Analisis Penerapan Gerakan Literasi Sekolah dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa (Studi Kasus SDN Utama 1 Tarakan)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas terkait penerapan gerakan literasi sekolah dan upaya menumbuhkan minat baca pada siswa kelas IV. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN Utama 1 Tarakan. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer terdiri dari seluruh siswa kelas IV dan wali kelas IV sedangkan sumber sekunder mencakup kepala sekolah dan petugas perpustakaan sekolah. Instrumen penelitian berupa peneliti sendiri berperan sebagai alat pengumpulan data utama pada subjek penelitian disebabkan peneliti yang melihat, menilai, dan merasakan yang terjadi pada subjek penelitian dan terjun langsung ke lokasi penelitian Adapun instrumen pendukung dalam penelitian ini yaitu lembar wawancara, lembar observasi serta studi dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan triangulasi teknik. Triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data dengan dilakukannya pengecekan data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gerakan literasi sekolah pada tahapan-tahapannya di SDN Utama 1 Tarakan, terutama pada kelas IV telah diterapkan cukup baik oleh sekolah. Bahkan terdapat pula upaya sekolah dalam menumbuhkan minat baca siswa, tidak terkecuali pada kelas IV. Dalam tahap penerapan gerakan literasi sekolah terdapat tahap pembiasaan yang kegiatannya meliputi mengumpulkan buku cerita, 15 menit membaca sebelum KBM, pojok baca, serta pengelolaan pojok baca. Kemudian terdapat tahap pengembangan yang kegiatannya mencakup mengundang guru ahli, kolaborasi dengan perpustakaan sekolah, aktifitas literasi siswa, serta kolaborasi dengan perpustakaan daerah. Sementara pada tahap pembelajaran terdapat kegiatan membacakan buku cerita. Kemudian pada upaya dalam menumbuhkan minat baca siswa, terdapat beberapa kegiatan yang meliputi rak khusus buku cerita, kartu perpustakaan, kunjungan ke perpustakaan sekolah, akomodasi jenis buku, pendampingan literasi siswa, serta kunjungan ke perpustakaan daerah.