.
.
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
.
Bahasa Tidung merupakan salah satu bahasa daerah di Indonesia yang semakin jarang digunakan oleh generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan keterbatasan media pembelajaran yang inovatif . Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan teknologi Augmented Reality ( AR ) guna meningkatkan minat belajar kosakata Bahasa Tidung pada anak-anak . Aplikasi ini dibangun menggunakan metode Research and Development ( R & D ) dengan memanfaatkan engine Unity dan Vuforia berbasis Android . Penerapan metode marker-based tracking pada aplikasi ini memungkinkan pengguna mengeksplorasi visualisasi objek 3D sebagai representasi dari kosakata yang dipelajari secara interaktif . Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif deskriptif untuk mengolah data yang diperoleh dari instrument penilaian . Untuk menjamin kinerja aplikasi , dilakukan serangkaian pengujian teknis yang mendalam . Pengujian fungsionalitas menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan hasil 100 % `` Berhasil '' pada seluruh fitur utama , termasuk fungsi pemindaian kamera , transisi antar menu , dan mekanisme kuis . Pada pengujian teknis AR , sistem mampu mendeteksi marker dengan optimal dan menampilkan objek 3D secara stabil . Validasi kelayakan dilakukan oleh para ahli dimana . Ahli media memberikan skor 90 % , sementara ahli materi memberikan skor 86 % , yang mengategorikan aplikasi ini dalam klasifikasi `` Sangat Layak '' Selanjutnya , hasil analisis Usability Testing yang diukur menggunakan kuesioner berbasis Skala Likert dengan skor 90,4 % `` Sangat layak '' . Secara keseluruhan , aplikasi ini bisa digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk daya tarik literasi bahasa daerah serta memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian budaya lokal di era digital.