Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: Kesulitan Siswa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Students’ Difficulties in Reading Comprehension at the Second Semester Students of English Department of Borneo University of Tarakan.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam pemahaman bacaan pada mahasiswa semester kedua Jurusan Bahasa Inggris Universitas Borneo Tarakan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester kedua Jurusan Bahasa Inggris Universitas Borneo Tarakan. Jumlah peserta penelitian sebanyak 72 orang. Untuk memilih peserta wawancara secara spesifik, peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel purposif. Peneliti secara sengaja memilih 6 mahasiswa: 2 mahasiswa dengan nilai tertinggi, 2 dengan nilai sedang, dan 2 dengan nilai terendah. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis dokumen, lembar observasi, dan panduan wawancara sebagai instrumen penelitian. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teori Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan: penarikan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara unsur-unsur pemahaman bacaan, menemukan gagasan utama merupakan aspek yang paling sulit dalam keterampilan pemahaman bacaan, dengan indeks kesulitan sebesar 86%. Aspek yang paling sulit kedua adalah membuat kesimpulan, dengan indeks sebesar 72%. Menemukan arti kosakata memiliki indeks kesulitan sebesar 45%, sedangkan menemukan informasi faktual dan mengidentifikasi referensi memiliki indeks kesulitan yang lebih rendah, masing-masing sebesar 36% dan 30%. Kesulitan siswa dalam pemahaman bacaan adalah sebagai berikut: siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi ide utama, siswa mengalami kesulitan dalam membuat kesimpulan, siswa memiliki keterbatasan kosakata, siswa tidak memiliki strategi pemahaman bacaan yang tepat, siswa tidak memahami tata bahasa dan struktur, siswa tidak memahami arti kosakata, dan siswa tidak mengidentifikasi referensi; selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam menarik kesimpulan serta lingkungan siswa yang memiliki pengaruh besar terhadap minat belajar siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal ANBK Numerasi Di SDN 032 Tarakan

2025•

Kesulitan merupakan kondisi di mana individu mengalami hambatan atau kesukaran dalam memahami, mengaplikasikan, atau menyelesaikan tugas tertentu, yang dapat disebabkan oleh faktor internal seperti kurangnya pemahaman konsep atau eksternal seperti metode pembelajaran yang kurang efektif. Penyelesaian soal ANBK merupakan proses evaluasi kemampuan siswa dalam mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer, khususnya pada domain numerasi yang mencakup literasi matematika, di mana siswa harus menjawab soal-soal yang mengukur kompetensi minimum melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas VI-A SDN 032 Tarakan dalam menyelesaikan soal ANBK numerasi pada domain aljabar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 15 siswa sebagai subjek yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kategori kesulitan (tinggi, sedang, rendah) menggunakan standar deviasi. Teknik pengumpulan data meliputi tes soal numerasi dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk memastikan keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan utama siswa meliputi: pemahaman konsep dasar matematika seperti operasi hitung; interpretasi maksud soal cerita panjang; penyusunan kalimat matematika; dan penyelesaian masalah aljabar. Berdasarkan kategorisasi, 2 siswa mengalami kesulitan tinggi, 5 sedang, dan 8 rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kesulitan tersebut disebabkan oleh kurangnya penguasaan konsep dasar dan kesulitan memproses soal cerita. Saran untuk guru adalah meningkatkan latihan konsep dasar dengan variasi soal; untuk siswa adalah berlatih lebih intensif pada soal cerita; dan untuk peneliti selanjutnya adalah mengeksplorasi faktor penyebab kesulitan secara lebih mendalam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI FAKTOR KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KELAS III B SDN 003 SIMPANG TIGA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada kelas III B SDN 003 Simpang Tiga Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilakukan di SDN 003 Simpang Tiga Tarakan tahun ajaran 2024/2025. Faktor pada penelitian ini adalah faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika. Insturmen pendukung adalah dokumentasi. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder dengan subjek penelitian 5 orang siswa kelas III B dan guru kelas III. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data kuliatatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika yaitu 1) faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika siswa adalah minat belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika belum terbangun, pada kondisi fisik meskipun penglihatan siswa tidak terganggu namun posisi duduk siswa dapat mempengaruhi penglihatan siswa pada tulisan guru di papan tulis, dan sikap siswa selasa proses pembelajaran juga dapat mempengaruhi perkembangan siswa di kelas, 2) faktor eksternal yang mempengaruhi siswa dalam pembelajaran matematika siswa adalah metode mengajar guru yang kurang bervariasi dapat menurunkan minat siswa terhadap suatu mata pelajaran dan mengakibatkan siswa kurang memahami materi pembelajaran dan fasilitas pembelajaran yang memadai dapat memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Literasi dan Disposisi Matematis Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan literasi matematis (KLM), yaitu kemampuan merumuskan, menerapkan, dan menginterpretasikan matematika dalam konteks dunia nyata, merupakan aspek penting dalam pendidikan matematika. Kemampuan tersebut dan disposisi matematis (DM), yaitu sikap atau karakter siswa ketika belajar Matematika, telah mendapat perhatian pendidik dan peneliti di bidang matematika. Akan tetapi, KLM siswa di Indonesia secara umum tergolong rendah, termasuk siswa kelas X di SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi KLM, DM, serta kesulitan yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan masalah literasi matematis. Pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui pemberian tugas, observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik, menghasilkan temuan bahwa terdapat variasi dalam KLM dan DM siswa. Siswa dengan DM positif cenderung memiliki KLM yang lebih baik dibandingkan siswa dengan disposisi netral atau negatif. Adapun kesulitan yang dialami siswa ketika berhadapan dengan tugas literasi matematis adalah kesulitan untuk memahami konsep, menentukan rumus yang tepat dan mengidentifikasi konsep matematika yang relevan. Temuan ini menekankan pentingnya upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa, dan juga peningkatan KLM yang dapat dilakukan melalui pengintegrasian tugas literasi matematis yang kaya dan penerapan pedagogi investigatif. Tugas yang kaya tersebut adalah tugas yang menerapkan pengetahuan matematika, menggunakan berbagai konteks, menggunakan alat, dan mendorong orientasi kritis siswa. Sementara itu, pedagogi investigatif adalah pembelajaran yang mendorong siswa untuk melakukan penyelidikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An analysis of students' difficulties in writing a narrative text at ninth grade of SMP Muhammadiyah 2 Tarakan

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesulitan siswa dalam menulis teks naratif di kelas Sembilan SMP Muhammadiyah 2 Tarakan dan untuk mendeskripsikan cara siswa mengatasi kesulitan yang dialami dalam menulis teks naratif di kelas Sembilan SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Metodologi penelitian yang dipergunakan ialah metode kualitatif untuk mendapatkan data. Peneliti menggunakan penelitian deskriptif untuk menyampaikan hasil penelitian. Pada teknik pengumpulan data, penelitian ini mempergunakan hasil test menulis siswa, nilai siswa dan wawancara. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas sembilan SMP Muhammadiyah 2 Tarakan sebanyak 32 siswa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kesulitan siswa terdapat dalam dua kategori yaitu kategori dalam aspek linguistik dan aspek kognitif. Setelah dianalisis, kesulitan siswa dalam aspek linguistik terdapat delapan kategori kesulitan yang paling dominan pada saat menulis cerita naratif yaitu grammar, kosa kata, ejaan, kata penghubung, kata ganti, tanda baca dan kata sifat. Sedangkan kesulitan siswa dalam aspek kognitif terdapat setengah dari subjek penelitian yaitu sekitar 16 orang mengalami kesulitan dalam penulisan organisasi dan mekanik sebuah teks naratif. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan siswa dalam penulisan teks naratif yang baik dan benar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR KESULITAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS VA SDN 015 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan analisis faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas VA SDN 015 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 015 Tarakan tahun ajaran 2022/2023. Fokus pada penelitian ini adalah faktor kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika. Instrumen utama pada penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan instrumen pendukung pada penelitian ini adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, dan dokumentasi. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder dengan subjek penelitian 5 orang siswa Kelas VA dan guru kelas VA. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika yaitu 1) faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar matematika siswa adalah kebiasaan belajar siswa dipengaruhi oleh guru secara langsung namun jika tidak ada guru kesadaran siswa untuk belajar masih belum terbangun, pada kemampuan penginderaan meskipun penglihatan siswa tidak terganggu namun posisi duduk siswa dapat mempengaruhi penglihatan siswa pada tulisan guru di papan tulis, dan sikap siswa selama proses pembelajaran juga dapat mempengaruhi perkembangan siswa di kelas, 2) faktor eksternal yang mempengaruhi siswa dalam pembelajaran matematika siswa adalah metode mengajar guru yang kurang bervariasi dapat menurunkan minat siswa terhadap suatu mata pelajaran dan mengakibatkan siswa kurang memahami materi pelajaran dan fasilitas pembelajaran yang memadai dapat memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Perkalian dan Pembagian Materi Pecahan di Kelas V B SDN 052 Tarakan

2022•

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita perkalian dan pembagian pecahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas V B SDN 052 Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita materi pecahan. Penelitian ini melibatkan 22 siswa kelas V-B SDN 052 Tarakan yang berada di jalan TMMD RT. 11, kelurahan Karang Harapan. Data dikumpulkan melalui tes soal dan wawancara dengan 6 siswa mewakili subjek penelitian untuk diwawancarai dari 22 siswa. Data analisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan bagaimana siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita perkalian dan pembagian pecahan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan : a)siswa kesulitan pada perkalian bilangan, hal ini terjadi karena pada operasi hitung dalam menyederhanakan bilangan pecahan sehingga mendapatkan hasil akhir yang salah, kesulitan dalam memahami maksud dari soal sehingga membuat siswa melakukan kesalahan dalam penulisan jawaban dan ketidaktahuan siswa mengenai perkalian sehingga membuat siswa mengalami kesulitan pada saat melakukan operasi hitung sehingga mengakibatkan siswa kesulitan dalam membuat kesimpulan. b)siswa kesulitan pada pembagian, hal ini terjadi karena siswa tidak paham dengan konsep yang digunakan, tidak paham maksud dari soal sehingga siswa kesulitan dalam melakukan operasi hitung pecahan pembagian sehingga menyebabkan siswa kesulitan dalam membuat kesimpulan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of Students Difficulties in Vocabulary Mastery at Tenth Grade of SMK Negeri 2 Malinau Kota

2022•

ABSTRACT AN ANALYSIS OF STUDENTS DIFFICULTIES IN VOCABULARY MASTERY AT TENTH GRADE OF SMK NEGERI 2 MALINAU KOTA Faculty of Teacher Training And Education, Borneo Tarakan University, Tarakan Silvia Wulandari Email: [email protected] Advisor : Romlah Ulfaika, M.Pd The vocabulary has a significant contribution to support the successful students of learning English. The objective was to find out the dominant difficulties of students in vocabulary mastery of the tenth grade of SMK Negeri 2 Malinau Kota. The researcher had used a descriptive quantitative method. The subjects were the tenth-grade students of SMK Negeri 2 Malinau Kota in the 2020/2021 academic year. The total population of the researcher was 216 students. The sample had selected by using a purposive sampling technique with 35 students as the sample. The researcher collected the data by using a vocabulary test and a questionnaire. The vocabulary test and questioner had used to analyze the dominant of difficulties in vocabulary mastery in terms of grammar, meaning, spelling and pronunciation. The data were analyzed using the descriptive analysis to analyze student difficulties in the form of vocabulary tests and the percentage of the student difficulties in the form of a questionnaire. The results of the research showed. First, from the results of the vocabulary test, 48% of students were difficulty in grammar, 84% of students were difficult in meaning, 86% of students were difficulty in spelling, and than 63% of students were difficulty in pronunciation. Second, the questionnaire resulted related to the grammar, meaning, spelling and pronunciation. Thus, it concluded that the most dominant student difficulty was grammar. Keywords: Student's difficulties, Vocabulary Mastery.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

An Analysis of Students’ Difficulties in Writing Recount Text at Eighth Grade of SMPN 1 Tanjung Selor

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa didalam menyusun struktur generik dalam menulis teks recount dan untuk mengetahui kesulitan dominan yang dilakukan siswa dalam menulis teks recount. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode campuran dimana peneliti menggabuungkan data kualitatif dan data kuantitatif untuk memperoleh data. Peneliti menggunakan penelitian deskriptif untuk menyampaikan hasil penelitian. Dalam teknik pengumpulan data, penelitian ini menggunakan hasil test menulis siswa, angket, dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Tanjung Selor sebagai populasi dengan jumlah 252 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 51 siswa dari delapan kelas menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa pada saat menulis terdapat lima aspek yaitu konten, organisasi, kosa kata, grammar, dan mekanik. Diantara lima aspek tersebut sebanyak 43.86% siswa mengalami kesulitan dalam grammar, 26.31% siswa mengalami kesulitan dalam aspek mekanik, 17.55% siswa mengalami kesulitan dalam konten, 11.40% siswa mengalami kesulitan dalam aspek organisasi, dan 0.88% dalam aspek kosa kata. Berdasarkan persentase berikut terlihat bahwa yang menjadi kesulitan dominan siswa adalah grammar. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan siswa dengan arti dan tujuan dari teks recount tersebut. Kata Kunci: Kesulitan Siswa, Menulis, Teks Recount. This study aimed to describe the difficulties of students in compiling a generic structure in writing recount texts and to find out the dominant difficulties that students have in writing recount texts. The research methodology used was a mixed method in which the researcher combined qualitative and quantitative data to obtain data. The researcher applied descriptive research to convey the research results. In data collection techniques, this study applied the results of students' writing tests, questionnaires, and interviews. The subjects of this study were eighth-grade students of SMP Negeri 1 Tanjung Selor a population of 252 students. The sample was 51 students from eight classes using the stratified random sampling technique. The results showed that there were five aspects of students' difficulties in writing, namely: content, organization, vocabulary, grammar, and mechanics. Among these five aspects, 43.86% of students have difficulty with grammar, 26.31% of students have difficulty in the mechanical aspect, 17.55% of students have difficulty with content, and 11.40% of students have difficulty in the organizational aspect, and 0.88% in vocabulary aspect. Based on the following percentage, it can be seen that the dominant difficulty for students was grammar. This is caused by the lack of students' knowledge of the meaning and purpose of the recount text. Keywords: Student Difficulty, Writing, Recount Text.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KESULITAN SISWA KELAS V-B SDN 014 TARAKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA

2022•

KESULITAN SISWA KELAS V-B SDN 014 TARAKAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas V-B SDN 014 Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan. Penelitian ini melibatkan 18 siswa kelas V-B SDN 014 Tarakan yang berada di jalan Pangeran Diponegoro kelurahan Sebengkok. Data dikumpulkan melalui tes soal dan wawancara dengan 5 siswa mewakili subjek penelitian untuk diwawancarai dari 18 siswa. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan bagaimana siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan : a) kesulitan siswa dalam memahami penjelasan dan maksud soal dikarenakan siswa mengabaikan atau kurang memperhatikan informasi penting pada soal cerita, b) kesulitan siswa dalam memahami konsep dikarenakan siswa kurang terampil dalam memahami soal dan belum mampu menentukan informasi yang ada pada soal cerita. c) kesulitan siswa dalam memahami simbol dikarenakan pada soal cerita menggunakan operasi hitung pecahan gabungan antara penjumlahan dan pengurangan. d) siswa kurang mampu mengubah bentuk kalimat soal ke bentuk kalimat matematika. e) siswa juga mengalami kesulitan ketika dihadapkan dengan operasi hitung penjumlahan pecahan dengan penyebut yang berbeda. Sebagai temuan terbaru, disimpulkan bahwa ketika siswa sudah mengalami kesulitan pada memahami maksud dan penjelasan soal maka kemungkinan siswa juga akan mengalami kesulitan pada jenis kesulitan lainnya atau pada tahapan selanjutnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KESULITAN SISWA KELAS XII PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS DARING DI SEKOLAH MAN TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : tingkat kesulitan yang dialami siswa kelas XII di sekolah MAN Tarakan pada pembelajar matematika berbasis daring pada tahun pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah 63 siswa yang diambil dengan teknik pengambilan sampel sensus/sampling total. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan menyebarkan kuesioner (angket) kesulitan siswa, dan dokumentasi. Pengolahan data yang penelitian ini gunakan yaitu dengan program pengolahan data statistik yaitu SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas XII IPA di sekolah MAN Tarakan mengalami kesulitan tingkat sedang pada kesulitan teknis dengan perolehan persentase 64,95%, serta mengalami kesulitan tinggkat tinggi pada proses pelaksanaan pembelajara matematika berbasis daring dengan perolehan persentase 69,05%, dan kesulitan tingkat tinggi pula pada faktor eksternal (lingkungan, orang tua, dan guru) dengan perolehan persentase 73,93%,

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail