Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

24 hasil
Subjek: Kosakata
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE EFFECT OF FLASHCARDS ON STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY OF EIGHT GRADE AT SMPN 11 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kartu flashcard terhadap penguasaan kosakata siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan kosakata siswa, yang memengaruhi kemampuan mereka dalam memahami materi pembelajaran bahasa Inggris pada kegiatan membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara. Selain itu, metode pengajaran tradisional yang berbasis hafalan sering kali mengurangi motivasi siswa dan menghambat retensi kosakata dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan efektif untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental, khususnya desain kelompok kontrol tidak setara. Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan pada tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri dari 58 siswa yang dipilih melalui pengambilan sampel purposif, dengan kelas VIII.3 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII.2 sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir yang mengukur tiga aspek penguasaan kosakata: makna, ejaan, dan penggunaan. Data dianalisis menggunakan Uji t Sampel Berpasangan dan Uji Wilcoxon Signed Rank. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu flashcard memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap penguasaan kosakata siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 73,59 pada pra-tes menjadi 81,29 pada pasca-tes. Analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi di bawah 0,05 (p 0,001), yang menunjukkan bahwa peningkatan tersebut secara statistik signifikan. Selain itu, peningkatan juga teramati pada semua aspek penguasaan kosakata, yaitu makna, ejaan, dan penggunaan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kartu flashcard merupakan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF EIGHTH GRADERS’ READING SKILL PROBLEMS AT MTS NEGERI TARAKAN THROUGH BROWN’S THEORY

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS OF EIGHTH GRADERS' READING SKILL PROBLEMS AT MTS NEGERI TARAKAN THROUGH BROWN'S THEOR Y Abstract This study aims to analyze the reading skill challenges faced by eighth-grade students at MTs Negeri Tarakan using Brown's theory. This study focused on identifying the specific problems students encountered in reading English texts based on Brown's theory and analyzing the factors that contributed to these difficulties. This study employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques consisting of documentation, observation, and semi-structured interviews. The research subjects consisted of six eighth-grade students from Class VIII-D, selected through a purposive sampling technique based on various levels of reading proficiency, and an English teacher. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, which consisted of data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with source triangulation to ensure data validity. The research findings revealed that the reading difficulties experienced by students stem from limited vocabulary, poor understanding of sentence structure, and problems with fluency and pronunciation. In addition, psychological factors such as anxiety, low motivation, and a lack of self-confidence also play a major role in exacerbating students' reading difficulties. This study further indicates that anxiety about using a foreign language significantly affects reading comprehension, leading students to avoid active reading activities. Therefore, it can be concluded that students' reading difficulties are not only cognitive and linguistic in nature but are also heavily influenced by affective factors that create an "emotional filter" in the English language learning process.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Use of Duolingo Application to Improve Students' English Vocabulary Mastery at the Eighth Grade of SMP Negeri 2 Tarakan

2026•

Indonesia : Kosakata merupakan salah satu unsur penting dalam pembelajaran bahasa Inggris yang mendukung kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan bahasa secara efektif. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan penguasaan kosakata siswa melalui pemanfaatan aplikasi Duolingo sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian melibatkan 31 siswa kelas VIII-E SMP Negeri 2 Tarakan tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui tes kosakata dan lembar observasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari Siklus I ke Siklus II. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 61% menjadi 77%, sedangkan nilai rata-rata siswa naik dari 74,54 menjadi 80,39. Aktivitas guru mengalami peningkatan dari 83% menjadi 92%, sementara aktivitas siswa meningkat dari 78% menjadi 88%. Selain itu, keterlibatan siswa selama pembelajaran terlihat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Berbagai fitur yang tersedia dalam Duolingo, seperti latihan berulang, umpan balik langsung, dan aktivitas berbasis permainan, membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Dengan demikian, Duolingo dapat digunakan sebagai media yang mendukung peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa pada pembelajaran EFL di tingkat sekolah menengah pertama. English: Vocabulary is one of the essential components of English language learning that supports students’ ability to understand and use the language effectively. This research was conducted to improve students’ vocabulary mastery through the use of the Duolingo application as a learning medium. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design consisting of two cycles, including planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 31 students of class VIII-E at SMP Negeri 2 Tarakan in the 2025/2026 academic year. Data were collected through vocabulary tests and observation sheets. The findings revealed an improvement in students’ learning outcomes from Cycle I to Cycle II. The percentage of students achieving the minimum mastery criterion increased from 61% to 77%, while the mean score improved from 74.54 to 80.39. Teacher activity increased from 83% to 92%, and student activity improved from 78% to 88%. In addition, students demonstrated greater participation and engagement during the learning process. Various features provided by Duolingo, such as repeated practice, immediate feedback, and game-based activities, contributed to creating a more engaging and interactive learning experience. Therefore, Duolingo can be utilized as an effective learning medium to support the improvement of students’ English vocabulary mastery in EFL learning at the junior high school level.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PINTAR KOSA KATA BAHASA TIDUNG UNTUK SISWA KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN PINTAR KOSA KATA BAHASA TIDUNG UNTUK SISWA KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN Sopiah latifah 2140605075 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media pembelajaran dua dimensi berupa Papan Pintar Kosakata Bahasa Tidung untuk siswa kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kurang efektifnya pembelajaran muatan lokal bahasa daerah karena keterbatasan bahan ajar yang masih terfokus pada buku paket konvensional, serta kendala guru pengajar yang bukan merupakan asli penutur suku Tidung sehingga siswa kesulitan memahami arti materi kosakata yang disampaikan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini melibatkan 24 siswa kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi awal, wawancara, angket validasi ahli, serta angket ketertarikan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kelayakan media Papan Pintar Kosakata dikategorikan sangat layak berdasarkan penilaian dari ahli materi (menggunakan kosakata fokus), ahli bahasa (penyesuaian ejaan istilah warnano dan agung), serta ahli media yang disesuaikan dengan kebutuhan visual dan karakteristik siswa sekolah dasar. (2) Kemenarikan media berdasarkan angket respon siswa dikategorikan sangat menarik, di mana variasi gambar pendukung instrumen musik tradisional daerah dan kosakata warna mampu membuat peserta didik aktif, antusias, serta mudah memahami materi pembelajaran muatan lokal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Papan Pintar Kosakata Bahasa Tidung memenuhi kriteria kelayakan dan kemenarikan untuk digunakan sebagai sumber belajar muatan lokal di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang bangun game edukasi berbasis augmented reality untuk pembelajaran kosakata bahasa Tidung pada anak-anak

2026•

Bahasa Tidung merupakan salah satu bahasa daerah di Indonesia yang semakin jarang digunakan oleh generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan keterbatasan media pembelajaran yang inovatif . Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan teknologi Augmented Reality ( AR ) guna meningkatkan minat belajar kosakata Bahasa Tidung pada anak-anak . Aplikasi ini dibangun menggunakan metode Research and Development ( R & D ) dengan memanfaatkan engine Unity dan Vuforia berbasis Android . Penerapan metode marker-based tracking pada aplikasi ini memungkinkan pengguna mengeksplorasi visualisasi objek 3D sebagai representasi dari kosakata yang dipelajari secara interaktif . Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif deskriptif untuk mengolah data yang diperoleh dari instrument penilaian . Untuk menjamin kinerja aplikasi , dilakukan serangkaian pengujian teknis yang mendalam . Pengujian fungsionalitas menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan hasil 100 % `` Berhasil '' pada seluruh fitur utama , termasuk fungsi pemindaian kamera , transisi antar menu , dan mekanisme kuis . Pada pengujian teknis AR , sistem mampu mendeteksi marker dengan optimal dan menampilkan objek 3D secara stabil . Validasi kelayakan dilakukan oleh para ahli dimana . Ahli media memberikan skor 90 % , sementara ahli materi memberikan skor 86 % , yang mengategorikan aplikasi ini dalam klasifikasi `` Sangat Layak '' Selanjutnya , hasil analisis Usability Testing yang diukur menggunakan kuesioner berbasis Skala Likert dengan skor 90,4 % `` Sangat layak '' . Secara keseluruhan , aplikasi ini bisa digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk daya tarik literasi bahasa daerah serta memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian budaya lokal di era digital.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EXPLORING SELF-EFFICACY IN VOCABULARY LEARNING AMONG EIGHTH-GRADE STUDENTS AT MTS NEGERI TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menyelidiki bagaimana faktor-faktor efikasi diri memengaruhi pembelajaran kosakata siswa kelas VIII dan menganalisis strategi pembelajaran kosakata yang dianggap efektif oleh siswa serta hubungan antara strategi tersebut dengan efikasi diri mereka. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui lembar analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Peserta penelitian berasal dari kelas VIII-A yang berjumlah 32 siswa. Dari jumlah tersebut, enam siswa serta dua guru Bahasa Inggris di MTs Negeri Tarakan pada tahun ajaran 2024/2025 dipilih sebagai informan penelitian melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keempat sumber efikasi diri yang diidentifikasi oleh Bandura, yaitu pengalaman penguasaan, pengalaman tidak langsung, persuasi verbal, dan kondisi fisiologis, sangat memengaruhi kepercayaan diri dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kosakata, dengan pengalaman penguasaan terbukti sebagai faktor yang paling berpengaruh. Siswa yang mengalami kegagalan berulang menunjukkan penurunan motivasi dan menghindari tugas-tugas yang berkaitan dengan kosakata, sementara dorongan guru secara konsisten memperkuat kepercayaan diri siswa. Ditinjau dari tiga dimensi efikasi diri, yaitu besaran, kekuatan, dan generalitas, siswa menunjukkan keyakinan yang terbatas yang sebagian besar hanya mencakup kosakata yang sudah familiar dan tugas pengenalan sederhana, dengan transfer yang minim ke berbagai jenis tugas dan konteks pembelajaran yang berbeda. Berkaitan dengan strategi pembelajaran kosakata, para siswa sebagian besar mengandalkan strategi determinasi seperti penggunaan kamus dan alat penerjemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efikasi diri dan penggunaan strategi pembelajaran kosakata memiliki hubungan yang bersifat dua arah, di mana kepercayaan diri yang lebih tinggi mendorong penggunaan strategi yang lebih kompleks. Pada gilirannya, penggunaan strategi tersebut menghasilkan pengalaman keberhasilan yang semakin memperkuat perkembangan efikasi diri siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INNOVATIVE TECHNIQUES FOR VOCABULARY IMPROVEMENT IN SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 9 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas VII-6 SMP Negeri 9 Tarakan melalui penerapan teknik inovatif berupa flashcard, permainan Word Chain, dan Mind Mapping. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiga pertemuan pada setiap siklus. Masing-masing siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VII-6 tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kosakata dan lembar observasi aktivitas guru serta siswa, kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata penguasaan kosakata siswa meningkat dari 68,83 pada Siklus I menjadi 88,5 pada Siklus II. Rata-rata aktivitas guru meningkat dari 75% menjadi 92,33%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 53% menjadi 89,67%. Dengan demikian, penerapan flashcard, Word Chain, dan Mind Mapping efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini memberikan alternatif teknik pembelajaran kosakata yang interaktif bagi guru. Penelitian selanjutnya disarankan menerapkan teknik tersebut pada materi, jenjang, atau jumlah subjek yang lebih luas. This study aims to improve the vocabulary mastery of seventh-grade students in class VII-6 at SMP Negeri 9 Tarakan through the application of three innovative techniques: flashcards, the Word Chain game, and Mind Mapping. The study employs a Classroom Action Research (CAR) design implemented across two cycles, with three meetings per cycle. Each cycle followed the standard phases of planning, action, observation, and reflection. The research subjects consisted of 30 students from class VII-6 during the 2025/2026 academic year. Data were collected through vocabulary tests and teacher and student activity observation sheets, and subsequently analyzed using quantitative methods. The results show that the mean score of students' vocabulary mastery increased from 68.83 in Cycle I to 88.5 in Cycle II. The average score for teacher activity improved from 75% to 92.33%, while the average score for student activity increased from 53% to 89.67%. These findings demonstrate that the combined application of flashcards, Word Chain, and Mind Mapping is effective in improving vocabulary mastery and enhancing student engagement in English language learning. This study offers teachers a set of interactive alternative techniques for vocabulary instruction. Future research is encouraged to apply these techniques across different materials, educational levels, or larger subject groups to further validate their effectiveness.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INNOVATIVE TECHNIQUES FOR VOCABULARY IMPROVEMENT IN SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 9 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas VII-6 SMP Negeri 9 Tarakan melalui penerapan teknik inovatif berupa flashcard, permainan Word Chain, dan Mind Mapping. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiga pertemuan pada setiap siklus. Masing-masing siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VII-6 tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kosakata dan lembar observasi aktivitas guru serta siswa, kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata penguasaan kosakata siswa meningkat dari 68,83 pada Siklus I menjadi 88,5 pada Siklus II. Rata-rata aktivitas guru meningkat dari 75% menjadi 92,33%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 53% menjadi 89,67%. Dengan demikian, penerapan flashcard, Word Chain, dan Mind Mapping efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini memberikan alternatif teknik pembelajaran kosakata yang interaktif bagi guru. Penelitian selanjutnya disarankan menerapkan teknik tersebut pada materi, jenjang, atau jumlah subjek yang lebih luas. This study aims to improve the vocabulary mastery of seventh-grade students in class VII-6 at SMP Negeri 9 Tarakan through the application of three innovative techniques: flashcards, the Word Chain game, and Mind Mapping. The study employs a Classroom Action Research (CAR) design implemented across two cycles, with three meetings per cycle. Each cycle followed the standard phases of planning, action, observation, and reflection. The research subjects consisted of 30 students from class VII-6 during the 2025/2026 academic year. Data were collected through vocabulary tests and teacher and student activity observation sheets, and subsequently analyzed using quantitative methods. The results show that the mean score of students' vocabulary mastery increased from 68.83 in Cycle I to 88.5 in Cycle II. The average score for teacher activity improved from 75% to 92.33%, while the average score for student activity increased from 53% to 89.67%. These findings demonstrate that the combined application of flashcards, Word Chain, and Mind Mapping is effective in improving vocabulary mastery and enhancing student engagement in English language learning. This study offers teachers a set of interactive alternative techniques for vocabulary instruction. Future research is encouraged to apply these techniques across different materials, educational levels, or larger subject groups to further validate their effectiveness.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR INTERNAL PENYEBAB KESULITAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA DI KELAS III B SDN 032 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Membaca pemahaman merupakan kemampuan esensial dalam proses pembelajaran karena berperan penting dalam menyerap informasi, memahami makna teks, dan mengembangkan kompetensi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal penyebab kesulitan membaca pemahaman pada siswa di kelas III-B SDN 032 Tarakan. Kesulitan ini diguga dipengaruhi oleh faktor internal, seperti minat membaca yang rendah, kurangnya motivasi belajar, rendahnya kepercayaan diri, serta terbatasnya penguasaan kosakata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berdasarkan kategori kemampuan membaca pemahaman, yang terdiri dari siswa kategori tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat faktor internal tersebut secara signifikan berkontribusi terhadap kesulitan membaca pemahaman siswa. Minat membaca yang rendah menghambat keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan membaca. Kurangnya motivasi menyebabkan siswa tidak memiliki dorongan untuk memahami isi bacaan secara mendalam, kepercayaan diri yang rendah mempengaruhi keberanian siswa untuk mengungkapkan pemahamannya terhadap teks, sedangkan penguasaan kosakata yang terbatas membuat siswa kesulitan menafsirkan makna kata-kata dalam bacaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Penguasaan Kosakata Peserta Didik Kelas III-A Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SDN 015 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek fundamental dalam keterampilan berbahasa yang memengaruhi kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan bahasa secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan wali kelas III-A di SDN 015 Tarakan, ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami makna kata, terutama ketika dihadapkan pada kosakata baru yang jarang mereka temui. Penelitian ini dengan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan penguasaan kosakata peserta didik kelas III-A SDN 015 Tarakan. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa yang diambil dengan teknik sampel jenuh, karena seluruh populasi dijadikan subjek. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 30 butir soal, validator memberikan masukan dan koreksi terhadap beberapa soal, terutama dari segi penggunaan bahasa agar lebih mudah di pahami peserta didik. Setelah dilakukan revisi berdasarkan saran validator, seluruh soal dinyatakan layak dan valid untuk digunakan dalam penelitian ini. yang dikembangkan berdasarkan empat indikator utama: sinonim, antonim, istilah kata, dan melengkapi kalimat. Validitas isi instrumen tes soal pilihan ganda dilakukan melalui validator ahli, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Cronbach’s Alpha dengan dibandingkan dengan taraf signifikansi 0,05 sebagai batas pengambilan keputusan hasil Cronbach’s Alpha 0,866 yang menunjukkan bahwa instrumen sangat reliabel. Data dianalisis secara manual menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 22% siswa memiliki penguasaan kosakata kategori tinggi, 48% berada dalam kategori sedang, dan 30% berada dalam kategori rendah. Secara umum, penguasaan kosakata siswa berada dalam kategori sedang. Hal ini mengindikasikan perlunya penggunaan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif agar seluruh peserta didik dapat mengembangkan kemampuan kosakata mereka secara lebih optimal dan merata.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Effectiveness of Using Charades Game as Learning Strategy on Vocabulary Mastery at the Seventh Grade of MTs Negeri Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

THE EFFECTIVENESS OF THE CHARADES GAME AS A LEARNING STRATEGY ON VOCABULARY MASTERY IN THE SEVENTH GRADE OF MTS NEGERI TARAKAN ABSTRAK Kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa inggris. oleh karena itu, untuk mengajarkan kosakata dibutuhkan strategi pengajaran yang menarik dan menyenangkan seperti charades game. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan dari implementasi charades game sebagai strategi pengajaran terhadap kemampuan meningkatkan kosakata siswa kelas 7. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas 7 MTs negeri Tarakan dengan sampel kelas 7-D sebanyak 32 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes tertulis berupa pre-test dan post-test. Selain itu, hasil analisis dari data yang didapatkan diolah menggunakan program spss versi 25.0. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata dari hasil pre-test adalah 50.94 dan rata-rata dari hasil post-test adalah 77.97. Hasil uji willcoxon test adalah 0.000 lebih kecil dari 0.05 yang berarti bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mengajarkan kosakata bahasa inggris dengan charades game terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kosakata bahasa inggris siswa di kelas 7-D di MTs Negeri Tarakan. Kata kunci: Permainan Charades, Strategi Pembelajaran, Penguasaan Kosakata Abstract This study aimed to determine the significant effect of implementing the charades game as a teaching strategy on the ability to improve the vocabulary of seventh-grade students. The research method used was the pre-experimental method. The population of this study was seventh-grade students of MTs Negeri Tarakan, with a sample of 32 students from the 7-D class. The research instruments used were written tests, pre-tests, and post-tests. In addition, the data analysis results were processed using the SPSS program version 25.0. The study showed that the average pre-test result was 50.94, and the average post-test result was 77.97. The results of the Wilcoxon test were 0.000, which is smaller than 0.05, which means that the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (H0) is rejected. Therefore, teaching English vocabulary with a charades game has proven effective in improving students' English vocabulary skills in the 7-D class at MTs Negeri Tarakan. Keywords: Charades Game, Learning Strategy, Vocabulary Mastery

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Kosakata Bahasa Dayak Punan Dengan Bahasa Dayak Kenyah Bakung (Kajian Linguistik Historis Komparatif)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK HAJUA PRIDELA 2025. Perbandingan Kosakata Bahasa Dayak Punan Dengan Bahasa Dayak Kenyah Bakung (Kajian Linguistik Historis Komparatif). Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Dosen Pembimbing Utama, Siti Fathonah, M.Pd. Anggota Pembimbing Rita Kumala Sari, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persamaan, kemiripan, dan perbedaan antara Bahasa Dayak Punan Menalui dan Bahasa Dayak Kenyah Bakung melalui pendekatan linguistik historis komparatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan leksikostatistik dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, perekaman, pencatatan, dan dokumentasi. Teori yang digunakan merujuk pada konsep Gorys Keraf (1996), dengan menggunakan daftar 200 kosakata dasar dari Morris Swadesh sebagai acuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 200 kosakata yang dibandingkan, terdapat 66 kosakata yang memiliki hubungan kekerabatan, terdiri atas: 29 pasangan kata yang identik, 25 pasangan dengan korespondensi fonemis, 8 pasangan dengan satu fonem berbeda, dan 4 pasangan yang memiliki kemiripan fonetis. Sementara itu, 134 kosakata lainnya tidak menunjukkan hubungan kekerabatan. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor geografis, interaksi sosial yang berbeda, serta pengaruh budaya lokal. Berdasarkan perhitungan leksikostatistik, tingkat kekerabatan antara kedua bahasa mencapai 33%. Analisis kronologis menunjukkan bahwa Bahasa Dayak Punan Menalui dan Bahasa Dayak Kenyah Bakung berasal dari satu bahasa induk sekitar 2.843 hingga 2.433 tahun yang lalu, dan mulai mengalami pemisahan sekitar tahun 818 M hingga 408 M (berdasarkan perhitungan dari tahun 2025). Berdasarkan temuan ini, kedua bahasa dapat dikategorikan ke dalam satu kelompok rumpun (stock).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE EFFECT OF LEARNING MEDIA OF DUOLINGO APPLICATION IN ENHANCING THE STUDENT ENGLISH VOCABULARY MASTERY AT SEVENTH-GRADE OF SMPN 1 TARAKAN

2025•

Kosakata memiliki pengaruh besar terhadap kemampuan berbicara, mendengarkan, dan kemampuan kompetensi bahasa lainnya dalam bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan dari media pembelajaran aplikasi Duolingo dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas VII. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pra-eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tarakan dengan kelas VII.10 sebagai sampel yang terdiri dari 31 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pre-test dan post-test. Selanjutnya, hasil analisis data yang diperoleh diolah dengan menggunakan program SPSS versi 30. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata hasil pre-test adalah 70,81 dan rata-rata hasil post-test adalah 89,84. Hal ini menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 26,87%, yang menunjukkan bahwa perlakuan dengan menggunakan aplikasi Duolingo efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa. Nilai p-value yang jauh di bawah ambang batas konvensional 0,05 memberikan bukti kuat terhadap hipotesis nol (H0), yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengajaran kosakata dengan menggunakan aplikasi Duolingo terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa kelas tujuh di SMPN 1 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERMAINAN SCRABBLE DALAM MEMPERKAYA KOSAKATA SISWA KELAS DELAPAN DI SMPN 11 TARAKAN

2024•

This research aimed to determine the effect of scrabble game in enriching English vocabulary of students of class VIII-3 at SMPN 11 Tarakan. The research method was pre-experiment with one group pre-test and post-test design. The rescarch sample was 21 students who were selected by purposive sampling technique. Data were collected using English vocabulary tests before and after the intervention. The results showed that the use of scrabble game during teaching learning process significantly improved students' English vocabulary. The students' average score on the vocabulary test before the intervention was 76, while after the intervention it increased to 83. Students who previously had difficulty in using certain vocabulary in sentences, could use them properly after the intervention. The conclusion of this study is that the use of Scrabble game to teach English vocabulary of students in class VIII-3 at SMPN 11 Tarakan was effective and could increase students' interest and enthusiasm in learning.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE IMPLEMENTATION OF DUOLINGO APPLICATION IN TEACHING OF VOCABULARY AT EIGHT GRADE STUDENTS OF SMPN 5 TARAKAN

2024•

Abstrak: Bahasa Indonesia Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementasi aplikasi Duolingo dalam pengembangan kosakata Bahasa inggris pada siswa kelas delapan di SMPN 5 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan jumlah partisipan sebanyak 32 siswa. Data yang di hasil dalam penelitian ini adalah dokumen, observasi, dan wanwancara. Data kemudian di analisis secara kualitatif dengan analisis tematik untuk dapat menjawab pertanyaan penelitian. Hasil penelitian menujuk kan bahwa penggunaan aplikasi Duolingo membantu siswa dalam mempelajari kosakata Bahasa inggris. Menurut siswa aplikasi ini sangat positif memberikan manfaat sebagai media pembelajaran dan siswa bisa menggunakan aplikasi ini untuk belajar secara mandiri kapanpun dan dimanapun. Kata kunci: Aplikasi Duolingo, Kosakata Bahasa Inggris, Media Pembelajaran Abstrak: Bahasa Inggris The purpose of this study was to investigate how eighth grade students at SMPN 5 Tarakan used the Duolingo application to enrich their vocabulary in English. Thirty-two students participated in this qualitative descriptive study. This study collected documents, observations, and interviews. Subsequently, the data underwent a qualitative thematic analysis in order to address the study questions. The findings of the study demonstrated that students could enrich their vocabulary in English through the Duolingo application. The students' feedback explained that this application served as an excellent learning tool that allowed them to study on their own at any time and place. Keywords: Duolingo Application, English Vocabulary, Learning Media

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS DRAMA PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 11 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ada atau tidaknya hubungan penguasaan kosakata dan keterampilan menulis teks drama pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang termasuk ke dalam penelitian korelasi. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan instrument tes yang terdiri dari tes penguasaan kosakata dan tes melulis teks drama. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes, wawancara dan dokumentasi. Pengambilan sampel yang digunakan Teknik sampling jenuh/sensus. Persentase variabel penguasaan kosakata pada kategori rendah 14%, kategori sedang 65%, dan kategori tinggi 21%. Sedangkan persentase variabel keterampilan menulis teks drama pada kategori rendanh 0%, kategori sedang 81%, dan kategori tinggi 19%. Hasil dari penelitian ini yaitu “terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan kosakata dengan keterampilan menulis teks drama pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan”. Data yang diperoleh dari hasil dari uji korelasi menggunakan bantuan dari software SPSS 26.0 for windows analisis product moment adalah rhitung 0,402 > rtabel 0,216 maka hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hubungan penguasaan kosakata dan keterampilan menulis teks drama pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan yaitu positif “Ha diterima dan Ho ditolak”.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Penguasaan Kosakata dengan Keterampilan Menulis Teks Persuasif Siswa Kelas VIII MTS Negeri Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penguasaan kosakata dengan keterampilan menulis teks persuasif kelas VIII Mts Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang termasuk kedalam penelitian korelasi. Metode pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes yang terdiri dari tes penguasaan kosakata dan tes menulis teks persuasif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes, wawancara dan dokumentasi Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan bantuan Spss version-26 untuk melakukan uji prasyarat analisis. Uji prasyarat analisis dalam penelitian ini yaitu uji normalitas dan uji lineritas. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan analisis product moment. Hasil dari penelitian ini yaitu “terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan kosakata dengan keterampilan menulis teks persuasif siswa kelas VIII Mts Negeri Tarakan. Data yang diperoleh dari hasil uji korelasi menggunakan analisis product moment dengan bantuan Spss Version-26 adalah rhitung 0,432 > rtabel 0,254 maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa “hubungan penguasaan kosakata dan keterampilan menulis teks persuasif kelas VIII Mts Negeri Tarakan yaitu positif “Ha diterima dan Ho ditolak.” This study aimed to determine whether there was a relationship between vocabulary mastery and the skills of writing persuasive texts for class VIII MTS Negeri Tarakan. this study used a quantitative research method that belongs to correlations research. The data collection research method in this study used test instruments consisting of a vocabulary mastery test and a persuasive text writing test. Data collection method techniques used tests, interviews, and documentation. The sampling used was a random sampling technique. This is study used SPSS version 26 to test prerequisite analysi. The analysis prerequisite tests wer normality test and the linearity test. The analysis technique in this study used product moment analysis. The results of this study are “ there is a positive and significant relationship between vocabulary mastery and the skill of writing for class VIII students of MTs Negeri Tarakan. The data obtained from the results of the correlation test using product moment analysis with the help of SPSS Version-26 is r-count 0.432 > r-table 0.254, so from the results of this study it can be concluded that “the relationship between vocabulary mastery and persuasive text writing skills for class VIII MTs Negeri Tarakan is positive “Ha is accepted and Ho rejected.”

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of Students Difficulties in Vocabulary Mastery at Tenth Grade of SMK Negeri 2 Malinau Kota

2022•

ABSTRACT AN ANALYSIS OF STUDENTS DIFFICULTIES IN VOCABULARY MASTERY AT TENTH GRADE OF SMK NEGERI 2 MALINAU KOTA Faculty of Teacher Training And Education, Borneo Tarakan University, Tarakan Silvia Wulandari Email: [email protected] Advisor : Romlah Ulfaika, M.Pd The vocabulary has a significant contribution to support the successful students of learning English. The objective was to find out the dominant difficulties of students in vocabulary mastery of the tenth grade of SMK Negeri 2 Malinau Kota. The researcher had used a descriptive quantitative method. The subjects were the tenth-grade students of SMK Negeri 2 Malinau Kota in the 2020/2021 academic year. The total population of the researcher was 216 students. The sample had selected by using a purposive sampling technique with 35 students as the sample. The researcher collected the data by using a vocabulary test and a questionnaire. The vocabulary test and questioner had used to analyze the dominant of difficulties in vocabulary mastery in terms of grammar, meaning, spelling and pronunciation. The data were analyzed using the descriptive analysis to analyze student difficulties in the form of vocabulary tests and the percentage of the student difficulties in the form of a questionnaire. The results of the research showed. First, from the results of the vocabulary test, 48% of students were difficulty in grammar, 84% of students were difficult in meaning, 86% of students were difficulty in spelling, and than 63% of students were difficulty in pronunciation. Second, the questionnaire resulted related to the grammar, meaning, spelling and pronunciation. Thus, it concluded that the most dominant student difficulty was grammar. Keywords: Student's difficulties, Vocabulary Mastery.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDY ON VOCABULARY MASTERY AND VOCABULARY LEARNING STRATEGIES APPLIED BY EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 1 TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan kosakata, strategi pembelajaran kosakata yang paling sering digunakan oleh siswa, dan hubungan antara strategi pembelajaran kosakata dan penguasaan kosakata pada siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Tarakan. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas delapan. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan acuan penentuan jumlah sampel dari Isaac & Michel table sampling, diambil 142 dari 179 siswa dengan toleransi kesalahan 1%. Pengumpulan data menggunakan tes penguasaan kosakata dan kuesioner strategi pembelajaran kosakata. Data dianalisis secara statistik menggunakan deskriptif analisis statistik untuk mencari rata-rata, nilai maksimal atau minimal, dan persentase. Sementara itu Pearson Product Moment digunakan untuk uji hipotesis dengan alat bantu SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa berada pada tingkatan frekuensi menengah. Strategi yang paling dominan digunakan oleh siswa adalah strategi penentuan dan kognitif. Peneliti menemukan korelasi yang lemah antara strategi pembelajaran kosakata dan penguasaan kosakata yang ditunjukkan dengan sig (2-tailed) .000 0.05 dengan korelasi koefisien .301, hal ini disebabkan hanya strategi penentuan sig (2-tailed) .000 0.05 dengan korelasi koefisien .312 dan kognitif sig (2-tailed) .001 0.05 dengan korelasi koefisien .285 yang memiliki korelasi dengan penguasaan kosakata. Peneliti merekomendasikan strategi penentuan dan kognitif dalam pembelajaran kosakata untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa pada tingkat SMP.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Use of Augmented Reality (AR) Media to Enhance Students' Vocabulary Mastery At Seventh Grade Students of SMP Negeri 7 Tarakan.

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar siswa menggunakan media Augmented Reality dalam meningkatkan pemahaman kosakata tentang mendeskripsikan binatang. Subjek penelitian ini adalah 26 siswa dari kelas 7-6 tahun ajaran 2021/2022 dengan menggunakan metode Pre-experiment. Penelitian ini menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Pemilihan sampel menggunakan Purposive Sampling. Instrument tersebut adalah tes kosakata dalam pretest dan posttest untuk mengukur pencapaian siswa dalam proses pembelajaran selama treatments. Pengujian hipotesis menggunakan Uji Parametric Paired Sample T-test. Berdasarkan hasil uji Paired Sample T-test menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pretest dan posttest. Ini dibuktikan dengan hasil skor rata-rata siswa. Nilai rata-rata dalam pretest adalah 53,12 dan nilai rata-rata pada posttest adalah 72,81. Skor rata-rata pada posttest lebih tinggi dari pretest. Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dari pencapaian penguasaan kosakata siswa pada pretest dan posttest. Selain itu, nilai N Gain pada pre-test and post-test menunjukkan 0.42 dikategorikan Normal. Selanjutnya, hasil dari uji-t sampel berpasangan menunjukkan bahwa -t-test (-7,010) lebih kecil dari -t-table (-2,060). Berdasarkan hasil uji tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan media Augmented Reality terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar pemahaman kosakata dalam mendeskripsikan binatang di kelas tujuh SMP Negeri 7 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail