Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: ADE YOGA SAPUTRA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EXPLORING SELF-EFFICACY IN VOCABULARY LEARNING AMONG EIGHTH-GRADE STUDENTS AT MTS NEGERI TARAKAN

2026•

Penelitian ini menyelidiki bagaimana faktor-faktor efikasi diri memengaruhi pembelajaran kosakata siswa kelas VIII dan menganalisis strategi pembelajaran kosakata yang dianggap efektif oleh siswa serta hubungan antara strategi tersebut dengan efikasi diri mereka. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui lembar analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Peserta penelitian berasal dari kelas VIII-A yang berjumlah 32 siswa. Dari jumlah tersebut, enam siswa serta dua guru Bahasa Inggris di MTs Negeri Tarakan pada tahun ajaran 2024/2025 dipilih sebagai informan penelitian melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keempat sumber efikasi diri yang diidentifikasi oleh Bandura, yaitu pengalaman penguasaan, pengalaman tidak langsung, persuasi verbal, dan kondisi fisiologis, sangat memengaruhi kepercayaan diri dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kosakata, dengan pengalaman penguasaan terbukti sebagai faktor yang paling berpengaruh. Siswa yang mengalami kegagalan berulang menunjukkan penurunan motivasi dan menghindari tugas-tugas yang berkaitan dengan kosakata, sementara dorongan guru secara konsisten memperkuat kepercayaan diri siswa. Ditinjau dari tiga dimensi efikasi diri, yaitu besaran, kekuatan, dan generalitas, siswa menunjukkan keyakinan yang terbatas yang sebagian besar hanya mencakup kosakata yang sudah familiar dan tugas pengenalan sederhana, dengan transfer yang minim ke berbagai jenis tugas dan konteks pembelajaran yang berbeda. Berkaitan dengan strategi pembelajaran kosakata, para siswa sebagian besar mengandalkan strategi determinasi seperti penggunaan kamus dan alat penerjemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efikasi diri dan penggunaan strategi pembelajaran kosakata memiliki hubungan yang bersifat dua arah, di mana kepercayaan diri yang lebih tinggi mendorong penggunaan strategi yang lebih kompleks. Pada gilirannya, penggunaan strategi tersebut menghasilkan pengalaman keberhasilan yang semakin memperkuat perkembangan efikasi diri siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EXPLORING SELF-EFFICACY IN VOCABULARY LEARNING AMONG EIGHTH-GRADE STUDENTS AT MTS NEGERI TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini menyelidiki bagaimana faktor-faktor efikasi diri memengaruhi pembelajaran kosakata siswa kelas VIII dan menganalisis strategi pembelajaran kosakata yang dianggap efektif oleh siswa serta hubungan antara strategi tersebut dengan efikasi diri mereka. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui lembar analisis dokumen, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Peserta penelitian berasal dari kelas VIII-A yang berjumlah 32 siswa. Dari jumlah tersebut, enam siswa serta dua guru Bahasa Inggris di MTs Negeri Tarakan pada tahun ajaran 2024/2025 dipilih sebagai informan penelitian melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keempat sumber efikasi diri yang diidentifikasi oleh Bandura, yaitu pengalaman penguasaan, pengalaman tidak langsung, persuasi verbal, dan kondisi fisiologis, sangat memengaruhi kepercayaan diri dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran kosakata, dengan pengalaman penguasaan terbukti sebagai faktor yang paling berpengaruh. Siswa yang mengalami kegagalan berulang menunjukkan penurunan motivasi dan menghindari tugas-tugas yang berkaitan dengan kosakata, sementara dorongan guru secara konsisten memperkuat kepercayaan diri siswa. Ditinjau dari tiga dimensi efikasi diri, yaitu besaran, kekuatan, dan generalitas, siswa menunjukkan keyakinan yang terbatas yang sebagian besar hanya mencakup kosakata yang sudah familiar dan tugas pengenalan sederhana, dengan transfer yang minim ke berbagai jenis tugas dan konteks pembelajaran yang berbeda. Berkaitan dengan strategi pembelajaran kosakata, para siswa sebagian besar mengandalkan strategi determinasi seperti penggunaan kamus dan alat penerjemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efikasi diri dan penggunaan strategi pembelajaran kosakata memiliki hubungan yang bersifat dua arah, di mana kepercayaan diri yang lebih tinggi mendorong penggunaan strategi yang lebih kompleks. Pada gilirannya, penggunaan strategi tersebut menghasilkan pengalaman keberhasilan yang semakin memperkuat perkembangan efikasi diri siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail