Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: afektif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Persepsi Siswa SMA Terhadap Mata Pelajaran Biologi Di Sekolah Berbasis Pesantren

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sekolah berbasis pesantren merupakan lembaga pendidikan yang memadukan kurikulum nasional dengan pendidikan keagamaan, sehingga berpotensi membentuk persepsi siswa yang khas terhadap mata pelajaran Biologi. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi siswa SMA terhadap mata pelajaran Biologi di sekolah berbasis pesantren, dikaji berdasarkan aspek kognitif dan afektif dengan merujuk pada konsep persepsi sebagai proses individu dalam menerima, memahami, dan memaknai suatu objek berdasarkan pengalaman belajarnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek dua puluh siswa kelas XI dan XII MIA SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang ditentukan melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik model Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kognitif siswa memahami Biologi sebagai ilmu kehidupan yang bermanfaat dan penting bagi masa depan, meskipun sebagian mengalami kesulitan pada materi abstrak seperti sel, enzim, dan metabolisme. Secara afektif, siswa menunjukkan respons yang cenderung positif namun bervariasi, disertai preferensi terhadap praktikum dan media visual. Persepsi terhadap integrasi Biologi dengan nilai keislaman juga beragam. Dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap Biologi di sekolah berbasis pesantren bersifat multidimensi, dipengaruhi oleh pengalaman belajar serta konteks keagamaan lingkungan pesantren.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI MURID SMPN 1 TARAKAN TERHADAP ITEM TEST LITERASI MATEMATIKA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peneliti ini bertujuan mendeskripsikan persepsi siswa terhadap item test literasi matematika yang ditinjau melalui dari delapan indikator utama, yaitu pengetahuan, pandangan, pengalaman, perasaan, emosi, motivasi, sikap dan aktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara setelah murid menyelesaikan item test literasi matematika. Subjek penelitian ini yaitu murid kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan yang telah mengikuti AKM dan rekomendasi dari guru. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur setelah murid menyelesaikan item test literasi matematika. Analisis data dilakukan melalui tahap membaca keseluruhan data, pengkodean, pengelompokkan tema, penyusunan deskripsi, serta interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi murid terhadap item test literasi matematika terbentuk melalui keterkaitan aspek kognitif, afektif, dan konatif. Pada aspek kognitif, murid memanfaatkan pengetahuan,pandangan dan pengalaman sebelumnya dalam memahami serta menyelesaikan soal. Pada aspek afektif, murid menunjukkan berbagai perasaan dan emosi, seperti tertarik, tertantang, bingung, hingga puas setelah menyelesaikan soal. Pada aspek konatif, murid memperlihatkan motivasi, sikap, dan aktivitas yang mendorong mereka untuk tetap berusaha menyelesaikan soal meskipun mengalami kesulitan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses penyelesaian item test literasi matematika tidak hanya melibatkan kemampuan berpikir, tetapi juga dipengaruhi oleh pengalaman belajar, kondisi emosional, dan kecenderungan perilaku murid. Dengan demikian, persepsi murid terhadap item test literasi matematika merupakan proses yang kompleks dan saling terintegrasi dalam membentuk pemahaman serta strategi penyelesaian masalah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF EIGHTH GRADERS’ READING SKILL PROBLEMS AT MTS NEGERI TARAKAN THROUGH BROWN’S THEORY

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS OF EIGHTH GRADERS' READING SKILL PROBLEMS AT MTS NEGERI TARAKAN THROUGH BROWN'S THEOR Y Abstract This study aims to analyze the reading skill challenges faced by eighth-grade students at MTs Negeri Tarakan using Brown's theory. This study focused on identifying the specific problems students encountered in reading English texts based on Brown's theory and analyzing the factors that contributed to these difficulties. This study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques consisting of documentation, observation, and semi-structured interviews. The research subjects consisted of six eighth-grade students from Class VIII-D, selected through a purposive sampling technique based on various levels of reading proficiency, and an English teacher. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which consisted of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with source triangulation to ensure data validity. The research findings revealed that the reading difficulties experienced by students stem from limited vocabulary, poor understanding of sentence structure, and problems with fluency and pronunciation. In addition, psychological factors such as anxiety, low motivation, and a lack of self-confidence also play a major role in exacerbating students' reading difficulties. This study further indicates that anxiety about using a foreign language significantly affects reading comprehension, leading students to avoid active reading activities. Therefore, it can be concluded that students' reading difficulties are not only cognitive and linguistic in nature but are also heavily influenced by affective factors that create an "emotional filter" in the English language learning process.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS 5 SD DITINJAU DARI ASPEK KOGNITIF, AFEKTIF, DAN FISIOLOGIS

2026•

Kecemasan matematika merupakan fenomena psikologis yang cukup umum dijumpai pada siswa sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap proses serta hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecemasan matematika siswa kelas V SD ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan fisiologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas V-A SDN 024 Tarakan yang berjumlah 27 siswa. Pemilihan subjek dilakukan melalui teknik purposive sampling, dan selanjutnya dipilih tiga orang siswa sebagai subjek utama yang mewakili masing-masing kategori kecemasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket kecemasan matematika yang terdiri dari 28 butir pernyataan dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 27 siswa, sebanyak 5 siswa berada pada kategori kecemasan rendah, 21 siswa berada pada kategori kecemasan sedang, dan 1 siswa berada pada kategori kecemasan tinggi. Ditinjau dari aspek kognitif, siswa dengan kecemasan sedang dan tinggi menunjukkan adanya keraguan terhadap kemampuan diri, kesulitan berkonsentrasi, dan rasa takut gagal. Pada aspek afektif, gejala gugup, gelisah, dan kurang senang terhadap matematika muncul terutama ketika siswa menghadapi situasi evaluasi atau materi yang sulit. Pada aspek fisiologis, gejala seperti keringat dingin, jantung berdebar, sakit kepala, dan rasa mual lebih dominan pada siswa dengan kecemasan tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecemasan matematika pada siswa kelas V SDN 024 Tarakan didominasi pada kategori sedang dan memerlukan perhatian serius dari guru melalui penciptaan suasana belajar yang suportif dan tidak mengancam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENGUNGKAPKAN KESULITAN SISWA VOKASIONAL DALAM BERBICARA BAHASA INGGRIS: STUDI KASUS DEPARTEMEN PERHOTELAN DI SMK NEGERI 1 TARAKAN

2025•

Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik ini mengkaji kesulitan berbicara bahasa Inggris serta faktor penyebabnya pada siswa kelas XI Jurusan Perhotelan SMK Negeri 1 Tarakan (Agustus 2025). Berlandaskan ESP dan Kurikulum Merdeka, data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara semi terstruktur pada enam peserta yang dipilih secara purposive mewakili tingkat kemahiran rendah, sedang, dan tinggi. Analisis data menggunakan model interaktif (reduksi, penyajian, verifikasi, dan penarikan kesimpulan). Hasil menunjukkan enam kesulitan utama: keterbatasan kosakata terutama kosakata spesifik industri, takut salah dan rasa malu, kurang percaya diri, motivasi rendah, ketergantungan pada bahasa ibu, serta masalah tata bahasa yang berulang. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh interaksi faktor internal (minat, kemampuan kognitif, kepercayaan diri) dan eksternal (dukungan keluarga, teman sebaya, praktik pengajaran dan ketersediaan sumber daya guru). Studi ini menegaskan bahwa hambatan afektif kerap menekan kompetensi pada tahap performa dan bahwa tuntutan leksikal konteks perhotelan memperkuat kebutuhan pembelajaran ESP. Implikasi pedagogis mencakup perancangan tugas yang membangun kepercayaan diri, latihan intensif leksis perhotelan, pengurangan ketergantungan L1 melalui penyanggaan terstruktur, serta tata bahasa komunikatif dalam skenario layanan autentik. Diperlukan penguatan keterhubungan sekolah industri dan sumber belajar untuk menumbuhkan kompetensi lisan yang siap kerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PROBLEMATIKA PENILAIAN AFEKTIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 7 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penilaian Ranah afektif merupakan penilaian sikap atas segala hal yang dilakukan selama proses sosial dan interaksi sosial dalam pembelajaran, Penilaian afektif merupakan evaluasi yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Penilaian afektif mencakup karakteristik perilaku seperti perasaan, minat, sikap, perasaan dan nilai. Indikator dalam penelitian yaitu Receiving atau perhatian, Responding atau tanggapan, Valuing atau penilaian, Organisasi dan Karakteristik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara guru melakukan penilaian pada ranah afektif dan untuk mengetahui problematika dalam penilaian afektif yang telah dilakukan oleh guru di SMP Negeri 7 tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun informan utama dalam penelitian ini adalah seorang guru IPA. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi dan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah cara guru melakukan penilaian dengan cara yang berbeda yaitu mengamati peserta didik pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan format yang sudah disediakan, yaitu berupa lembar pengamatan yang mereka sebut dengan istilah jurnal. Problematika yang sering terjadi pada saat pelaksanaan penilaian afektif salah satunya membuat kisi-kisi pada saat akan melaksankaan penilaian. Guru tidak membuat kisi-kisi penilaian afektif terlebih dahulu sebelum melakukan penilaian afektif, akibatnya indikator yang akan dinilai menjadi tidak jelas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAPKEPUASAN KERJA YANG DIMEDIASI KOMITMEN AFEKTIF (Studi Pada Guru Sekolah Menengah Pertama di Kota Tarakan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengaruh Kepemimpinan Transformasional Pada Komitmen afektif dan kepuasan kerja serta Pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja yang dimediasi oleh komitmen afektif. Penelitian ini dilakukan dalam waktu satu bulan, penelitian dilakukan dengan penyebaran kuisioner yang kemudian di analisis menggunakan analisis regresi berganda, Dimana sampel pada penelitian ini ialah guru SMP di Kota Tarakan dengan normal jumlah sampel ialah 160 orang, kuisioner penelitian disebarkan secara acak pada guru sekolah menengah pertama yang ada di Kota Tarakan. Hasil kuisioner yang di peroleh setiap pertanyaannya akan dilakukan uji validitas, reliabilitas kemudian dilakukan uji hipotesis menggunakan analisis regresi termediasi untuk mengetahui pengaruh antara variabel. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepuasan kerja dan Komitmen Afektif juga Pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja yang dimediasi komitmen afektif pada Guru Sekolah Menengah Pertama di Kota Tarakan, yang mana hal tersebut menunjukkan bahwa komitmen afektif merupakan variable mediasi partial. Penelitian selanjutnya di harapkan melakukan pengembangan pada penelitian serupa dengan menambahkan variabel serta item penelitian untuk memperoleh tingkat pengaruh yang lebih tinggi

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMITMEN AFEKTIF KARYAWAN DI MASA PANDEMI COVID-19: PERAN LEADER-MEMBER EXCHANGE (LMX) DAN PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT (POS) (STUDI KASUS PADA BANKALTIMTARA DI KOTA TARAKAN)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Leader-Member Exchange (LMX) dan Perceived Organizational Support (POS) terhadap komitmen afektif karyawan Bankaltimtara di Kota Tarakan pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling berjenis simple random sampling. Sampel yang diperoleh berjumlah 82 orang karyawan Bankaltimtara di Kota Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS versi 26.0. Penelitian ini menemukan bahwa variabel Leader-Member Exchange (LMX) berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif sedangkan variabel Perceived Organizational Support (POS) tidak berpengaruh terhadap komitmen afektif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail