakukan melalui teknik memengaruhi korban dengan memanfaatkan komunikasi, emosi, serta kepercayaan korban agar mengikuti arahan pelaku.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku dapat diterapkan apabila terpenuhi unsur kesengajaan, tipu muslihat, rangkaian kebohongan, serta adanya kerugian yang dialami korban. Adapun kendala dalam penegakan hukum meliputi penggunaan identitas palsu, keterbatasan pembuktian elektronik, serta kesulitan pelacakan pelaku. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital dan kesadaran hukum masyarakat, serta penguatan kemampuan aparat penegak hukum dalam menangani tindak pidana penipuan berbasis teknologi. Kata Kunci: Penipuan, Manipulasi, Gawai, UU ITE, Literasi Digital.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan terhadap literasi data infografis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian survei. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner online (Google Form) yang terdiri dari 22 butir pernyataan yang mencakup tiga indikator utama, yaitu pelaku, target, dan situasi. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Biologi UBT, dengan melibatkan sebanyak 161 responden sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap literasi data infografis secara keseluruhan berada pada kategori tinggi. Indikator target yang mengkaji kategori visual infografis memperoleh capaian rata-rata tertinggi dengan 82,61%, kategori desain visual mencatat persentase tertinggi sebesar 80%. Indikator situasi yang berkaitan dengan faktor kontekstual dengan persentase 80,12% yang menunjukkan bahwa relevansi tugas akademik menjadi pendorong utama keterlibatan mahasiswa. Indikator pelaku yang mencerminkan karakteristik internal mahasiswa mencapai persentase 80,12%. Meskipun kategori kepercayaan diri dan pengetahuan dalam indikator pelaku memperoleh skor terendah yaitu 72,02% yang mengindikasikan adanya tantangan dalam mengidentifikasi distorsi data visual. Persepsi mahasiswa Pendidikan Biologi terhadap literasi data infografis secara keseluruhan masuk dalam kategori sangat tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi mahasiswa Pendidikan Biologi terhadap literasi data infografis sangat baik, karena penggunaan infografis dalam perkuliahan membuat mahasiswa memahami materi lebih baik, antusias dalam membaca dan menggunakan data infografis, serta mengasah keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam membaca dan mengolah data.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peneliti ini bertujuan mendeskripsikan persepsi siswa terhadap item test literasi matematika yang ditinjau melalui dari delapan indikator utama, yaitu pengetahuan, pandangan, pengalaman, perasaan, emosi, motivasi, sikap dan aktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara setelah murid menyelesaikan item test literasi matematika. Subjek penelitian ini yaitu murid kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan yang telah mengikuti AKM dan rekomendasi dari guru. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur setelah murid menyelesaikan item test literasi matematika. Analisis data dilakukan melalui tahap membaca keseluruhan data, pengkodean, pengelompokkan tema, penyusunan deskripsi, serta interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi murid terhadap item test literasi matematika terbentuk melalui keterkaitan aspek kognitif, afektif, dan konatif. Pada aspek kognitif, murid memanfaatkan pengetahuan,pandangan dan pengalaman sebelumnya dalam memahami serta menyelesaikan soal. Pada aspek afektif, murid menunjukkan berbagai perasaan dan emosi, seperti tertarik, tertantang, bingung, hingga puas setelah menyelesaikan soal. Pada aspek konatif, murid memperlihatkan motivasi, sikap, dan aktivitas yang mendorong mereka untuk tetap berusaha menyelesaikan soal meskipun mengalami kesulitan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses penyelesaian item test literasi matematika tidak hanya melibatkan kemampuan berpikir, tetapi juga dipengaruhi oleh pengalaman belajar, kondisi emosional, dan kecenderungan perilaku murid. Dengan demikian, persepsi murid terhadap item test literasi matematika merupakan proses yang kompleks dan saling terintegrasi dalam membentuk pemahaman serta strategi penyelesaian masalah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Big Book berbasis literasi budaya lokal serta mengetahui kelayakan dan keefektifannya dalam meningkatkan minat baca siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik serta berbasis budaya lokal dalam pembelajaran muatan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book berbasis literasi budaya lokal memperoleh kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 90%, dan ahli bahasa sebesar 98%, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 92,67%. Hasil uji coba terbatas memperoleh respon siswa sebesar 83,1% dan uji coba lapangan sebesar 81,61%, yang keduanya termasuk kategori sangat menarik. Selain itu, hasil analisis keefektifan menggunakan N-Gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,70 yang termasuk kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media Big Book berbasis literasi budaya lokal efektif dalam meningkatkan minat baca siswa serta mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, aktif, dan bermakna melalui pengenalan budaya lokal Suku Tidung. Kata Kunci: Big Book, literasi budaya lokal, minat baca, media pembelajaran, budaya Tidung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketimpangan pemanfaatan media sosial oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor agribisnis di Kecamatan Tanjung Selor, Kalimantan Utara, yang lebih dominan menggunakan sosial media WhatsApp namun belum mengoptimalkan platform sosial media berbasis algoritma seperti Instagram dan TikTok. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran media sosial dalam meningkatkan penjualan UMKM agribisnis serta menganalisis kendala dalam pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis tematik dengan bantuan aplikasi NVivo 12 Pro, melibatkan 10 informan kunci yang dipilih secara purposive sampling untuk mewakili sub-sistem agribisnis (hulu, on-farm, dan hilir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan nyata melalui empat fungsi, yaitu sarana promosi, pembentuk dan penguatan merek, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan penjualan, dengan WhatsApp sebagai platform yang paling banyak digunakan. Seluruh informan mencatatkan kenaikan penjualan melalui empat mekanisme transformasi digital, yaitu eliminasi perantara, perluasan geografis ke transaksi nyata, efisiensi biaya pemasaran, dan konversi stok menjadi arus kas. Keempat mekanisme tersebut melalui uji Cluster Analysis membentuk tiga kluster pola transformasi strategi: digitalisasi supply chain, ekspansi pasar dan basis pelanggan, serta inovasi model bisnis. Namun, efektivitas pemanfaatan media sosial masih terhambat oleh empat kategori kendala yang saling berkaitan dengan pemilihan jenis media sosial sebagai kendala paling dominan, diikuti literasi digital, serta modal/SDM dan infrastruktur jaringan yang sama-sama belum optimal. Dengan demikian, media sosial berperan sebagai katalisator pertumbuhan UMKM agribisnis yang efektivitasnya bergantung pada kesiapan digital pelaku usaha. Penelitian ini menyarankan agar pelaku UMKM mengoptimalkan platform di luar WhatsApp serta meningkatkan kemampuan dalam mengelola konten. Pemerintah disarankan mempercepat pemerataan infrastruktur dan pelatihan literasi digital, sementara peneliti selanjutnya memperluas cakupan informan dengan data keuangan yang lebih terverifikasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital secara efektif, aman, etis, dan bertanggung jawab dalam kegiatan akademik. Mahasiswa Pendidikan Biologi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan perlu memiliki literasi digital yang memadai agar bisa bersaing di era digital. Literasi digital mencakup kemampuan menggunakan teknologi, memahami informasi digital, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil literasi digital mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan dengan cakupan populasi yang lebih luas, mencakup mahasiswa dari angkatan 2020 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 164 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket berdasarkan empat aspek literasi digital, yaitu digital skill, digital safety, digital ethics, dan digital culture. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, profil literasi digital mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan memperoleh Indeks Literasi Digital (IDL) sebesar 2,41 yang termasuk dalam kategori sedang. Berdasarkan angkatan, nilai IDL tertinggi diperoleh angkatan 2022 sebesar 3,03 dengan kategori tinggi. Sedangkan angkatan lainnya berada pada kategori sedang, yaitu pada angkatan 2020 dengan IDL 2,30, angkatan 2021 2,24, angkatan 2023 2,26 dan angkatan 2024 2,06. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat perbedaan tingkat literasi digital mahasiswa antar angkatan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan telah memiliki kemampuan literasi digital yang cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan kompetensi digital secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan e-wallet dan cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 240 mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan aplikasi WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sedangkan penggunaan cashback tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Selain itu, literasi keuangan mampu memoderasi dengan arah positif pengaruh penggunaan e-wallet terhadap perilaku konsumtif, namun tidak mampu memoderasi pengaruh cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Secara teoritis, temuan ini mendukung perspektif prospect theory dan theory of planned behavior dalam menjelaskan perilaku konsumtif mahasiswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun dengan gaya hidup konsumtif sebagai variabel mediasi pada Pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan di Kota Tarakan. Perencanaan dana pensiun merupakan aspek penting dalam menjamin kesejahteraan individu setelah memasuki masa purna tugas. Namun, kesiapan finansial pada masa pensiun sering kali dipengaruhi oleh tingkat pemahaman keuangan, orientasi individu terhadap masa depan, serta pola perilaku konsumsi yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi hubungan antara faktor kognitif, psikologis, dan perilaku konsumsi dalam mempengaruhi kesiapan perencanaan dana pensiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai OPD Kecamatan di Kota Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 220 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert empat tingkat. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang meliputi pengujian outer model, inner model, serta pengujian hipotesis melalui teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan orientasi masa depan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Literasi keuangan dan orientasi masa depan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap gaya hidup konsumtif. Selanjutnya, gaya hidup konsumtif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif memediasi secara signifikan hubungan antara literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun dengan gaya hidup konsumtif sebagai variabel mediasi pada Pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kecamatan di Kota Tarakan. Perencanaan dana pensiun merupakan aspek penting dalam menjamin kesejahteraan individu setelah memasuki masa purna tugas. Namun, kesiapan finansial pada masa pensiun sering kali dipengaruhi oleh tingkat pemahaman keuangan, orientasi individu terhadap masa depan, serta pola perilaku konsumsi yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengidentifikasi hubungan antara faktor kognitif, psikologis, dan perilaku konsumsi dalam mempengaruhi kesiapan perencanaan dana pensiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai OPD Kecamatan di Kota Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 220 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert empat tingkat. Analisis data menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yang meliputi pengujian outer model, inner model, serta pengujian hipotesis melalui teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan orientasi masa depan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Literasi keuangan dan orientasi masa depan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap gaya hidup konsumtif. Selanjutnya, gaya hidup konsumtif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perencanaan dana pensiun. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa gaya hidup konsumtif memediasi secara signifikan hubungan antara literasi keuangan dan orientasi masa depan terhadap perencanaan dana pensiun.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan dan lingkungan sosial terhadap perilaku keuangan dengan disiplin ilmu sebagai variabel moderasi studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Teknik Angkatan 2022, Universitas Borneo Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan metode Proportion Stratified Sampling dengan jumlah responden sebanyak 210 responden. Teknik analisis data penelitian menggunakan aplikasi WrapPLS versi 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku keuangan sedangkan lingkungan sosial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap perilaku keuangan. Pengujian moderasi yang dilakukan melalui metode multi group analysis mengindikasikan bahwa disiplin ilmu tidak memiliki peran dalam memperkuat ataupun memperlemah pengaruh literasi keuangan dan lingkungan sosial terhadap perilaku keuangan. Implikasi teoretis dari hasil penelitian menunjukkan kesesuaian dengan Theory of Planned Behavior dalam menjelaskan determinan perilaku keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terhadap minat baca siswa kelas IX-6 di SMPN 3 Kota Tarakan. Minat baca merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan belajar, namun masih tergolong rendah di kalangan siswa. Oleh karena itu, program Gerakan Literasi Sekolah dikembangkan sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca di lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMPN 3 Kota Tarakan, dengan sampel sebanyak 30 siswa kelas IX-6 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket untuk mengukur pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah dan tingkat minat baca siswa, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data meliputi uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah terhadap minat baca siswa kelas IX-6 di SMPN 3 Kota Tarakan. Semakin baik pelaksanaan GLS, semakin tinggi minat baca siswa. Dengan demikian, Gerakan Literasi Sekolah terbukti efektif dalam menumbuhkan budaya membaca dan dapat dijadikan sebagai strategi dalam meningkatkan minat baca siswa di sekolah. Kata kunci: Gerakan Literasi Sekolah, Minat Baca, Siswa SMP, Literasi. THE EFFECT OF THE SCHOOL LITERACY MOVEMENT ON THE READING INTEREST OF STUDENTS IN CLASS IX-6 AT SMPN 3 KOTA TARAKAN Abstract This study aims to detennine the effect of the School Literacy Movement (GLS) on students' reading interest in class JX-6 at SMPN 3 Tarakao City. Reading interest is an important factor in supporting learning success, yet it remains relatively low among students. Therefore, the School Literacy Movement program was developed as an effort to foster a culture of reading in the educational environment. This study used a quantitative (post facto design). The research population comprised all ninth-grade students at SMPN 3 Tarakan City, and a sample of 30 was selected through purposive sampling. Data collection was conducted using questionnaires to measure the implementation ofthe School Literacy Movement and students' reading interest levels, along with documentation as supporting data. Data analysis included prerequisite tests and hypothesis testing using statistical techniques. The results showed a positive and significant effect of implementing the School Literacy Movement on the reading interest ofninth-grade students at SMPN 3 Tarakan City. The better the implementation of the SLM, the higher the students' reading interest. Thus, the School Literacy Movement has been proven to be effective in fostering a reading culture and can be used as a strategy to increase students' reading interest in schools. Keywords: School Literacy Movement, Reading Interest, Junior High School, Students, Literacy
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA KELAS XII TEKNIK SMA NEGERI 2 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan literais matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang diterapkan yaitu pre-eksperimental dengan model One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini melibatkan satu kelompok yang diberikan pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah perlakuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII Teknik SMA Negeri 2 Tarakan yang berjumlah 30 siswa, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan literasi matematis yang terdiri atas empat soal. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-test dan perhitungan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan literasi matematis siswa mengalami peningkatan setelah penerapan PBL, yaitu dari nilai rata-rata pretest sebesar 45,93 menjadi nilai rata-rata posttest sebesar 55,48. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan bahwa nilai t_hitung =4,918>t_tabel=1,699 sehingga penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik dibandingkan sebelum penerapan model pembelajaran PBL. Akan tetapi, berdasarkan nilai rata-rata N-gain sebesar 18,8% yang berada pada kategori tidak efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dalam penelitian ini belum efektif secara keseluruhan dalam meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa, meskipun secara statistik menunjukkan terdapat peningkatan. Kata kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Literasi Matematis, Efektivitas Pembelajaran
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kondisi yang ditemukan di SDN 008 Tarakan yaitu kegiatan pembelajaran literasi di kelas IV masih didominasi oleh penggunaan buku teks dan Lembar Kerja Siswa (LKS), serta kurangnya media pembelajaran yang menarik dan berbasis budaya lokal, sehingga berdampak pada rendahnya minat baca dan keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi. Selain itu, buku bacaan yang digunakan belum mengintegrasikan bahasa daerah sebagai bagian dari penguatan identitas budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar dwibahasa berbasis kearifan lokal Suku Tidung serta mengetahui kelayakan, manfaat, dan respon guru serta siswa terhadap media yang dikembangkan pada pembelajaran literasi siswa kelas IV-B di SDN 008 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar dwibahasa yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan, berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli bahasa Indonesia, dan ahli bahasa Tidung. Selain itu, hasil angket respon guru menunjukkan kategori sangat tertarik, serta hasil angket ketertarikan siswa menunjukkan kategori sangat tinggi, yang mengindikasikan bahwa media mampu meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa terhadap materi bacaan. Berdasarkan hasil uji coba dan implementasi, dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar dwibahasa berbasis kearifan lokal Suku Tidung layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran literasi di sekolah dasar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang kontekstual serta berkontribusi dalam pelestarian budaya dan bahasa daerah melalui kegiatan literasi di sekolah. Kata kunci: Buku Cerita Bergambar Dwibahasa, Kearifan Lokal, Literasi, Model ADDIE, Penelitian dan Pengembangan. The preliminary study result at SDN 008 Tarakan showed that literacy learning activities in grade IV were still dominated by the use of textbooks and Student Worksheets (LKS), as well as the lack of interesting and local culture-based learning media, resulting in low reading interest and student involvement in literacy activities. In addition, the reading books used had not been integrated with local languages as part of strengthening students' cultural identity. The purpose of this study was to develop a bilingual picture story book based on the local wisdom of the Tidung Tribe and to determine the feasibility, benefits, and responses of teachers and students to the media developed in literacy learning for grade IV-B students at SDN 008 Tarakan. This study employed the Research and Development method with the ADDIE model, which includes the Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate stages. The results of the study indicated that the bilingual picture story book developed was declared very suitable for use, based on the validation results of media experts, Indonesian language experts, and Tidung language experts. In addition, the results of the teacher response questionnaire showed a very good category, and the results of the student interest questionnaire showed a very high category, which indicated that the media was able to increase students' interest in reading and understanding of reading materials. Based on the results of the trial and implementation, it can be concluded that the bilingual picture storybook based on the local wisdom of the Tidung Tribe is feasible and practical to use as a literacy learning medium in elementary schools. This research is expected to be an alternative contextual learning medium and contribute to the preservation of regional culture and language through literacy activities in schools. Keywords: Bilingual Picture Story Books, Local Wisdom, Literacy, ADDIE Model, Research and Development
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana literasi keuangan dan financial technology memengaruhi kinerja UMKM, dengan inklusi keuangan ditempatkan sebagai variabel mediasi pada UMKM di Kota Tarakan. Fokus penelitian ini muncul dari fenomena pertumbuhan UMKM yang sangat cepat di Kota Tarakan, namun tidak dibarengi peningkatan kinerja yang seimbang, terutama dalam aspek pengelolaan keuangan serta pemanfaatan layanan keuangan berbasis teknologi. Rendahnya tingkat literasi keuangan, tingkat adopsi financial technology yang masih terbatas, serta inklusi keuangan yang belum maksimal menjadi faktor yang menghambat daya saing dan performa UMKM. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diberikan kepada 160 pelaku UMKM kuliner menggunakan metode purposive sampling. Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) digunakan dalam analisis untuk mengevaluasi korelasi langsung dan tidak langsung antara komponen penelitian. Hasil temuan mengindikasikan bahwa literasi keuangan dan financial technology memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM. Kedua variabel tersebut juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan, dan inklusi keuangan pada gilirannya juga mendorong peningkatan kinerja UMKM secara signifikan. Selain itu, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa inklusi keuangan berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara teknologi keuangan dan kinerja UMKM, serta antara literasi keuangan dan kinerja UMKM. Selain itu, hasil uji mediasi menunjukkan bahwa inklusi keuangan berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara teknologi keuangan dan kinerja UMKM, serta antara literasi keuangan dan kinerja UMKM. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa kinerja UMKM tidak semata-mata dipengaruhi oleh kemampuan mengelola keuangan dan penggunaan teknologi keuangan secara langsung, namun juga melalui akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal yang lebih luas. Oleh sebab itu, perlu adanya kerja sama yang sinergis antara UMKM, pemerintah, dan penyedia layanan keuangan dalam rangka meningkatkan literasi keuangan, memperluas adopsi financial technology, sekaligus memperkuat inklusi keuangan di Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, preferensi risiko dan pengetahuan investasi terhadap minat investasi Pada Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UBT. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan manajemen Fakultas Ekonomi UBT. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan sampel berjumlah 170. Data diperoleh dengan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda menggunakan Statistical Package for the Social Sciencens IBM versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Preferensi risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Pengetahuan Investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat Investasi. Literasi keuangan preferensi risiko dan pengetahuan investasi berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap minat investasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada penelitian ini, tujuan yang ditetapakan adalah untuk meninjau peranan literasi keuangan, kemudahan akses, dan fitur keamanan mobile banking dalam meningkatkan pengelolaan keuangan mahasiswa. Pada riset penelitian ini, subjek yang digunakan yaitu mahasiswa aktif Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan angkatan 2020–2024. Metode purposive sampling diterapkan sebagai teknik pengambilan sampel dengan jumlah responden sebanyak 217. Data dihasilkan dengan instrumen kuesioner yang kemudian data diolah dengan menggunakan regresi linier berganda menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Penelitian ini menginterpretasikan hasil bahwa literasi mengenai keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan, Kemudahan akses serta fitur keamanan mobile banking juga terbukti memberikan pengaruh secara signifikan terhadap sikap pengelolaan keuangan. Implikasi teoritis dalam penelitian ini mendukung penerapan Theory of Planned Behavior dan Technology Acceptance Model, dalam menjelaskan sebab-sebab yang mempengaruhi pengelolaan keuangan melalui layanan digital.