Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Soal Cerita Pecahan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA MENGGUNAKAN LANGKAH POLYA MATERI PECAHAN BERDASARKAN GENDER KELAS V-A SDN 007 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah materi pecahan siswa kelas V-A SDN 007 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini berfokus pada kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan gender. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa tes pemecahan masalah dan pedoman wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa laki-laki dan siswa perempuan. Perbedaan dalam pemecahan masalah terlihat dari proses yang dilakukan masing-masing siswa laki-laki dan perempuan dalam memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Pada langkah memahami masalah dan menyusun rencana dapat dilakukan oleh siswa laki-laki dan siswa perempuan. Pada langkah melaksanakan rencana siswa laki-laki lebih dominan daripada siswa perempuan dalam melakukan penyelesaian dengan baik sehingga siswa laki-laki mampu memenuhi langkah memeriksa kembali.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Perkalian dan Pembagian Materi Pecahan di Kelas V B SDN 052 Tarakan

2022•

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita perkalian dan pembagian pecahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas V B SDN 052 Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita materi pecahan. Penelitian ini melibatkan 22 siswa kelas V-B SDN 052 Tarakan yang berada di jalan TMMD RT. 11, kelurahan Karang Harapan. Data dikumpulkan melalui tes soal dan wawancara dengan 6 siswa mewakili subjek penelitian untuk diwawancarai dari 22 siswa. Data analisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan bagaimana siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita perkalian dan pembagian pecahan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan : a)siswa kesulitan pada perkalian bilangan, hal ini terjadi karena pada operasi hitung dalam menyederhanakan bilangan pecahan sehingga mendapatkan hasil akhir yang salah, kesulitan dalam memahami maksud dari soal sehingga membuat siswa melakukan kesalahan dalam penulisan jawaban dan ketidaktahuan siswa mengenai perkalian sehingga membuat siswa mengalami kesulitan pada saat melakukan operasi hitung sehingga mengakibatkan siswa kesulitan dalam membuat kesimpulan. b)siswa kesulitan pada pembagian, hal ini terjadi karena siswa tidak paham dengan konsep yang digunakan, tidak paham maksud dari soal sehingga siswa kesulitan dalam melakukan operasi hitung pecahan pembagian sehingga menyebabkan siswa kesulitan dalam membuat kesimpulan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI PECAHAN KELAS V SD NEGERI 005 NUNUKAN SELATAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah materi pecahan siswa kelas V SD Negeri 005 Nunukan Selatan. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa kemampuan pemecahan masalah yang berjumlah 4 soal. Wawancara dilakukan untuk lebih menggali kemampuan pemecahan masalah siswa. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa kategori sedang dan 2 siswa kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak ditemukannya siswa berada pada kategori tinggi, hal ini ditunjukkan dengan siswa sebenarnya melakukan pemeriksaan kembali, namun siswa tidak menuliskan pada lembar jawaban. (2) subjek dengan kategori sedang tidak melakukan pemeriksaan kembali karena siswa hanya berada pada tahap melaksanakan rencana. (3) satu siswa dengan kategori sedang mampu mampu memecahkan masalah dengan baik, namun terdapat satu siswa yang tidak mampu menyusun dan melaksanakan rencana pada satu soal kemampuan pemecahan masalah materi pecahan. (4) siswa pada kategori rendah mampu memahami soal, namun tidak mampu menyusun rencana, menyelesaikan rencana dan memeriksa kembali.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail